Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hidup Berawal Dari Mimpi

Rate this book
Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli itu ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati


“Gue berasal dari keluarga sederhana, Fahd. Working class.” kata Bondan, “Gue berproses sejak lama. Gue berjuang dari kecil untuk bisa punya tempat di industri ini. Sumpah, ini semua nggak gampang… tapi kerja keras emang selalu menunjukkan hasilnya. Bareng Fade2Black, nggak kerasa udah 5 tahun sejak 2005. Awalnya kita cuma dianggap band biasa yang kadang dipandang sebelah mata—malah disepelekan. Kita baru bener-bener ngerasain semuanya ‘meledak’ di tahun 2010, di album ketiga. Meskipun di dua album sebelumnya kita juga pernah dapet beberapa penghargaan, nggak bisa dipungkiri lagu Ya Sudahlah jadi momentum penting yang mengubah banyak hal.” cerita Bondan.

“Ya, impian dan kerja keras emang selalu keren! Kalian udah membuktikan semuanya.” kataku, “Bukan cuma musik yang bagus, lirik yang bagus, karya yang bagus, kesuksesan juga soal bagaimana seseorang menjalani dan menjalankan semuanya, kan?”

“Bener banget!” kata Tito, “Kalo boleh digambarkan, perjalanan kita bisa diwakili sama tiga lagu: Hidup Berawal dari Mimpi di album Respect, Waktu di album Unity, sama Ya Sudahlah di album For All. Kita memulai semua ini dari impian, kemudian kita memperjuangkan dan mempertaruhkan impian itu bersama waktu yang terus berjalan… terakhir, saat kerja keras sudah dilakukan, kita hanya ‘menunggu’, tawakal dengan rasa percaya dan cinta, Ya Sudahlah!

“Ya, Hidup Berawal dari Mimpi!” kata Bondan sambil tersenyum. Eza mengangguk-angguk setuju.

Lalu Tito tersenyum. Arie tersenyum. Aku tersenyum. Semua tersenyum. Entah bagaimana caranya, senyum dan semangat selalu menular!

=============

Di Balik Layar #HBDM

Tak sedikit orang yang jatuh cinta pada pendengaran pertama ketika mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black, saya salah satunya. Tak cukup sampai di situ, saya bukan hanya kecanduan musiknya, saya juga terpukau mendapati lirik-lirik yang kuat dan hebat dari mereka.

Sejak awal, saya tahu, Bondan Prakoso & Fade2Black bukan grup musik biasa yang sekadar “bermusik”, mereka lebih dari itu: musik dan lirik mereka berangkat dari konsep yang kuat, pemahaman yang hebat, serta pilihan ekspresi kreativitas yang tepat. Kemudian saya terpikir untuk mengajak mereka bekerjasama dalam sebuah project literasi. Karya mereka harus “diperluas” daya jangkaunya, bukan hanya bagi pendengar musik tetapi juga bagi pembaca sastra. Saya yakin musik dan lirik mereka harus dinikmati siapa saja dalam “jangkauan” yang lebih luas lagi; Musik dan lirik mereka hebat, tak diragukan lagi.

Ketika saya menawarkan project penulisan “fiksi-musikal” pada Bondan Prakoso & Fade2Black, tak disangka mereka begitu antusias menyepakatinya. “Musisi bukan sekadar penghibur,” demikian kami bersepakat, “Musik adalah karya intelektual yang mewah. Ia tak hanya perlu diperdengarkan di tengah-tengah ingar-bingar penggung, suaranya harus menerobos ke ruang baca, kampus-kampus, perpustakaan, pusat-pusat peradaban.” Kami berjabat tangan, “Penikmat musik sangat penting membaca sastra, sama seperti penikmat sastra penting mengapresiasi musik. Musik dan sastra adalah dua cinta yang tak bisa diceraikan.

Demikianlah project ini pada akhirnya selesai, sebuah buku fiksi-musikal berjudul HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Buku ini merupakan fusi-sinergis antara cerita dan lagu. Bacalah kisah-kisah yang terangkum di dalamnya sambil mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black yang bersesuaian dengan setiap kisahnya, lalu rasakan sensasinya.

Apa itu fiksi-musikal? Dalam bahasa Inggris ia disebut musical fiction, sebuah genre dalam fiksi di mana musik menjadi bagian yang sangat penting, baik sabagai bahan utama maupun bagian cerita. Bentuk “fiksi-musikal” ini merupakan cara lain dalam menyajikan sebuah cerita sekaligus sebuah lagu/musik. Fiksi (cerita) dan lagu (musik) menjadi dua karya yang saling mengisi dan menguatkan satu sama lain dalam sebuah bentuk baru yang “meluaskan” ruang apresiasinya. Dalam fiksi-musikal cerita bisa menjadi dirinya sendiri, lagu juga menjadi dirinya sendiri, namun ketika keduanya dipertemukan dalam sebuah “persimpangan kreatif”, mereka bersalin rupa menjadi hibrida yang lain: Sebentuk cerita melodis dengan musik yang naratif.

Anthony DeCurtis, seorang jurnalis Rolling Stone, memberikan penjelasan seksi tentang musical fiction sebagai hubungan tarik-menarik antara musik dan kata-kata tertulis, the edgy relationship between music and the written words. Hal paling penting yang ingin dicapai dalam karya kolaboratif semacam ini adalah “pengalaman-musikal dalam membaca” serta “sensasi imajinatif” saat mendengarkan sebuah lagu”. (Sawyers, June Skinner (Ed.). 2005. The Best in Rock Fict...

231 pages, Paperback

First published August 1, 2011

78 people are currently reading
1141 people want to read

About the author

Fahd Pahdepie

27 books530 followers
FAHD PAHDEPIE, suami juga ayah penuh-waktu untuk Rizqa Abidin serta dua putra mereka Falsafa Kalky Pahdepie dan Alkemia Malaky Pahdepie. Menulis, bekerja, dan berkreativitas dirayakannya di waktu senggang. Orang rumahan yang menulis untuk diceritakan pada istri dan anak-anaknya.

Selain menulis, Fahd juga merupakan pembicara publik, penulis skenario dan sutradara film maupun teater. Saat ini menjadi co-founder dan CEO inspirasi.co. Ia bisa ditemui di www.fahdpahdepie.com atau facebook.com/fahdpahdepie atau twitter @fahdisme.

Profil lengkapnya bisa dibaca di: http://id.wikipedia.org/wiki/Fahd_Pah...

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
305 (49%)
4 stars
156 (25%)
3 stars
103 (16%)
2 stars
33 (5%)
1 star
19 (3%)
Displaying 1 - 30 of 52 reviews
Profile Image for Fahd.
Author 27 books530 followers
August 1, 2011
Tak sedikit orang yang jatuh cinta pada pendengaran pertama ketika mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black, saya salah satunya. Tak cukup sampai di situ, saya bukan hanya kecanduan musiknya, saya juga terpukau mendapati lirik-lirik yang kuat dan hebat dari mereka.

Sejak awal, saya tahu, Bondan Prakoso & Fade2Black bukan grup musik biasa yang sekadar “bermusik”, mereka lebih dari itu: musik dan lirik mereka berangkat dari konsep yang kuat, pemahaman yang hebat, serta pilihan ekspresi kreativitas yang tepat. Kemudian saya terpikir untuk mengajak mereka bekerjasama dalam sebuah project literasi. Karya mereka harus “diperluas” daya jangkaunya, bukan hanya bagi pendengar musik tetapi juga bagi pembaca sastra. Saya yakin musik dan lirik mereka harus dinikmati siapa saja dalam “jangkauan” yang lebih luas lagi; Musik dan lirik mereka hebat, tak diragukan lagi.

Ketika saya menawarkan project penulisan “fiksi-musikal” pada Bondan Prakoso & Fade2Black, tak disangka mereka begitu antusias menyepakatinya. “Musisi bukan sekadar penghibur,” demikian kami bersepakat, “Musik adalah karya intelektual yang mewah. Ia tak hanya perlu diperdengarkan di tengah-tengah ingar-bingar penggung, suaranya harus menerobos ke ruang baca, kampus-kampus, perpustakaan, pusat-pusat peradaban.” Kami berjabat tangan, “Penikmat musik sangat penting membaca sastra, sama seperti penikmat sastra penting mengapresiasi musik. Musik dan sastra adalah dua cinta yang tak bisa diceraikan.

Demikianlah project ini pada akhirnya selesai, sebuah buku fiksi-musikal berjudul HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Buku ini merupakan fusi-sinergis antara cerita dan lagu. Bacalah kisah-kisah yang terangkum di dalamnya sambil mendengarkan lagu-lagu Bondan Prakoso & Fade2Black yang bersesuaian dengan setiap kisahnya, lalu rasakan sensasinya.

Apa itu fiksi-musikal? Dalam bahasa Inggris ia disebut musical fiction, sebuah genre dalam fiksi di mana musik menjadi bagian yang sangat penting, baik sabagai bahan utama maupun bagian cerita. Bentuk “fiksi-musikal” ini merupakan cara lain dalam menyajikan sebuah cerita sekaligus sebuah lagu/musik. Fiksi (cerita) dan lagu (musik) menjadi dua karya yang saling mengisi dan menguatkan satu sama lain dalam sebuah bentuk baru yang “meluaskan” ruang apresiasinya. Dalam fiksi-musikal cerita bisa menjadi dirinya sendiri, lagu juga menjadi dirinya sendiri, namun ketika keduanya dipertemukan dalam sebuah “persimpangan kreatif”, mereka bersalin rupa menjadi hibrida yang lain: Sebentuk cerita melodis dengan musik yang naratif.

Anthony DeCurtis, seorang jurnalis Rolling Stone, memberikan penjelasan seksi tentang musical fiction sebagai hubungan tarik-menarik antara musik dan kata-kata tertulis, the edgy relationship between music and the written words. Hal paling penting yang ingin dicapai dalam karya kolaboratif semacam ini adalah “pengalaman-musikal dalam membaca” serta “sensasi imajinatif” saat mendengarkan sebuah lagu”. (Sawyers, June Skinner (Ed.). 2005. The Best in Rock Fiction. Milwaukee: Hal Leonard, p. xii-xiv)

Baiklah, tak usah pusing-pusing mendefinisikan dan memahami apa itu fiksi-musikal. Inilah karya fiksi-musikal hasil kolaborasi kami: HIDUP BERAWAL DARI MIMPI. Temukan keunikannya, temukan sensasinya, buktikan bahwa ini bukan sekadar karya biasa. Bacalah.

Terakhir, buku ini dipersembahkan bagi siapa saja: kamu, dia, kita, mereka. Terutama bagi mereka yang percaya pada prinsip respect, unity, dan for all. Sudah saatnya kita semua menjadi generasi yang bersatu untuk merayakan dan memaknai hidup dengan sikap saling menghormati dan mencintai, much love and respect. Lebih khusus, buku ini dipersembahkan bagi para Rezpector, generasi muda yang percaya bahwa perbedaan bukan halangan untuk merayakan perdamaian dan cinta!

Selamat membaca. Ajaklah sebanyak mungkin teman, sahabat, saudara untuk membaca dan menikmati #HBDM. :)


Salam,

Fahd Djibran – Bondan Prakoso & Fade2Black
Profile Image for Adrian R. Nugraha.
6 reviews
January 6, 2012
Hidup dari Mimpi....

Tidak ada yang salah dari sebuah mimpi ketika diperlukan untuk meraih setitik semangat. Semangat walau setitik bisa membesar menjadi sebuah lingkaran dan cahaya terang untuk menjadi suatu kenyataan. Stay just be yourself, i just a little time/ini hanya soal waktu. Biarlah berkembang menjadi bunga yang siap merekah walau di makan waktu. Karena waktu yang memang akan menjawabnya. Wait dan see guys, n Do not be afraid ....
Itulah senila hasrat yang ditemukan dalam buku ini. Hasrat yang bermula dari sebuah kekecewaaan dan sedikit demi sedikit bermetamorfosis menjadi sebuah harapan akan masa depan. Walau tidak secerah yang diharapkan, tapi Ya Sudahlah....Tetap terus bermimpi, bersemangat, bergairah, positif, dan siap mental.
Profile Image for Dwi Oktaviani.
5 reviews5 followers
April 29, 2012
Bagian "persahabatan dan uang adalah dua hal yg berbeda"nya keren,
adaptasi teori "hukum newton" di awal buku juga bikin semangat baca (ngakak ngguling pas baca judul pertama ini, bikin macet di tol cikampek ga berasa), lebih-lebih "save our soul" nya "cakep" (heh!).

Btw, ini review apa testimoni ya? hehe, just write what I think, yang pasti happy reading ^_^
Profile Image for Nike Andaru.
1,644 reviews111 followers
September 12, 2011
KEREN!

Saya terpesona dengan karya Fahd kali ini.
Setelah suka banget sama Menatap Punggung Muhammad, Rahim dan kali ini Hidup Berawal Dari Mimpi.
Bergabung dengan Bondan Prakoso dan Fade2Black saya tambah sukaaa...

Saya penyuka lagu-lagu Bondan Fade2Black, tapi hanya tau beberapa lagu saja, seperti Hidup Berawal Dari Mimpi, Keroncong Protol, Xpresikan dan Ya Sudahlah. Tahun 2008 malah sempat nonton konsernya mereka dan saya merasa mereka musisi hebat. Mereka mampu membawa lagu mereka menjadi sesuatu yang bisa merangkul semua lapisan masyarakat.

Cerita yang sip ditambah dengan gambar2 yg pas banget sama cerita. Mantep deh.

harusnya bisa 5 bintang, kalo aja lembaran halamannya ga ada yang ilang :(
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books462 followers
July 6, 2013
entah mengapa, aku merasa penge-pas-an cerpen dengan lagu-lagu bondan fade2blacks agak maksa. well, dibanding buku-buku penulis yang kubaca, ini yang paling sedikit bintangnya. mengikuti aturan bintang di goodreads sendiri, untuk buku Hidup berawal dari mimpi, it was ok. but I dont like it. aku jauh lebih suka dengan A Cat In My Eyes dan Curhat (tuan) setan. lebih menggigit.

tapi btw, aku masih suka denga gaya bercerita penulis. masih sama indah dan menyentuh (menyuruh) pembaca untuk mikir sendiri. hanya mungkin, aku nggak terlalu suka materinya (dan cara ngepas-ngepasinnya dengan lagu bondan).

so, sorry for two stars only. buku ini bagus. hanya saja aku kurang suka.
Profile Image for Kiky Zakia.
2 reviews
April 7, 2013
Kau kecewa hari ini?
Kau merasa kalah hari ini?
Kau merasa hidupmu tak sehebat yang kau bayangkan?
Tenanglah kawan,hidup memang tak melulu soal kebahagiaan.
Kadang-kadang kita lupa, bahwa saat-saat kita merasa kalah dan kecewa sesungguhnya merupakan saat-saat terkuat kita.
Dan ingat.
Hidup selalu indah pada waktunya.
Dan Tuhan tak pernah tertidur untuk melupakan mereka yang percaya pada takdirnya.

Novel ini memiliki 12 cerita singkat yang seluruh cerintanya mengingatkan kita bahwa seharusnya rasa syukur kita kepada Tuhan selalu ada dalam diri dan hidup kita. Fahd Jibran sebagai pengarang novel ini bekerjasama dengan penyanyi terkenal di Indonesia yaitu Bondan Prakoso & Fade 2 Black sehingga banyak ditemukan lirik lagu dari penyanyinya dalam novel ini. Inisiatif dari Fahd Jibran terealisasikan dengan membuat karya fiksi-musikal dalam novel ini yang di dalamnya banyak nasihat yang telah dikemas secara ringan. Novel ini tampil memukau dengan bahasanya yang sederhana namun dapat menyentuh hati para pembacanya. Novel yang berisikan kisah-kisah motivasi ini juga selaras dengan lagu-lagu yang dibawakan Bondan & Fade 2 Black. Jadi, kalian dapat membacanya diiringi lagu dari Bondan Prakoso & Fade 2 Black.

Kekurangan dalam novel ini ialah kertasnya yang terlalu tipis yang membuat huruf bercetak tebal menjadi agak tembus di bagian baliknya. Tetapi, di luar itu banyak hal yang dapat menutupinya seperti pengarang dapat menyatukan penikmat sastra dan musik dalam satu karya. Fiksi-musikal dapat memberikan jangkauan yang lebh luas bagi para pembacanya dengan memperkenalkan hal baru dengan sastra dan musik dalam bentuk yang berbeda.
Profile Image for Novie.
46 reviews
October 22, 2014
ini salah satu buku Fahd yang sangat membangkitkan motivasi, waktu lagi 'gak semangat' untuk berusaha atau lagi 'stuck' dgn apa yang diusahain, buku ini pas banget buat dibaca..membangkitkan lagi harapan, kalau mimpi itu gak melulu cuma khayalan, tapi bener2 bs diwujudkan kalau kita mau.

Tuhan memang penentu segala, tapi manusia tempatnya berusaha, so, don't give up on your dreams, if you really want it, then get it! ^_^
Profile Image for Arif Syahertian.
76 reviews5 followers
November 6, 2014
Buku yang mengingatkan saya mengenai ungkapan jawa, trêsnå asíh mríng sasåmå. Semacam virus yang mengajak kita, juga para pembaca, untuk berkasih sayang dan tolong-menolong pada sesama--menyelamatkan rasa kemanusiaan yang tersisa.
Saya bukan penggemar berat Bondan Prakoso & Fade2Black, tapi saya suka cerita-cerita di buku ini; segar--khas seorang Fahd. :-)
1 review1 follower
December 19, 2013
Lagi, karya Fahd Djibran telah menyihir pembacanya melalui buku yang termasuk best seller ini. Fahd Djibran menyajikan cerita-cerita pendek yang penuh makna. Bagi pecinta karya fiksi yang haus dengan makna tersirat, buku ini akan mengobati dahagamu. Oya, sebelumnya saya ingin mengatakan bahwa ini BUKAN buku self-help atau motivasi. Ini adalah buku fiksi namun mempunyai daya dorong yang sama kuatnya dengan buku-buku self help diluaran =D .


Katanya sih buku ini dinamakan buku fiksi musikal. Fahd menganjuran untuk membaca bukunya sembari menikmati lagu Bondan Prakoso agar mendapatkan sensasi yang berbeda. Membantu kita berimajinasi dan mendapatkan pengalaman dari makna lagu yang ada. Daaaan, setelah membaca buku ini, saya jadi sadar bahwa Bondan & Fade2Black tuh ternyata bukan sembarang band musik. Mereka adalah band yang menghasilkan lirik-lirik lagu yang memiliki power. Bukan sekedar lirik cengeng yang mengikuti trend, namun mereka menghasilkan lirik-lirik yang kuat, yang memilliki pesan kepada pendengarnya.

Di buku ini, terdapat 12 cerita pendek dan di masing-masing cerita juga terdapat satu lagu karya Bondan & Fade2Black. Karya Fahd Djibran satu ini tetap menunjukkan kualitasnya sebagai penulis yang menyajikan makna-makna dalam tentang hidup. Nah sepertinya kali ini Fahd lebih berfokus pada cerita yang menunjukkan tentang hubungan sosial manusia, yakni cerita bernuansa persahabatan, keluarga, orang tua, dan juga tentang pasangan. Tidak ada tema favorit seperti buku-buku Fahd sebelumnya yakni mengenai TUHAN dan setan. =D.

Yang saya amati di buku ini adalah kemampuan Fahd yang meningkat tajam dalam membawa emosi pembacanya. Hampir dari setengah dari total judul cerpen di buku ini berhasil membuat basah mata dan pipi. Salah satu cerpen favorit adalah berjudul Sang Juara. Ia bercerita tentang perjuangan seorang lelaki tua yang berprofesi sebagai penjual pisang. Mencari rezeki demi dua anak dan satu istrinya.

Hidup memang tak melulu soal kebahagiaan. Kadang-kadang kita lupa, bahwa saat-saat kita merasa kalah dan kecewa sesungguhnya merupakan saat-saat terkuat kita.

namun yakinlah bahwa :

Hidup selalu indah pada waktunya. Dan Tuhan tak pernah tertidur untuk melupakan mereka yang perccaya pada takdirnya. Tak pernah ada nestapa yang berkesudahan. Hidup selalu punya caranya sendiri untuk melubangi kebuntuan.

Ah, two thumbs up untuk Fahd Djibran. Dan two thumbs up juga buat Bondan & Fade2Black. Ternyata karya sastra dan musik memang bukan dua kutub magnet yang tolak menolak dan berjauhan. Mereka ternyata bisa melebur dalam satu karya yang fantastis.
Profile Image for Laras.
160 reviews
February 23, 2014
Saya bukan penggemar Bondan & Fade2Black. Lagu mereka yang lumayan saya hafal hanya Ya Sudahlah. Ketika saya membaca lirik-lirik lagu mereka dari buku ini saya pun tau kalau liriknya dalam. Bermakna. Seperti yang dituangkan di kumpulan cerita karya Fahd Djibran ini. setiap cerita mempunyai maknanya masing-masing. Secara tidak langsung mengajarkan kita tentang arti hidup tanpa bersikap menggurui.

Tentang anak yang seharusnya mendengarkan nasihat ibu, bagaimana kalau ternyata itu adalah hari terakhir kamu melihat ibumu? Tentang rumus fisika yang menjadi panduan jatuh cinta. Tentang setiap orang adalah juara dalam lingkungannya masing-masing, atau setidaknya bagi dirinya sendiri. Tentang kita yang seharusnya menjadi diri kita sendiri, kebebasan kita dalam berekspresi. Tentang persahabatan yang bagaimanapun cobaannya tidak akan pernah bisa memadamkan rasa persahabatan itu sendiri. Tentang penantian akan lahirnya kehidupan baru dari orang yang kita cintai. Tentang kita yang pada akhirnya akan meninggal, tanpa mengetahui sampai umur berapa kita akan hidup. Tentang penantian dan kesabaran dengan perjuangan yang membuahkan hasil. Tentang beratnya menjalani cinta karena terhalang oleh jarak, menjadikan kita sadar bahwa ketika kita mencintai seseorang sebisa mungkin kita mempertahankannya. Jangan melepaskannya. Tentang seberapa peduli kita dengan lingkungan, orang-orang di sekitar kita, kebaikan yang kita jalankan untuk masa depan lebih baik, seberapa peduli kita terhadap kemiskinan dan keboborkan yang kita pelihara di negeri ini sejak sekian lama. Semuanya terangkum dalam satu buku ini.

I obviously not sorry for read this book. 5 stars!!
Profile Image for Dian T. Kusuma D..
1 review
July 14, 2013
"Akhirnya gue sadar, Suf, nggak ada yang bisa ngancurin impian gue. Nggak elu, nggak juga siapapun. Hanya gue yang bisa menghancurkannya. Impian gue tetap ada dan gue bisa mewujudkannya. Sekarang mungkin hanya sedang tertunda--atau barangkali Tuhan tahu kalau sekarang memang belum waktunya buat gue mewujudkannya, jadinya, Dia bikin elu nyolong duit gue. Tuhan selalu tahu yang terbaik buat kita. Lagipula, kalo gue berpikir impian gue hancur, maka impian gue bakal bener-bener hancur. Kalo gue berpikir impian gue tetap ada, dia akan tetap ada dan siap dieksekusi kapan aja jadi kenyataan!"


Buku ini saya temukan pada saat saya ujian bersama masuk PTN. Setelah selesai ujian selama dua hari, saatnya beristirahat di kosan kakak kelas. Aku melihat temanku sedang memebaca sesuatu. Lalu saya pinjam....dan Wow! Sebelumnya saya tidak pernah membaca buku ber-genre seperti ini.

Di buku ini, mengandung banyak kutipan bagus. Salah satunya kutipan di atas, persis seperti apa yang saya sedang rasakan saat ini. Dan itu tak perlu kalian tahu saat ini. heheee

Terimakasih kepada Fahd Djibran & lagu-lagu Bondan & Fade2Black.
Keep Hamasah! ^_^

--14 Juli 2013 (Malam keempat di bulan Ramadhan)
Profile Image for An-Nisa Nur'aini.
152 reviews36 followers
August 11, 2016
Buku ini selalu mengingatkan saya akan perjalanan bolak-balik saya antara Jogja dan Solo. Kereta, bus, hp, teman. Dalam satu buku. (ya karena saya baca buku ini waktu libur kenaikan kelas dan dalam masa-masa okupasi saya terhadap ekskul tercinta di saat seharusnya libur, jadilah Jogja-Solo-Jogja ditempuh ditemani buku ini dan satu lagi, The Bourne Identity pinjaman dari Hindira :)

Yang pasti, seluruh cerita dalam buku ini kesemuanya mengingatkan kita bahwa seharusnya rasa syukur kita kepada Tuhan selalu ada dalam diri dan hidup kita. Hidup selalu indah pada waktunya.
Dan Tuhan tak pernah tertidur untuk melupakan mereka yang percaya pada takdirnya.

"Hidup selalu indah pada waktunya.
Dan Tuhan tak pernah tertidur untuk melupakan mereka yang percaya pada takdirnya."
Profile Image for Aditia wiratama.
29 reviews
July 21, 2012
keren! ini benar-benar buku yang menginspirasi setiap pembacanya! gaya tulisan ringan namun tidak mengurangi bobot dari tulisannya itu sendiri.
mirip dengan kumpulan cerpen, namun penuh makna. recomended book buat yang menyukai novel inspeiratif
Profile Image for Mita Oktavia.
Author 1 book10 followers
March 13, 2014
Overall suka, walau gue sempet ngerasa kurang puas karena setiap cerita yang ditawarkan terlalu singkat. :D Penilaian kali ini agak subjektif haha berhubung gue emang suka bondan jadi ya cukup puas dengan memiliki dan membaca buku ini :))
Profile Image for Anastasia Ervina.
Author 16 books10 followers
March 1, 2014
Ya, jangan ditanya kenapa saya memberi 5 bintang seperti karya-karya Fahd yang lainnya, karyanya kali ini juga mampu membuat saya semakin mengagumi tulisan-tulisannya. Lagipula, saya juga menyukai lagu-lagu Bondan dan Fade2Black yang liriknya memang sarat akan makna.
2 reviews1 follower
Read
January 9, 2015
very good . amazing
Profile Image for Jihan Suweleh.
37 reviews
October 23, 2019
Ini buku idola-idola saya. Tahun 2014 kalau nggak salah sudah beli buku ini, dan sudah sempat baca sampai setengah, tetapi terhenti karena dulu saya bukan lah pembaca yang tabah, dan cenderung lepas tangan jika menemukan tulisan yang menurut saya kurang enak dibaca.

Tahun 2019 saya baca ulang, dan saya merasa sekarang saya pembaca yang tabah sekali, sebab rasanya buku ini masih sama, terkesan memaksakan lagu masuk ke dalam setiap cerita, namun saya selesai membacanya dalam waktu sehari tanpa lompat-lompat mau pun mengeluh kesal.

Saya kasih bintang 4, karena sejak SD saya suka Bondan & Fade2Black, bahkan sampai sekarang, ketika mereka sudah tak bersama dalam karya, saya tetap mengidolakan mereka. Karya-karya mereka selalu ada di hati dan hari-hari saya, menemani saya menangis mau pun gembira, dan menuntun jiwa sedih saya untuk selalu berkata, kita bisa, dan semua memang akan baik-baik saja jika kita bergerak.

Fahd Pahdepie juga termasuk penulis yang cukup bagus buat saya, dan hampir selalu menuliskan hal-hal yang positif, termasuk dalam buku ini. Jadi, jahat kalau saya kasih bintang di bawah 4, karena mereka keren, dan saya harap Fahd, Bondan & Fade2Black bisa terus berkarya.
Profile Image for Yusuf Ks.
425 reviews53 followers
June 2, 2018
Walaupun saya seorang rezpector, tapi saya tetap berusaha objektif dalam meresensi buku ini. Buku ini berisi kumpulan cerita pendek, yang setiap ceritanya memiliki nama judul yang diambil persis sama dari nama lagu Bondan & Fade2Black dan juga menyertakan lirik lagu tersebut. Karena ini kumpulan cerita, ada sebagian cerita yang sangat menarik dan mantap, mengharukan, memotivasi, mapun menginspirasi, walau ada juga beberapa cerita yang biasa saja atau terlalu fiktif dalam mengarang ceritanya. Saya juga sebenarnya mengharapkan lebih banyak cerita yang berkaitan dengan Bondan & Fade2Black, namun ternyata cerita yang ada di sini hanya sedikit sehingga kurang puas.

Secara keseluruhan buku ini bagus dan layak dibaca oleh siapapun, buku fiksi-musikal yang kreatif dan inspiratif. Rezpect dengan penulis yang berhasil membuat karya hebat seperti ini :)

p.s. 3.5 stars for this book :)
Profile Image for Tyas Nuriyati.
5 reviews
June 18, 2017
sebenarnya baca buku ini uda lama banget, jaman SMA apa ya. tapi dulu buat aku beli novel dengan harga 40an ribu atau berapa lupa, rasanya berat wkk
jadi, aku cuman pinjem punya temen. tapi sekarang lagi nyari buku ini, pingin memiliki, cie. siapa tau masih ada kan.
hmm, tapi walaupun uda lama, masih inget sih beberapa bagian. ya, itukan judul2 bagian bukunya adalah judul lagu2 bondanf2b. haha. favoritku dulu sih yang not with me sama cahaya cinta sejati. inget banget mpe nangis bacanya heu
banyak lupa nya sih, makanya pingin nuari bukunya nostalgia, baca lagi :)
Profile Image for Ddz.
33 reviews1 follower
October 6, 2023
This book is very sentimental for me, this book is also what made me like reading books, the book is simple, the writing is simple, but the story in it really touches my heart, the first book I liked.
Profile Image for Adie Prakoso.
34 reviews
June 8, 2017
Bab paling saya suka, yaitu "Kau Puisi" dan "Sang Juara."
Dan yang paling bikin sedih, Bab "Kita Selamanya." Huhu.. Waktu tak pernah murah, jangan lihat harganya.
57 reviews
October 16, 2021
Nyesel banget buku ini aku baru baca setelah 10 tahun aku punyaa. Benar buku tuh dibaca bukan di judge dulu. Sebagus itu isinyaaaaa
1 review
July 10, 2022
Nice book
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Shelin.
69 reviews
September 22, 2023
Jika ada satu buku yang berjasa dalam segala keputusan saya membeli dan membaca buku setelahnya, maka buku inilah yang paling berjasa. Buku ini adalah gerbang yang membawa hobi membaca saya ke level selanjutnya.

Saat SD saya ingin sekali pergi ke toko buku di kota. Saya yang tinggal di kabupaten sulit sekali untuk datang dan belanja sendiri di toko buku di kota. Lalu datang kabar bahwa grup musik favorit saya waktu itu, Bondan & Fade2Black, menulis buku hasil kolaborasi dengan seorang penulis Fahd Djibran atau yang sekarang dikenal sebagai Fahd Pahdepie. Saya perlu berkali-kali titip ke seorang kerabat untuk dibelikan buku ini saat dia sedang ke kota. Berkali-kali saya kecewa karena katanya bukunya tidak ada. Sampai akhirnya saya baru mendapatkannya di tahun 2013. Saat saya sudah masuk SMP.

Hal yang paling unik dibuku ini adalah semua cerpen dibuat dengan berdasarkan lagu-lagu Bondan & Fade2Black. Satu lagu dikisahkan seperti sebuah backsound dari sebuah cerita. Lagu akan mengalun di tengah cerita, diantara dialog tokoh, atau sebagai nyawa utama dari cerita. Hal yang sangat unik dan jarang sekali di dapat.

Cerita-cerita dalam buku ini terbilang sederhana namun tetap memiliki pesan yang dalam. Temanya beragam dan menghadirkan sudut pandang baru dari sebuah lagu. Bahasa yang sederhana sangat cocok untuk saya yang saat itu pemula dalam membaca fiksi.

Setelah mendapatkan buku ini, beberapa tahun setelahnya saya semakin banyak membaca, semakin beragam dan semakin semangat untuk mencari dan membeli buku baru. Kalau kamu, apa buku yang menurutmu paling berjasa di hidupmu?
Profile Image for Billy  Setiawan.
1 review
March 3, 2015
Buku Hidup Berawal Dari Mimpi, Saya Adalah Seorang Yang Paling Tidak Suka Dengan Kegiatan Membaca, Tetapi Buku HBDM Karya Fahd Djibran & Bondan Prakoso And Fade 2 Black Yang Mampu Menaklukan Kemalasan Saya Dalam Hal Membaca Buku, Saya Sangat Tertarik Dengan Buku Tersebut, Setelah Saya Membaca, Jujur Saya Kagum dengan Semua Isinya, Banyak Motivasi yg Bisa Saya Ambil, Luar Biasa, Yang Masih Saya Ingat Dari Isi Buku Tersebut yaitu Cinta Itu Bisa Digambarkan Seperti Hukum Newton Pada Pelajaran Fisika, Kisah Seorang Penjual Pisang Keliling, Jam Tangan G-Sock Pemberian Dari Wina pada Cerita yg Judulnya Kita Selamanya. Baru Kali Ini Saya Membaca Sebuah Buku Sampai Bisa Sangat Tertarik, Tak Pernah Bosan Membaca Buku " Hidup Berawal Dari Mimpi" , Salam 2 Jari Untuk Semua Rezpector se Indonesia Love & Respect
#Mr.BJ Setiawan ( Rezpector Banjarnegara )
Profile Image for parareads.
173 reviews1 follower
September 6, 2015
Buku yang bagus untuk menaikkan semangat yang runtuh. Jarang saya jumpa buku yang bergenre fiksi muzikal seperti ini.

Sesuatu yang menarik untuk dibaca bahkan akan jatuh cinta dengan lagu-lagu hasil gabungan Bondan Prakoso dan Fade2Black.

Emosi yang terluahkan Fahd melalui cerpen-cerpennya di dalam buku ini mampu membuat pembaca menangis.

Dan siapa saja yang tak jatuh cinta dengan suara Bondan Prakoso. ❤️

And thanks to you for giving me the opportunity to read this book. Yes, you. :)
Profile Image for Asma Zakiyah.
190 reviews5 followers
January 12, 2015
well, bukan review. cuma cuap-cuap setelah habis buku. haha. sebenernya berharap lebih dr buku ini, semacam buku 'semesta sebelum alam rahim' (semoga bener judulnya). dari awal emang salah sih ekspektasinya. salah sendiri emang. buku yang bikin mikir, mikir, dan mikir. lebay. mikir tentang mau menjalani hidup seperti apa. kurang lebih begitu. sekian.
Profile Image for Dini.
172 reviews26 followers
December 29, 2011
menampar yang U'll be sorry.. Untung gw gak gitu. Hahahha.. :))
Displaying 1 - 30 of 52 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.