Subaru Myamoto ist ein Mädchen, das ihrem Bruder, der an einem Hirntumor schwer erkrankt ist, die täglichen Ereignisse vortanzt. Ihre schwere und traurige Kindheit fördert ihr tänzerisches Talent. Denn im Tanz kann sie sich selbst verwirklichen.
"Subaru" ist eine mit beeindruckender Gefühlstiefe erzählte Geschichte einer begabten Ballerina und sehr ausgefallenen Persönlichkeit mit seltsamen Angewohnheiten. Sie isst täglich morgens, mittags und abends Ramen (japanische Nudelsuppe), sie wirft Darts, um ihr Tanzprogramm auszuwählen. Der Autor von "Subaru", Soda Masahito, sagt über sie: "Subaru ist meine Idee einer außerordentlich begabten Person, die man aber niemals zum Freund haben wollte." Manchmal schwelgt Subaru in schamlosem Selbstmitleid, aber ihre unbegrenzte Fähigkeit zu berauschter Leidenschaft hält sie aufrecht.
Obwohl man Ballett vordergründig als Mädchen-Thema betrachten würde, erschien Subaru in Japan in einem Jungen-Magazin. Man könnte sie als einen völlig neuen, eigenartigen Typ von Manga-Heldin ansehen, inspiriert durch die überaus exzentrische Ballettwelt, in der sie lebt.
SODA Masahito (曽田正人) is a Japanese manga artist. Soda studied at Nihon University, but left prior to graduating. He worked as an assistant for Taku Kitazaki, and debuted in 1990 with GET ROCK, published in Magazine Special. His most notable series are Firefighter! Daigo of Fire Company M and Subaru. In 1997 Soda won the Shogakukan Manga Award for Firefighter! Daigo of Fire Company M, and in 2005 he won the Kodansha Manga Award for Capeta. Source: Wikipedia.org
What's good in Subaru is the balet itself. The ending of the story sucks! I hate it.. so stupid.. nggak nyambung.. nyesel banget gw.. Why MS why? Endingnya maksa abiss.. Kecewa beurattt... mana bacanya sampe subuh2 lagi,, sompret
Subaru, saat kecil dia kehilangan adik lelakinya yang mengidap kangker otak dan harus dirawat di rumah sakit hampir separuh hidupnya. Subaru yang saat itu belajar balet, setiap hari selalu menghibur adiknya yang terbaring koma di rumah sakit dengan tarian baletnya, karena sang adik sudah tak mampu lagi mencerna kata kata. Duh bikin nangis sesenggukan.
Subaru selalu di nomor duakan oleh orangtuanya. Bagi orangta Subaru segalanya ditujukan pada adiknya yang sedang sakit. Pada usia 16 tahun Subaru akhirnya kabur dari ruamah dan bekelana ke Amerika. Di sana dia menempa dirinya yang sudah diajari oleh dua orang expert Balet dunia. Subaru menolak beasiswanya untuk bergabung dengan sekolah balet ternama dan malah memilih bergabung dengan balerina jalanan yang mentas tanpa dibayar.
Panggung Subaru yang pertama adalah di penjara" amerika dengan penonton para narapidana. Jujur karena ini soal Balet jadi gak bisa diceritakan soal detailnya, tapi sumpah buagus. Sampai ikut nangis liat gerakan Subaru, suka banget dengan semangat yang selalu ada di tiap gerakan subaru, panas dan energi yang memancar. Penampilan Subaru bikin geger para tahanan yang akan mendekam di buih dalam kurun waktu yang lama, semua menangis tapi Subaru tak berhenti menari. Trian Subaru berhasil membangkitkan hasrat yang hilang, impian dari para naraidana yang sedang terkurung di balik jeruji.
Esoknya berita tarian dari penari jalanan ini berhasil menyita perhatian sang ratu balet, pricilia. Kerennya komik ini itu, sainganya bener bener membangun, gak culas, kita diajak mengenal diri kita sendiri melalui pikiran" Subaru yang begitu mencitai balet hingga rela mati di atas panggung.
Sifat komik yang kadang hiperbolik tapi somehow mencengakan membuat saya menikmati cerita petualangan Subaru merai impian. Dia membuang impian, membangun dari awal, lalu jatuh lagi, bangun dan begitu seterusnya. Nyatanya dalam kehidupan sesorang memang tak pernah berhenti dihadang masalah. Malah dari petualangan Subaru ini saya bersyukur karena Tuhan memberi saya musuh lamawan dan orang yang membenci saya. Karena hal itu mampu mengingatkan saya bahwa saya bkan manusia sempurna yang tak boleh terlena dengan pencapaian dan zona aman saya saat ini. Apa impian saya? Apa tujuan saya hidup? Saya tak mungkin membahagiakan semua orang di dunia dengan kehidupan saya, tapi setidaknya satu orang pernah saya buat tersenyum.
Dalam komik ini banyak metafora yang membuat saya tercengang. Seperti, Pricile yang hanya berdiri dengan sikap dasar balet selama berjam jam, lalu berkata " Apa kau tahu arti berdiri?", sungguh luar biasa, kadang energi dari seorang yang memiliki kemampuan itu tak perluh dipancarkan, kadang kita juga harus menahannya, untuk tahu keindahan alami diri kita.
Bagus, apalagi pentas akhir Subaru dan Pricilia yang bikin ilusi para penontonya.
Subaru benar benar inspiratif. No romance just journey of lonely girl. Hanya sebuah cerita luar biasa dalam titian yang begitu sempit dari kekerasan dunia. I love it !!