Setelah membaca buku ini, rasanya insyaAllah lebih mengenal sahabat nabi yang kaya ilmu ini. Karena konflik yang paling utama di masa kekhalifahan Ali bin Abu Thalib terjadi antar kaum muslim, saya bacanya lebih emosional daripada perang antara muslim dan kafir yang biasa dibaca.
Buku yang bagus dan memberikan keterangan sejarah yang benderang. sayang sekal, isinya sangat singkat, padahal pasti banyak hal menarik dr kehidupan imam ali ini.
Abu Thurab... Pemuda hebat pemberani. Saya kagum padanya. Sedari muda beliau menghambakan diri pada Allah saja. tak pernah wajahnya berpaling daari jalan kebenaran. Maka dari itu beliau diberi julukan Ali karamallahu wajhah.
Beliau sepupu Nabi Muhammad, sedari kecil dalam asuhan nabi Muhammad. Ilmu luas, pikirannya cerdas. Ini nih yang namanya pemuda keren.
Laisal fataa man qaala hadza abii.. walakinal fataa man yaquulu Ha Ana Dza!
bukanlah seorang pemuda orang yang mengatakan "ini lho ayahku.." tetapi seorang pemuda sejati adalah orang yang berteriak lantang "Inilah aku!"
Kuat secara fisik, tekun dalam ibadah, gagah berani, tampan. Pantas saja Fatimah putri Rasulullah Salallahu 'alaihi wa salam jatuh hati.
Kisah yang menyentuh hati saya ketika Ali menjabat sebagai khalifah, beliau mencurigai seseorang Yahudi telah mencuri baju besi beliau. maka Ali mengadukannya pada hakim bernama Sarih.
Sarih adalah hakim yang bijaksana pilihan Ali. Ali yang mengakat Sarih menjadi seorang penegak hukum.
Sarih bertanya pada Ali, apakah Ali memiliki bukti bahwa orang Yahudi itu mencuri baju besinya?
Ali menjawab, ia tak mempunyai bukti. tapi ia memiliki saksi yaitu Hasan.
Sarih menolak Hasan sebagai saksi, karena Hasan adalah anak dari Ali.
Ali berkata "Hasan adalah cucu Rasulullah dan dia orang yang sangat baik lagi tak suka berbohong"
Sarih tetap pada pendiriannya dan membebaskan seorang yahudi dari kasus ini. Ali menerima keputusan ini dengan lapang dada.
Beberapa waktu kemudian. Orang Yahudi itu datang pada Sarih dan mengakui perbuatannya. Dia mengaku telah mencuri baju besi Ali pada suatu hari. Orang Yahudi itu berkata
"Aku terharu dengan penegakkan hukum seperti ini. Inilah hukum yang ditegakkan para nabi. seorang khalifah mengadukanku ke seorang hakim yang adil. Dan khalifah menerima keputusan dengan lapang dada"
Padahal Ali adalah seorang khalifah. Beliau memiliki kekuasaan yang besar. Tak perlu mengadukan seorang Yahudi ke hakim, beliau tinggal menggunakan kekuasaannya untuk menghukum. tapi beliau menempuh jalur yang adil. Subhanallah...
Hidupnya sangat sederhana, tapi pengetahuannya luas tak terhingga. inilah pemuda surga. Saya ingin seperti Ali bin Abi Thalib. Ingin bertemu dengan beliau di surga.
Setelah menyelesaikan buku ini ada sebuah petuah Ali yang begitu mengena di hati, "Apa yang bisa dibanggakan anak Adam? Awalnya hanya setetes mani, ujungnya hanya sebujur bangkai. Ia tidak dapat memenuhi rezeki dirinya dan tidak dapat menghalangi musibah atas dirinya." Apa yang bisa kita banggakan? :(
Khalifah terakhir, anak paman Nabi, termasuk di antara orang pertama yg masuk Islam. Dia adalah pintu masuk kota ilmu, sedangkan Rasulullah adalah kota ilmunya... ^_^
Hidupnya berakhir menyedihkan: diserang para pemberontak sewaktu berangkat ke Masjid...
kisah khalifah Ali yang menghadapi banyak sekali fitnah yang benar-benar besar. perpecahan umat terjadi dan fitnah terhadap Aisyah juga tak terelakkan.