Salah satu produk otak adalah (endo) morfin atau endorfin. Mengapa lagi harus mencari morfin jahat dari luar tubuh? Dr. Haruyama menunjukkan cara mengatur morfin tubuh agar kita sehat dan bahagia.
—Dr.dr. Taufiq Pasiak, M.Pd., M.Kes., Ketua Indonesia Neuroscience Club
Manusia adalah makhluk yang sejatinya dilahirkan untuk hidup sehat.”
Demikianlah keyakinan Dr. Haruyama. Pakar kesehatan holistik ini beralih dari sistem pengobatan yang berorientasi pada gejala, menuju penanganan kesehatan sebelum penyakit datang. Melalui “revolusi besar di otak”, Dr. Haruyama menemukan keajaiban hormon kebahagiaan—diproduksi otak—yang bisa meningkatkan daya tahan alami tubuh. Tak hanya membeberkan keajaiban hormon kebahagiaan dan cara terbaik untuk merangsang produksinya, Dr. Haruyama pun memberikan kiat-kiat praktis mengapa::
Dengan menerapkan kiat-kiat Dr. Haruyama, seperti berjalan kaki minimal 5.000 langkah sehari, banyak makan fermentasi kedelai, dan senantiasa memicu sekresi hormon kebahagian, kita tak harus mengonsumsi segunung obat sehingga biaya perawatan kesehatan pun akan turun drastis.
it was an amazing book Dr Shigeyo Haruyama explained that the happiness is the key for going health.
hidup memang harus dijalani dengan suka cita, karena Tuhan menciptakan kita di dunia ini bukan untuk bersedih, melainkan untuk menikmati hidup, mengisi hari-hari dengan pikiran dan perasaan positif, sehingga kita terbebas dari stress.
karena stress merupakan faktor utama munculnya berbagai penyakit. Bahaya dari stress berkepanjangan adalah munculnya penyakit kanker.
Buku ini tidak hanya merupakan sebuah opini belaka. namun dr.haruyama benar2 melakukan penelitian yang mendukung penulisannya ini.
Seperti judulnya, memang buku ini bagi saya memang merupakan sebuah keajaiban.
Sekian banyak orang termasuk orang tua saya meminta saya untuk diet namun saya tetap bergeming dengan pola hidup saya. Hingga tak saya sangka, buku yang awalnya iseng saya baca malah menjadi pengubah pola pikir saya dalam memperhatikan pola hidup. It's really a miracle!
Interesting! Now I know that the one which influence how to be happy is 'Endorphin'. Haruyama has proven it vividly through this book. Explanation happiness from biology term has detailed told.
Baca buku ini berkat Mbak Ninin, PD III merangkap dosen pembimbing PKM saya. Makasih Mbak, berkat buku ini saya jadi rajin praktikin akupresur tsubo biar makin banyak hormon kebahagiaan keluar dan menjaga kulit tetap remaja (saya dan Ridwan ngakak macem apa baca manfaat akupresur tsubo yang ini, hahaha). Semoga nggak gitu salah fokus karena niat awalnya adalah cari alternatif mengurangi stress kerja pada relawan, hehehe.
Buku ini menitikberatkan pada pentingnya kebahagiaan untuk mempertahankan kesehatan tubuh. True to its title : Miracle of Endorphine. Nggak sembarang kebahagiaan tentunya, melainkan kebahagiaan yang 'produktif' dan sudut pandangnya holistik. "Manusia adalah makhluk yang sejatinya dilahirkan untuk hidup sehat," kata dokter Haruyama di akhir buku ini. Dengan memicu sekresi hormon kebahagiaan, kita bisa mencegah penyakit, panjang umur, produktif, dan...bahagia, duh. Sounds like a life you'd like to have?
Dr. Haruyama menyarankan tiga hal penting supaya kita bisa sehat dan bahagia, yaitu : 1. atur pola makan. Singkatnya, tinggi protein dan rendah lemak 2. olahraga. Nggak harus angkat barbel juga sih, karena olahraga ringan pun cukup bermanfaat untuk melatih otot. 3. meditasi. Termasuk berpikir positif dan teman-temannya. Sekilas ini nasihat yang udah sering banget kita baca di mana-mana ya. Poin plus dari buku ini adalah kita dikasih tau step-stepnya untuk melakukan tiga rahasia hidup ideal itu gimana (AKUPRESUR TSUBO FOR THE WIN!). Selain menu makanan yang agak sulit dipenuhi karena Jepang banget, sisanya cukup mudah untuk dipraktikkan sendiri dan konsisten tiap hari.
Sebenarnya ini bacaan yang ringan dan cepat, hurufnya juga besar-besar (nyaman dibaca buat bapak-ibu paruh baya yang mulai presbiopi). Cuma karena saya bacanya buat proyek PKM, jadi banyak dioper-oper antara anggota kelompok dan harus banyak menelaah. Untuk ukuran buku kedokteran bahasanya sungguh mudah dipahami, kecuali sedikit nama enzim, hormon, atau protein di sana-sini. Itu pun udah berusaha banget dikurangi, misalnya endorphine diganti secara konstan jadi 'hormon' kebahagiaan. Buat smarty pants kayak saya, jadi banyak curiga, "masak sih, gampang amat." Yah, yang nulis dokter spesialis bedah saluran pencernaan sih, cukup kredibel, tapi karena penasaran, jadi banyak baca sumber lain juga. Ini juga bagus karena jadinya pengetahuan saya insya Allah lebih lengkap.
Overall, bagus dan mudah dipraktikkan. Rating dari segi kebermanfaatannya (terutama buat proyek PKM saya) 5,75, tapi dari segi saya menikmatinya sebagai bacaan...3,25 kali ya, pasnya 3 deh.
Efek buat saya selama baca buku ini: 1. banyak makan tahu dan tempe 2. banyak praktik akupresur tsubo 3. makin sadar bahwa meditasi is soooo not for me. Ya, buat yang muslim bisa sih diganti sama dzikir, insya Allah nambah pahala juga :)
Buku ini sejenis dengan buku Hiromi Shinya "The Miracle of Enzyme" yaitu sejenis buku self healing program. Buku ini disusun oleh dr. Shigeo Haruyama (spesialis bedah saluran pencernaan) yang berisi tentang betapa berpengaruhnya hormon kebahagian, endorphin, terhadap kesehatan tubuh seluruhnya. Tidak saja mempercepat penyembuhan dan pemulihan dari penyakit, hormon ini juga akan meningkatkan daya tahan alami tubuh.
Salah satu produk otak adalah (endo) morfin. Mengapa lagi harus mencari morfin jahat dari luar tubuh. Di buku ini dr. Haruyama menunjukkan cara mengatur morfin tubuh agar kita hidup agar kita sehat dan bahagia
Seperti halnya "The Miracle of Enzyme" juga memaparkan tentang kesalahan-kesalahan umum yang terjadi dalam masyarakat dalam usaha mengupayakan kesehatan tubuh. Dan dr. Haruyama memberikan kiat-kiat praktis mengapa: -Jangan berhenti mendadak setelah berolahraga. -hindari olahraga berat setelah usia 25 tahun. -Massa otot mempengaruhi peredaran darah -Berlari santai atau berjalan kaki lebih membakar lemak daripada olahraga berat. -hampir semua obat-obatan adalah racun bagi tubuh.
Sama seperti dr. Shinya, dr Haruyama juga memberikan manual lengkap untuk memijit titik-titik tertentu agar hormon endorphin tersebut disekresikan.
1. Bukti medis manfaat berfikir positif Yang mempengaruhi kita bukan peristiwa di luar semata, melainkan juga reaksi kita: tipe dan cara kita menerimanya, cara kita memandangnya , cara kita menilainya. Then keep it simple, Doc! Syukur or both sabar. End. 2. Mereka yang memperkuat otot, tak akan jatuh sakit Setiap orang harus berjalan kaki paling sedikit 5000 langkah sehari. Yeaay no need motorcycle. Car only ehehe 3. Pola makan yang membuat otak awet muda Penyebab utama pembentukan oksigen aktif atau radikal bebas adalah stres. Yoooo that’s a point. Di buku bunda yang mau hamil ituu juga ngomongin ini. Tapi inget ada eustres jugaa. Soo dimanfaatin aja. 4. Otak senantiasa muda, usia bisa mencapai 125 tahun Dianjurkan Mencuci wajah beberapa kali (sepertinya wudu pas kali yaa) dalam sehari dan memijat (tsubo, seft, you name it) di wajah (waa cantik natural dengan cara hemat yay!). Kelebihan: Enak ada ringkassan di setiap babnya. Jadi ga lost dan bikin mudah ngeresume buku iini Ada kiat praktisnya
Kelemahan: 4 bab yang lumayan untuk mengunyahnya banyak istilah biokimia. Beruntung dulu ambil IPA jadi ga bengong amat Better to use our critical thinking before do all of this suggestions. But I think it wouldn’t harm so much if we want give a shot.
Kesehatan sejati adalah menangani kesehatan sebelum penyakit datang serta umur yang lebih panjang terbebas dari penyakit.
Setiap manusia tentunya ingin hidup sehat dan menikmati hidup dengan lebih lama. Banyak cara yang ditempuh guna mencapainya. Dr. Sheigo Haruyama dalam buku ini mengemukan bahwa rahasia hidup sehat dan berumur panjang adalah dengan menjaga keremajaan otak dengan cara terus memproduksi "hormon kebahagiaan (endorphin)” sebanyak mungkin melalui pikiran positif. Hormon kebahagiaan berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh, menjaga sel otak tetap muda, melawan penuaan, menurunkan agresivitas dalam relasi antar manusia, meningkatkan semangat, daya tahan & kreativitas.
Endorphin merupakan gabungan dari kata endogenous dan morphine, yaitu sebuah unsur dari protein yang diproduksi oleh sistem syaraf manusia. Unsur ini sering disebut ‘morphin’ yang keluar, dari kelenjar hipofisis dan hipotalamus yang berada di dasar tulang tengkorak. Untuk apa mencari morphin sintetis dari luar tubuh, jika tubuh kita bisa memproduksi sendiri? Gratis lagi!
Desain cover dan terjemahannya bagus! saya baca versi terjemahan buku ini dan buku ini menunjukkan kekuatan hormon kebahagiaan dengan cara yang sangat ilmiah.
A good read.. The Author has been practicing what he wrote for a long time by which he could explain the subject very well. I recommend this bool to be read by general practisioner so that the sick people could be treated much better by prevention strategy from illness.