aku bisa melihat apa yang orang lain tak bisa liat. ada juga yang bisa dilihat orang lain dan aku tak bisa melihat na
pernah merasa jadi orang paling bahagia atau justru paling susah? setiap orang punya cara na sendiri dalam menghadapi sesuatu karena cara pandang mereka masing-masing. bahkan untuk hal yang sama kita bisa punya pandangan yang berbeda dengan orang lain. apa yang menurut kita baik belum tentu demikian menurut orang lain. so... ada baik na juga kita mau membuka diri untuk mengetahui perbedaan pandangan atau pendapat itu. maka dari sana mungkin kita bisa menemukan sesuatu yang lain, yang baru, yang bisa jadi lebih baik lagi. seperti mikoshiba yang berhasil membuat satu tunas lagi pada pohon di pekarangan kedai tasogare :-)
Duh salah banget kayaknya aku bilang Mikoshiba mirip Natsume. Wkwkwkwk. Kenyataannya gak 100% tepat. Kalau Natsume tuh ngeliat hal-hal 'anu' masih suka kagetan. Natsume juga lebih ekspresif. Mikoshiba melempem banget Gusti. Kaku banget lagi mukak'e kek kanebo baru. Wkwkwkkwk.
Di volume sebelumnya saat Mikoshiba menemukan sebuah gang, dan pada akhirnya ia bekerja sambilan di kedai tasogare, makin banyak hal aneh yang mengelilingi hidup remaja lelaki tampan itu. Di sepanjang gang tersebut, ternyata banyak toko loh. Tetangga-tetanga kedai tasogare mulai usil nih. Selain lebih aneh nan absurd, para penghuninya juga sering menculik Mikoshiba ke pekarangan masing-masing. Ugh.