Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mereka Bilang Aku Kemlinthi

Rate this book
MASAK, MACAK, MANAK.

Ibuk dan orang-orang satu kampung selalu bilang, itulah sejatinya tugas perempuan. Bisa masak, pintar dandan, dan beranak. Anak perempuan ndak perlu sekolah tinggi-tinggi, yang penting mengabdi pada anak dan suami.

Aku ndak setuju. Itu pemikiran ndeso! Teman-temanku berlomba menggaet calon suami mapan supaya bisa menikah setelah lulus SMA. Aku heran, apa mereka ndak mau kuliah? Pas aku bilang begitu, mereka balas, "Sudah miskin, kemlinthi pisan!"

***

Salam kenal, aku Srikandi Trisnasari dari Desa Sekartaji. Aku miskin, tapi mau kuliah, bukan menikah. Ketika sebuah keluarga kaya membawaku ke Jakarta untuk sekolah, kupikir semuanya akan mudah. Tapi, aku salah.

"Usaha sama dengan gaya dikali perpindahan. Kalau lo merasa sudah berusaha tapi masih di situ-situ aja, itu artinya lo cuma kebanyakan gaya, alias kemlinthi!"

248 pages, Hardcover

Published December 28, 2022

4 people are currently reading
21 people want to read

About the author

Hanifa Vidya

2 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
11 (20%)
4 stars
28 (51%)
3 stars
12 (22%)
2 stars
3 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 24 of 24 reviews
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books459 followers
May 5, 2023
3 ⭐️

Sebenarnya ini buku pertama yang kubaca di tahun 2023, tapi karena nggak ada di Goodreads dan aku juga lagi males input, jadinya baru rate sekarang pas udah ada.

Yang bikin aku tertarik pertama kali adalah judulnya. Kemlinthi. Terasa lokal dan familier. Jadi, buatku, judulnya sangat eye catching 😍

Sebenarnya aku agak-agak lupa. Novel ini menceritakan tentang Srikandi, anak desa yang pindah ke kota untuk mendapatkan pendidikan lebih baik. Di sana, Sri tinggal dengan keluarga kaya yang punya dua anak cowok. Yang satu cowok dingin khas tsundere bernama Ian dan satu lagi kakaknya yang artis dan ramah (lupa namanya).

Aku suka dialog-dialognya yang lokal. Juga gambaran bagaimana sulitnyq Sri berusaha beradaptasi. Buku ini menyoroti hal-hal yang memang terjadi, gimana di kampung, pendidikan terutama untuk anak perempuan masih dianggap nggak penting. Aku suka bagaimana tokoh Sri berusaha keluar dari situ dan menjadi berbeda.

Aku juga suka humor Ian yang kebangetan itu. Atulah Liamborghini 🤣 Hanya, kadang aku ngerasa karakter Sri ini agak kurang jelas. Kadang dia kelihatan kuper dan nggak tahu apa-apa banget, tapi kadang dia kelihatan pinter. Dan menurutku, ada hal-hal yang menurutku, sekuper-kupernya, karena digambarkan dia "terlalu pintar" untuk sekolah di kampungnya, harusnya Sri tahu. Salah satunya soal personality. Jadi, kadang polos dan lugunya Sri itu berasa terlalu berlebihan dan dibuat-buat.

Oh ya, untuk ukuran orang yang beneran asing, kurasa alasan orang tua Ian ngajakin Sri ke JKT juga bagaimana Sri dan orang tuanya bersedia, itu agak aneh. Kok ortunya Sri nggak takut anaknya dijual ke luar negeri?

Itu aja sih kayaknya yang aku masih ingat. Overall, ini bacaan singkat yang cukup menghibur dan bikin aku ngakak-ngakak. Page turner juga, karena aku baca sehari selesai.
Profile Image for Akaigita.
Author 6 books237 followers
June 21, 2024
So....

Akhirnya tamat sih baca ini. Kirain bakal DNF wkwkwk. Aku sempet berharap cerita ini bakal lebih fokus ke jatuh-bangun Sri dalam menemukan bakat dan minatnya untuk menentukan jurusan tujuannya di perguruan tinggi. Rupanya lebih banyak dangdutan perasaannya sama Liam. Piye tho, Sri, katanya mau sekolah aja. Rupanya nolak pinangan orang-orang desa karena emang seleranya sama yang bening-bening kayak Liam. Baru pas sama Liam sudah tuntas, ceritanya dikebut soal perjuangannya mendapatkan beasiswa di jurusan yang sesuai sama bakat dan minatnya.

Sri bukan tipikal tokoh utama cewek favoritku. Bego, dan begonya itu kayak berlebihan banget. Ya bener sih kata Liam, mereka sama-sama mencintai dengan mbulet. Perkara sepele gitu aja jadi mbulet-mbulet selama berbulan-bulan. Kemajuannya juga nggak banyak. Liam juga bukan tokoh cowok love interest yang kusukai karena kekasaran mulutnya itu udah nyinggung identitas diri. Ada cara bikin tokoh jutek tanpa kedengaran merendahkan harga diri orang lain.

Soal teori persona, kupikir Sri lebih tepat menerima pelajaran itu dari guru BK-nya, yang emang punya kapasitas di sana, ketimbang dari Liam, because who's Liam again? Dan kupikir teori persona itu bakal dipake terus dari awal sampe akhir, ternyata cuma buat sumpelan di subplot yang nggak seberapa pengaruhnya ke finale. Kupikir di finale, waktu naik panggung, Sri bakal pake persona Hoshino Ai yang bisa menyihir para juri (oke, wibu mode on). Rupanya ndak. Terus aku jadi mikir daripada teori persona, mending bahas teori nunchi-nya orang Korea, kayaknya lebih cocok sama situasi Sri, along with creating a new persona.

Oya, soal guru BK, dan tokoh guru/pengasuh pada cerita remaja masa kini... teman sesama penulis pernah mengkritik (bukan buku ini) tentang absennya tokoh seperti itu di buku young adult jaman sekarang. Buku apa pencetusnya? Di Hunger Games aja masih ada tokoh seperti itu (Haymitch). Karena cerita remaja itu cerita tentang pencarian jati diri, tokoh-tokoh remaja itu nggak seharusnya dibiarin lepas gitu aja nyari nilai-nilai sendiri yang sesuai sama seleranya. Tetep ada yang bimbing. Kalo gak ada tokoh orangtua yang mengayomi, ya minimal guru, atau orang dewasa yang sering dijadikan tempat konsultasi masalah-masalah si tokoh utama. Sri? Dia curhat ke... Abang? Which is her gebetan? Ke Liam? Yang juga gebetan dia?

Yah itulah sefruit unek-unekku waktu baca ini. Semoga karya penulis berikutnya lebih rapi dan lucu lagi dari ini. Sukses buat penulisnya! <3 <3
Profile Image for Amaya.
745 reviews57 followers
April 4, 2024
Akhir-akhir ini sering nemu buku bagus. Jadi takut nanti kalau ketemu yang kurang nendang mood malah langsung anjlok :((( tapi serius, buku ini BAGUS BANGET!!!

Srikandi berasal dari kampung yang masih menganut prinsip cewek itu kodratnya M3 (macak, manak, masak). Dia ogah menikah setelah lulus SMA, walaupun ibunya kerap mendorong secara halus dan teman-temannya sudah punya rencana menikah dengan pria impian masing-masing. Bagi Sri, kuliah lebih penting. Harusnya orang-orang di kampung ini mementingkan kuliah ketimbang menikah. Lebih bisa mengangkat derajat juga, tho. Jadi yah beginilah Sri dipanggil Kemlinthi alias sombong, sok, you name it.

Istilahnya, orang udah miskin kok bisa mikir mau sekolah lagi. Buang-buang duit aja!

Pertemuannya dengan dua dokter yang kebetulan mampir ke desa, membuat jalan Sri untuk melanjutkan cita-cita terbuka lebar. Sri harus rela tinggal di ibu kota, jauh dari Ibuk dan Arjuna, demi mencapai goal-nya untuk kuliah. Harusnya semua lancar, sampai anak-anak di sekolah menganggapnya lucu karena cara berbicara Sri yang medok abis! Sri jadi sedih dan berpikir apa sebaiknya balik saja ke kampung, tapi itu berarti menghancurkan impiannya.

Banyak banget yang dibahas di buku ini. Meskipun ada tag "romance novel", tapi isinya tuh kompleks. Masalah anak remaja pada umumnya; pencarian jati diri. Walaupun Sri udah dapat kesempatan, tapi dia nggak lantas bisa memutuskan buat melenggang bebas gitu aja. Sri bimbang dia mau jadi apa dan dia bakatnya apa.

Terus ada juga verbal bullying yang walaupun nggak terlalu graphic, tapi tetep aja bikin sedih. Efek bullying seserius itu. Apalagi korban cenderung menutup diri dan nggak percaya lagi ke orang-orang sekitar. Dipikirnya ya sama aja ngapain mendadak mengajak berteman. Adegan berantemnya Sri sama Claudia itu mood banget sih, asli. Cute para remaja naif nan polos ini :)))

Komedinya aduh, lucunya bener-bener nyampe sampe ujung. Mungkin karena paham sama konteks yang dimaksud dan aku serumpun dengan Sri, jadi lucunya berasa maksimal. Bayangin dia ngomong medok begitu mana pede banget lagi. Polosnya nggak ketulungan. Atuhlah, Liam Bhorgini :((( jokes "Sumber Kencono AC tarip biasa" itu juga lucu banget, sih.

Interaksi antara Liam, Sri, dan Hansel itu seru, sih. Cuteee banget, aku suka!

Meskipun latarnya di Jakarta, penggambaran metropolitannya nggak ikutan ndeso. Sori sebelumnya, beberapa penulis kurang bisa menggambarkan latar Jakarta dengan apa ya istilahnya, maksimal begitu. Buku ini lain cerita. Aku nggak tahu apakah penulisnya riset dari pengalaman pribadi atau hanya bertanya (dan/atau membaca) buat menguatkan hal ini, tapi hasil akhirnya keren!

Penyelesaiannya oke sih menurutku, nggak ada yang janggal. Duh, selama baca ini mood banget asli. Bacanya bisa cepet banget saking serunya! Rekomendasi bagi pencinta atau yang lagi cari bacaan ringan dengan karakter yang Jawa medok banget (udah medok, banget pula) dengan bumbu romance yang cute.

Bakal aku masukin ke daftar yang mesti dikoleksi fisiknya sih, buku ini. Suka banget! <3
Profile Image for Rossa Imaniar.
221 reviews5 followers
July 29, 2023
“Persona adalah defense mechanism di mana kamu dituntut supaya lebih efektif terhadap apa yang harus ditampilkan atau disembunyikan dari orang-orang. Membangun citra baik dan kuat supaya nggak diremehkan.”

“Tapi orang baik pun bisa melakukan kesalahan yang melukai orang lain. Yang membedakan orang baik dan jahat adalah orang baik akan berusaha memperbaiki keadaan. Orang baik akan minta maaf, menebus kesalahannya, dan nggak mengulangi lagi. Orang jahat nggak melakukan itu semua.”

“Aku belajar bahwa berharap sama orang lain memiliki resiko kecewa yang besar. Berusaha berjalan dengan kaki sendiri, meskipun sulit, adalah pilihan yang aman. Lagi pula, sejatinya setiap kesulitan itu datang buat menempa supaya aku makin tangguh.”

Selesaaaiii dan lumayan suka. Awalnya aku nggak ada ekspektasi apa-apa pas baca. Karena kupikir aku nggak akan begitu tertarik dengan cerita remaja. Jujur saja aku baca novel ini karena penasaran. Karena novel ini masuk jajaran novel dalam antrian di iPusnas.

Tapi ternyata ceritanya menarik. Bercerita tentang Sri. Gadis SMA yang tinggal di pedesaan daerah Malang. Dia yang pingin banget kuliah setelah lulus SMA walau keadaan ekonomi keluarganya sulit—btw Sri ini bapaknya udah meniggal.

Dia tidak ingin mangikuti kebiasaan di desanya. Yaitu setelah lulus sekolah harus menikah. Menurut orang-orang di desanya perempuan tidak perlu sekolah tinggi, karena menurut mereka tugas perempuan hanya masak, macak, manak—masak, berdandan, melahirkan. Percuma sekolah tinggi-tinggi.

Tentu saja Sri menentang pemikiran sempit itu. Dia berpikir bahwa perempuan bisa menjadi yang dia mau dan bisa menggapai cita-citanya walau setinggi langit. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Siapa sangka keinginan Sri untuk sekolah tinggi bisa terwujud. Dia diangkat anak oleh orang berada.

Nah bagian Sri tinggal di rumah orang tua angkatnya ini lah yang biking cerita seru.
Novel ini paket komplit, ada sedihnya, ada lucunya, ada sedikit bumbu romance-nya khas anak remaja dengan porsi yang pas—nggak terkesan alay/berlebihan. Ada kisah tentang persahabatannya. Selain itu, ada pelajaran hidup yang bisa kita petik dari kehidupan Sri.

Cuma ada satu yang nggak ku suka dari novel ini, yaitu endingnya. Rasanya aku benci sama si penulis kenapa harus mengakhiri ceritanya seperti itu, he he he. Aku merasa kurang panjang ceritanya. Harusnya dipanjangin diiikiiit lagi—pembaca banyak maunya, he he he.

Overall, novel ini rekomen banget buat di baca. Khususnya untuk para remaja, karena cerita kehidupan Sri ini menarik buat di simak. So, happy reading...😉

3.9/5 🌟 untuk novel ini
Profile Image for nasya.
783 reviews
May 29, 2023
jalan ceritanya cukup seru, cuma mungkin lebih cocok kalau ada tokoh antagonisnya, jadi lebih menantang. emang sih di awal ada masalah dia sama temen2nya, tetapi menurutku itu agak kurang struggle buat kehidupan sri yang dari desa ke kota, kayak agak sedikit terlalu mulus. tapi inti ceritanya tersampaikan dengan baik, semoga cerita2 seperti ini bisa dibaca dan diterima dengan baik oleh orang2 yang (maaf), masih kolot pemikirannya
Profile Image for Desti Rachmadyah.
125 reviews4 followers
June 11, 2023
"Usaha sama dengan gaya dikali perpindahan. Kalau lo merasa sudah berusaha tapi masih di situ-situ aja, itu artinya lo cuma kebanyakan gaya, alias kemlinthi!"

--------

Apa yang kamu perhatikan pertama kali?

Judulnyaa. Sebagai orang Sunda, aku bertanya-tanya, Kemlinthi itu apa?

Kemlinthi adalah ... nama panjang Srikandi—eh, maksudnya, nama julukannya. Sri yang katanya ndeso, ndak berpunya, tapi mau sekolah yang tinggi, ndak mau menikah seperti remaja-remaja lain di desanya. Diawali dengan pertemuannya dengan keluarga van de Jager—dengan pertemuan pertama Sri dengan mas-mas yang mirip personel BTS bernama Kim Taetae (Kim Taetae, who?) yang ternyata bernama Liam, si bungsu keluarga van de Jager yang bersekolah di Yayasan Bina Bastari, kelas 3, satu tingkat di atas Sri—kehidupan Sri berubah. Keluarganya Liam membawa Sri ke Jakarta, demi pendidikan yang lebih baik dan kesempatan beasiswa yang lebih besar.

To be honest, sebenarnya aku sudah terlalu tua untuk baca novel teenlit (It's not the book, it's me). Tapi, buatku pribadi, novel ini dengan komprehensif—meski mungkin agak kebanyakan dan padat—menggambarkan dunia remaja itu sendiri: dilema remaja yang keterbatasan biaya untuk melanjutkan pendidikan; bullying di kalangan anak sekolah terutama yang dianggap ndeso atau dibawah standar anak kota—meski bullying hanya di level verbal; pembentukan jati diri; kegalauan anak SMA dalam mencari jurusan kuliah; juga cinta pertama masa remaja. Yang membuatku sebagai orang dewasa (halah) nyaman dengan novel ini adalah, bumbu romance-nya yang tidak terlalu kental. Porsi asmaranya pas, tidak didramatisir apalagi sampai menggeser topik utama yang ingin disampaikan.

Untuk karakternya sendiri, kedua tokoh utama digambarkan dg apik: Sri yang kemlinthi dan Liam yang tukang ngapusi (tukang bohong, meski Liam melakukannya dg niat bercanda). Kepolosan karakter Sri, kejahilan Liam yang dikenal kalem, celetukan dan interaksi keduanya menyenangkan—kurasa, Liam ini sebenernya gemes punya "adik" yang bisa diunyel-unyel. Ditambah karakter pendukung yang nggak terlalu banyak, pun membantu pembentukan karakter utamanya.

Dari Sri, kita belajar untuk memilih supporting system terbaik; eliminasi siapa yang tidak penting dan pertahankan siapa yang penting. Kita juga akan diingatkan lagi untuk bersyukur karena dikasih kemudahan kuliah, sementara luar sana banyak orang yang terhambat keinginannya, harus mencari beasiswa, tidak sedikit yang memutuskan berhenti atau menikah seperti teman-teman Sri.

Satu yang paling kuingat dr novel ini adalah pemikiran Liam: Habis pacaran, lalu apa? Komitmen, komitmen, lalu ... menikah? Lah yo apa bedanya Sri pindah ke Jakarta sama di desa kalau ujung-ujungnya dia naksir orang terus nikah muda juga? 🤣
Profile Image for friskaಇ.
20 reviews1 follower
January 28, 2024
Finally, bisa selesai baca dalam 2 hari!!!

Kata "Kemlinthi" dari judulnya dan istilah 3M (Masak, Macak, Manak) yang biasa disematkan orang-orang untuk perempuan dalam blurb-nya membuat aku tertarik dan memutuskan membaca ini karena penasaran.

Novel ini bercerita tentang Sri, gadis yang tinggal di sebuah desa daerah Malang dan bercita-cita untuk kuliah setelah lulus SMA alih-alih menikah seperti kebiasaan masyarakat daerah tersebut. Menurut masyarakat desa daerah tempat Sri tinggal, kodrat perempuan itu hanya masak, macak, manak. Sehingga apabila setelah lulus SMA, perempuan hanya dihadapkan pada dua pilihan, kalo ga kerja ya menikah dengan lelaki yang mapan.

Pemikiran sempit dan stigma dari masyarakat desa terhadap perempuan ini membuat Sri ga betah di kampungnya sendiri, dan akhirnya menerima tawaran dari seseorang untuk pergi ke Jakarta demi menggapai cita-citanya—mendapat beasiswa untuk kuliah, karena Sri ini termasuk anak yang mempunyai keterbatasan biaya untuk melanjutkan pendidikan.

Kepindahan Sri ke Jakarta inilah awal konflik dari segalanya. Sri dihadapkan dengan masalah-masalah yang memang relate dengan remaja jaman sekarang. Mulai dari proses buat nyari potensi dalam diri (bakat dan minat), struggle nyari beasiswa buat kuliah, galau milih jurusan, belum lagi bullying verbal yang diterima Sri, hanya karena dia berbeda—anak kampung, dan bicaranya yang medhok.

Dan karena Sri ini adalah anak remaja seperti pada umumnya, masalah percintaan tentunya juga ga luput jadi perhatian penulis. Romance tipis-tipis, bikin ceritanya ga membosankan, ada hiburannya lah. Walaupun dia ujungnya kecantol buat naksir cowo padahal katanya ga ngurusin cinta-cintaan dulu, tapi itu ga merubah keputusan dia buat fokus pendidikan dulu.

Secara keseluruhan, novel ini menarik buat dibaca, terlebih anak remaja. Karena banyak pelajaran yang bisa diambil dari kehidupan Sri salah satunya adalah "Sumber Kencono AC tarip biasa"😭✊ alias "Sing penting yakin lan wani insyaallah alangane minggir dewe."
Profile Image for wulan.
244 reviews7 followers
October 12, 2025
buku ini diawali dengan penulis yang menceritakan bahwa di malang, perempuan masih dituntut untuk masak, macak, manak alias memasak, berdandan, dan beranak. hal itulah yang menjadi inspirasi penulis dalam menghidupkan tokoh srikandi.

sri sangat ingin menempuh pendidikan tinggi. sri ingin kuliah, dia nggak mau menikah seusai lulus SMA seperti teman2nya di desa sekartaji. karena itulah sri dipanggil kemlinthi, yang artinya sombong, sok, dan belagu. keinginan sri untuk kuliah diremehkan semua orang.

ketika akhirnya keajaiban datang, sri pikir semua akan menjadi lebih mudah. sri ditawari untuk bersekolah di jakarta, dengan demikian dia bisa lebih mudah mendapat informasi tentang beasiswa untuk kuliah.

sri dijadikan anak asuh oleh ayah dan ibunya liam. liam adalah remaja sepantaran sri yang dia temui di sekartaji. pertemuan mereka ini lucu banget 🤣 liam dikira ngompol karena celananya kecipratan air, yang ternyata pelakunya adalah arjuna, adik laki laki sri.

singkat cerita, kehidupan sri di jakarta tidak semudah itu. sri dirundung teman teman sekelasnya hanya karena sri medok. namun, sri tetap bertekad menggapai impiannya, dia pun merasa bahwa dia nggak butuh teman untuk mencapai impiannya.

suatu kejadian membuat sri sakit dan gak masuk sekolah. tanpa sepengetahuan sri, liam yang suka menjahilinya di rumah ternyata mengecam teman teman sekelas sri untuk tidak merundungnya.

liam yang suka usil itu ternyata punya perasaan terhadap sri. dari sudut pandang orang pertama sri sebagai tokoh utama, aku rasa dia di bagian ini fokusnya mulai terpecah karena dia juga menyimpan perasaan terhadap liam.

padahal di bagian awal cerita, sri sangat ingin memfokuskan dirinya untuk berkuliah. tapi setelah aku pikir pikir lagi, kejadian ini memang mungkin saja terjadi pada remaja. di satu sisi mereka ingin menggapai mimpi, di sisi lain mereka mulai merasakan jatuh cinta.

liam yang dicap sebagai future oriented meminta sri untuk fokus pada tujuannya tanpa harus berpacaran dengannya. di seperempat bagian akhir inilah, sri mulai kembali fokus untuk mencari jurusan kuliah yang cocok dengannya.

lewat buku ini aku jadi tahu bahwa masih ada daerah yang menggaungkan perempuan untuk segera menikah setelah lulus SMA. miris rasanya melihat perempuan seakan nggak punya hak untuk mengejar cita citanya.

sri salah satu perempuan yang, meski awalnya bingung ingin kuliah jurusan apa, tetap gigih menggapai impiannya. sri nggak pengen menikah hanya karena semua perempuan di desanya melakukan itu.
Profile Image for Abovetheclouds.
205 reviews
February 14, 2024
Ini gaada kelanjutannya apa yaa😭😭😭 aku ketawa terus baca ini hahahaha sri lucu banget asli, aku merasa bisa dengar dia bicara dalam pikiranku, apalagi pas dia ngomong "tukang ngapusi" asli ngakak poll baca ini, apalagi buku ini sangat worth to read, karena mengajar kita untuk self love dan percaya diri, apalagi membahas mengenai "medhok" yg rata2 pasti tidak sedikit orang yg mengalami masalah seperti yg dialami sri. Selain itu, aku suka banget karena buku ini berisi banyak manusia2 green flag, pls aku mau satu yg kayak Liam atau Hans😭😭 asliii ini rekomended bangettttt, apalagi untuk orang2 seperti ku yg suka mempelajari berbagai macam bahasa yg ada di Indonesia melalui buku, buku ini cocok karena si tokoh utama menggunakan bahasa jawa, dan itu menambah kosa kata ku pokoknya worth to readd lucuuu sekaliiiiii
Profile Image for Eyowfiii.
18 reviews
January 29, 2024
Bagus banget.....ceritanya ringan, tapi tetep berbobot. Ada sedihnya, ada lucunya, ada terharunya. Aku suka banget sama karakter LIAM, visi misi sangat jelas didepan 👊 Kalau kurangnya, untuk bagian akhir ceritanya malah fokus ke hubungan Sri & Liam, padahal harusnya lebih di perlihatkan gimana perjuangan Sri dapet beasiswa. Yang buat aku +++ suka tuh karena latar ceritanya di Malang, lelucon nya juga pake bahasa Jawa, dadi aku yo koyok ketemu bolo dewe wkwkwk. OH YA ada pelajaran lain yang bisa dipetik, kalau perempuan memang ga seharusnya cuman bertugas "MASAK, MACAK, MANAK"...said louder Sri!!!
46 reviews
August 29, 2023
Sri seorang gadis di desa yang bermimpin untuk bisa kuliah tapi karena tinggal di desa jadi banyak yg mencomooh mimpinya. Yaaa taulah orang dikampung kayak gimana konon katanya perempuan itu kodratnya masak. macak dan manak. But karena kegigihannya Sri membutihkan bahwa stigram tersbut salah buktinya perempuan juga bisa loh sekolah yang tinggi, mengejar cita-cita.
Kadang begitu yang membuat kita tidak betah tinggal dikampung sendiri, bukan kita benci kampungnya tentang stigma yang ada pada masyarakat dikampung
Profile Image for pasha.
190 reviews
March 19, 2024
give it 3,5/5 stars 🌟
refreshing banget, gaya bahasanya unik dan cara pembawaannya asik. somehow juga ngingetin aku sama guru sejarahku yang kisahnya mirip banget sama Sri 😅

agak kurang suka sama Sri sebenernya sama Bang Hans gatau kenapa 🙏🙏

tapi buku ini disampaikan dengan baik. ga heran kenapa buku ini jadi salah satu pemenang TWS 2021. well deserved!
sangat worth it!

"Don't measure your progress with someone else's ruler. Setiap orang punya starting point masing-masing, situasi masing-masing, kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan pastinya timeline masing-masing."
Profile Image for Leanna.
34 reviews
July 29, 2025
Novel ini lebih merujuk ke character development dan bukan how to achieve her goal. fl dijelaskan dengan sngat baik, pasang surut dan bagaimana dia berusaha menjadi dirinya sendiri. Dan dimana ada banyak part selingan romance that for first makes me weird.

But in the first, i thought it's her journey to get scholarship. unfortunatelly, i'm wrong 🥲. it's her journey to get what lost on her, her own self-confident.
1 review
August 10, 2025
Persona sebagai defense mechanism itu kurang tepat kayaknya. Beda teori. Gak perlu digabung. Persona dari Jung itu lebih ke ' pencitraan sosial' secara sadar sedangkan defense mechanism itu gak sadar dan dilakukan pas ego terancam cemas.

Overall, ini bacaan ringan yang ada lucunya. Bakal relatable sama orang desa yang ke kota. Personally berharap lebih banyak porsi ngejar mimpi akademis ketimbang romance.
Profile Image for Maya Mk..
17 reviews1 follower
September 30, 2023
Awalnya seru... Ni Sri benar2 Srikandi yg berjuang pengen sekolah tinggi drpd ngikuti tradisi di kampung.
Tapi, pas dia mulai jatuhnya eh mulai ga jelas konsistennya k pendidikan. Wajar jg dia msh ABG baru ngenal cinta. Cuma ya itu aja, masa dia g tau bakatnya dmn, cuma fokus k urusan cinta.. Kesel aku Sri sama kamu
Profile Image for Riez Chiwi.
163 reviews
February 22, 2024
Gila ini buku keren banget. Sumpah. Wajib baca. Bahasanya seru banget. Jadi kangen ngomong bahasa jawa begini.

Dan aku melting donk sama Liam. Gilaaaa. Tipe tsundere kayak Liam begini emang bikin jatuh cinta. SANGAT.
Walau Bang Hans juga nggak kalah keren.

Bagian terbaik, aku suka bagian Surat Liam. Suka banget bacanya.
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
May 4, 2023
Buku ini aku baca di Gramdig di malam tahun baru. Fresh sekali dan kusudah lama tak baca teenlit yg seperti ini, membahas soal pendidikan, perempuan, dan masyarakat kelas menengah ke bawah. Akan kuulas lebih detail sambil mengingat-ingat
Profile Image for Asmira Fhea.
Author 7 books31 followers
January 25, 2024
4 of 5 stars! OMG I love this book!

Cuma habis dalam 2 hari dan capekkkk bgt ngakakin Liam dan Sri. Super hepi bacanyaaa, meski satu sisi juga setuju sama bbrp kritikan yg ada di ulasan ini, but overall I enjoyed the story. 🤎

- AF
Profile Image for thea.
14 reviews
May 15, 2023
Sri kocak bangett
"Sumber Kencono AC tarip biasa" 😭
endingnya bagus, dibikin gantung tapi happy ending♡
Profile Image for Dewi Maharani.
28 reviews
August 19, 2023
Kerenn banget novelnya sungguh.
Tokohnya berhasil dapetin apa yang dia mau. Terus banyak banget pesan yang bisa diambil dari novel ini.

Wajib baca buat kalian yang lagi jadi anak SMA.
Profile Image for Dennisa .
160 reviews
December 23, 2023
Dapet insight baru tentang persona yang dijelaskan oleh mas Liam.

Judulnya lucu, selucu ceritanya.
Tapi kurang puas sama endingnya, rasa-rasanya aku butuh epilog (⁠?⁠・⁠・⁠)⁠σ
4 reviews
February 5, 2025
bagusss polll, aku suka bangett!!
tetep pada poin utamanya terus dikasih bumbu komedii yang kocakk banget, sama ada romance tipis tipis yaa, pokoknyaa heartwarming bangett🩵
Profile Image for Rizky Wahyu Fir.
62 reviews1 follower
July 23, 2025
Authornya bisa nulis. Titik.

Pemilihan POV 1 sangat tepat, berhasil nunjukin Sri yang polos dan positif vibes. Dinamika dengan tiap karakter sangat nyata dan beragam. Ada yang ngeselin, ada yang heartwarming, dan ada yang absurd setengah mati, sampe bikin ngakak.

Sebenernya agak subjektif, karena aku orang Jawa Timur, paham sama lingkungan Sri. Apalagi ngelihat perjuangan Sri bisa kuliah, aku relate sekali.

Overall, novel ini bagus, sempurna! Aku harap orang-orang bisa menikmati sebesar bagaimana aku menyukainya.
Displaying 1 - 24 of 24 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.