Tamaaaaatt...
Ada rasa menyesal karena gak bisa lagi nonton Torak dkk. Nonton atau baca? Nah, saking hidupnya penggambaran karakter para pelaku serial ini, saking kaya dan rincinya deskripsi setting seluruh seri ini, saya berasa nonton film. Paver dengan lihaynya membawa bau-bauan, suara, visual, rasa, sentuhan, ah kelima indera dieksplor pokoknya. Udah gitu DETIL-nya! Gila keren abis.
"Serigala segera membuat keputusan. Dengan pangkal paha menegang, ia pun melompat. Tapak kaki depannya terentang mengarah ke sisi lain. Menyingkirkan ekornya ke samping, dan memanfaatkan kaki belakangnya dengan sungguh-sungguh, ia pun melompat sekuat tenaga.... Serigala melayang."
Bisa-bisanya Paver bikin deksripsi begitu hanya untuk aksi seekor serigala melompat. Sampai ke gerakan ekor! Risetnya pasti gak cuma sekadarnya.
Yang membuat saya kagum juga adalah karena setting di serial ini beragam. Laut, pegunungan es, hutan, danau, gunung tinggi, gua-gua. Masing-masing lokasi kan karakternya beda-beda, tapi semuanya berhasil terpampang nyata. *pinjem istilah Syahrini
Lalu kejutan-kejutannya. Waw! Memuaskan. Ternyata! Si Pejalan ituuuu... !!
Saya bersyukur saya join Goodreads. Beberapa bulan lalu saya membaca di newsfeed seseorang bertanya ke A.S.Dewi nomor HP Pak Ahmad, lalu saya tanya siapa itu Pak Ahmad. Dari situ saya tahu Matahati sedang cuci gudang, sehingga saya memutuskan untuk borong. Bu dokter Dewi merekomendasikan beberapa judul serial, dan dia dengan keukeuh-nya mempromosikan COAD ini. Makasih utk kengototanmu, Wi! :-)
Waktu mulai baca buku pertama, saya langsung berniat untuk membacakan kisah Torak ini untuk anak saya suatu saat nanti. Ini buku cerita anak-anak yang luar biasa. Saya berharap anak saya kelak bakal berfantasi, berlari bersama Torak, Renn, Serigala, Rip dan Rek, hutan, dangau, dll. Saya ingin anak saya belajar mencintai hutan dan alam bersama mereka. Saya ingin anak saya tumbuh dengan sifat pemberani, gigih, cerdik, setia kawan, dan penyayang, seperti karakter-karakter dalam serial ini.
Torak, Renn, Serigala, Bulugelap, Pebble, Shadow, Click, Rip, Rek, Gagak Putih, Kelam, Fin-Kedinn, Bale... love them all.
These books are adorable!
----
ETA: Baru ngeh, kok ga banyak yg ngereview terjemahannya ya. Apa seri ini kurang populer di Indonesia?