Jump to ratings and reviews
Rate this book

Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila

Rate this book
"Sangatlah melegakan dan membanggakan bahwa dalam keterpurukan yang sedang dialami oleh bangsa kita, muncul seorang intelektual muda, Yudi Latif, yang mampu menjabarkan dan memperkaya Pancasila sampai pada akar-akar sejarahnya. Buku ini patut disebarluaskan dan dijadikan bacaan wajib bagi setiap warga negara Indonesia."

--Kwik Kian Gie, Ekonom, Penggerak Pendidikan dan Mantan Menteri Koordinator Perekonomian

"Buku ini menunjukkan posisi dan kelas Yudi Latif sebagai intelektual-aktivis yang memiliki panggilan moral-intelektual tinggi untuk memantapkan Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia dengan pendekatan ilmiah. Saya yakin buku ini akan menjadi karya klasik yang selalu bisa jadi rujukan siapa pun yang ingin mengenal dan mendalami jati diri bangsa Indonesia. Buku ini wajib dimiliki dan dibaca oleh para aktivis sosial, politisi, dan penyelenggara pemerintahan."

--Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

698 pages, Paperback

First published April 28, 2011

160 people are currently reading
1592 people want to read

About the author

Yudi Latif

21 books30 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
199 (52%)
4 stars
86 (22%)
3 stars
36 (9%)
2 stars
33 (8%)
1 star
23 (6%)
Displaying 1 - 26 of 26 reviews
Profile Image for dvd.tbg.
16 reviews
July 18, 2011
Buku 'Negara Paripurna' bicara tentang tiga hal: historisitas, rasionalitas dan aktualitas Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara, philosofische grondslag, filsafat dasar Republik Indonesia, bukanlah sesuatu yang lahir begitu saja. Pancasila sebagai mahakarya para pendiri bangsa memiliki pijakan historisitas, rasionalitas dan aktualitas yang khas. Pancasila lahir dari daya kritis dan daya konsensus para pendiri bangsa untuk menemukan kesepakatan asas-asas moral berdirinya Republik Indonesia.

Buku 'Negara Paripurna', lewat pemaparan historisitas, rasionalitas dan aktualitas Pancasila, memberikan panduan kepada pembaca untuk menilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang tengah berlangsung pada masa sekarang--apakah benar eksekutif, legislatif dan yudikatif sudah melaksanakan tugas demi mewujudkan cita-cita berdirinya Republik Indonesia? Simaklah pernyataan Bung Hatta, "Camkanlah, negara Republik Indonesia belum lagi berdasarkan Pancasila, apabila Pemerintah dan masyarakat belum sanggup mentaati Undang-Undang Dasar 1945, terutama belum dapat melaksanakan pasal 27, ayat 2, pasal 31, pasal 33 dan pasal 34." (hal. 613)
Profile Image for Rolip Saptamaji.
8 reviews4 followers
November 27, 2012
buku ini selain cukup mahal juga cukup menarik dari sampulnya. penulisnya pun cukup dikenal di kalangan ilmuwan dan analis ilmu politik. membaca buku ini sangat menyegarkan dan melegakan bagi para ilmuwan pancasilais bahkan menjadi bekal yang tak terkira bagi para ideolog pancasila romantis.
sayangnya, buku ini memuat pancasila sebagai ideologi, sebuah penelusuran komprehensif ideologi post-orba. rangkaian kata, fakta dan data yang disusun dibuku ini sangat melegakan kaum ideologis negara. namun sebagaimana ideologi, buku ini menampilkan romantika harmoni bahkan menawarkan xenophobia laten sekaligus idealiasasi utopis. banyak sekali fakta yang sengaja dialihkan namun berhasil menampilkan episode-episode sejarah romantik yang dapat membangkitkan patriotisme.
secara ringkas saya menyebutnya sebagai pseudo-scientific namun memang begitulah ideologi.
1 review
Want to read
November 30, 2019
buku paripurna sangat bagus dan menarik, dilihat dari cover saja sudah memberikan daya tarik bagi pembaca untuk membacanya, buku ini berisikan tentang historitas, rasionalitas, dan aktualitas pancasila, dimana juga dapat dijadikan sebagai referensi dalam mengerjakan tugas pancasila
1 review
Want to read
October 1, 2020
for study
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ikang Maulana Mas'ud.
43 reviews5 followers
October 19, 2023
Kukira bukunya akan bagus ternyata hanya memuat romantisme masa lalu kebangsaan semata. Sisi operasional kurang ditonjolkan dalam narasi buku ini.
1 review1 follower
March 6, 2017
Menarik untuk digali lebih lanjut mengenai aspek historisitas, rasionalitas dan aktualitas Pancasila
1 review
Want to read
September 29, 2016
good
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Jordan Elang.
44 reviews1 follower
February 23, 2019
Negara Paripurna menarasikan bagaimana Pancasila lahir dari penggalian, penghayatan dan refleksi terdalam dari ibu pertiwi.
Ditengah lip-service dan omong kosong yang sering dilontarkan 'cocot' para PELItisi, tentang siapa yang paling pancasilais, namun hampa makna. Yudi Latif dengan Negara Paripurna-nya mencoba merumuskan ulang dan menggali lebih dalam soal Pancasila sebagai philosphisce grondslag sekaligus sebagai leitstar dalam menyikapi identitas bangsa Indonesia.

Tentu buku ini belum final. Tapi setidaknya, buku ini membangkitkan lagi gairah wacana Pancasila dalam ruang-ruang publik.

Sebagai pembuka. Yudi Latif memberikan perincian yang detail dan sistematis terkait lahirnya pancasila, sampai drama-drama perdebatan dalam ruang musyawarah para pemimpin bangsa. Gaya elaborasi nya dalam membahas Pancasila sehingga mampu untuk mudah dipahami dan mampu membumikan Pancasila, patut diapresiasi. Meskipun, masih banyak meninggalkan beberapa pertanyaan penting yang patut diperdebatkan terutama soal keaslian konflik dan teoretis-komparatif dengan teori-teori lainnya. Namun hal tersebut sama sekali, bagi saya tidak mengganggu kekhidmatan dalam membaca dan memaknai buku ini.
Profile Image for Muhammad Fahmi Alfian.
10 reviews1 follower
July 31, 2016
Buku ini membahas Pancasila secara komprehensif sehingga mampu menyajikan pemahaman yang sangat mendalam. Dimulai dari sejarah, kemudian dilakukan komparasi dengan berbagai teori yang berkembang di dunia dan diberikan kesimpulan dalam pembahasan untuk setiap sila. Kita bisa mencerna alur berpikir para pendiri bangsa kita serta tujuan mulia meskipun hari ini kita belum mampu mewujudkannya. Disinilah optimisme itu tumbuh dan kecintaan untuk bangsa dipupuk dengan memahami dasar negara sebagai langkah awalnya. Sebanyak 632 halaman yang disusun secara apik ini saya rasa wajib dibaca bagi setiap pemuda yang mengaku cinta Indonesia, bermimpi besar ingin membenahi kehidupan berbangsa, dan ingin berbicara banyak mengenai Pancasila.
Profile Image for Arys Aditya.
Author 7 books17 followers
June 4, 2013
Cukup puas membaca buku ini, terutama bab-bab awal. Hanya saja, beberapa repetisi di tengah dan akhir buku membuat buku ini jadi membosankan. Ditambah lagi bahwa nyaris tak ada pembahasan mengenai bagaimana Pancasila bisa bertahan dari serangan yang paling dashyat: waktu. Sekalipun ada terma 'aktualitas' yang dijadikan salah satu sandaran buku ini, tapi saya tetap tak menemukan ada pembacaan dari sudut pandang Pancasila(is) mengenai Indonesia di masa yang akan datang. Padahal bagi saya, sebagai gronslag, Pancasila wajib memberikan panduan untuk mereka yang mengamini walau tak penuh. Seperti orang macam saya. Sayang sekali jika tak ada sekuelnya...
Profile Image for Amin fauzi.
5 reviews2 followers
September 21, 2011
Dari buku Negara paripurna ini, saya baru mengeti bahwa penciptaan dasar negera ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, ada proses panjang, perdebatan-perdebatan sengit oleh para pendiri negeri ini. Melalui buku disajikan secara gamblang, historisitas dan aktualitas Pancasila secara sempurna oleh Yudi latif.

Bintang empat untukmu Pak Yudi
Profile Image for Kenvin M.
15 reviews
May 4, 2021
Sangat bagus bagi orang awam seperti saya: dari buku ini saya menikmati eksposisi teoritis Pancasila sekaligus belajar sejarah Nusantara, dilengkapi saran-saran praktis untuk menghidupi nilai-nilai Pancasila.
Profile Image for Erlangga.
6 reviews3 followers
December 27, 2012
Kupas tuntas pancasila sebagai dasar ideologi negara ini berdiri.
Sejarahnya yang mendetail maupun penceritaan secara esensi pancasia itu sendiri sangat mengena.
Profile Image for Fakhara Agam.
6 reviews20 followers
February 21, 2015
Serasa ngeliat sidang konstituante dan BPUPKI, buku ini makin menguatkan pembaca bahwa Pancasila itu adalah sistem yang sudah final untuk Indonesia.
1 review
March 24, 2016
buku ini sangat berguna sekali bagi perkuliahan saya
1 review
Read
November 28, 2018
i want to resensi this book
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 26 of 26 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.