"Kau tahu apa penyakit paling gawat yang melanda masyarakat modern? Itu adalah kepalsuan. Sebab kepalsuan mirip seperti wabah : ia dapat membunuh." - Patch Adams.
Pernah nonton "Patch Adams" dengan aktor utama Robin Williams? Film yang sangat humanis, very recommended!
Nonton filmnya saya nangis kejer. Nah, sensasi baca bukunya lebih heboh lagi. Nangis kejer tiga ember *lebay*
Patch ini seorang dokter. Iya, yang biasanya pakai jas putih itu. Namun, dokter yang satu ini agak berbeda. Dia masih berjas putih dan bawa stetoskop, namun memakai hidung merah dan celana warna-warni, dan visite a.k.a mengunjungi pasien dan berkeliling dengan mengendarai sepeda roda satu.
Hei, kau ini sedang menggambarkan seorang dokter atau badut sih? Saya betulan sedang berbicara tentang seorang dokter. Dokter Patch.
Dokter Patch bukan dokter gadungan. Namun ia juga bukanlah dokter konvensional, tipe dokter yang keluar dari gerbang fakultas kedokteran dengan cetakan wajah serius dan stres tersembunyi akibat tekanan kesempurnaan tanggung jawab profesi; setelah bertahun-tahun melahap buku-buku setebal bantal dan berurusan dengan penyakit, kuman, darah, serta kematian.
Dokter Patch menyembuhkan orang bukan dengan metode 'kedokteran mekanikal,' dimana pasien lebih menyerupai 'sesuatu yang rusak dan harus diperbaiki dengan prosedur begini-begitu yang kerap kurang manusiawi.' Ia menekankan bahwa dokter juga manusia, mereka bukan kaum penyembuh dengan kekuatan titisan Tuhan yang dapat membuat Anda sehat dengan sekali sentuh.
Patch lebih memandang sistem pengobatan dan hubungan antara dokter dan pasien secara holistik. Tubuh, jiwa, dan pikiran sudah didesain sebagai sistem dengan keseimbangan sempurna lengkap dengan penyembuhan otomatis-jika dirawat dengan baik. Hubungan antara dokter dan pasien yang seharusnya adalah lebih dari kombinasi 'tukang reparasi' dengan 'mesin yang rusak.'
Dokter dan sistem kedokteran ideal seharusnya berperan menjadi pemandu pasien-dan manusia pada umumnya-untuk sadar dan peduli akan tubuh serta kesehatannya, yang dicapai lewat gaya hidup sehat dan pola pikir positif. Patch juga percaya bahwa tawa dan kebahagiaan adalah vitamin ampuh yang meredam segala penyakit. Bahwa tugas dokter yang ideal bukanlah melakukan sulap untuk melenyapkan borok, melainkan membuat Anda sadar dan tahu apa penyebab borok, cara pencegahannya, dan penanggulangan holistik terhadap borok itu. Dengan kata lain, dokter yang ideal adalah sahabat sejati Anda-terutama dalam urusan kesehatan. Ada rasa hormat, saling percaya, dan juga cinta, sehingga dapat terbentuk ikatan pemahaman yang memandang kedua pihak-dokter dan pasien-secara manusiawi dan wajar.
Dalam buku ini, Patch tidak hanya menyoroti kegelisahannya terhadap sistem kedokteran modern. Pemaparannya juga dapat membuka mata kita mengenai betapa beratnya tekanan dan tuntutan tanggung jawab yang diemban oleh para dokter. Pernahkah Anda berpikir jika tindakan malpraktik bisa jadi dipicu oleh tingkat stres dokter akibat tuntutan kesempurnaan yang akhirnya berujung pada kehati-hatian yang salah? Bayangkan, Anda yang sakit saja sudah stres, apalagi dokter yang dituntut mengobati penyakit Anda. Lebih-lebih ketika si dokter paham betul jika penyakit Anda super gawat, peluang sembuhnya kecil, pasien tidak mau tahu dan sadar diri terhadap gaya hidupnya yang mengerikan, namun ia maunya sembuh dan siap memperkarakan si dokter jika terjadi sesuatu yang di luar rencana.
Dokter Patch menuangkan seluruh visinya dalam buku ini. Terutama dalam bab Gesundheit-rumah sakit yang merupakan visinya untuk menjadi 'sahabat' kesehatan masyarakat. Pada akhirnya, visi Patch mengenai dunia kedokteran masa depan adalah sama seperti mimpi Hippocrates :
"Tujuan pendidikan kedokteran pada akhirnya adalah menghapus kebutuhan akan dokter. Sebab masyarakat akan telah memahami pentingnya kesehatan dan cara hidup yang sehat, sehingga para dokter dan tenaga medis lainnya tidak lagi berperan sebagai orang suci penyembuh, melainkan sahabat yang akan berjalan di samping Anda untuk memastikan bahwa Anda menghargai diri Anda-dan kehidupan."
Buku yang sangat menyentuh dan patut dibaca oleh semua kalangan-khususnya para dokter, pasien, dan mahasiswa kedokteran yang tengah membangun langkah mereka untuk menjejak ke dunia tersebut. Great book and very recommended!