This handy series from Headway offers brief yet lucid introductions to the world’s cultural icons. Each book examines the life, the work, and the legends surrounding its subject, and key terms and concepts are highlighted and clearly explained. Additionally, each chapter ends with a review section for easy reference and to help consolidate the reader’s understanding of the text.
I am a Reader in the Philosophy of Religion, teaching courses on Islam, Nietzsche, Greek philosophy, and philosophy of religion. I am particularly interested in the interaction between western philosophy and the religious claims made by Islam, which align with my view that philosophy and religion are intertwined.
Awards
University Teaching Fellowship
Awarded research grant for Learning for Sustainable Futures (LFSF) in Education Erasmus exchange with University of Cordoba
Membership of professional bodies Fellow of the Royal Society of Arts (RSA)
Senior Fellow of the Higher Education Academy (HEA)
Member of the Council for the British Association for Islamic Studies (BRAIS)
British Association for the Study of Religion (BASR)
This is a good introductory of Nietzsche. I found a good guide and overview of his ideas. The will to power, eternal recurrence and an explanation about what he meant by Superman or to be happy living your life over and over again without regrets. He was probably also the first nihilist. If anything this book has awakened my curiosity in the books of Nietzsche.
Reread this beginner’s guide to Nietzsche. Useful in defining the meaning of his ideas.
The Will to Power is a unifying principle. Humans have instinctual drives such as desire and passion expressed in the form of our will to power.
What are s good? -All that heightens the feeling of power, the will to power, power itself in man.
What is bad? - All that proceeds from weakness.
What is happiness? -All that power increases- that a resistance is overcome. (The Anti-Christ, 2)
The key idea of the eternal recurrence is that the life you live you will live again and again for infinity. A superman will embrace the doctrine of eternal recurrence and to look forward to the possibility of living that life over and over again. Amor fati or love your fate.
God is dead means that traditional values and morals must be questioned and new values established. Religion is superstitions built on fear and faith in an afterlife where we should accept the reality we live in and make the best of it not avoid it.
These book provide you a brief of what Nietzhe thought of The origin of motivation of almost everything. Personally its intrigue me to explore more about Nietzhe and other ekstentialisme sort of big name like Jean Paul Sarte etc..
Halo Nietzsche, akhirnya punya buku yang mengantarkan ke sedikit alur waktu perjalanan dan kisah hidupnya, dengan kata lain saya belum membaca secara langsung buku-buku karyanya pun yang terjemahan, hehehe. Tapi melalui buku ini saya sebagai pemula untuk berkenalan diantarkan menuju histori setiap karya serta konsep tentangnya dan sedikit informasi tentang kisah, dialektika dan dialog sosial yang melatarbelangi hadirnya karya-karya fenomenal sekaligus melahirkan banyak pro dan kontra terhadap Sang filsuf.
Sedikit mengingat awal pertama mengenal tokoh yang nyelekit, nyentrik dan penuh kontroversi, berani 'memaki' kaum agamawan, dengan menyatakan Tuhan sudah "mati dan telah membunuhnya" adalah dari Ngaji Filsafat Pak Faiz tentunya dan juga banyak disinggung konsepnya di sela-sela tokoh lainnya terutama sebagian besar adalah terkait eksistensialisme. Nietzsche yang banyak terpengaruh oleh Wagner dan Schopenhauer termasuk Heidegger pada akhirnya menemukan orisinilitas aliran dari pemikirannya sendiri. Buku ini dimulai dari biografi tentang seorang Nietzsche pada masa kanak-kanaknya, meninggalnya sang ayah ketika masih berusia 5th, filsafat adimanusia, gelar profesor di usia 24 th, sakit yang menderanya hingga kelumpuhan mental dan sisa akhirnya hanyatnya.
The Birth of Tragedy, Appollo & Dionysus, Untimely Meditations, Will to power, Human all too human, dawn, Monisme Nietzsche, Zarathustra dan perulangan abadi, Sang Adimanusia, Nihilisme, Amor Fati, Perspektivisme, Moralitas Budak Tuan dan Kematian Tuhan, Genealogy of Morals, Peranan Agama, Ressentiment, Revaluasi Seluruh Nilai dan warisan Nietsche ini semua secara garis besar apa yang dibahas secara runtut didalam buku ini. Memang sekilas dan tidak terlalu mendetil namun menurut saya sangat cukup merangkum setiap tahapannya ditambah lagi dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah untuk dicerna. Kemudian untuk mempermudah pembaca disetiap bab diberi ikhtisar singkat pada point yang menjadi highlight setiap proses perjalanannya. Namun yang terpenting dari buku ini menurut saya adalah konteks dan latar belakang setiap proses perjalanan pemikiran Nietzsche agar memahami setiap terbentuknya dan lahirnya setiap pernyataan yang berani dan kontroversi tersebut, biar gak sering salah paham. Walaupun dia sendiri senang ketika banyak disalahpahami daripada dipahami banyak orang...mungkin agar kita lebih banyak mendayagunakan setiap sumber daya pikiran dan mewujudkan dalam kehidupan sampai pada titik puncaknya biar menjadi manusia yang benar-benar mewakilkan Sang Mahakuasa ^_^ Terima kasih Roy Jackson!
"Resepku utuk keagungan umat manusia adalah Amor Fati: tak ada yang diinginkan manusia selain itu, tidak di masa depan, tidak masa lalu, tak pula pada keabadian" - Friederich Nietzsche, Ecce Homo.
Berisi pengenalan singkat sosok Friedrich Nietzsche. Juga menjelaskan setiap pemikirannnya di tiap-tiap buku. Kehidupan Nietzsche juga diceritakan dengan gamblang, dari hal-hal yang melatarbelakangi penulisan pemikirannya, sampai kehidupannya pasca hilang kewarasan. Naratif dan eksplanatif, hanya saja terlalu ringkas Roy Jackson bercerita sosok Nietzsche.
Ketika kamu sangat menikmati membaca Zarathustra namun merasa terlalu lelah untuk menyelaminya, mungkin kamu butuh buku ini. Buku ini benar-benar panduan untuk membaca Nietzsche, kecuali bagi yang sudah merasa mendalami Nietzsche, lewati saja.
Nietzsche Guia para jóvenes (2002). Leí la versión en español. Una forma muy resumida y pedagógica de conocer este filósofo universal. Ayuda a interpretar su obra de una forma respetuosa. En relación a la vida y obra de Nietzsche se puede decir que es fascinante.
Este es el libro con el cuál inicio mi lectura de Filosofía, la verdad es que yo confundí el libro con uno de autoayuda por lo de "guía para jóvenes" y pensaba que Nietzsche era un autor famoso que iba a revelar los secretos de su éxito. Al final resultó que era una biografía, la cuál me ha gustado, tiene la suficiente información como para empezar a saber sobre Nietzsche, le puse un tres estrellas porque la lectura más que nada me gusto porque hacia pausas para ver vídeos sobre temas de cada página, porque luego me perdía en la lectura y no entendía algunas cosas
Untuk buku yang lumayan murah dan tipis ini, saya tidak berekspektasi banyak. Ada beberapa bagian yang saya rasa “lost in translation”, tapi secara keseluruhan sdh mampu membawa gambaran umum tentang karya-karya Nietzsche.