Reiji Mano resmi bergabung dengan Special Forensic Researcher atau SFR, sebuah lembaga tempat ahli forensik berkumpul. Sebagai tugas pertama mereka, SFR menyelidiki sebuah kasus perampokan di Tokyo. Mereka berhasil mengidentifikasi tersangka melalui analisis DNA dan rekaman CCTV, tapi ini hanyalah awal dari drama balas dendam yang hebat..
idk ngerasa penceritaannya beda dengan volume volume sebelum ketemu Dan, mungkin memang sengaja. di sini akhirnya balik ngurus kasus "biasa" walaupun at the end ttp ada link ke kasus utama. masih belum dijelasin latar belakang hubungan anggota SFR lain dengan Hiroki Dan.
Satu kasus dibahas hingga 2/3 cerita dan, selain memperlihatkan kebolehan masing-masing anggota SFR dalam menganalisis bukti--forensik CCTV dan DNA, saya tidak mendapatkan keseruan lainnya. Kasus yang diangkat cenderung berat ke drama, latar dan tokoh diberi porsi yang cukup besar, padahal tidak akan muncul lagi, mungkin itu yang membuat saya bosan. Jadi, terasa berlarut-larut. Beruntung saya masih penasaran akan ke mana rimbanya Hiroki Dan pergi.
Pembahasan tentang video CCTV sebagai serangkaian gambar diam dan jumlah per detiknya, sebenarnya, menarik. Saya baru tahu kalau rekaman CCTV terdiri dari 25 gambar diam per 5 detik, makanya gambar rekaman sangat kasar.
Ada juga informasi mengenai struktur rambut manusia dan kucing yang digambarkan dan dijelaskan dengan baik hingga mudah dipahami oleh orang awam. Penulis juga memberi tambahan bidang analisis yang dilakukan oleh departemen Fisika di dalam labfor, yaitu menganalisis penyebab dan lokasi kebakaran, analisis senjata api dan senjata tajam, analisis suara, dan pembuatan model TKP dengan printer 3D, selain menganalisis CCTV tadi.
Kenapa saya tidak belajar fisika dengan sungguh-sungguh sih. Andai tahu ada profesi ini saat sekolah dulu, mungkin saya lebih giat mempelajarinya. Mungkin ya.
Selain nunggunya cukup lama, bahkan aku sampe rewatch dorama nya biar inget dikit2 ceritanya. Ternyata cerita di manga emang lebih bagus walau di dorama castnya lebih cakep. Kasusnya nggak nyangka 1 volume sendiri menurutku bukan arc yg penting juga dan rasanya agak aneh karena ngga ada Sawaguchi di sini. Udah kebawa mindset kali ya dimana ada Sawaguchi di situ ada Mano hahaha 🤣 Tapi menurutku emang udah saatnya Mano berinteraksi dan bekerjasama dgn orang lain yg satu circumtances sama dia dan ngga perlu lagi ngelibatin org lain. Kasihan soalnya kalo sampe terlibat. Yg ahli CCTV itu keren bgt skillnya 😂😭 Masih adem sebelum badai datang. Volume 11-12 nya bakalan gimana ya. Secara brutal aja belum tamat manganya 😅
Setelah arc terkait kasus keluarga Mano, Koga sensei mencoba memulai babak baru lewat keberadaan SFR. Namun kasus awal SFR terkesan semacam rehat setelah dihajar bertubi-tubi dengan intens alur sebelumnya. Sehingga berpotensi membuat pembaca agak mengernyit. Kasus pertama Mano di SFR terkait penyerangan pada Polwan senior yang dianalisis tidak hanya lewat sampel biologis namun juga analisis CCTV yang cekatan. Lumayan namun memang pengemasan kasus ini sangat sederhana :')
Daripada volume sebelumnya yang seru banget, di volume ini menurutku kurang "wah" ceritanya. Mungkin karna baru awal-awal Mano kerja bareng tim ahli forensik lain di SFR dan kemampuan para anggotanya belum dikasih liat secara menyeluruh. Mereka semua di SFR ini dibentuk karna tujuan utamanya Hiroki Dan yang masih buron.
I like the story between the Joko Suecugu and Ran Šinojama and the bacround story in this book. In general book 10 is taking the brearthe after book 9 so they is not much mension about about Dan until like a end of the book , otherwise is ok .