Bagaimana jadinya ketika sepasang manusia berbeda cara pandang dalam memahami kehidupan sanggup bertautan, bergandengan dan hidup menggapai impian. Ataukah mereka justru saling berpaling, berpisah, dan saling menjauh?
Masyaa Allah, baper dan akhirnya mewek baca buku ini... Ryan, si eksekutif muda yang shalih... Mauuu... Hihi~ >_< Terima kasih untuk my little sister yang minjemin ini kepada saya... Hehe~ Bener-bener nggak mengecewakan deh ceritanya dan asli banyak manfaatnya untuk saya. Insyaa Allah, kece... Bikin speechless.. ^^
Aku baca buku ini karena ada di rak buku kakakku pas baca resensinya ternyata berbau arsitek. Pantes aja dibeli. Baca buku ini dapet semua emosinya dari ketawa sampai nangis. Dari buku ini aku belajar kalau pernikahan enggak semenakutkan yang aku bayangin :-)
Hahaha. baper mulu bawaannya baca. Tapi alhamdulillah, setelah menanti beberapa tahun buku ini cetak ulang juga. Tapi sepertinya dari sisi editingnya banyak yang kurang sreg dibaca. Ah, sudahlah, terbayarkan dengan penantian yang panjang. Terima kasih sudah menulis Diorama, mbak Ari :)
Beli dan baca ulang buku ini setelah lebih dari sepuluh tahun lalu membacanya untuk pertama kali.
Entah kenapa kok bisa beda ya kesan dan chemistry-nya dengan dulu ketika pertama kali baca, dan masih berstatus lajang serta mahasiswi arsitektur. Mungkin ceritanya membuat para lajang jadi berangan2, mungkin... hihii.
Kisahnya sebenarnya lucu, indah, unik juga, dengan latar belakang yang tak kalah unik. Dengan latar belakang kehidupan arsitek yang pasti orang awam tidak akan menyangka bahwa terkadang kehidupan kami (para arsitek) sudah mirip crime scenes hahaa. Tapi ketika saya membacanya sekarang, banyak sekali "feel"nya yang tiba-tiba terasa "lost", mengganjal, dan gak mengalir. Kesannya seperti membaca buku harian, bukan novel. Padahal ketika kuliah dulu, ini termasuk novel islami favorite saya.
Banyak adegan2 Ryan dan Rani yang kesannya dipaksakan. Entahlah... saya juga heran kenapa dulu rasanya novel ini Indah sekali, lalu kenapa sekarang malah terasa "aneh".
Maaf, tidak bermaksud apapun selain memberi review yang objektif. Jempol deh buat Mba Ari yang bisa menemukan cerita novel yang lain dari yang lain :)
Saya akan mencoba membaca lanjutannya yang Dilatasi, tetapi mungkin setelah 1 buku lain yang harapannya bikin greget hehe. *cross finger*
pinjem novel ini ke temen sekamar , baca beberapa halaman .. gak bisa berhenti :P ujung"nya .. mewek sendiri . hehehe setelah baca novel ini jadi sedikit ngerti istilah" di dunia arsitek dan tentang pernikahan ( dan berumah tangga ) secara islami