Husss! Jangan panik gitu, dong. Emangnya kamu tahu KDRT itu apa?
Jelas tahu, dong. Anak kingkong yang hobi shopping di mal juga tahu kalau KDRT itu artinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Hikikikik….
Lho, kok malah cekikikan? Emang KDRT itu artinya apa?
Apa aja boleeeh…
Hah? Maksud loch? *ngomongnya kayak anak alay*
***
Yup. KDRT dalam buku ini memang bukan kisah tentang suami menyiksa istrinya, atau anak memukul neneknya, atau paman menjewer kucingnya, dan lain sebagainya. KDRT di sini adalah Kekonyolan atau Kelucuan atau Kegokilan atau Kebanyolan atau Kekocakan Dalam Rumah Tangga.
Beragam kisah gokil yang terjadi dalam keluarga hadir tanpa sensor dalam buku ini. Mulai dari seorang ibu yang musuhan sama ayam, seorang suami yang jadi kenek istrinya, seorang anak yang menganggap dirinya tisu bebek, sampai pasangan pengantin baru yang punya hobi perang kentut. Dijamin KDRT dalam buku ini lebih menghibur ketimbang KDRT yang dalam arti sebenarnya. Percayalah,percayalah!
***
Kekonyolan tidak terjadi karena niat sang pelaku, tapi karena adanya kesempatan. Tertawalah! Tertawalah!
buku ini kocak :D dan ternyata pernikahan itu bukanlah suatu yang sempurna XD
humor yang paling Hana suka itu (di salah satu cerita) sang istri bilang kalau ngga bisa masak dan suaminya bilang mau pergi.. istrinya jadi makin sedih... eh.. sang suami pas mau pergi bilang "Mau pergi ke warteg, kalau saya di rumah aja, kita mau makan apa?" XD wow... cukup kaget gue pas bacanya :O co yang mau nerima ce ngga bisa masak ada ya ternyata \(^0^)/ *ketahuan banget gue ngga (belum) bisa masak :p hehehe
Buku ini menceritakan kekonyolan yang terjadi dalam rumah tangga. Suer ni buku lucu banget. Baca sinopsisnya aja udah ketawa. Ada istri mau beli udang di pasar. Tapi pulang dengan tangan kosong. Karena dia cari udang yang warnanya kayak di warteg. Di pasar udangnya hitam semua haha... (ya iyalah)
Pas baca di Kopaja, saya ketawa mulu.Susah nahannya. Mata se-kopaja lihat saya semua.
Apa jadinya Boim Lebon, Beby Haryanti Dewi, Iwok Abqary, Dedew, dan penulis kocak bin sableng lainnya gabung jadi satu? Prahara ketawa judulnya! Atit iyut deh baca buku ini. So be careful, kekonyolan tidak terjadi karena niat sang pelaku, tapi karena adanya kesempatan. Tertawalah! Tertawalah! :D