Belajar di Eropa dengan beasiswa Erasmus Mundus merupakan kesempatan untuk merasakan bagaimana hidup mandiri di Eropa, jalan-jalan dan bertemu teman-teman baru serta mengalami berbagai suka-duka sebagai pelajar perantauan di negeri asing. Di buku ini, tidak hanya mengenai proses bagaimana kami mendapatkan beasiswa yang bergengsi itu, melainkan kami juga akan membawa Anda menjelajahi cerita-cerita seru yang kami alami setiap harinya.
Mulai dari pengalaman bersosialisasi yang menyebalkan dengan sesama mahasiswa Indonesia sendiri, menghadapi sistem perkuliahan yang sangat konservatif di negerinya mendiang Mussolini, makan tiram hidup-hidup!, menyetir di kursi kemudi yang berbeda dengan di Indonesia, menyaksikan pertandingan bola di Milan dengan David Beckham sebagai bintangnya, melakukan ekspedisi a la Magellan, mencicipi Churros, hingga bertemu dengan mantan sekjen PBB.
Semua kisah itu bisa Anda nikmati dalam buku ini, senikmat melahap nasi komplit dengan lauk-pauknya. Buku ini akan menjadi inspirasi Anda!
Sebagai sebuah reportase atau catatan pengalaman, buku ini menarik terutama karena dapat menghadirkan aneka pengalaman belajar dan bertualang di Eropa. Beragam pengalaman yang dituturkan beragam mahasiswa Indonesia dengan latar yang berbeda-beda.
Tanpa disengaja aku membaca tips mendapatkan beasiswa ke luar negeri di portal berita KOMPAS.com. tidak sengaja juga terdapat di artikel itu menjelaskan kalau ada peluncuran buku Erasmus Mundus. Wah. Aku harus membaca buku itu, lumayan buat mengetahui bagaimana di balik cerita orang-orang beruntung yang mendapatkan beasiswa kuliah ke Eropa. Berikut sinopsis yang tertulis di belakang buku dengan cover dominan hijau itu.
Belajar di Eropa dengan beasiswa Erasmus Mundus merupakan kesempatan untuk merasakan bagaimana hidup mandiri di Eropa, jalan-jalan dan bertemu teman-teman baru, serta mengalami berbagai suka-duka sebagai pelajar perantuan di negeri asing. Di buku ini, tidak hanya mengenai proses bagaimana kami mendapatkan beasiswa yang bergengsi itu, melainkan kami juga akan membawa Anda menjelajahi cerita-cerita seru yang kami alami setiap harinya.
Mulai dari pengalaman bersosialisasi yang menyebalkan dengan sesama mahasiswa Indonesia sendiri, menghadapi sistem perkuliahan yang sangat konservatif di negerinya mendiang Mussolini, makan tiram hidup-hidup!, menyetir kursi kemudi yang berbeda dengan Indonesia, menyaksikan pertandingan bola di Milan dengan David Beckham sebagai bintangnya, melakukan ekspedisi a la Magella, mencicipi Churros, membagi waktu untuk mengurus keluarga kecil sembari kuliah, hingga bertemu mantan sekjen PBB!
Semua kisah itu bisa Anda nikmati dalam buku ini, senikmat melahap nasi komlit dengan lauk-pauknya. Buku ini akan menjadi inspirasi Anda. Selamat membaca!
Kalau berbicara inspirasi, ya buku penuh dengan inspirasi. Pun imajinasi. Kita disodorkan cerita bagaimana merasakan kuliah di beberapa negara sekaligus. Tidak hanya menuntut ilmu, tapi cerita jalan-jalan di Eropa cukup untuk tenggoroka menelan ludah sendiri.
Ada dua hal unik yang aku berikan stabilo di buku ini. pertama adalah ilustrasi jeruk dan jus jeruk. Ilustrasi ini sangat inspiratif. Jus jeruk harganya lebih mahal daripada jeruk biasa. Andai bisa berbiacara mungkin jeruk akan memilih menjadi jus jeruk saja. Tapi tidak semudah itu menjadi jus jeruk. Jeruk harus melalui proses yang dilalui. Jeruk itu diperas (sakit), ditekan (tidak enak), dipencent (mungkin sampai peyot) supaya sarinya keluar dan bisa menghasilkan jeruh yang segar yang mahal harganya. Begitulah perumpaan dalam meraih beasiswa Erasmus Mundus, bagiku tidak hanya dalam meraih beasiswa Erasmus Mundus saja, ilustrasi jeruk dan jus jeruk sangat menginpirasiku. Kedua adalah adanya orang Madura yang menulis buku ini. itu artinya orang Madura yang keren ini lolos beasiswa Erasmus Mundus. Siapa dia? Dia adalah M. Mushthafa. Lulusan UGM asli Sumenep tepatnya di Guluk-guluk. Sebenarnya aku pernah mendengar ceritanya dari muridnya yang kebetulan anggota Plat-M. tapi ngga menyangka saja, ada orang Madura ada di buku keren ini. itu semakin menguatkanku bahwa orang Madura juga bisa Mendunia. Meski belum bertemu, tapi aku turut membaca kata Madura di dalam buku ini.
Melalui buku ini, pembaca tidak hanya disuguhkan pengalaman-pengalaman alumni Erasmus Mundus dalam menjalani masa-masa perkuliahan saja. Pembaca juga dapat menyimak cerita-cerita lainnya tentang bagaimana perjuangan mencari peluang-peluang beasiswa ke luar negeri, beradaptasi dengan kehidupan dan kebudayaan masyarakat di negara-negara Eropa merasakan pengalaman kuliner di Eropa, lalu tentang tercapainya keinginan seorang ‘wong ndeso’ untuk bertemu bule, perasaan cemburu untuk mendapat beasiswa, kemudian pengalaman menjelajah Eropa seperti Ferdinand Magellan, hingga menemukan filosofi kehidupan dalam segelas jus jeruk.
Semua itu terangkum menjadi satu dalam buku ini. Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari suka-duka masa perkuliahan di Eropa. Cara-cara untuk beradaptasi dengan kehidupan dan kebudayaan masyarakat yang selalu berbeda di setiap negara. Buku ini sangat bermanfaat bagi mereka yang berniat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Buku ini akan mengajarkan beberapa hal penting yang akan membantu mewujudkan impian. Utamanya, impian besar hanya dapat diraih hanya dengan ketekunan dan semangat tidak pernah menyerah.
saya ingin mengucapkan terima kasih banyak, merci beaucoup, grazie, gracias, danke, thank you kepada kakak-kakak penerima beasiswa erasmus mundus yang telah berbagi kisah-kisah inspiratif dalam buku ini. :D Mulai dari awal perjuangan untuk mewujudkan impian, suka duka tinggal dan belajar di negara-negara benua biru,dan tips-tips pengalaman hidup yang mampu memompa spirit para pembaca. buat temen-temen yang memiliki mimpi untuk sekolah di luar negeri, nggak ada salahnya membaca buku ini, selain untuk menambah wawasan, pengalaman mereka juga bikin 'iri' yang nantinya membuat kita terlecut untuk berusaha mewujudkan impian seperti mereka. semangat untuk menjadi 'jus jeruk'! :D
Buku ini bukanlah buku cara-cara mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus, tapi pengalaman, yang jelas jauh lebih berharga, dari orang-orang yang mendapatkan beasiswa tersebut.
Membaca buku ini dapat meningkatkan motivasi seseorang untuk ingin berkuliah di luar negeri, dan terutama melalui jalur beasiswa Erasmus Mundus. Meraih beasiswa tidak akan pernah mudah, tapi kenikmatan memperoleh hasilnya akan terlihat, salah beberapanya adalah yang ada di buku ini.
Sangat inspiratif dan membangkitkan kembali mimpi saya untuk mencari beasiswa keluar negeri :) Can't wait for the next stories...Berharap ada cerita2 lain yang lebih detail dan panjang (yang ada di buku ini relatif pendek2, mungkin disengaja ya supaya banyak cerita dari banyak kontributor bisa masuk?).
Buku yg sangat bagus untuk para pemburu beasiswa, semangat yg tiada henti dalam menggapai mimpi. Seluruh cerita dituliskan dengan apik, dan membuat saya ikut berimajinasi di dalamnya. Namun ceritanya terlalu sedikit, semoga di edisi selanjutnya dapat ditambah lagi pengalaman para alumnus. Thanks for sharing the stories ^_^
buku yang sangat menginspirasi, membuat kita semakin bersemangat untuk bisa (harus) meraih beasiswa erasmus mundus. disajikan secara apik oleh masing-masing kontributor penulis, dengan gaya yang unik dan semangat yang membara, serta tidak ketinggalan dikasih tips-tips untuk mendapatkan beasiswa ini :). a must read book to reach your dreams :D
This book is very highly recommended for young children/adult who have a dream to school and to live in europe. Contains an interesting experience and motivation to be able to realize a dream because nothing is impossible.
Buku yang bagus untuk membangkitkan kembali motivasi untuk belajar dan meraih beasiswa di luar negeri. :) Harapan saya, rekans penerima beasiswa Emundus lainnya juga bisa turut membagikan pengalamannya di edisi berikutnya.
i bought this book in 2008, and this book provides some tips, links for the scholarships, the information about the scholarship around the world.. this book is really useful for scholarship seeker.. :)
buku yang sangat menginspirasi.. yang saya tidak suka adalah, saya di buat iri dan seperti bisa merasakan langsung pengalaman yang diceritakan.. thanks alot..
buku yang cukup menginspirasi para pembacanya untuk belajar ke negeri orang melalui beasiswa..walaupun ada beberapa cerita yang sedikit membosankan..tapi overall buku ini patut untuk dibaca,,