Dalam buku setebal 440an halaman ini membahas 3 imperium yang pernah menguasai sebuah kota yang menjadi salah satu yang paling bersejarah dalam muka bumi. Awalnya ia bernama Byzantium, dengan penduduk awal orang -orang Yunani Dorian, yang secara institusi politik lebih dekat dengan bangsa Sparta, ketimbang Athena. Sejak awal kota ini mengalami serangan dari berbagai bangsa. Akhirnya kota otonomi Yunani itu berakhir karena tak mampu menghalau serangan bangsa Romawi dan masuk ke dalam bagian wilayah kekaisaran tersebut.
Pada 311 M, kekaisaran Romawi dibagi menjadi tetrarki / empat kaisar. Namun keempat kaisar tersebut saling bersaing sehingga tersisa 1 pemenang , yaitu Konstantinus yang kemudian dikenal sebagai Konstantin Agung, penguasa tunggal Kekaisaran Romawi. Konstantin yang telah memeluk Kristen, merasa Roma yang dipenuhi dengan berhala, tidak cocok untuk ibu kota kekaisaran Kristen yang ada dalam bayangannya, lalu pilihannya jatuh kepada Byzantium, yang kemudian berganti nama menjadi Konstantinopel. Lalu ia mengambil langkah untuk mencipatkan keharmonisan dalam Gereja Kristen yang terlibat dalam kontroversi yang meluas, yaitu antara ajaran Arius vs Athanasius, dengan mengadakan Konsili Nicea pada 325 M, yang memenangkan ajaran Athanasius yang singkatnya melalui forum tersebut Yesus (Nabi Isa AS) resmi diangkat menjadi Tuhan.
Selanjutnya adalah rentetan panjang daftar Kaisar Romawi (yang ada banyak sekali nama Konstantin dan Theodora wkwk) selama ratusan tahun. Ada beberapa catatan yang ingin aku tulis, diantaranya :
- Theodosius II dikenang karena tembok-tembok besar yang salah satunya dibangun pada masanya, dan telah menjadi benteng pertahanan Konstantinopel selama ribuan tahun.
- Hagia Sophia / Aya Sofya dibangun pada era Kaisar Justinian. Pada masa ini disebut-sebut sebagai era keemasan Konstantinopel.
- Kaisar Heraklius, yang sezaman dengan Rasulullah Muhammad SAW, mengalahkan Raja Persia Chosroes II yang sebelumnya telah merebut wilayah Romawi di Mesopotamia, Armenia, Syria, dan Palestina.
- Pada Pada 636 M, adik kaisar yaitu Theodorus dimusnahkan Kaum Muslimin pada perang Yarmuk di Yordania. Peristiwa ini membuka daerah di Syria dan Yordania untuk bangsa Arab yang menguasai Yerusalem pada 638 M. Aku mencari informasi di Go*gle bahwa perang ini dilatarbelakangi banyaknya orang murtad sepeninggal Rasulullah SAW, sehingga Khalifah Abu Bakar memerintahkan untuk memeranginya. Orang-orang murtad tersebut adalah orang-orang munafik yang takut dibunuh sepeninggal Rasulullah SAW.
- Pemerintahan Konstantin III hampir selalu dihiasi peperangan melawan bangsa Arab.
- Konstantinus IV menghabiskan sebagian besar pemerintahannya dengan mempertahankan kekaisarannya dari Khalifah Muawiyah dan putranya, Yazid.
- Pada pemerintahan Jusninian, diselenggarakan Konsili Ekumenis yang beberapa isinya menurutku sama dengan nilai-nilai islam, diantaranya melarang kelanjutan berbagai festival penyembah berhala, melarang kaum Wanita menari di jalanan, melarang kaum pria memakai pakaian Wanita, melarang pemujaan Dionysus pada saat Panen, dan merayakan titik balik matahari pada musim panas.
- Leo III mengkampanyekan Ikonoklasme (penolakan dan pemusnahan pada gambar, patung dan monument religus)
- Pada 1204 M, Pasukan Latin menguasai Konstantinopel, menghancurkan seisi kota selama tiga hari, membunuh 2000 orang Yunani, merampok dan menodai Hagia Sophia.
-Selama pendudukan Latin, Gereja Hagia Sophia dan sejumlah gereja lain yang beraliran Orthodox Yunani dialihfungsikan menjadi Gereja Katholik Roma.
Lanjut dengan gesekannya dengan Turki Usmani...
- Pada 1324 Bangsa Turki yang dipimpin oleh Usman, yang dikenal sebagai Gazi (Kesatria Iman), dan pengikutnya, Usmani, mengalahkan pasukan Byzantium di Nikomedia. Usman Gazi digantikan oleh putranya, Orhan Gazi.
- Pada 1326 Orhan Gaza merebut Prusa, dan kemudian dinjadikan ibu kota pertama Pasukan Turki, dengan nama Bursa.
- Pada 1347 terjadi Wabah Hitam yang mengakibatkan sepertiga penduduk Konstantinopel meninggal. Wabah ini berasal dari kapal-kapal laut Genoa yang datang dari Krimea.
- Orhan Gazi digantikan Murat I, yang berhasil merebut Adrianopolis (kota yang didirikan Hadrianus) yang kemudian disebut Edirne dan menjadikannya ibu kota baru.
- Penerus Murat I, yaitu Beyezid I membangun benteng Anadolu Hisari di sisi Asia dari selat Bosporus sehingga menempatkan dirinya dalam posisi memotong Konstantinopel dari persediaan gandumnya di Laut Hitam.
- Beyezid I digantikan Mehmet I. Mehmet I digantikan Murad II. Pada Masa Murad II, Tesalonika jatuh ke tangan Pasukan Turki yang mendorong rekonsiliasi Gereja Yunani dan Latin.
- Murad II digantikan oleh Muhammad II / Mehmet II yang kemudian membangun Rumeli Hisari di pantai Eropa selat Bosporus tepat di seberang Anadolu Hisari, yang jelas memotong Konstantinopel dari Laut Hitam. Pada masa Muhammad II inilah Konstantinopel ditaklukan oleh Kaum Muslimin dan diubah menjadi Istanbul.
Selanjutnya adalah pembahasan tentang Istanbul dalam pemerintahan Usmani serta kejatuhan Kekhalifahan pada awal abad 20 yang menghapuskan sistem Syariah.. Naudzubillah.