Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hai Nak!

Rate this book
Hai Nak,

Aku tahu, aku telah
menyebutkan ini berulang kali,
mengingatkanmu lagi dan lagi,
tapi akan kukatakan kembali
di sini: Jagalah selalu
gembira di hatimu, Nak.
Selalu.

Love, Mak

130 pages, Paperback

Published March 1, 2023

17 people are currently reading
198 people want to read

About the author

Reda Gaudiamo

51 books68 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
117 (47%)
4 stars
101 (40%)
3 stars
26 (10%)
2 stars
3 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 87 reviews
Profile Image for Haryadi Yansyah.
Author 14 books64 followers
December 26, 2025

"Hai Nak,

Lihatlah ke cermin,
dan katakan pada dia
yang ada di cermin itu;
'kamu keren, kamu hebat,
kamu akan bisa mengatasi hari ini dengan baik,
aku sayang kamu.'

Have a nice day, Nak."
hal.75


Aku agak terlambat mendengar nama besar seorang Bu Reda Gaudiamo, yang belakangan baru aku ketahui saat novelya Na Willa tengah difilmkan. Ternyata buku yang ditulis udah banyak banget dan buku Hai Nak! ini salah satu yang banyak dibaca dan mostly tanggapan pembaca juga baik.

Ternyata buku ini kayak buku yang berisi nasihat dan sokongan yang diberikan seorang ibu ke anak-anaknya, ya para pembaca.

Awalnya aku pikir ini si anak yang dimaksud adalah mereka yang masih berusia setidaknya remaja. Eh ternyata, anak yang dimaksud lebih ke mereka yang berusia dewasa sebab beberapa pembahasannya juga cukup dewasa, yakni tentang cinta dan jodoh.

Nasihat-nasihatnya tentu saja apik. Sebagian emang bikin mikir. Walau jujur, aku nggak ngerasa ada perbaharuan juga. Ya, kayak hal-hal yang biasa kita dapat/dengar dari sekitar (terutama era sosmed), namun disampaikan ulang oleh Bu Reda dengan caranya. Buku ini juga semacam buku interaktif (aku gak tahu istilah yang tepat), sebab di buku ini kita diberi ruang untuk mengutarakan isi kepala dengan menuliskan hal-hal yang diperintahkan oleh Bu Reda-nya.

Nasihatnya juga disampaikan dengan sederhana dan ditulis dengan format puisi. Jadi ya dalam satu halaman kadang cuma berisi 1 paragraf singkat saja seperti yang aku tuliskan di awal tulisan. Sekali lagi, ini buku yang menarik, tapi buatku pribadi, nggak sampai yang bikin jleb banget.

Buku ini juga laris banget, dalam 2 tahun sudah 9 kali cetak ulang. Jelas nama besar Bu Reda berpengaruh, sebab jika buku ini dipasarkan dengan nama penulis lain (apalagi penulis pemula), aku rasa buku ini nggak akan se-hype itu.


"Hai Nak,

Berjanjilah untuk tidak mengulangi kesalahan yang
dilakukan oleh orang tuamu pada anak-anakmu nanti.
Jangan tiru hal-hal buruk yang mereka kenakan padamu...."

Hal.93


Skor 7,7/10

PS: Terima kasih pinjaman bukunya Tengku.
Profile Image for Henzi.
221 reviews26 followers
September 30, 2023
Hai Nak! merupakan buku self-help yang dituangkan melalui nasihat-nasihat yang sering didengar sejak dini.

Kumpulan nasihat ini sebenarnya nggak ada yang benar-benar baru, tapi kalo dikemas jadi satu buku ini ternyata banyak juga, ya. Jadi ikutan flashback masa kecil dahulu, betapa bosannya aku mendengarkan nasihat-nasihat ini. Kini malah beli buat dibaca sekaligus.

Wujud kasih sayang tiap orangtua berbeda-beda. Ada yang ditunjukkan lewat kata-kata dan perbuatan, ada pula yang melalui perbuatan saja karena nggak terbiasa merangkai kata-kata romantis. Oleh karena itu, nggak boleh membandingkan orangtua yang satu dengan yang lain. Dengar cerita dari teman orangtuanya begini abcde, ya sudah, nggak perlu berontak dan memaksakan itu pada orangtua kita sendiri. Masing-masing punya caranya, karena tidak ada sekolah untuk menjadi orangtua. Yang pasti, mereka ketemu di satu titik, sama-sama sayang pada anaknya.

Semakin dewasa, nasihat-nasihat seperti ini akan berkurang. Itulah mengapa, menurutku, buku ini eksis, esensinya untuk mengingatkan kita kembali akan nasihat bagus tapi sudah jarang (atau nggak bisa) didengar.

Meskipun aku bukan anak yang nurut banget, tapi membaca buku ini membuatku merenung kembali, usaha-usaha keras yang telah ditorehkan oleh orangtuaku sampai menghasilkan aku yang sekarang. Aku bangga, mesti hidup dengan percaya diri memandang ke depan, karena inilah aku, cerminan dari orangtuaku.
Profile Image for Menyojakata.
195 reviews6 followers
June 23, 2023
Sebenarnya buku self-help yang pendekatannya melalui nasihat itu kurang cocok di aku, tapi buku ini masuk dalam daftar pengecualian.

Dengan cuma berisi 130 halaman—per halaman berisi paragraf singkat: nasihat, semangat, dan pengingat—aku merasa seperti sedang duduk berdua dengan seorang ibu, mendengar wejangannya, dan berbicara dari hati ke hati.

“Yang penting satu: Hadapi satu-satu dengan tenang. Nggak usah panik.”



Hai, Nak.
Nggak semua badai itu datang
untuk bikin porak-poranda hidup kita.
Ada yang datang khusus untuk membantu kita beberes,
bersih-bersih, buang yang tak berguna, dan siap-siap
untuk sesuatu yang lebih bagus, lebih indah
lebih menyenangkan.
Beneran deh


“Jagalah selalu gembira di hatimu, Nak. Selalu.”


Untuk kita yang merasa lelah dengan keriwehan dunia—sekolah, pekerjaan, atau kondisi keluarga—dan ingin rehat sejenak, buku ini adalah teman yang tepat
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
April 4, 2023
Seandainya saya bertumbuh dengan pesan-pesan dari orang tua saya serupa dengan yang ada di dalam buku ini, mungkin jalan hidup dan cara pandang saya terhadap dunia akan berbeda

Itu yang terbersit dalam pikiran saya saat membaca buku ini. Ketika membaca buku ini, pembaca pasti akan memposisikan dirinya sebagai seorang anak yang membaca surat wejangan dari ibunya. Karena setiap surat dimulai dengan frase "Hai Nak!". Ada juga beberapa bagian halaman yang sengaja dikosongkan untuk diisi oleh pembaca.

Saya mencoba cara berbeda, saya memposisikan diri sebagai seorang ibu yang akan menulis pesan-pesan ini kepada anak saya. Saya membayangkan menyampaikan kalimat-kalimat itu secara lisan atau tertulis. Dan itu membuat saya terharu sendiri.
Profile Image for Woro.
97 reviews3 followers
April 9, 2023
Membaca buku “Hai, nak” rasanya seperti sedang mengobrol dengan orang tua sendiri. Buku ini memberikan kehangatan dan pelukan bagi kita dalam menjalani hidup yang kadang berat.
Profile Image for Ayu Ratna Angela.
215 reviews11 followers
March 24, 2023
Sejak membaca seri Na Willa dan menghadiri sesi diskusi buku Aku, Meps, dan Beps di Post Santa, saya sudah jatuh cinta pada hubungan Ibu dan anak antara Mbak Reda dan Soca. Ternyata dari buku-buku anak yang Mbak Reda dan Soca tulis saya tidak hanya mendapatkan cerita yang menghibur dan membangkitkan nostalgia tapi juga banyak pelajaran berharga. Hubungan Ibu dan anak yang hangat, tanpa banyak tuntutan dan harapan yang berlebihan itu membuat saya sedikit iri 😆

Makanya buku Hai Nak ini menjadi buku yang menghangatkan hati dan mengobati rindu. Surat-surat Mbak Reda di dalamnya kini bisa dinikmati oleh pembaca di mana saja. Rasa-rasanya tidak salah juga kalau Mbak Reda sekarang mendapat julukan Ibu Virtual 😄

Terima kasih Mbak Reda sudah berbagi dan membagikan keriaan dan kehangatan melalui buku Hai Nak 😊
Profile Image for Ms.TDA.
251 reviews5 followers
November 20, 2025
Kebetulan aku barter buku ini dg temanku di salah satu acara. Lately, buku ini lumayan cukup hype di socmed.

… 📖

Ternyata bisa selesai di one sit read, and I like this book. Byk sekali renungan2 dan juga reminder ttg hidup yg menurutku ini cocok di berbagai usia. Lalu ada interaksi dg pembaca seperti pertanyaan2 ke diri sendiri terkait hidup (yg menurutku cukup privasi ya jawaban tiap reader).

“Go ahead, have a life.”

Nicely written!!! 👏🏻👩🏻
Profile Image for Spillminttea.
346 reviews2 followers
March 3, 2023
Terima kasih lagi-lagi mbak Reda... buku-bukumu selalu ku tunggu atau sering disebut autobuy hehe. Love banget sama page 78-80: menjadi dewasa berarti siap menyambut tantangan di depan bukan menghindari karena tentu saja tidak mungkin; menjadi dewasa berarti mengurangi kesenangan diri sendiri untuk keperluan orang lain. Bitter tho yet truth fact.
Profile Image for Fian.
46 reviews
December 16, 2023
Merupakan kumpulan tulisan pendek tentang nasehat ibu kepada anaknya. Sedikit cerewet, tapi omongannya memang benar adanya, khas seorang ibu.

Berisi tentang insecurity, kegalauan akan masa depan, masalah asmara, tentang pekerjaan dan segala seluk beluk masalah kehidupan hingga hal kecil seperti mandi dan memakai deodoran. Semua di kemas seperti wejangan dan kehangat seorang ibu.

Gaya tulisan dalam buku ini juga sederhana, apa adanya dan penuh nasehat yang menenangkan sekaligus menguatkan.

Selain itu, buku ini juga memberikan kita tempat untuk mencurahkan segala keresahan dengan catatakan kecil yang sudah disediakan.

Untuk kita yang memang lelah dengan segala keriwehan dunia dan ingin rehat sejenak, buku ini cocok untuk dijadikan teman mengobrol. Asyiknya, buku tipis ini bisa dibaca berkali-kali tanpa takut merasa bosan.
Profile Image for R. Angelina.
7 reviews
May 5, 2024
"Perubahan yang kita impikan itu hanya akan terjadi bila kita sendiri yang buat, Nak. Segala sesuatu berawal dari kita. Jadi, mulailah. Dari sekarang."

Yap betul, dimulai dari sekarang. Kalau nanti-nanti, ya sudahlah nggak jadi-jadi berubah. Jadinya di situ-situ aja. So, sudah ambil langkah untuk berubah?

Kalau masih belum yakin, bisa baca buku Hai Nak lagi. Ada beberapa pesan yang bisa bikin kita lebih semangat untuk lebih berani. Beberapa pesan lain yang akan menguatkan kalau lagi sedih. Beberapa pesan untuk nggak terlalu ngoyo dan enjoy life.

Ada pesan lain? Tentu, mulai dari yang receh, seperti soal mandi sampai yang deep banget soal pilihan hidup. Penasaran? Silakan dibaca saja supaya aku nggak kebanyakan spoiler. Singkatnya, Hai Nak berisi wejangan dari orang tua untuk putra-putrinya.

Katanya, nasihat dari orang tua itu membosankan. Ada juga yang bilang kalau nasihat orang tua itu jadul. Terus bagaimana dengan Hai Nak? Hai Nak berbeda, Mak merangkainya dengan unik. Selagi membacanya tidak akan menemukan omelan. Aku pribadi merasa seperti diemong sampai nggak terasa mbrebes mili.

Untukku Hai Nak, membuatku belajar banyak hal baru. Untuk tidak mengerjakan segalanya dengan terburu-buru, tapi satu per satu. Untuk tidak menipu berkata aku mampu, padahal nafas tinggal satu-satu. Untuk tidak saklek dan terpaku pada aturan yang kaku. Tetapi fleksibel mengikuti apa yang Semesta tetapkan untukku.

Aku jamin nggak akan bosan baca buku ini. Karena di beberapa bagian ada mini games, jadi bisa sambil main-main juga. Ya begitulah, seru pokoknya.

Terima kasih Mak, sudah menghadirkan Hai Nak dan membawaku seolah didekap oleh Mama dari "rumah" yang nun jauh di sana.
Profile Image for Sintia Astarina.
Author 5 books359 followers
April 17, 2023
Aku bukan tipe anak yang “dekat” dengan orangtua.

Bukan tipe yang kalau ada apa-apa, ngadunya ke orangtua. Kalau kepengin curhat, carinya Mama-Papa. Bukan.

Aku juga bukan tipe yang gampang ngomong “I love you” ke orangtua, pun sebaliknya.

“Bisa kiamat,” begitu candaan kami di rumah. 😄

Membaca Hai Nak! karya Mbak @reda.gaudiamo tentu aja mengingatkanku pada sosok Mama. Dan itu membuatku bersyukur atas kehadirannya. Begitu banyak pesan yang pernah ia berikan padaku, sama halnya dengan Mak kepada anaknya.

Nggak dimungkiri, ada saat-saat di mana aku ingin apa yang ada di kepala Mak, juga tertanam di kepala Mama, termasuk dalam hal …

👩🏻‍🍼 Nggak perlu kawin buru-buru dan punya banyak anak.
🤗 Setiap orang bertanggung jawab atas kebahagiannya sendiri.
🎇 Pergilah sejauh mungkin untuk menggapai mimpi kita.

Tapi, seperti pesan yang ditulis di halaman terakhir buku ini, “Tidak semua orang tua tahu bagaimana menjadi ayah dan ibu yang baik. Nggak ada sekolah untuk jadi ayah dan ibu ideal.

Duh, mewek rasanya. 🫠

Isi buku ini sangat ringan dan menghangatkan hati. Namun sejujurnya aku hanya menikmati setengahnya saja. Semakin ke belakang, entah kenapa aku malah semakin ingin cepat-cepat menyelesaikannya. Beberapa pesan terkesan sama-sama aja.

Mungkin begitulah orangtua menghadapi kita anak-anaknya yang bebal dan nggak mau mendengarkan? Ketika diingatkan, masuk kuping kiri keluar kupang kanan. Ketika diberi wejangan, maunya cepat-cepat sambil berlalu. Ketika diberi petuah, dalam hati sudah teriak, “Ya, ya, ya”, lalu melengos seketika.

Entahlah, buku ini membuatku menantikan bagaimana rasanya jadi seorang Ibu yang terus belajar setiap harinya.

(Omong-omong, bakalan ada buku Hai Mak! yang berisi curahan hati anak kepada Ibunya nggak, ya? 🤔)
Profile Image for ilhamdolillah.
19 reviews
August 7, 2023
Ini adalah buku self improvement dengan penyampaian yang sangat ringan. Buku ini memuat pesan-pesan seorang ibu tentang setiap anak terlahir istimewa, berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain, selalu menjalani hidup dengan bahagia, tidak perlu buru-buru mengejar sesuatu, kebahagian orang lain bukan tanggung jawab kita. Pesan ibu yang selalu mengingatkan anaknya untuk selalu bersenang-senang menikmati hidup.

Jangan biarkan ketakutan menahanmu untuk bergembira dan menghalangimu mengerjakan hal-hal yang kamu suka. Rugi, Nak.

Membaca buku ini aku seakan diingatkan oleh ibu bahwa mencoba dan gagal itu jauuuuuuuh lebih baik daripada enggak mau mencoba sama sekali karena enggak berani. Sukses itu dapat dibangun melalui belajar dari kesalahan bukan dari kekhawatiran.

Hai Nak! juga memuat pesan untuk selalu memberi afirmasi positif terhadap diri sendiri. Sebab, apa pun yang dikatakan oleh pikiranmu: itu lah yang dipercaya oleh hati dan tubuhmu.

Selain itu, di buku ini juga diinfokan kalau tidak semua orang tua tahu bagaimana menjadi ayah dan ibu yang baik. Ayah ibu kita—rata-rata—belajar dari pengalaman yang mereka dapat dari ayah dan ibu mereka, aliat kakek dan nenek kamu. Kalau kamu ingin ayah dan ibu ngobrol sama kamu, maka kamu yang harus memulai obrolan.

Perubahan yang kita impikan itu hanya akan terjadi bila kita sendiri yang buat, Nak. Segala sesuatu berawal dari kita. Jadi, mulailah. Dari sekarang.

Masih sangat banyak pesan-pesan dan insight yang aku catat dan dapatkan setelah membaca Hai Nak! Sekarang giliran kamu.
Profile Image for Lila Cyclist.
858 reviews71 followers
May 24, 2023
Terus terang saya menghindari buku-buku yang berisi semacam advice atau sentilan-sentilan macam ini. Tapi nama Reda Gaudiamo terlalu sayang untuk dilewatkan ketika beliau menulis buku sejenis. Apalagi saya dapetin buku ini dengan setngah harga plus free oingkir. Mana tahaaaannn kan? :D

Buku ini lebih cocok dibaca para ponakan saya yang beranjak remaja, atau mereka yang mulai merasakan kegelisahan dalam kesehariannya. Ketika berada di bagian-bagian dimana pembaca kudu mengisi sendiri, entah itu harapan, mimpi, atau aktivitas apa yang ingin dilakukan, saya justru nge-blank. Hahaha... Di usia seperti ini rasanya keinginan saya cuma 1, kaya raya bonus sehat. Kaya raya, jadi bisa beli ini itu tanpa kudu ngecek saldo tabungan, jadi bisa donasi sana sini. Sehat jadi bisa pergi kemana mana, dan tentu saja bisa beribadah dengan khusyuk tanpa gangguan dengkul sakit, jari kaki kaku karena asam urat.

Tapi memang sih ya, ada banyak orangtua yang copy paste cara mendidik orangtua mereka dulu. Saya kadang juga demikian pada para ponakan, tapi sebisa mungkin saya ngga terlalu 'streng' jika ada sesuatu yang kalo dulu ibu saya bisa ngamuk. Well, tapi saya cenderung cuek, wong bukan saya orangtua mereka. Hahaha...
Profile Image for Wardah.
954 reviews173 followers
May 29, 2023
BACA BUKU INI KALAU BUTUH PELUKAN HANGAT IBUMU

"Hai Nak,
Siapa bilang aku nggak kangen sama kamu?
Siapa bilang aku nggak pengin kuta selalu berkumpul?
Tapi aku lebih senang melihat kamu mengepakkan sayap dan terbang tinggi, jauh."


Sebelum baca blurb, aku pikir ini fiksi kayak buku penulis yang lain. Tapi ternyata ini self improvement dan mengikuti gaya buku populer belakang, hugging book. Bedanya buku ini ditulis dari sudut "Mak" oleh penulis.

Isinya khas banget membahas masalah dewasa muda. Tentang insecurity, kegalauan masa depan, kekhawatiran hidup, masalah asmara, dan masalah keluarga. Tapiii semuanya dikemas dalam wejangan dan kehangatan seorang ibu.

Beberapa bagian berisi aktivitas yg bisa dilakukan pembaca juga, seperti contoh di slide 6. Beberapa juga jadi reminder, untuk diri sendiri khususnya 🥹

Beberapa bagian bikin sedih sendiri karena hubungan dg ortu tuh kadang complicated juga ya kan 🥹 Jadinya berkaca sama diri sendiri.

Menurutku pribadi cocok dibaca saat down atau saat ada masalah. Buka dan temukan penguatan hangat dari ibu lewat kalimat penulis 🥺

PS. Ada ilustrasi-ilustrasi cakep buatan penulis juga. Sukak!
Profile Image for Wike Wijayanti.
20 reviews
April 16, 2025
Kamu wajib baca buku ini minimal sekali seumur hidup. Bahkan buku ini bisa diwariskan kepada anakmu kelak untuk membacanya juga.

Hai, Nak! akan mengajakmu merenungi banyak hal tentang kehidupan, seperti penerimaan diri, membuang jauh-jauh pikiran buruk dan negatif, cara menciptakan bahagiamu sendiri, dan lain-lain.

Membaca buku 'Hai, Nak!' sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menikmati barisan kata dan kalimat yang ada di dalam buku ini. Membuatku semakin tersentuh dan sesekali meneteskan air mata karena terasa seperti mendengarkan ibu berbicara padaku. Ibu yang mengajarkan tentang kemandirian, menjadi dewasa, keberanian, kebersihan diri, asmara, dan banyak nasihat lainnya yang berhubungan dengan hidupku.

Kalimat yang disajikan singkat, tapi maknanya padat sekali. Affirmasi positif yang seringkali dibutuhkan oleh seorang anak bisa kamu temukan di sini. Dan, berdasarkan pesan dari buku ini, jika kamu ingin membangun komunikasi dengan orang tua, maka kamu bisa memulai percakapan terlebih dahulu dengan mereka. Tak perlu ragu karena sering kali orang tua bingung harus memulai dari mana untuk ngobrol dengan anaknya. Jadi, sebagai anak, marilah kita memulai kedekatan itu.
Profile Image for tyas anastasia.
3 reviews
May 22, 2023
ini buku bagussss banget! bisa buat pengingat kita dikala diri mulai terbawa arus pikiran yang ngga berkesudahan. pengingat kalo yang kita punya ya cuman diri sendiri, yang lainnya cuman sebagai pendukung. pengingat kita untuk berteman dengan diri sendiri, menjadi teman yang baik untuk diri sendiri. semua pengingat dikemas dengan bahasa yang lembut, tidak menghakimi, sederhana dan bikin ngerasa lagi ngomong sama orang tua yang pengertian dan penuh cinta. terdengar terlalu berlebihan, tapi setelah baca buku ini rasanya kayak dipeluk, disenggol, bahkan ditarik untuk kembali ke jalan diri sendiri yang lebih terang-karena beberapa tulisan sepertinya sudah sering terdengar di telinga, tapi kadang kita lupa atau bahkan tidak sadar ketika sedang menghadapi hari yang berat. buku ini membantu kita untuk mengurai segala benang-benang kusut, meluruskan segala kelok dalam pikiran, dan menenangkan hati yang sedang terombang-ambing. love it! ♡ good job. thankyou for writing this book, Reda Gaudiamo.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Muhammad Hilman.
8 reviews
November 7, 2025
Selesai: lupa, pokoknya awal Mei 2025 hehe

Setelah baca buku self improvement ini, aku jadi tau ternyata cara baca buku fiksi & non-fiksi itu beda ya
- Fiksi: jangan kelamaan, kudu cepet-cepet biar ga lupa ama ceritanya
- Non-fiksi: ngapain buru-buru? Santai aja kali mah, sehari selembar juga cukup☕

Buat yang lagi kangen orangtua, terbitan Shira Media yang satu ini cukup recommended buat ngelepas rasa kangen itu, karena isinya terdiri dari nasehat-nasehat seorang ibu dengan penyampaian begitu halus & lemah lembut yang relate ama sebagian besar orang-orang.
Atau bisa dibilang; buku ini adalah surat dari orang tua kepada anaknya.

Kadang rasanya kek dipeluk emak dari jauh, kadang juga kek lagi curhat ama emak orang (soalnya ada beberapa part yang kurang sreg denganku pribadi).

"Pacarmu gimana kabarnya, Nak?"
Ah elah, mana mungkin emak nanya gituan, lagian jomblo tulen gini ditanyain pacar🗿
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nabila fauziah.
29 reviews
February 10, 2024
Buku ini cocok banget dibaca kalau kamu sedang takut menghadapi masa depan dan kehilangan minat dalam hal apa pun. Isinya sekumpulan bekal perjalanan dari seorang ibu kepada anak-anaknya sebelum mengarungi pahit dan getirnya hidup atau bisa juga pelepas penat dalam sesaknya isi kepala. Isu yang diangkat adalah jawaban dari keresahan yang dialami saat menapaki fase dewasa awal, yaitu tentang perbedaan bentuk tubuh, pikiran-pikiran buruk yang menghantui saat beranjak tidur, seringnya self blaming ketika gagal mendapatkan hal yang diinginkan, membandingkan proses belajar dan berproses, ajakan untuk terus mengusahakan mimpi agar jiwa kita tetap hidup, dan masih banyak lagi. Ukuran bukunya lebih kecil dari buku tulis sehingga bisa dibawa di dalam tas dan dibaca sekali duduk sebab berisi 132 halaman saja.
Profile Image for RotiKering.
36 reviews
November 26, 2025
“Hai Nak!” by Reda Gaudiamo feels like a heartfelt letter from a mother to her child, gentle, honest, and full of warmth.
Each page offers tender advice and thoughtful reflections that remind us to slow down, appreciate life, and embrace ourselves just as we are.
This book encourages readers to stop comparing their lives with others, to trust their own path, and to find joy in the journey rather than the destination.
Reda’s writing feels deeply personal, like she’s speaking right to you. Her words gently remind us that true confidence and peace come from within, not from the approval of others.
Ultimately, this book is a soft reminder that we are the main characters in our own story.
Others (parents, friends, or partners) play supporting roles, but the courage to move forward must come from ourselves.
Profile Image for Fika Nh.
15 reviews
May 1, 2023
"Hai Nak, kalau kamu mau sukses, mau jadi hebat, mulailah melakukan hal-hal yang membuatmu siap untuk itu. Misalnya nih, kamu mau keren di pekerjaanmu, yang dicari bukan perusahaan yang keren dan ternama, tapi bagaimana kamu menyiapkan dirimu sebaik-baiknya supaya bisa bersinar di mana pun kamu berada." -Hal. 99-

Campur aduk perasaanku ketika baca buku ini. Kadang, aku merasa seperti anak kecil yang sedang dinasehati oleh ibu. Kadang pula merasa seperti orang tua yang ingin menyampaikan segala rasa seperti yang tertulis di buku ini.
Buku ini mengandung pesan yang sangattttttt indah. Oh ya, aku juga dapat buku catatan kecil yang bisa aku tulis berbagai perasaanku as a daughter and as a mom 📖 ❤
Profile Image for Mina.
9 reviews
September 9, 2024
Buku nasihat ini tak punya judul tiap halamannya. Pun juga tak ada tema tertentu yang membaginya menjadi bab tertentu. Hal ini terasa kurang di saya pada awalnya, namun ternyata hal ini amat mendukung kegiatan membaca acak. Ntaps.

Saya kasih bintang 5 karena ada beberapa pengalaman menarik yang saya dapatkan dari buku ini. Selain membaca dengan cara biasanya, buku ini juga menawarkan pengalaman interaktif yang melibatkan pemikiran dan perasaan kita untuk menjadi bagian dari buku : menuliskan sesuatu. Pengalaman menarik lain yang membuat saya memberi bintang 5 adalah, buku ini bagus untuk dibaca bersama di komunitas atau perkumpulan kecil yang berisikan teman-teman. Isinya yang relateable menjadikan buku ini nikmat untuk disantap bersama.
Profile Image for Intan Safitri.
5 reviews
November 20, 2025
Entah sudah berapa tahun aku tidak pernah berhasil menamatkan buku genre self improvement. Bisa dibilang setelah bertahun-tahun lamanya, ini adalah buku self improvement pertama yang aku baca dengan sangat enjoy sampai habis.

Beberapa nasehatnya mirip dengan apa yang pernah ibuku katakan 🥹❤️ Benar-benar seperti sedang dinasehati dan dihujani cinta oleh ibu sendiri. Rasanya begitu hangat, sehangat pelukan ibu di sore hari. Yang paling aku suka adalah ketika diingatkan bahwa walaupun hidup terlampau keras dan berat kita tetap harus menjalani hidup dengan penuh bahagia dan suka cita 🥹 Sudah dapat dipastikan bahwa aku akan sering2 kembali membaca buku hangat ini ❤️❤️ Btw, jangan lupa MANDI! 😅

124 reviews
January 1, 2026
Sebuah buku kumpulan cerita. yang berbentuk surat dan catatan
atau saran seorang ibu kepada anaknya Dalam buku ini, pembaca diajak menelusuri momen masa kecil, Percalapan ringan, hingga percakapan dalam hati seorang ibu yang belajar melepas.

Kelebihan Buku:
-Gaya bahasa yang berkesan berbincang, kacang seperti saran.
-Mencerminkan kehidupan ibu tunggal yang penuh kekuatan dan kasih sayang tak terbatas.
-Ilustrasi yang lembut dan minimalis menyatu dengan cerita

Pesan yang Dapat Dipelajari:
-Cinta ibu tak selalu diucapkan, tapi selalu terasa.
-Menjadi orang tua adalah sebuah proses belajar tanpa akhir.
-Kebahagian bisa hadir bahkan di tengah kekacauan kecil Sehari-hari

Aku merasa buku ini kisahrya terasa begitu personal dan Penuh kasih sekaligus penuh kenangan. Aku beri 🌟 5/5 kareno buku ini mengingatkanku tentang nasihat ibuku.
Profile Image for Marina.
2,042 reviews361 followers
June 20, 2023
** Books 44 - 2023 **

Buku ini menyelesaikan Tsundoku Books Challenge 2023

3,4 dari 5 bintang!


Ketika aku mengetahui ibu Reda mau mengeluarkan buku terbarunya lebih kepada pandangannya mengenai pepatah hidup membuat kita menjadi dipukpuk langsung aku penasaran apalagi ketika aku berhasil mendapatkan diskonnya hanya jadi 28ribu kalau ga salah inget.

Isinya benaran kayak kita disadarkan kembali mengenai kita inginnya hidup yang kita jalani seperti apa sebenarnya. arti mengenai dewasa itu apa. Banyak deh hal-hal yang kita kayak diingatkan kembali. Buku yang harus dibaca berkali2 sih ini gak bisa cukup hanya sekali saja
Profile Image for Sekargalih.
9 reviews
Read
September 9, 2024
“Jagalah selalu gembira di hatimu, Nak. Selalu”

Ouch. Hello. Rise from the ashes, sweeping dust from this insta page. And clearly i didn’t take a very good care of my happiness. HA!

If my mom didn’t point out this book for sure i won’t saw it. Thank God she did, because i love this 🩵😭

I love how this book validates everything with hints of dos and donts.
I love how i feel encouraged and embraced at the same time.
Pages are few, very easy to understand, yet it applies differently to each one of us as we go through different phases on our life.
Wrapped beautifully as words from mother to her child(ren). 🩵

“Grateful, Let Go, Choose happiness.”
224 reviews1 follower
May 26, 2023
Buku ini memiliki energi yang sangat positif.
Cocok untuk dibaca berulang kali, atau bahkan dibaca perhalaman sehari. Relate dan menenangkan. Nasihatnya pun singkat, padat, dan jelas.
Terima kasih Bu Reda sudah menuliskan buku yang terasa sangat hangat bagi saya pembacanya.

Buku ini juga cocok dibaca bagi pembaca yang mungkin seringkali merasa mengantuk atau kesulitan untuk fokus ketika membaca buku yang dirasa terlalu berat, atau melelahkan.

Sudah mencoba membacanya perlahan, namun tetap saja cepat selesainya.

Akan meletakan buku ini di tempat yang mudah dijangkau agar bisa dibaca berulang kali hingga semua nasihat akan masuk dan meresap ke dalam otak.
Profile Image for Sunarko KasmiRa.
297 reviews6 followers
August 21, 2023
Hai Nak! karya Reda Gaudiamo merupakan sekumpulan sajak pendek yang berisikan nasihat-nasihat yang meneduhkan. Sebelum ini saya banyak menemui buku-buku yang berisi nasihat namun seperti mendikte arah hidup si pembaca. Buat saya buku ini berbeda dengan kekhasannya sendiri, ia sama sekali tidak menggurui, tidak berusaha untuk menguatkan. Yang saya rasakan adalah buku ini hanya sedang berusaha menjadi kawan berbincang yang menggembirakan.

Buku ini tipis saja dan bisa jadi kawan sekali duduk. Asyiknya lagi, buku ini sangat bisa sekali untuk dibaca berulang ulang, tanpa khawatir merasa bosan.
Displaying 1 - 30 of 87 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.