memiliki kalimat pembuka yang menggelitik;
"Pada suatu pagi, perkutut Pak Sastro hilang. Pintu sangkarnya terbuka. Sangkarnya Kosong."
sedikit banyak mengingatkan ke struktur kalimat pembuka di buku One Hundred Years of Solitude.
dengan kalimat pembuka tersebut, Kooong memberikan pembaca titik mulai yang berdaya guna selama proses menyelami buku, titik mulai yang sampai akhir menjadi tonggak bagaimana cerita dalam buku ini dikisahkan; 'bagaimana bisa sangkarnya terbuka, sampai perkututnya hilang?',
'kenapa Pak Sastro memelihara perkutut?',
'apa yang membuat perkutut itu penting?',
'seberapa penting kah perkutut tersebut?',
'dampak apa yang bakal muncul dari hilangnya perkutut itu?'
'apakah perkutut itu nanti akan ditemukan?'
luar biasanya, buku yang terbangun dengan pondasi tentang hilangnya perkutut ini. digarap oleh pengarang untuk menelaah beragam topik yang tidak kuperkirakan bakal muncul. dari rentetan kehilangan, kejatuhan, derita, dan kesengsaraan; renungan untuk menata ulang pandangan pada nilai kehidupan; tentang dunia perburungan yang didominasi oleh pria; dan yang paling hebat, membahas mengenai salah satu hal yang menjadi pondasi dalam membangun penghidupan kemasyarakatan Indonesia.
gagasan gagasan tersebut seluruhnya tersaji dengan rapi dalam roman ringkas ini, dengan bumbu fabel menyegarkan, terbentuk layaknya sekumpulan bahan mudah terbakar yang siap memantik pemikiran pembacanya.
jumlah tokoh dalam buku tidak banyak, hanya sekian yang memiliki karakterisasi cukup kompleks. tokoh lainnya sekadar hadir sebagai karakter pendukung, dengan karakterisasi sederhana untuk membangun alur cerita.
tokoh-tokoh tersebut sama sekali tidak mengurangi kesan mengasyikan saat membacanya. malah denga tokoh-tokoh tersebut, buku yang berbentuk novela ringkas ini bisa tertata dengan sangat baik sampai halaman paling terakhir.
—
cocok untuk pembaca; yang membutuhkan bacaan singkat dengan kualitas luar biasa bagus, yang ditulis oleh Penulis Indonesia.
tidak cocok untuk pembaca; yang tidak suka dunia perburungan, dan tidak bisa berbahasa Indonesia.