Jump to ratings and reviews
Rate this book

Perhaps You: Hanya Cinta yang Bisa

Rate this book
Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yang tak berbalas? Menanti sesuatu yang tak kunjung datang?

Hari berganti hari, tapi arah hatiku tak pernah berubah—selalu tertuju padamu. Aku tak pernah jenuh menunggu... menunggu untuk kau cintai. Tapi kau hanya menganggapku lalu. Seperti tak kasat mata aku di matamu.

Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Tapi bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, kalau semua tentangmu mengikuti seperti bayangan menempel di bawah kakiku? Dan bagaimana pula caranya membakar habis semua rindu yang bertahun-tahun mengendap di hatiku?

Aku berharap mendapatkan jawaban darimu. Tapi kau tetap membisu, membuatku lebih lama menunggu.

442 pages, Paperback

First published January 1, 2011

53 people are currently reading
1108 people want to read

About the author

Stephanie Zen

22 books330 followers
Stephanie Zen has been passionate about writing since elementary school, crafting stories that resonate with humor, heart, and inspiration. Influenced by authors like Sophie Kinsella and JK Rowling, her writing blends wit with deeper reflections on life and love.

Beyond books, music plays a huge role in her creative process—especially the songs of Daughtry, which have inspired many of her stories. When she’s not writing, Stephanie shares her thoughts and inspirations on her blog: https://smoothzensations.wordpress.com/

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
246 (22%)
4 stars
246 (22%)
3 stars
385 (34%)
2 stars
172 (15%)
1 star
55 (4%)
Displaying 1 - 30 of 106 reviews
Profile Image for Dian Maya.
194 reviews12 followers
February 24, 2013
Novelnya sudah lama saya incar, cuma belum ada teman yang punya novel ini yang bisa saya tempati minjem. Jadi pas kemarin mampir ke rumah teman & tiba2 nemu novel ini di rak bukunya, langsung deh saya comot. Dan kesan setelah baca?

Hmm.. Errr.. Ngg.. gimana ya?

Ini buku Stephanie Zen pertama yang saya baca, jadi bisa dibilang ini adalah perkenalan saya dengan mbak Stephanie Zen. But unlucky, bisa dibilang ini bukan perkenalan yang mengesankan. Perhaps You sama sekali tidak menarik minat saya. Bukan karena ceritanya tidak bagus. Sama sekali bukan. Novelnya malah sarat makna & penuh nasihat. Ini lebih ke masalah selera. It’s pure about taste.

Kenapa saya bilang ini tidak menarik minat saya? Awal baca, sangat teramat membosankan. Alurnya lambat sekali. Didukung dengan penokohan Abby yang cenderung mirip tokoh sinetron (menurut saya). Setengah buku saya baca & belum menemukan apa sih yang mau disampaikan penulisnya? Kenapa ceritanya hanya berkisar pada Abby yang galau karena cintanya pada Daniel yang tidak kesampaian. Tapi kemudian karena belakangan sering BBM-an sama Chris, mereka jadi dekat & tadaaa.. tiba2 saja padahal mereka belum ketemu. Demi Tuhan, kok bisa dia (katanya) jatuh cinta sama Chris yang belum pernah dia temui & bahkan si Chris sudah punya pacar pula. Belum lagi tokoh Sandra yang ugghh..bisa dibilang bodoh. Yeah, bodoh karena cinta.
But then, saya mendapat sedikit titik terang pas Daniel kembali kemudian menceritakan jujur perasaannya & kesalahpahamannya pada Abby. Dan perjuangannya memenangkan kembali hati Abby. Kasian juga sama tokoh Daniel ini.

Anyway, novel ini sebenarnya bagus. Like I said earlier, novelnya sarat makna & nasihat. Mana cinta yang patut & tidak patut diperjuangkan. Betapa tidak enak kondisi menjadi selingkuhan.

Dua bintang saya kasih untuk quote-nya yang bagus-bagus:

•Things do happen when you least expect.

•When you grow up, you will see that things are not really in black and white. Sometimes, you have to deal with grey area.

•Jika seseorang mencintai kamu, ia akan memastikan kamu tetap bahagia, tidak tersakiti. Tapi jika kamu mencintai seseorang, orang itu mungkin tak akan peduli apakah kamu bahagia atau tidak, tidak akan peduli kamu tersakiti atau tidak.

•Cinta itu seperti pasir. Semakin erat kamu menggengamnya, semakin cepat pasir-pasir itu berjatuhan dari tanganmu.

•When you’re in love, you don’t know what’s wrong and what’s right.

•A family is a place where you can always come back to.

•If a man wants you, nothing can keep him away. If he doesn’t want you, nothing can keep him stay.

•I won’t promise to love you as long as I live, but I promise I will love you as long as I live.
Profile Image for Green Rain.
2 reviews1 follower
May 7, 2012
Well..beli buku ini pas iseng baca sinopsisnya,kayakx bagus. Tapi dah jadi khasnya Gagas Media, kalau menampilkan sinopsisnya bukan tentang ceritanya, tapi potongan dari novelnya. Karena penasaran ama isinya, dibeli deh.

Gak ampek sehari bacanya, cuma beberapa jam aja,soalnya dibaca pas weekend. Saat baca buku ini, ada rasa ketertarikan buat melanjutkan ke halaman-halaman berikutnya. Tapi agak terasa aneh saat mengetahui Abby yang terlihat 'perfect' harus jatuh untuk sesuatu yang tidak sesuai dengan prinsip hidupnya, tentang segala sesuatu harus berada pada rule-nya, bukan berbelok. Akan tetapi, memang pada umumnya tidak semuanya "perfect" dalam segala hal, dan abby 'not in the rule about love'. Memang sih, seperti pada umumnya dan yang diangkat adalah cinta.

But..My rating fot this book is five. Why??
- Suka cara menceritakan hal detailnya, saat seorang Abby bermasalah ada Ci Rina yang selalu menasehati bukan menggurui, dilihat dari berbagai sisi. Dan kata-kata yang digunakan..pas banget..like it.
- banyak hal dari buku ini yang menceritakan permasalahan tidak hanya dari satu sisi, tapi dari semua pihak, sehingga tergambar secara utuh, bukan subyektifitas karena membela tokoh utama.
- I'm Like happy ending. meskipun akhirnya adalah dengan pasangan yang kurang sering diceritakan "si daniel", kalau dibandingkan dengan segala detail yang diceritakan tentang "chris".
- ini kata-kata yang paling keren bisa ada di buku ini, 'If a man wants you, nothing can keep him away. If he doesn't want you, nothing can make him stay'

OK...just it.
My first review,in goodreads :)

NB :
gak nyangka, kalo ternyata banyak yang kurang suka dengan novel ini, setelah baca reviewnya..but..i still like it.
Profile Image for Deva Nurmala.
24 reviews1 follower
December 31, 2011
pertama kali lihat nih buku tertarik dengan sinopsis dan cover buku,ditambah lagi nama penulisnya Stephani Zen yang sepertinya sudah ga asing lagi. yah memang bener kata pepatah 'dont judge a book from cover", yang alhasil setelah baca ini buku sangaat jauh dari ekspetasi gw.
pasa awal-awal c masih terkesan biasa, dan agak tertarik untuk meneruskan. berkisah tentang abby yang baru usia 18 tahun dan sudah mendapat gelar bachelor lulusan singapura dan bekerja diperusahaan milik ayahnya. dengan kegigihannya dalam bekerja abby dapat membuktikan bahwa dia layak untuk dipromosikan menjadi manajer penjualan setelah kurang lebih dua tahun bekerja.
namun semenjak masuknya tokoh lawan jenis baik itu masa lalu abby maupun tokoh chis, novel ini sangat jauh dari kesan novel dewasa (sok tau ya gw hahhaa). intinya c smua cerita disini masih sangat terlihat remajanya. ceritanya pun jadi seperti moonoton, seperti misalnya si tokoh abby habis mengalami suati kejadian atau percakapan dengan chris dan membuat si abby menjadi bad mood, lalu muncul lagi percakapan abby dengan sahabatnya dan menceritakan lagi kejadian itu dan dibuat dalam dialog. huaah di skip skip tiap halaman ajah deh bacanya dan alhasil kelar dalam satu malem (novel yg tercepet yg pernah gw baca saking banyaknya yg gw skip). ceritanya standar dan masih terkesan teenlit nya. bener kata mbak dini penulisnya masih lebih cocok untuk menulis teenlit ajah dibandingkan dengan novel dewasa.
Profile Image for Dini Puspitarini.
31 reviews4 followers
November 28, 2011
Saya agak bingung....
Ini buku serius ya dimasukin ke kategori roman dewasa?

Untuk ukuran roman dewasa, serius....dari segi cerita sampai penokohannya ababil semua.
Saya tahu Stephanie Zen. beberapa kali saya wara-wiri di toko buku atau taman bacaan, saya sering lihat buku2 teenlitnya. tapi belum pernah baca. makanya saya heran juga waktu nemu buku dia yg bergenre dewasa.


Dari sinopsisnya (kenapa gagas media bertele2 banget nulis sinopsisnya???!!!), saya lumayan tertarik dengan topik cinta yang tidak tersampaikan. ngiranya bakal dapat cerita dalem macam alita @first, antologi rasa, atau refrain. tetapi tidak. Mulai dari tokohnya si Abby yang baru berumur 21 tapi sudah menjabat sebagai kepala divisi sebuah perusahaan. Wow...wow...wow....haha. keren (kebangetan) gilak ya! Abby ini digambarkan sebagai sosok yang lebih dewasa dari umurnya, gila kerja, dan profesional. Sampai dia menjalin hubungan lewat telepon dengan mitra kerjanya dari Jakarta (Abby ini ceritanya di Surabaya)....lalu entahlah....ceritanya jadi ababil abis...bis...bis...bis....

Saya langsung kalap membacanya....satu bagian ke bagian lain....saya skip...skip...skip....dan selesai.

lalu setelah selesai....
yang terlintas di benak saya cuma satu: sementara ini, si penulis lebih baik tetap menulis teenlit aja.
Profile Image for Dina.
64 reviews6 followers
September 30, 2011
jujur, buku ini sedikit mengecewakan. dari pertama baca udah bingung. buku ini juga terlalu berbelit belit, apalagi buku ini terlalu banyak membahas hubungan Abby-Chris yang sebenarnya memang gak jelas. gue gak suka caranya Chris menelantarkan Abby walaupun dia masih sayang sama Abby. emang ya Chris labil banget.
sebenernya gue pengen banget kalo porsi nya Daniel itu diperbanyak, because he's more sweets than Chris. walaupun caranya emang salah, tapi akhirnya dia ngakuin juga kan kalo dia sayang, amat teramat sayang sama Abby. bayangin aja, 7 tahun bo!

dari cover depan gue udah suka, tapi pas lihat dalamnya.... gak usah ditanya lagi. kecewa. masa terbitan gagas media kertasnya kayak gini? udah gitu tebel banget lagi.
but actually, i love the ending of this story! hahaha biar mampus tuh si Chris :p PHP sih

untung minjem ya, bukan beli.
Profile Image for ies.
1,553 reviews24 followers
February 14, 2012
Huff…….. kelar jg deh, sah.. lunas utang gw mo baca ni novel *hasil sodoran adekku dgn berapi-api bilang “ini mirip lo banget deh berdua” weelll… setelah kelar bacanya, aduh.. kaga deh makasih!! *nah lho*

Ada 3 tokoh central dlm novel ini :
Abby : cantik, pinter, Mandiri, anak orang kaya, lurus banget ni orang.. sesuatu yg membuat ku salut pada awalnya, soalnya die kl ga suka ya bilang kaga suka, dan sebisa mungkin sll berpegang pada norma *gw banget kwkwkwkwkw (berpegang pd normanya yaa.. bkn cantik dstnya itu)* . tp pertengahan ke sana.. entahlah, gw ngerasa abby ini terlalu lebeh, diperbudak cinta banget.. ah.. ilang deh kagumku pas die lagi menggalau riaaaa…

Chis : easy going, anaknya asik.. nyablak, sangat pengertian dan hobi ngegombal. Gw suka sama chis awalnya… tp ya itu, pertengahan ke sana begitu dia dan abby menggalau ngga dehh.. gw kaga sukaaa banget sama tipe2 cowo yg sll berfikir “die tau yg terbaik buat orang laen” pls deh.. tiap orang kan punya daya tahan dan keinginana sendiri2, ck!!

Daniel : weeelll… too good to be true! cowo ganteng, kaya, baek, pinter dan ga pacaran selama 8th hanya karena masih ngarepin 1 orang yg 8th itu lost contact! kl dlm dunia nyata he’s totally GAY! Kwkwkwkw…

Cerita bermula dr Abby yg masih “penasaran” sama perasaannya Daniel temen SMP nya ke dia. Sudah 8th dan Abby masih blm bisa membuka hati buat orang laen, sampe sll dapet julukan gunung es dr cowok2. Nah, Chis salah satu anak cabang kantornya yg di Jakarta (Abby tinggal di SBY) awalnya si dijutekin abis sama si Abby, tp lama2 mereka jd deket dr BBM, chat, email, telp dst (intinya blm pernah ketemuan gt deh) sampe Abby bisa ngelupain Daniel. Gw masih suka tu awal2 mereka suka saling ngegombal satu sama laen “good night bebi” – nya dst. Tp pas masuk konflik Chis ini ternyata sudah punya cewe, dan dgn berat hati terima gitu jadi pihak k-3, Abby yg selama ini Teguh pendirian dan memegang norma!! Nggak bangeeettt…. *mule kesel gw bacanya*

Masalah diperparah dgn Chis yg suka ngerasa bersalah kr ngehianantin pacarnya, aah.. kesel gw. Trus makin parah pas Chis mutusin ttp milih pacarnya, sampe ngejauhin Abby dan Abby hancur di situuu… eerrr… ngga deh, ngga banget!! Padahal saat itu Daniel udah pulang dr Amrik dan bilang selama 8th itu suka ke Abby, dan Abby nyuekin Daniel… *gragot2 tembok* Abby nya masih ttp n gejar Chis, ngarepin Chis kek candu katanya… preet lah!! *kesel sendiri* kwkwkwkw
Endingnya baca sendiri deh… ahahahaha…. *ntar di omelin spoiler akut*

gw kasih bintang tiga karena banyak kata2 yg sering aku denger dulu.. Dan gw kaga sukaaaaa banget sama yg ada pihak ke3nya, apalagi lead nya jadi pihak ke 3.. ck! Hampir kaga lanjut baca ni tadinya hahaha.. *udah ah.. jd culhat kemana2* kwkwkwkwkw
Profile Image for Fhily.
Author 1 book44 followers
November 7, 2011
mau ngereview tapi kayaknya agak spoiler hehehehe ._.v


soalnya ini cerita seperti melihat diri saya sendiri /plak -_-v *piss

Abby itu seorang wanita yang bekerja disebuah perusahaan milik ayahnya. Sejak SMP, dia suku dengan seorang laki-laki tampan bernama Daniel. Tapi Daniel dikenal sebagai Playboy yang suka gonta-ganti cewek. Satu hal yang Abby tunggu-tunggu yaitu Daniel meminta Abby menjadi pacarnya.
Sampai suatu hari mereka terpisah, karena Abby mengambil SMA dengan jalur khusus yang hanya menyelesaikan SMA selama 1 tahun. Sedangkan Daniel di SMA reguler.
Abby lulus dan pergi ke Singapore untuk melanjutkan Studynya.
Selama beberapa tahun dia masih mampu mengingat Daniel direlung hatinya.
Abby yang bekerja di perusahaan milik ayahnya. Yang membawa dia akhirnya harus berurusan dengan Chris. Seorang lelaki yang hanya berhubungan dengannya lewat BBM. Tapi berhasil membuat Abby perlahan membuka hatinya untuk Pria yang bernama Chris itu walaupun belum pernah menemuinya. tapi Abby bersih kukuh untuk menemui Chris Dan menyeret Abby menjadi orang ketiga antara hubungan Chris dan Ferra -Pacar Chris-. Lalu bagaimana selanjutnya? bagaimana dengan daniel? apakah Abby melepaskan Daniel dihatinya dan mengganti dengan nama Chris? Apakah perasaan Daniel pada Abby sebenarnya?
Silahkan baca bukunya :p

Suka sama ceritanya... cuma endingnya kurang gigit... kalau bisa buat sekuelnya dong hehehe...

Oh ya, menurut info yang saya dapat dari twitter penulisnya sendiri sebenarnya judul buku ini bukan perhaps you... tapi ... agak lupa yang pasti ada kata Just, Keeping, Love (?) cuma dirubah sama gagasnya hehehe...

well **** of *****

Oh ya ada quotes-quotes dari novel ini


"Cinta itu seperti pasir. Semakin erat
kamu menggenggamnya, semakin
cepat pasir-pasir itu berjatuhan dari
tanganmu."


"Hal yang paling menyedihkan saat
mencintai seseorang bukanlah saat
cinta kita bertepuk sebelah tangan,
tapi ketika kita diabaikan oleh orang
yang kita cintai."


"If a man wants you, nothing can
keep him away. If he doesn’t want
you, nothing can make him stay."


"Jika seseorang mencintai kamu,
ia akan memastikan kamu tetap
bahagia, tidak tersakiti. Tapi jika kamu
mencintai seseorang, orang itu
mungkin tak akan tak akan peduli
apakah kamu bahagia atau tidak, tidak
akan peduli kamu tersakiti atau
tidak…"


"saat dimana kita terancam
kehilangan, saat itu kita baru sadar."
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
December 30, 2015
*tarik napas* yak mulai...

Beberapa minggu setelah novel ini release saya sempat benar-benar tertarik, well deskripsi di back covernya begitu hmm begitulah hehhe...
Tiap hari saya mantengin Goodreads pengen tau seberapa sih rating-nya, saya jenis orang yang beli novel kalo bener2 novel itu bagus, kalo setengah2 mah minjem aja kali yaa.

Jadi yah Goodreads bener2 guna deh buat rekomenan. Dan dari pengamatan saya selama berhari-hari itu ternyata rating yang didapat novel ini cukup menciutkan nyali saya untuk membeli, bener2 cuma 2,... unbelievable sih sebenernya. Dan berakhirlah dengan saya menunggu dapat pinjaman dari teman yang baik hati hehehe.

Dan saat kesempatan itupun tiba saya sudah tertarik dengan novel-novel lain yang tak kalah menarik hati saya. Saya membaca tanpa ketertarikan yang berarti *apalah* yah bisa dikata straight aja lah , ditambah diawal2 cerita yang sumpah bored-to-death bangeeets! Saya berasa ditarik lagi ke kelas dan harus mendengarkan dosen berceloteh. Sampai diseperempat novel pun saya belum menemukan konflik yang berarti kecuali bahwa si Abby ini masih belom bisa move-on dari cinta monyetnya.

Ketika badai itu datang *apaadeh*, saat konflik itu datang , well saya beri kak Steph 2 jempol deh, kenapa? karena saya benar2 bisa dapet feel saat membacanya, saya serasa merasakan bagaimana senengnya saat Abby-Chris jadian, walau saya tahu hal itu tidak benar sama sekali, dan ikutan jealous bareng Christian saat tau Abby jalan sama Daniel, seneng lagi saat Abby kasih Chris kesempatan kedua, double seneng plus deg-degan saat akhirnya Chris-Abby ketemuan untuk pertama kalinya :3. Sebel badai saat Chris mengkhianati Abby *padahal siapa menghianati siapa coba, subyektif banget hahaha* terharu tingkat dewa sama kesabaran Daniel menghadapi Abby, sebel lagi saat Abby kekeuh mempertahankan Chris dan gak nengok Daniel sama sekali, gado-gado banget pokoknya.

Secara keseluruhan terlepas dari soal perusahaan saya suka bangets sama novel ini apalagi covernya yang yatuhan-keren-badaiii!. Jadi menurut saya sah-sah aja kalo saya kasih 4 bintang :)
Profile Image for Prinska Sastri.
86 reviews7 followers
January 20, 2012
Begitu memasuki toko buku, buku ini langsung menyita perhatian. Yeah, cover buku, judul dan sinopsisnya itu yang bikin gue pada akhirnya membeli buku ini. Perhaps You, dan dengan sinopsi yang dibuat sungguh apik.

Gue gak langsung baca buku ini btw, sampai akhirnya membuka segelnya dan mulai membaca. Ok, tokoh utama disini Abby yang dibuat sangat marisue oleh pengarangnya. Gadis berusia 18 tahun yang sudah menjadi sarjana, anak dari owner perusahaan yang sangat sukses, dan cantik serta diperebutkan oleh banyak cowok, oh iya gak lupa dia pinteer banget. (Yeaah, usia 18 tahun udah megang sarjana S1 itu sooo freaky, gue aja 20 tahun tapi masih ngeden di bangku kuliah) Minusnya cuman satu, dia belum pernah pacaran karena mengejar rasa penasaran sama satu cowok.

Begitu baca, cuman bisa mengernyitkan dahi melihat begitu wownya tokoh yang satu ini. Oh, ok, dan lanjut buat baca lagi. Over all, asyik bacanya, seneng baca sisipan-sisipan BBM Abby disitu, dan yang pasti hampir ke "GUE BANGET" lah begitu baca kata demi kata. Tapi, akhirnya begitu menginjak pertengahan ke akhir, gue udah rada males. Pertama, ekspetasi gue ke buku ini berlebihan, dan begitu baca..., ok awal emang menarik, tapi begitu ke tengah kok sedikit agak freak. Apalagi secara mendadak diakhir-akhir buku penokohan yang pada awalnya disorot pada sosok Abby tiba-tiba berubah sudut pandang pada sosok Chris, mamanya dan lainnya. Sampai akhirnya, dengan cepat gue baca sampai akhir.

OK. Freak dan Boring. Itu aja sih komentar mengenai buku ini, but banyak quotes-quotes bagus yang bikin gue rada-rada senyum-senyum dan berpikir dengan kehidupan real gue. LOL
Profile Image for DuniaFriskaIndah.
86 reviews9 followers
February 20, 2012
Baru aja bisa memberikan banyak waktu untuk membaca buku setelah kehabisan semangat dan kekeringan anggaran untuk membeli buka. Yah, sekarang gw benar2 menjadi penggangguran, lumayan dah lama dan berkarat juga, hampir 8 bulan loh :(

Tapi bukan itu bahasan kita sekarang,tapi yang akan dibahas review buka yang baru saja aku baca dan berikut reviewnya teman-teman:

Judulnya : Perhaps you… hanya cinta yang bisa karya Stephanie Zen

Buku yang di awalnya menarik sekali karena menceritakan independent woman dengan karir, pendidikan dan hidup yang sangat menyenangkan. Tokoh utama adalah Abby Yusuf seorang anak pengusaha tajir, pintar, cekatan dan karir bagus karena mampu menaikkan penjualan usaha Papanya sendiri namun dengan kemandirian bukan hanya sekedar menumpang kekayaan dari si ayah :) *two thumps up*

Awalnya sangat menarik dan belum ditemukan problem dari cerita, tapi menuju halaman selanjutnya ternyata permasalahannya sangat gampang dan terlalu ababil untuk kategori penggambaran mapan seperti Abby.:(

Bisa dibilang problemnya terlalu ‘gampang’ :(

Yah, seperti teman2 bisa tebak, problemnya adalah Abby jatuh cinta dengan pria yang tidak seimbang dalam segala hal dibandingkan Abby dan dijadikan selingkuhannya. Aduh… memang banyak yang menyatakan cinta itu buta kali ya tapi kalau menurut saya itu tidak berlaku untuk seorang wanita yang indepent seperti abby.

Tapi terlepas dari opini pribadiku, yah aku akan memberikan nilai 2,5 dari 5 untuk buku ini :) :)
Profile Image for Aya Murning.
162 reviews22 followers
November 30, 2013
bukunya agak tebal, sesuai dengan ceritanya yg memang agak panjang. kebanyakan page nya tentang chatting antara Abby dan Chris. progressnya lamban, karena too detail menceritakan hal2 yg mereka bicarakan lewat chatting dan BBM itu. endingnya juga kurang greget. finally merasa kayak "kejadian2 yg ada novel ini, yg selama ini saya baca, kayak sia2 aja, gada hasilnya."

satu lagi saran saya buat pembaca lain kalo mau baca ini, jangan duluan ngeliat tentang penulis, karena bisa menghilangkan selera membaca. at least thats what we (my friend & I) rasakan waktu tau dengan novel ini.
Profile Image for P.P. Rahayu.
Author 1 book37 followers
December 14, 2012
Hemm, novel ini bikin sebel. Karena, novelnya tebel banget dan tulisannya imut-imut banget. Terus, banyak bertele-tele. Bahas twitter lah, BBM, dkk. Males banget baca penuturan teknologinya -,-
Tapi, lumayan juga sih ceritanya. Ceritanya baru dan cukup menarik.
Profile Image for Riski Rills.
10 reviews
May 16, 2018
Oh tidak, buku ini absolute retarded.
Kenapa?
Spolier Alerts:
Pertama, karakter utama tidak punya pendirian kuat. Dalam kasusnya, si Abby dapat dengan mudahnya terlena hanya dengan satu kata "Baby", padahal ia sedang berusaha menjadi jutek (dalam tuntutan dirinya yang super intelegen menyelsaikan kuliah di umur 18). Tergambar di dalam buku, karakternya layak disebut anak-anak.
Kedua, Abby dan Chris itu cuma bertemu sekitar 2-6 jam saja. Itu yang seharusnya mendasari mengapa mereka seharusnya tak pernah kembali dan saling memiliki. Lewat BBM saja Abby sudah bisa menyalurkan emosinya dengan cemburu kepada wanita lain. Bahkan ia bisa mengatakan perasaan pada orang yang belum ia temui, sungguh kekanak-kanakan. Tidak mencerminkan dirinya yang super intelegen itu.
Ketiga, buku ini perlu diganti judul dengan "sosial media love story" . Kenapa? hampir 60% percakapan antara tokoh di habiskan dalam dunia maya, sungguh memuakkan.
Keempat, semua tokoh di dalam tidak punya pendirian kuat, kecuali Daniel yang super baik itu. Ya jelas.
Maaf bila kritikan saya pedas, tapi itu menurut pandangan saya.
Kepada mbak Stephanie Zen, kenapa harus buat karakter super intelegen tapi akhirnya tidak bisa memiliki pendirian yang baik? kenapa harus ada sidekick yang super bodoh dan tidak mengenal mana cinta dan nafsu?
Bintang satu emang cocok buat buku ini.
Setelah saya singkat lagi, seolah-olah buku ini mengajarkan bahwa selingkuh itu baik demi mencari pasangan yang pas. Wah?
Haha, untung saya baca sampai habis sebelum rekomendasi ke temen.
Profile Image for Hayati.
245 reviews
August 5, 2012
Jika seseorang mencintai kamu, ia akan memastikan kamu tetap bahagia, tidak tersakiti. Tapi jika kamu mencintai seseorang, orang itu mungkin tak akan peduli apakah kamu bahagia atau tidak, tidak akan peduli kamu tersakiti atau tidak...

Abby, seorang gadis muda yang telah memiliki pekerjaan yang mapan dan otak yang cerdas. Mencintai Daniel, teman semasa SMPnya sampai sekarang. Yah, sampai sekarang Abby masih tetap mencintai Daniel dan sosok itu telah mengunci seluruh hatinya dari semua pria yang telah mencoba mendekati Abby.
Dan semuanya berubah saat Abby mengenal Christ, salah satu rekan kerjanya. Awalnya Abby masih bisa menahan tembok kokohnya, tapi lama kelamaan tembok kokoh yang di bangun Abby mulai runtuh sampai tidak tersisa tembok sama sekali.
Christ, seorang pemuda berumur 26 tahun yang memiliki sifat apa adanya, dan mundur teratur saat Abby tidak menyukai dirinya yang mulai mengusik masalah pribadi Abby. Lama kelamaan hubungan Christ dan Abby pun semakin dekat. Tapi sayangnya Christ ternyata telah memiliki pacar yang telah di kenalnya dari SD, yaitu Ferra.
Abby sempat patah semangat saat mengetahui Christ telah memiliki pacar, tapi dia sadar selama janur kuning belum melengkung, berarti masih ada kesempatan baginya untuk memiliki Christ. Ternyata perasaan Abby pun di respon oleh Christ, walaupun Abby jadi yang kedua (baca : selingkuhan) tapi Abby tidak masalah karena baginya yang terpenting adalah bisa dekat dengan Christ walaupun dia tahu resiko yang akan menimpanya sangat besar.
Saat Abby tanpa sengaja bertemu dengan Daniel, sosok yang selama sebulan ini terlupakan olehnya karena kehadiran Christ, Abby begitu senang dan bersemangat saat berbicara dengan Daniel, tapi sayang Abby tahu bahwa debaran jantung yang dulu selalu ada saat dia berada di dekat Daniel sudah tidak ada lagi. Abby tahu bahwa ia telah melupakan Daniel dan telah memilih Christ.
Tapi sayang, tak selamanya selingkuh itu indah... Memang awalnya indah, tapi akhirnya pasti menyakitkan salah satu pihak yang di rugikan.
Pada saat Abby memutuskan untuk ke Jakarta dan bertemu dengan Christ, perasaannya pun semakin dalam kepada Christ. Dan dia sadar bahwa ia telah jatuh terlalu dalam atas pesona Christ. Tapi sayangnya semuanya tidak berjalan dengan mulus.
Ferra mengetahui bahwa Christ selingkuh dengan rekan kerjanya. Yups, tentu saja Abby. Ferra dan Christ sempat bertengkar hebat, dan akhirnya Christ sadar bahwa ia telah menyakiti Ferra yang selalu ada di sisinya dari dia bukan siapa-siapa. Christ memilih Ferra dan memutuskan akan meninggalkan Abby.
Tentu saja Abby tidak menerima keputusan Christ, seharusnya Christ dari awal sudah tahu resiko yang akan menimpanya. Tapi seberapa kuat Abby menahan Christ, tetap saja dia tidak akan bisa. Karna dimana-mana wanita yang memiliki status yang jelaslah yang akan di pilih oleh pria.
Setelah Christ meninggalkan Abby, kehidupan Abby kacau. Hatinya hancur berkeping-keping. Setiap hari hanya memendam diri di kamar. Hidupnya tanpa semangat. Dia merasa kehilangan dan... di campakkan.
Abby sadar, seberapa pun dia menyesali semuanya, itu percuma karena Christ telah memilih. Sekuat apa pun dia ingin menahan Christ agar tetap di sisinya itu tidak akan berpengaruh. Belum lagi semua teror yang Ferra lakukan. Dia benar-benar memprotect Christ agar tidak kembali berhubungan lagi dengan Abby dan menunjukkan bahwa Christ telah memilih dia bukan Abby. Mulai dari menyuruh Christ menganti display picture di blackberry Christ dengan foto mereka berdua, menganti status hubungan mereka dari berpacaran menjadi bertunangan dan segala macam hal lainnya yang tentu menyakiti hati Abby.
Saat-saat sedih seperti itu Daniel selalu ada untuk Abby. Daniel selalu berusaha untuk membuat Abby tersenyum, walaupun Daniel tahu usahanya akan sia-sia tapi dia tetap mencoba. Hingga suatu hari mamanya berkata :
“Jika seseorang mencintai kamu, ia akan memastikan kamu tetap bahagia, tidak tersakiti. Tapi jika kamu mencintai seseorang, orang itu mungkin tak akan peduli apakah kamu bahagia atau tidak, tidak akan peduli kamu tersakiti atau tidak...”
Setelah mendengar kata-kata Mamanya, Abby sadar. Tidak seharusnya dia bersedih terus. Dia pun mulai kembali lagi seperti Abby yang dulu. Ceria, dan tetap semangat menjalani hari-harinya. Dan... saat Daniel meminta kedua kalinya kepada Abby untuk menjadi pacarnya, Abby pun menerima permintaan Daniel dengan sepenuh hati.
Abby telah move on, dia mulai melupakan Christ. Mengunfollow Christ di twitter, menghapus pertemanan dengan Christ di facebook, serta mendelete Christ dari kontak BBMnya. Hidup Abby mulai bewarna lagi seperti sedia kala, hari-harinya di penuhi dengan senyuman.
Tapi di sisi lain, saat pernikahan Christ dan Ferra akan mulai di rencanakan, Christ sadar bahwa yang di cintainya bukanlah Ferra. Dia sadar, bahwa dia membutuhkan Abby, dia kehilangan Abby. Dan saat Christ akan meminta Abby kembali padanya, apakah masih ada kesempatan untuknya setelah apa yang telah di lakukannya kepada Abby? Silahkan di baca selengkapnya.
Mmm... jujur saat sudah setengah jalan membaca novel ini aku sangat sangat menikmati ceritanya tapi saat sudah memasuki bagian hubungan Abby yang mau jadi selingkuhan Christ aku mulai BETE berat!! Dan kesal abis atas sikap Christ yang labil seperti anak ABG!!! Ugghhh, dan novel ini berhasil 100% membuat perasaan aku di aduk-aduk. Aku merasa di phpkan saat membaca novel ini.
Apalagi pas bagian Christ yang dengan bodohnya meninggalkan Abby!! Jangan tanya seberapa kesal aku!! Dan yups, saat bagian itu aku ilfeel sangat dengan Christ!! Bagian itu juga yang membuat aku malas mau lanjut baca karena sosok Abby di situ benar-benar lembek, gak seperti Abby di awal cerita.
Tapi aku berhasil menyelesaikan novel ini dengan baik, dan pas bagian endingnya aku tertawa. HAHAHAHAHA... aku sangat sangat sangat PUAS dengan endingnya!! Sangat sangat sangat suka sama endingnya yang buat aku emang pas! Yahhh, mungkin aku bisa di bilang jahat, tapi aku benar-benar suka sama endingnya.

Cinta itu seperti pasir. Semakin erat kamu menggengamnya, semakin cepat pasir-pasir itu berjatuhan dari tanganmu.
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
May 5, 2015
read more: http://www.kubikelromance.com/2012/01...

"Nggak ada cowok baik-baik yang akan mendekati cewek lain saat dia punya pacar."

Selingkuh, itulah tema yang diambil penulis dalam buku roman dewasa pertamanya ini. Sebelumnya sudah membaca beberapa teenlit Stephanie dan sedikit tahu gaya penulisannya, apakah ada yang berbeda dengan novel-nya kali ini?

Bercerita tentang Abrielle Yusuf, cewek cantik, cerdas dan mudah bergaul, umur 18 tahun sudah sarjana dan sekarang bekerja di sebuah perusahaan milik ayahnya, Citilights. Abby, panggilannya, adalah orang yang lurus, berdedikasi pada pekerjaannya, tidak ingin dianggap remeh karena bekerja di perusahaan milik ayahnya, dia membangun semua itu dari bawah, hingga mencapai jabatan yang memang pantas didapatkannya. Di perusahaan tersebut dia mempunyai sahabat sekaligus sekertaris yang membantu baik dalam pekerjaan maupun masalah pribadi, Sandra. Begitu juga sebaliknya, ketika Sandra mempunyai masalah di mana dia menjadi selingkuhan pacarnya, Abby tidak mencecarnya, walaupun ingin sekali karena dia adalah orang yang lurus, dia hanya bisa mendukung keputusan Sandra, karena Sandra adalah sahabatnya.

Kesibukan Abby semakin menjadi ketika anak buah ayahnya ingin membuka cabang di Jakarta, Abby ditugaskan ayahnya untuk membantu dalam hal pembelian barang dari Oaks. Perusahaan baru itu juga mempunyai pegawai yang khusus mengorder pesanan lampu dari perusahaan pusat, Christian Ruslim. Awalnya Abby kesel sama Chris karena ceroboh dan lelet dalam bekerja, tapi Abby merasa ada yang berbeda dari cowok satu ini. Chis tidak tahu kalau orang yang sering dihubunginya lewat email, YM, dan BB ini masih muda, karna seringnya berhubungan dalam hal pekerjaan, membuat mereka semakin dekat secara pribadi dan tahu kalau Abby adalah anak dari pemilik Citilights, yang awalnya membuat Chris minder dan beranggapan seperti kebanyakan orang kalau Abby mendapatkan semua itu karna campur tangan ayahnya.

Abby sangat sulit jatuh cinta, karna hanya Daniel-lah satu-satunya cowok yang mampu merebut hatinya. banyak teman, pegawai yang menaruh hati padanya tapi tidak ada yang dipedulikan Abby. Dia masih terbayang akan cinta pertamanya, Daniel, teman sejak SMP yang cakep, gagah, tengil, kocak. Masalahnya Daniel adalah tipe cowok yang nggak bisa kalau nggak punya pacar, playboy, jadi Abby tidak berani mengutarakan hatinya dan saking tidak tahannya berdekatan dengan Daniel yang dikelilingi pacar-pacarnya yang cantik, dia memutuskan pindah sekolah dan hilang kontak dengan Daniel sampai sekarang. Hingga datanglah Chris yang mengaduk-aduk hatinya, mulai melunturkan posisi Daniel dihatinya. Abby mulai kecanduan berkomunikasi dengan Chris, mulai dari BBM, twitter, sampai facebook tidak bisa lepas. Dia mulai mencintai Chirs walaupun belum pernah bertemu denganya. Abby di Surabaya sedangkan Chris di Jakarta, jarak tidak menjauhkan mereka ada sicial network yang mendekatkan hubungan mereka. Karena jejaring sosial itulah dia juga mengetahui kalau Chris sudah mempunyai pacar dan selingkuh dengan mantan pacarnya. Apakah Abby sekarang harus berbelok dari prinsip yang dipegangnya? Dia mengalami hal yang sama dengan Sandra, menjadi selingkuhan. Siapa yang akan dipilih Chris? Dan bagaimana kelanjutannya jika Daniel datang kembali? Hahaha kayak sinetron aja, baca deh :)

Piuh, harus bersabar membaca buku ini, awalnya sangat berbelit-belit, banyak menceritakan perusahaan Citilights yang menurut saya sangat tidak penting. Memang sih berkat perusahaan itu jalan cerita terjalin tapi kelamaan, sampai saya bingung ini cerita mau dibawa ke mana? Mulai ada sedikit kejelasan ketika Chris muncul. Banyak sekali percakapan mereka melalui BBM, facebook dan twitter, yang sering update pasti berasa 'gue banget' deh baca buku ini. Saya tidak suka Chris, enak bener dia tiga cewek diembat sekaligus. Saya juga tidak suka sama Abby, dia labil dan tidak bisa mengambil keputusan sendiri, tahu Chris pacarnya banyak tetep aja mau. Saya suka Daniel yang sayang sekali sedikit muncul, coba di awal tidak terlalu lama dan tokoh Daniel banyak dimunculkan, akan sangat menarik buku ini. Dia juga sangat perhatian sama Abby, ahh pokoknya rugi kalau dia hanya sebagai peran pembantu. Alurnya cepet, masih banyak typo, tulisannya kecil-kecil, covernya bagus seperti biasanya, judulnya pun pas, mengharapkan kejelasan hubungan, hehe. Menurut saya nggak jauh beda sama novel teenlit yang sering dibuat penulis, masih mendapatkan beberapa hal yang terasa masih ABG hanya saja dewasanya mungkin karena adegan ciumannya kali ya, dan inti ceritanya agak mirip sama salah satu teenlitnya juga, lupa yang mana, yang jelas sama-sama jadi selingkuhan juga.

Ada beberapa quote yang saya suka:
Cinta itu seperti pasir. Semakin erat kamu menggenggamnya, semakin cepat pasir-pasir itu berjatuhan dari tanganmu....
"By... if a man wants you, nothing can keep him away. If he doesn't want you, nothing can make him stay."
Dan adegan yang paling aku suka adalah:
"Dan, bener deh... kenapa sih kamu mau repot begini? You don't need to..." Abby kembali bertannya. Ia penasaran, kenapa Daniel, bahkan setelah ditolaknya, masih begini baik terhadapnya.
"I want to..," potong Daniel. Ia terdiam sesaat sebelum melanjutkan, "By, aku lihat kamu belakangan ini sedih terus.... Aku nggak tau kenapa, dan aku nggak akan memaksa kamu untuk bilang kenapa. Satu-satunya yang aku inginkan cuma menghiburmu, berusaha sebisaku, supaya kamu nggak sedih lagi. Boleh?"
Well, yang pernah jadi selingkuhan atau pernah diselingkuhin mungkin buku ini cocok dan mewakili perasaan kalian, hehe.

3 sayap untuk Daniel yang kece.
Profile Image for Vefree Qlla.
3 reviews
June 21, 2017
Mbak Steph selalu sukses bikin aku speechless dengan karya-karyanya. Kisah dalam novel ini sebenarnya simpel, namun Cici berhasil memolesnya sedemikian rupa sehingga konflik yang ada tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Memberi satu pelajaran bahwa jangan pernah menganggap remeh sebuah persoalan kecil apalagi menyangkut soal rasa. Dan yang terpenting, jangan bermain api jika tak ingin terbakar.
Profile Image for Tika.
77 reviews9 followers
August 3, 2018
Dapet rekomendasi buku ini, buku populer katanya, baca sinopsisnya juga sepertinya bagus, aku suka angst, tapi heroinenya a little stupid menurutku, kurang sreg
Profile Image for Rose Gold Unicorn.
Author 1 book143 followers
November 5, 2012
Penulis : Stephanie Zen

Penerbit : Gagas Media

Tahun Terbit : 2011

Genre : Romance

Tebal : 442 Halaman

Abby seorang perempuan muda dan pintar lulusan universitas luar negeri. Belajar di luar negeri karena berniat melupakan crush masa sekolah dulu, yaitu Daniel. Selama 8 tahun, hati dan pikirannya masih terus dibayang-bayangi oleh Daniel. Sampai akhirnya dia mengenal Chris, seorang pemuda rekan kerjanya di salah satu cabang di perusahaan tempat dia bekerja. Awalnya, Abby menganggap Chris sebagai orang yang menyebalkan. Sebagai sebatas rekan kerja, Chris suka iseng mencampuri urusan pribadi Abby, menanyakan apakah Abby punya pacar dan hal-hal sejenisnya. Sedangkan Abby, sebagai orang yang menjunjung tinggi keprofesionalismean dalam bekerja, tentu saja jengah akan hal itu. Sampai suatu ketika, Chris dengan keisengannya itu malah menarik hati Abby dan membuat Abby penasaran. Abby kemudian jatuh hati pada Chris.

Ternyata, Chris memiliki pacar bernama Ferra. Chris sendiri sebenarnya sudah merasa tidak nyaman perihal hubungannya dengan Ferra. Namun Chris tidak bisa meninggalkan Ferra karena selama ini Ferra-lah yang membantu Chris hingga bisa menjadi seorang manajer sebuah kantor cabang. Chris sadar akan hal itu. Maka, ia bertekad akan menikahi Ferra. Di sinilah konflik terjadi. Di satu sisi, Chris juga menyimpan rasa buat Abby. Kalau bahasa anak jaman sekarang, Chris ini bisa dikatakan termasuk tipe cowok PHP alias Pemberi Harapan Palsu. Dia masih jadian dengan Ferra sekaligus menjalin hubungan special dengan Abby. Dan Abby, karena cintanya begitu besar kepada Chris, ia setuju saja dijadikan selingkuhan. Wakakaka!

Di saat pergulatan bathin di dalam hati Abby terjadi, tidak disangka Tuhan mempertemukan Abby dengan cinta pertamanya, Daniel. Nah lho, akankah Abby berpaling kembali pada Daniel atau tetap setia dan sudi dijadikan selaingkuhan selagi Chris berusaha putus dengan Ferra? Selengkapnya, baca Perhaps You ini.

***

Menurut saya, ide cerita yang standar membuat novel romance ini tidak terlalu istimewa. Alurnya stabil maju secara cukup lambat, dan konflik yang cukup mudah ditebak. Point lebih? Hmmm, katakanlah saya menyukai cara penulisan yang sangat ‘masa kini’. Misalnya, saat Abby dan Chris bercakap-cakap dengan fitur Chat BBM atau YM atau Twitter.


*Untuk obrolan di YM dan BBM, penulis menuliskannya dengan gaya seperti di bawah ini.

Abby : Ckckckcck…. Minum mulu yaaaaaa
Chris : Heheheh. Mau? :p
Abby : Sori, ga minum gituan :p Aku kopi aja deh
Chris : Yeee, enak tau. Cobain dulu…….
Abby : Ogah :p Eh, emang kamu minum2 gitu ga dimarahin ya?
Chris : Siapa yang marahin? Cewekku? Nggak……… palingan juga aku jd nggak bs minta ke dia kalau habis minum. Hahahaha.

*dan begini kira-kira gaya penulisan untuk obrolan Twitter

AbbyJusuf my coffe this morning, so funny, the choco granule is kind a heart-shapped http://tweetphoto.com/8244876

ErinaJusuf @AbbyJusuf http://tweetphoto.com/8244876 wah iya, apa artinya ya… Love in on ur way???

AbbyJusuf @ErinaJusuf ameeeen!

Well, menurut saya, cara menulis yang kayak begitu yang bikin novel ini sedikit menarik dan gak bosan untuk dibaca. Pembaca bisa lebih cepat bergerak ke halaman-halaman berikutnya sehingga ga bosan harus stuck di halaman itu-itu saja. Menceritakan juga gimana sih orang PDKT via BBM dan Twitter pada umumnya. Gimana sih budaya cemburuan orang jaman sekarang sehingga muncul istilah “stalking” akun Twitter atau Facebook cowok inceran. Hehehe. Membaca ini, saya jadi teringat kisah saya sendiri. Konyol dan lucu.

Okeh. Lanjut.

Tokoh Chris juga digambarkan sangat manusiawi. Chris bukan cowok yang secara fisik tinggi, tegap, doyan ngegym, dsb. Chris hanya cowok keren biasa. Hehehe. Chris keren karena dia friendly dan humoris.

Endingnya beda. Ternyata ga seperti yang saya tebak di awal saya membaca novel ini. Hal ini juga yang membuat saya menaikkan rating dari 2 menjadi 3 bintang. Kehadiran Daniel mampu membuat scenario yang sudah saya buat di kepala saya tentang tebakan ending buku ini menjadi berantakan. Hahaha. Cocok buat bacaan selingan saat saya keberatan membaca buku-buku berbobot lainnya.

Oh iya, sedikit minus lagi sebenarnya untuk ukuran font yang terlalu kecil. Selebihnya, it's okay. Happy Reading!
Profile Image for Nazta.
134 reviews
December 8, 2012
This post was originally posten on Nazta Saari's Journal

Menjadi Abby Jusuf (Abrielle Estefania Jusuf) bisa jadi adalah suatu kebanggaan. Selain anak dari pemilik perusahaan Citilights, sebuah perusahaan distributor tunggal lampu Oaks, Jerman, Abby juga bukan anak biasa. Tumbuh dengan otak yang sangat cerdas menjadikan ia seorang sarjana diusianya yang belia. Untuk melanjutkan usaha keluarga, selesai menuntut ilmu di Singapura, Abby lantas pulang ke Indonesia dan bekerja dalam perusahaan ayahnya sebagai pegawai administrasi.

Abby Jusuf adalah sosok yang serius dalam mengerjakan sesuatu. Sosok yang disiplin dan pekerja yang ulet. Dalam waktu singkat, Abby dapat menyesuaikan diri dalam perusahaan serta mendapat reputasi yang baik bukan karena statusnya sebagai anak pemilik perusahaan. Di Citilights inilah Abby merajut persahabatan dengan Sandra, seorang wanita muda asal Bandung yang belakangan menjalin hubungan yang tidak semestinya dengan seorang bernama Daud.

Penampilan yang menarik serta cerdasnya otak tidak menjadikan Abby terlena dalam urusan pacar. Abby bahkan belum pernah berpacaran. Selama ini ia membelenggu dirinya dengan sosok yang selalu bermain-main di kepalanya, Daniel. Adalah seorang teman yang ia sukai saat berada di bangku SMP. Abby berpikir bahwa ia tidak akan pernah terlepas dari Daniel meskipun semenjak lulus hingga saat ini Abby belum pernah berkontak lagi dengan Daniel. Salah satu alasan mengapa Abby tidak bisa menjalin hubungan dengan lelaki manapun. Namun perkiraannya salah begitu Chris datang dalam kehidupannya.

Tentu saja awalnya Abby tidak menanggapi Chris, namun seiring berjalannya waktu dan pesan-pesan singkat yang mereka saling tinggalkan, Abby pun terlena dan menjadi ketergantungan akan Chris dan bahkan melupakan perasaannya kepada Daniel. Meski begitu Abby tahu bahwa adalah kesalahan besar menyukai Chris yang sudah memiliki pacar. Sementara itu, diam-diam sebuah benang yang tak terlihat sudah mengikat mereka dalam sebuah takdir.

Awalnya aku tidak mengerti mengapa sub-judulnya adalah ‘Hanya Cinta Yang Bisa’, namun pada akhirnya harus aku akui bahwa memang hanya cintalah yang bisa membuat orang terlena hingga lupa diri, salah tingkah, dan segala macam kegilaan lainnya. Digambarkan dari sosok Abby yang tidak lain adalah orang kedua dalam hubungan Chris dan pacarnya. Menjadi Abby tentu tidak mudah. Disatu sisi ia ingin memiliki Chris seutuhnya namun ia tahu ia tidak bisa berbuat banyak untuk mendapatkannya sementara seorang wanita pilihan Chris sudah lebih dulu bersamanya (Oh my.. kenapa bahasa aku puitis banget -,-).

Abrielle Jusuf tentu adalah karakter idaman semua orang. Sangat sempurna dan membuat orang menjadi iri. Namun kesempurnaan itu seketika menghilang ketika ia merasakan kembali jatuh cinta. Aku merasa membaca Abby yang berbeda di awalan dan akhiran cerita. Meskipun begitu, aku suka detil yang diceritakan dalam buku ini. Kejadian serupa namun tidak sama tentunya sering terjadi dalam kehidupan kita. Merasakan jatuh cinta, yang mungkin juga tidak dengan pacar orang, hanya jatuh cinta saja memang membuat perasaan naik-turun. Stephanie Zen menggambarkannya dengan gamblang dan nyata. Dibalut dengan kehidupan social network, cerita Stephanie Zen ini seperti hidup. Akupun bahkan sempat diaduk-aduk membaca instant message, tweets, dan segala yang ada dibuku ini. Membacanya, membuat aku seperti membaca rahasia pribadi orang, ada penasaran yang menggelitikku. Ditambah dengan bahasa sehari-hari yang digunakan.

Entah mengapa, bagiku buku ini menceritakan dua kisah yang sama namun berbeda. Kisah Sandra yang tidak banyak disinggung justru menyita lebih banyak pikiranku.
Profile Image for R.A.Y.
292 reviews47 followers
February 6, 2013
[Caution: ini keanya gak bisa dibilang review, cuma kegatelan aja pingin komen-komen setelah baca novel ini hehehe... So, Anda sudah diperingatkan :P]

Di awal-awal cerita, saya kagum pada kepribadian Abby. Saya pikir dia dapat mempertahankan kepribadian yang tegas itu sekalipun cinta datang dan bikin dia acak-acakan, tapi sepertinya saya lain pendapat dengan Mbak Stephanie hehe... Dan sepertinya itu bukan salah satu poin penting dalam cerita. Jadi yah... Saya hanya bisa menyayangkan saja.

#1
Merasa lambat waktu baca di tengah cerita. Agak nggak sreg juga, masa sih sebagian besar tokoh begitu mendukung Abby memperjuangkan Chris? Nggak ada satu pun gitu yang ngomong, "Udah, By. Relain aja dia. Bukan jodohmu kali" dan semacamnya? Well, kalo saya bisa terlibat dalam cerita, masuk ke dunia Abby dengan mantra "Blue bisa, kita juga bisa!" ala Steve-nya kartun Blue's Clues, saya bakal iya banget jadi tokoh yang memerankan karakter pendukung perpisahan Abby sama Chris. Soalnya tuh ya... Abby tuh sedihnya udah kebangetan. Udah kayak gak punya harapan hidup. Segitunya ya? Tapi mungkin Abby emang lemah dalam percintaan... mengingat kepribadiannya yang sedemikian rupa, bertahun-tahun pasang tembok Berlin ngadepin cowok-cowok yang berusaha deketin dia, gara-gara Daniel (maap spoiler) yang akhirnya jadian juga sama dia! Ck ck ck.. Abby... Abby...

Aduh, jadi sok tahu begini. Maap ya, Mbak Stephanie? Kegatelan ngomentarin Abby sih... Hehehe...

#2
Di saat akhirnya Chris bener-bener ngasih sinyal bahwa dia pengen pisah dari Abby, saya sedikit banyak berharap akan munculnya kata-kata semacam ini: "You'll find someone better than me. You deserve it, By."
Sekalipun itu bakal menyakiti perasaan Chris sendiri. Lagian, salah sapa selingkuh. Iya gak, iya gak? *angkat-angkat alis*

Tapi ternyata... Hhhh... Chris bahkan masih galau hingga akhir cerita.

#3
Solusi bagi Abby, akhirnya, adalah dengan bersama-sama dengan Daniel lagi. Why so late la? Dan menurut saya, penyelesaian itu agak terburu-buru. Yah, sedikit lah.

#4
Hmmmm... Over all... Saya gak begitu suka cara(?) Abby galau hingga nangis-nangis sampe mata bengkak, berhari-hari pula, hanya gara-gara hubungannya dengan Chris. Berasa dia lemah banget soal percintaan, padahal pekerjaan oke banget. Dan Chris... I hate him!
Daniel? So sweet deh buat dia :p

Novel ini... yah, patut dibaca di kala bosan. Gak yakin bakal jadi bacaan ringan, tapi jangan dibaca kalo pas lagi galau karena jadi selingkuhan orang. Bisa-bisa malah merasa tertampar berkali-kali kayak tokoh-tokohnya! Hahaha....
Profile Image for Joy Agustian.
Author 3 books3 followers
September 24, 2013
Sama sekali nggak mengerti kenapa buku ini bisa muncul dan menghiasi rak-rak di toko buku. Aku pikir, Perhaps You terlalu sempurna untuk ukuran sebuah noveeeeeeel! Please, semua orang tahu bahwa karya yang seperti ini patut mendapat apresiasi dari Production House di luar sana. Aku pengin novel ini difilmkan!
Kenapa?
Pertama, ceritanya ringan dan mengalir begitu sederhana. Di tengah maraknya kemunculan film-film eksyen dan horor Indonesia yang kacangan, aku rasa nggak ada salahnya kita beristirahat sejenak sambil menyaksikan suatu cerita cinta yang manis. Perhaps You nggak banyak memiliki adegan kebetulan yang penuh tanda tanya. Semuanya terasa begitu benar dan riil. Seolah-olah, apa yang dialami oleh Abby Jusuf – si gadis tepat waktu, miss perfeksionis, cewek idaman semua – benar-benar bisa terjadi di kehidupan nyata.
Kedua, saya jatuh cinta sama gaya tulisan Stephanie yang rapi dan apa adanya. Ia bisa membuat saya sedih, tertawa, terharu, benci, murka, dan tersenyum dalam waktu yang bersamaan. Tidak banyak penulis yang memiliki kemahiran dalam menulis seperti ini. Setiap kali menikmati Perhaps You, saya jadi teringat Meg Cabot dan Sophie Kinsella yang tulisannya juga berhasil membuat saya ketagihan.
Ketiga, tema yang diangkat tidak melulu tentang adegan cinta dua anak manusia yang sarat akan adegan menye-menye. Ada unsur pengorbanan, kehidupan sosial, kekeluargaan, dan persahabatan yang erat pada novel ini. Itulah sebabnya mengapa saya begitu tipikal dalam membaca sebuah novel.
Keempat, saya hampir nggak tahu kekurangan apa yang ada di buku ini. Sepertinya, Perhaps You cukup layak untuk dibaca. Dan kalau dipaksa untuk menulis kekurangan, saya mungkin akan bilang kalau kaver buku ini terlalu menipu! Saya pikir, semua yang tertulis di buku ini ada hubungannya dengan mesin penghancur kertas. Ternyata tidak sama sekali. Selain itu, saya juga kecewa pada GagasMedia karena menggunakan font tulisan yang terlalu kecil sehingga saya harus menilik lebih ketika membacanya. Dan satu lagi, typo yang berhamburan. Saya begitu sedih ketika menemukan sejumlah pengetikkan yang tidak benar di beberapa halaman. Huft!
Kelima, saya berharap novel ini diflmkan.
Sekian.
Profile Image for Rara Purnomo.
283 reviews28 followers
February 28, 2014
Kalo baca sinopsisnya sih, aku mikirnya, pasti ini nanti bercerita tentang gimana sih pedihnya hati si Abbriele Estefania Jusuf gegara cintanya ke Daniel nggak kesampaian. But I was wrong. Malah rasa-rasanya si Abby ini kayak nggak patah hati sama Daniel, menurutku, bener apa yang diduga Chris kalo Abby itu cuma penasaran. Awal2ceritanya terlalu berbelit2 dan bikin bosan.

Digambarkan bahwa si Abby ini super perfect. Cantik, pinter, mandiri. Tapi, baru aja patah hati sama Chris udah mewek mulu, dari pertengahan bab sampe akhir2. Kecewa. I expect more from people as Independent as her. Sikap dia yang ngurung diri dan nangis terus bikin semua orang khawatir itu nggak mencerminkan orang yang tegar dan mandiri. Yah, emang sih, namanya patah hati juga mau gimana lagi, but seriously, Abby ini terlalu...apa ya? "Alay"?.

Emang juga sih, perselingkuhan itu membutuhkan dua orang, emang juga si Chris yang dari awal menggoda Abby. Tapi yah, untuk ukuran orang cerdas, dia harusnya tahu, kalo namanya jadi selingkuhan itu berurusan sama patah hati. Coba lihat Sandra yang sama-sama jadi selingkuhan, dia hamil dan ditinggal malah sama Daud, tapi dia nggak secengeng Abby juga. No offense yah, itu cuma opini sepihak dariku aja :).

Endingnya, maksaaa. Katanya diawal dia nggak ada debar apa2 pas ketemu Daniel, terus pas ditembak Daniel juga, tapi di akhir kok bilangnya, dia ternyata masih mencintai Daniel dan perasaan itu cuma tertutup dikit gegara Chris. Jadi, gimana sih sebenernya ini? hahaha. Logisnya, kalo masih cinta ya pasti deg2an dong ya.. ya udahlah.

Kalo dari ceritanya sih, aku cuma ngasih 2 bintang. Tapi, harus aku akuin kalo quote-quotenya jempol. suka banget.
Profile Image for Yustie Amanda.
207 reviews
August 28, 2012
salah satu yang aku gak suka di novel ini itu adalah tulisannya yang kecil yang ngebuat baca satu halaman aja lamaa kalo itu ceritanya pas lagi ngeboringin.
tapi overall bagus kok, Abby yang di umur 18taun udah punya gelar sarjana aja dia. terus dia kerja di kantor papanya aja nngambil dari bawah, gak langsung minta dia posisi atas. dia juga gak mau ada orang yang tau kalo dia anaknya si pemilik perusahaan, kecuali Sandra sahabat di kantornya. perfect banget lah, cuma satu aja kurang, dia belum pernah pacaran karen rasa penasarannya sama Daniel yang belum aja nembak dia sejak sekolah menengah. sekarang Daniel entah ada dimana tapi Abby masih aja galau gara-gara Daniel.
dan ternyata ad juga nih yang bisa ngebuat Abby kepincut selain Daniel, dia adalah Christ yang udah punya pacar si Ferra. tapi karena mereka berdua saling suka Abby mauuu aja jadi selingkuhan. yak, dari situlah konflik-konflik lain dimulai.

overall ini cerita baguuss, dar ide yang simpel tapi diracik jadi goo-oodddd! dan endingnya juga yang entah harus dibilang happy atau sad biarlah pembaca yang menentukan, tapi keren, soalnya aku paling suka ending yang begini, yang membiarkan sang pembaca menyimpulkan sendiri mau mau happy or sad.

endingnya sebenernya agak gak suka dengan pilihan Abby, tapi emang yah, cewek baik biasanya dipasangin dengan cowok yang baik juga :) jadi semoga kamu bahagia by!

covernya bagus, tapi masih bingung apa maksudnya, belum mewakili isi cerita hohohoh
Profile Image for Dian Putu.
232 reviews9 followers
November 10, 2012
Perhaps You
Novel ini menarik, ingin terus baca, menikmati BBM Abby-Chris yg katanya kyak abg labih. awalnya buat aku itu biasa walau untuk usia abby itu agak aneh, namun lama2 jd dikit labil jg... hehehe
tentang perasaan abby ke chris, yah... aku seperti bisa memahami, bagaimana abby meminta sandra memancing chris untuk tahu perasaannya pada abby, itu jg g berlebihan, aku menikatinya.
critanya mengenai perselingkuhan ini seperti mengajarkan kita bagaimana kita hrs menghadapi cinta yg terkadang tak berjalan dg baik. Bagaimana seharusnya kita menjalani cinta itu, dan tahu mana yg boleh dan tidak dlm cinta.
Serta tentang perasaan abby ke daniel yg nggak pernah hilang walau bertahun tahun pun itu bisa saja terjadi. kalimat di depan caver "hanya cinta yg bisa" spertinya cocok buat daniel.
tp novel ini mang nggak cocok untuk pembaca yg suka novel roman kadar tinggi, ada unsur2 ketawa, bikin kita bikin oh MG keren banget sih karakter cowoknya, atau bikin kita nangis2 ngabisin tissue. novel ini g bsa bikin kita ngradain itu semua.
but, aku tetep menyarankan untuk membacanya, karena novel ini masih tetap no bad untuk dibaca tanpa semua itu. cm, bagiku novel ini hanya menarik dibaca sekali.
Aku malah merasa, cerita novel ini seperti cerita nyata, karena made me a little like reading my own story... hahaha. karena itulah, beberapa rasa yg di rasakan abby aku jg bsa mrasakannya.
Profile Image for Ruth Munthe.
203 reviews159 followers
August 2, 2014
Perhaps You
By Stephani Zen

Well, kata pertama yang keluar dari mulut saya setelah baca novel ini adalah KEREN.

Sebenarnya novel ini sudah lama saya baca, dan itupun juga minjam (as usual). Walaupun saya tahu banyak yang bilang novel ini nggak jelas dan ababil banget, saya rasa karena mereka nggak melihat dari sudut pandang Abby yang notabene masih 18 tahun, umur yang terlalu muda untuk menjalankan bisnis orang tuanya. Banyangin aja dengan umur segitu dia udah belajar mandiri dan bekerja, di umur yang seharusnya merasakan puncak indahnya masa remaja. Apalagi dia hanya pernah mencintai satu orang laki-laki sepanjang hidupnya. Jadi wajar aja lah ya kalo dia ngerasa there is something different feeling waktu Chris ngasih perhatian lebih sama dia padahal mereka belum pernah ketemu.

Cerita yang bernuansa perselingkuhan memang selalu menjadi favorit saya dalam memilih novel untuk dibaca. Kenapa? Entahlah. Saya hanya suka. Mungkin terasa lebih membuat penasaran bagaimana kelanjutan hubungan perselingkuhan. Apalagi dalam novel ini Chris yang memang brengsek itu kena batunya karena sudah mempermainkan Abby dengan memilih wanita lain, padahal di juga sayang bangaet sama Abby. Untunglah Abby berakhir bersama Daniel yang ternyata juga cinta mati sama Abby dan jelas-jelas jauh lebih tulus menyayangi Abby.

At last, I Really Liked It.
1 review1 follower
December 18, 2016
Tertarik banget sebenernya pas baca sinopsis nya yang ambigu dan seolah berkisah soal cinta satu arah alias bertepuk sebelah tangan berhubung saat itu sesuai dengan apa yang sedang dirasakan #eh #curhat
Udah lama sih ini belinya, ga inget kapan, bukunya juga udah gatau kemana, tapi jujur aja kesan tentang buku ini ketika saya baca cuma satu "immature" ababil abis, impossible, non sense (bener ga tulisannya begini?) #kesannyagacumasatuberarti
Kenapa?? karna tokoh abby sendiri menurut saya digambarkan terlalu sempurna sehingga terkesan kekanak-kanakan dalam membuat karakter tokoh, saya ga bisa berhenti nyengir-nyengir kuda dan meringis tiap kali baca ke absurd an dari berbagai event yg terjadi. Sisa cerita buku ini sebenernya udah ga inget sih, cuma yang paling saya inget ya tokoh abby yang super pintar tapi bodoh? Saya bahkan ga ngerti apa yang harus dipermasalahin di buku ini karena problema nya terlalu simple dan buat cewek se "perfect" abby harusnya sih ini bukan suatu masalah sama sekali. Pertanyaan saya selanjutnya adalah apa hubungannya seluruh cerita yang telah saya selesai baca di dalamnya dengan sinopsis belakang buku yang membuat saya tertarik sebelumnya? jawabannya : GA ADA. mungkin jika boleh saya mengutip sebuah quote yang pas buat buku ini adalah "don't judge a book by it's synopsis"
Profile Image for Khairunisa Putri.
220 reviews21 followers
March 14, 2012
Comment saya :
I think sinopsisnya bagus banget sampe memincut saya untuk membelinya,sayangnya cerita didalam novel gak sesuai dengan sinopsisnya.lah wong yang disinopsis itu orang sengsara banget nungguin orang yang dicintainya tapi disini menceritakan tokoh Abby yang sempurna(cantik,umur 18 tahun udh lulus kuliah) dan saat kerja ia cepat sekali tanggap,kariernya melesat dengan cepat,dan kalau berangakt kerja suka tepat waktu dan lain-lain. Saat mulai hadir chris yang meruntuhkan benteng pertahanan cintanya ia mulai luluh dan mau jadi orang kedua dalam hidup chris. Padahal ia hanya menunggu sesorang yaitu Daniel.emm mungkin segitu aja ya resensi dari saya untuk kekurangan dari novel ini meurut aku tokoh Abby yang sempurna ini terlalu ababil dan ceritanya terlalu berbelit-belit...yah sedikit kecewa karena udah beli nih novel. Actually nih novel gak mirip sama saya,ya karena si Abby terlalu sempurna dan selagi ia nungguin Daniel dia jadi selingkuhanya chris. Dan yang sedikit mengecewakan lagi kertasnya pake kertas?emm tau sendirilah . Sedikit bocoran akhirnya entar si Abby jadian kok sama Daniel:).
Profile Image for Naning Pratiwi.
17 reviews4 followers
February 5, 2015
Abrielle Estefania Jusuf masih menjadi gadis dingin yang tak pernah mau membuka hatinya untuk pemuda lain. dia berdalih, hatinya masih dipenuhi nama Daniel Sandjojo, teman semasa SMP nya. Teman dekatnya yang selalu ia harapkan memintanya untuk menjadi kekasihnya. Namun hingga delapan tahun berlalu, Abby tak pernah mendapatkan jawaban akan penantiannya.
Hingga Christian Ruslim datang, merobohkan tembok tinggi yang membuatnya tak mau berurusan dengan manusia bernama cowok. Perlahan tapi pasti, Abby mulai menggerogoti tembok yang dibuatnya. Chris yang notabene hanya rekan kerjanya, menjadi teman laki-laki pertama yang berhasil membuat Abby menanggalkan sifat anti cowoknya dan perlahan melupakan Daniel.
Namun, kisah mereka bukan tanpa masalah. Abby tahu, bahwa Chris telah mempunya kekasih, dan mereka telah lama bersama. Sebelum akhirnya Daniel benar-benar pulang, menemui Abby yang setidaknya telah menutup hatinya untuk Daniel.
Bagaimana akhir mereka?? Apakah Abby akan tetap menjadi selingkuhan Chris, apakah Chris memilih Abby atau bertahan dengan kekasih aslinya?? Dan bagaimana dengan Daniel? Apakah Daniel hanya akan menjawab rasa penasaran Abby akan perasaannya?
Profile Image for Hana Feberia.
88 reviews3 followers
July 20, 2013
pertama kali baca sinopsis nya: 'jleb' sampe ke ulu hati *abisnya pengalaman pribadi -,-*
harga novel nya waktu gw beli Rp.50.000
dan setelah gw baca novel ini, novel ini dengan 'sukses' dipinjem 10 orang temen SMA! mungkin mereka galau semua, haha

but then, here I'll write my review about this book.
pertama kali gw baca biografi ttg author nya, I thought she was write story about her self.
knp gw bisa bilang gini? ya karena biografi dia mirip bgt sama biografi 'Abby' si tokoh utama.
gw suka sih sama ceritanya, tapi gw kurang suka sama alur ceritanya yang agak lambat, bertele-tele, dan 'show off'.
dan bagian yg paling gw ga suka adalah semua conversation Abby dgn Chris yang menurut gw kurang penting dan keluar dari inti cerita nya.
I don't really like the ending, terlalu 'maksa'!
dengan sinopsis yg bagus dan enchanted ekspektasi gw sangat tinggi kalo ceritanya akan sangat bagus juga. but then I wrong.
buat Stephanie Zen, jangan berhenti bikin novel yaa, tetep buat novel dengan cerita yang menarik, alur yg menarik :) ditunggu progress nya.
Displaying 1 - 30 of 106 reviews

Join the discussion

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.