What do you think?
Rate this book


118 pages, Paperback
First published February 1, 2011
“Aku benar-benar takut kalau semua pertunjukan mencerminkan dunia yang sebenarnya dan semua orang adalah aktor dan aktris.”
“Ketika seseorang mencintai Seni, tidak ada yang terasa membebani.”
Sebelumnya saya tidak tahu-menahu dengan penulis yang satu ini. Iya, saya memang cupu. Tapi, kata teman saya bagus. Saya akhirnya resmi berkenalan dengan O Henry waktu membaca kumpulan cerpen Fiksi Lotus. Cerpen berjudul “Pemberian Sang Magi” karya O. Henry berhasil jadi favorit saya dalam kumcer tersebut. Cerpen itu saya temui lagi di dalam buku ini dengan judul “Hadiah Kejutan”, dan tetap jadi terfavorit.
Judul buku ini memang terkesan agak menye-menye, “Cinta yang Hilang”. Tapi, isinya nggak menye sama sekali. Sangat jauh dari kisah cinta manis-manis, yang – kata teman saya lagi – karena saking manisnya jadi bisa bikin diabetes. :D
Tiap cerita memiliki ending yang membuat saya be like: “Walah… kok, gini?”, “Weh… kok, gitu?”, “Wuiihh… ternyata begini!”, “Woo… begitu rupanya!” Hahaha tiap ending mengejutkan pokoknya. Di samping profil dari penulisnya sendiri yang juga sangat mengejutkan saya. Weh, O. Henry mantan narapidana kasus perampokan bank. Sekarang jadi penulis kenamaan dunia. Keren nggak, sih?
Oh ya, paling suka sama cerpen:
1. Cinta yang Hilang
2. Hadiah Kejutan
3. Bukti Cerita
4. Demi Cinta