Tahun 2004-2009 merupakan masa paling dinamis di Istana. Untuk pertama kali, Presiden dan Wakil Presiden dipilih rakyat langsung. Sepasang pemimpin dengan karakter unik dan cenderung berseberangan itu menghadirkan dinamika dan pertanyaan: siapa pemimpin sesungguhnya?
Dalam upaya mencari jawab atas pertanyaan itu, buku ini hadir dari Catatan wartawan Kompas Wisnu Nugroho di blog Kompasiana. Kisah "tidak penting" terkait relasi Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memunculkan gelisah, dibagikan dengan nakal dan jenaka.
Kisah tidak penting mengenai sisi lain Wakil Presiden dalam buku Pak Kalla dan Presidennya membebaskan kita dari jebakan citra yang selama ini memerangkap Pak Kalla sebagai pengusaha. Setelah terbebas dari jebakan citra semoga kita bisa menjawab pertanyaan: siapa pemimpin sesungguhnya?
Whoooa, baca buku ini betul-betul mengobati kerinduan kepada Pak Kalla... Bukunya terasa sangat ringan dan khas Wisnu sekali. Menyingkap berbagai kejadian -baik penting maupun gak penting- seputar figur Jusuf Kalla. Ada beberapa bab dari buku ini yang seperti pengulangan, but it's OK. Buku ini menggambarkan bahwa sosok JK adalah sosok yang pantas dirindukan dan dicontoh oleh pemimpin -dan calon pemimpin- bangsa ini. Mood membaca buku ini seribu kali lipat lebih menyenangkan dibanding membaca seri buku Pak Beye (yang sosoknya juga sangat membosankan dan tidak banyak yang bisa diambil darin gaya kepemimpinannya). Bravo Pak Kalla!