Fujiko F. Fujio (藤子・F・不二雄) was a penname of Japanese significant cartoonist Hiroshi Fujimoto. After leaving his native home for Tokyo, he started his drawing career collaborating with his partner and long-time friend, Abiko Motoo who later held the penname Fujiko Fujio A. Their co-penname was Fujiko Fujio, which became well-known in Japan and in many countries. Fujimoto and his companion became briefly students of the greatest Japanese cartoonist Osamu Tetsuka.
Fujiomoto saparated from his buddy in 1987 due to a cancer, and took the penname 'Fujiko F. Fujio'. He still released his many volumes of 'classic' manga which inspired numerous children and becoming adults all around the world.
Truyện tranh đơn giản nhưng thú vị, giúp mình giải trí đươc sau giờ học. Mỗi chương đều là 1 câu chuyện mới, có khi là một bài học, một khái niệm sống hay đơn giản chỉ là về cuộc sống thường ngày! Không đồi trụy, ko khoa trương, mang đến cho người đọc nhiều xúc cảm!
Bab terakhir buku ini sama dengan bagian awal Doraemon Petualangan 1 : Petualangan Nobita dengan Dinosaurus, buku pertama di masa kecil yang membuatku jatuh hati pada membaca. Dua puluh tahun kemudian, di tengah kepungan kesibukan kerja, Doraemon masih menjadi teman pelarian dan tak henti-hentinya saya terngiang artikel Mojok yang berargumen bahwa Nobita adalah sosok impian terpendam orang Jepang. Orang Jepang yang terkenal dengan kerja keras dan ketepatan waktu diputar balikkan dengan sosok Nobita yang santai dan stoic. Memang sangat pas dan menjadi antidote, ketika membaca Doraemon di tengah ricuhnya pikiran, disiplin kerja, dan bising ibu kota, menilik tenangnya Nobita saat tidur siang dan cengengnya saat disakiti.