Izaka, dokter wanita dari bagian bedah dada dan jantung yang sedang hamil, merahasiakan kehamilannya. Karena cemas, Noboru terus mendesaknya untuk bicara dengan Akira.
Tapi, Izaka terus menolak dan ketakutan bahkan sampai berniat mengugurkan kandungan. Apa yang membuat Izaka takut!? Sementara itu, menantu Profesor Takeo yang hamil mengalami kelainan di janinnya. Apa yang sebenarnya terjadi!?
Permasalahan merebak tidak hanya keberhasilan Batista. Kali ini perpolitikan menuju kursi professor di bagian bedah dada dan jantung sangat sengit. Perkembangan karakter Noburu dibuat dengan sangat alami. Salut untuk Nogizaka sensei yang telah mengembangkan alur kisah ini sedemikian rupa. Plus perwatakan para karakter yang sangat pas yang membuat pembaca terbawa emosi. Beragam konflik dengan terus menonjolkan sisi kemanusiaan di dunia medis bermunculan silih berganti yang membuat tak sabar untuk terus menikmati jilid selanjutnya.