Buku ini berisi kisah-kisah petualangan anak negeri mengelilingi Indonesia. Mereka adalah 66 anak muda yang tergabung dalam program Aku Cinta Indonesia detikcom. Haru, seru, menegangkan, dan mengagumkan, semua terekam di dalamnya.
Untaian kisah perjalanan dalam buku ini akan membawa Anda seakan benar-benar menjelajah negeri. Baca kisah-kisah mereka dan bersiaplah terkena virus jelajah negeri!
Indonesia dengan 33 provinsinya memiliki pesona keindahan alam masing-masing. Bentang alam nusantara begitu kaya dari pegunungan, gua, hingga pantai-pantai yang menawan. Dengan pulaunya yang berjumlah belasan ribu rasanya tak cukup waktu seumur hidup untuk menjelajahi satu-persatu kepulauan nusantara. Untuk itu Tim detikcom dengan 66 petualang ACI-nya memilih sejumlah destinasi yang mewakili masing-masing wilayah dan terangkum dalam buku ini.
Ada enam kategori wilayah. Papua menjadi lembar pembuka disusul dengan Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, Jawa-Bali, dan NTB-NTT. Destinasi wisata ke Papua dulu tak populer. Namun ketika ada banyak wisatawan dan pesohor dunia yang memilih menikmati wisata bawah laut di Papua maka saat ini seolah banyak wisatawan yang menjadi tempat ini sebagai travel wish.
Sebelum membahas masing-masing obyek wisata di Papua, maka terdapat sekilas gambaran untuk menjelajah Papua, kapan waktu terbaiknya, bagaimana rute terbaiknya untuk durasi waktu seminggu, dua minggu, atau lebih, serta bagaimana cara menuju ke pulau kepala burung ini. Di sini bahasan pertama adalah Manokwari yang merupakan jalur perdagangan dan pintu gerbang memasuki wilayah Papua, baru kemudian ke Biak menuju Taman Laut Kepulauan Papaido dan seterusnya. Wah...wah...wah membaca cerita tentang keindahan bawah laut Papua membuat saya ingin serius belajar menyelam.
Pulau Sulawesi juga tak kalah memesona dengan Tamat Laut Pulau Ai, Kepulauan Banda, Morotai, Bunaken, Siladen, dan keindahan Gunung Noa dan Tanjung Api. Untuk wisata bawah lautnya, Sulawesi tak kalah memukau dengan Papua. Sedangkan di Kalimantan tak lengkap jika tak menuju Singkawang, Pecinan-nya Indonesia. Untuk destinasi Sumatera mungkin Kalian masih asing dengan Kepulauan Banyak dan Pulau Palambak. Sedangkan untuk Jawa dan NTT-NTB, destinasi wisatanya sebagian sudah banyak dikenal.
Dari segi bahasa tiap penulis memiliki gaya bahasa masing-masing. Ada yang enak dibaca dan mengalir, ada juga yang kurang asyik dicerna. Saya kurang suka penggunaan elo, gue dalam buku ini karena buku ini bukan hanya dibaca warga Jakarta. Kata elo, gue rasanya hanya cocok untuk buku yang diambil dari sebuah blog.
Nemu ACI di Indonesia Book Fair 2012 di Istora. Diskon pula, hehe!
Kalimat pertama yang terlintas pertama liat buku ini di rak, "Waah ada ya buku ACI rupanya." Ngintip daftar isi, tampaknya lengkap se-Indonesia. Okeh, hajar! ^^
Halaman demi halaman pun dibalik, yang ada sedikit kecewa. Menurutku isinya agak berantakan. Dari daftar isi dikelompokin sesuai wilayah, Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Jawa-Bali, dan NTB-NTT. Tapi di bagian isi malah ga sesuai. Contoh, "Menyelam di Waigeo, Raja Ampat? Pasti Mengesankan!" halaman 67 dan "Berburu Hantu Di Manta Point" halaman 83 malah masuk di Eksotisme Sulawesi. Daerah yang diulas ga semua provinsi yang ada, cuma perwakilan dari tiap pulau. Isi dari tiap subbab rasanya terlalu sedikit. Baru baca, eh udah beres lagi. Dan, coba foto yang ada berwarna, pasti akan lebih menarik lagi.
Secara keseluruhan, isinya cukup mencubit pembaca untuk mencari informasi lebih jauh tentang daerah yang diulas. Bikin makin pengen keliling Indonesia tercinta. Salam Aku Cinta Indonesia! <3
Yeah.. emang sih Indonesia dari ujung ke ujung isinya pantai semua, pasir putih, pasir hitam, air biru, air hijau, pulau sepi, gunung, danau, peninggalan sejarah, daerah tak terurus, jalanan rusak, fasilitas (wisata) kurang dan lain-lain. Tapi yang ikutan ACI kan banyak yah? minimal sejumlah propinsi kali dua kalo benar (satu tim dua orang kalo ga salah - ada sih keterangan tim dan artikelnya di bagian belakang buku, tapi males baca); dari sekian banyak itu, gaya menulisnya sama semua, ga terasa personalisasi, jadi ga berkesan dan saya jadi ga inget nama-nama tempatnya (terutama yang pantai-pantai) karena yang diceritain isinya (hampir) sama semua.
Indonesia memang dangerous... dangerously beautiful. Banyak tempat yang ditulis di buku ini yang bahkan jarang/belum pernah saya dengar. Seperti Pulau Mansurbabo, Pulau Ahe, dan Sarawandori di Papua. Pulau Senoa dan Pulau Pambak di Sumatera. Taman Laut Pulai Ai di Maluku, dll.
Hanya sayang, sebagian tulisan-tulisan tentang beragam tempat tersebut terlalu singkat dan "permukaan". Bisa jadi karena tulisan tersebut dimaksudkan untuk dimuat di detik.com? Tapi mestinya nggak juga yaa... *jawabsendiri*
Well, the editor not finish his/her homework. Some journal went to wrong chapter. You might think to buy the book after revision been made. I buy this book, for the sake read the petualang aci stories from sabang until merauke in single handy book. Stories in this book available online in aci.detik.travel, much more stories actually, and colour pictures.