Kalu bisa nyebut buku ini sebagai Indoleaks, ya saya sebut aja ini Indoleaks. Beberapa data yang ada di buku ini banyak yang saya belum tahu. Sebagian sudah saya baca di buku2 lain. Kebanyakan sumber di buku ini merupakan peninggalan2 mason yang masih tersisa dan disimpan pemerintah RI. Salut saya, Pak Artawijaya ini dapet aja buku Kenang-kenangan Freemason di Hindia Belanda. hebatt..
Sebelumnya ga terpikirkan oleh saya klu Belanda yang menjajah Indonesia itu kebanyakan aktivis Mason, saya pikir mereka cuma dari theosofi aja, bukan pemegang kebijakan atao orang2 yang berpengaruh pada masa kolonial. ternyata banyak, termasuk di dalamnya orang2 pribumi dari kesultanan pontianak, paku alam, mangkunegara, dll.. kapolri I itu dari mason udah tau, tapi baru tau ceritanya kenapa bisa gitu ada di buku ini. Di bagian akhir buku ada penjelasan tentang ordo illuminati yang masuk ke indonesia, bukan via entertain kayak yg di hollywood gitu, tapi mereka measuk melalui bidang politik, whahaha..
di buku The Jacatra Secret sempet dibahas sedikit cara kerja mafia berkeley, nah disini juga ada bahasannya dikit. Intinya, kita ini udah masuk dalam sistem mereka yang menginginkan pemerintahan tunggal di bawah rezim 'all seeing eye'. Tinggal dari kitanya, bergerak melawan, atau diam tertindas.
Buku ini sarat dengan data-data valid dan lengkap mengenai sepak terjang organisasi-organisasi persuadaraan orang-orang Yahudi, salah satunya Freemansonry, yang telah dikenal luas di Indonesia. Dari buku ini terlihat jelas dan nyata, bagaimana mereka berperan aktif dalam mempengaruhi proses dan dinamika pergerakan Kolonialisasi dan nasionalisme di Indonesia.
Salut buat usaha dan kerja keras Artawijaya yang menyajikan fakta-fakta historis dan data-data yang disertai dokumentasi foto-foto dari sumber informasi yang resmi dan otentik milik jaringan organisasi tersebut. Two tumbs Up!
Ulasan di dalam buku ini cukup mendeskripsikan pengaruh dari jaringan yahudi internasional yang ternyata sudah ratusan tahun ada di Nusantara. Cakupan bahasannya pun terfokus dan tidak terlalu melebar seperti yang biasa terlihat melalui model2 teori konspirasi dunia yang cukup njelimet.. ini poin yang hebatnya.
Kita sebagai sebuah bangsa harusnya tersadar bahwa jaring2 mereka (yahudi internasional) cukup mewarnai pola perjuangan dan sisi nasionalisme para 'founding fathers' negeri ini. Dan nyata mereka ada, bukan mitos.
bagus. memberikan sudut pandang yang lain dalam memahami sejarah Indonesia. terima kasih bung arta, benar-benar buku yang berharga. memberikan informasi baru dan mengesankan..