Buku ini ditulis bukan untuk mengajarkan perbuatan kriminal (illegal). Tapi tengoklah semangat yang menyala-nyala dari seorang pemuda Indonesia bernama Surya, yang mencoba menaklukkan Amerika Serikat dengan cara menjadi seorang Illegal Alien. Bagaimana liku-liku sang alien menembus birokrasi yang ketat di AS, mulai dari mendapatkan proof of residence, ID card, driving license, hingga mendapatkan beasiswa di negara yang seharusnya mendeportasinya? Bagaimana pula liku-liku Surya membawa teman-temannya dari Indonesia untuk bisa bekerja di AS secara legal? Ikuti petualangannya!
"If you never try, then you never know!" Begitu kalimat bijak yang sering aku dengar. Jawaban dari semua pertanyaan itu kemudian aku dapatkan setelah mendapat informasi penting dari kawanku yang bekerja di Bermuda, bahwa di Amerika Serikat banyak sekali agen-agen tenaga kerja yang siap mencarikan kerja, tentu dengan imbalan komisi yang terjangkau. Hal.21.
Oke, sebelum saya bahas lebih panjang, buku ini berdasarkan kisah nyata Agung Suryawan (mungkin ini nama samaran) yang dituliskan ulang oleh temannya Hartono Rakiman di mana kejadiannya berlangsung di tahun 1998 dan bisa jadi kondisinya sekarang sudah jauh berubah.
Agung ini rupanya sudah lama bekerja di luar negeri, namun di kapal pesiar. Beberapa kali ganti perusahaan, di tempat terakhir dia merasakan kejenuhan luar biasa. Terlebih dengan beban kerja yang terasa nggak habis-habis. Untuk itulah, ia memutuskan untuk berhenti.
Idealnya, jika berhenti, ya harus langsung pulang ke Indonesia, namun ia memilih jalan lain yakni mencari peluang di daratan dan bekerja di beberapa tempat yang sekiranya dapat ia jalani. Karena di kapal pesiar ia bekerja di dapur, maka yang kemudian ia incar adalah pekerjaan di restoran.
Ya, demi melanggar aturan kerja di US, ia lalu terpaksa berbohong. Tiket pulang ke Indonesia yang sudah dibeli ia refund, dan begitu tiba di daratan ia langsung mendatangi agen. Dan ternyata untuk mendapatkan pekerjaan sangat mudah. Agen tinggal tanya ia mau kerja di kota apa, tempat apa, dan begitu menelepon beberapa perusahaan, voila, pekerjaan langsung didapat dan Agung hanya membayar 100 dolar untuk feenya. Itu pun masih bisa direfund dalam jangka waktu tertentu jika pekerjaannya nggak cocok dan agen tinggal mencarikan tempat lain.
Mengenai statusnya yang imigran gelap (sebab itu judulnya pake istilah "illegal alien") perusahaan pun nggak terlalu mempermasalahkan. Selama Agung nggak terlibat dengan pelanggaran hukum (narkoba terutama), maka antara pemerintahan, perusahaan dan pekerja seakan TST alias Tahu Sama Tahu. Pokoknya, siapapun bisa bekerja dengan baik selama gak bikin masalah.
Nah, pengalaman Agung bekerja di beberapa restoran inilah yang ia ceritakan lumayan detail di buku ini. Saya jadi punya gambaran (setidaknya di tahun segitu), jika emang mau cari kerja halal tuh nggak susah. Mungkin itu juga sampai ada istilah "American Dream" ya.
Saya gak akan banyak cerita tentang bukunya, yang jelas ini tipe buku yang asyik dibaca berulang kali. Sebelum ini, ada juga buku Lost in The USA karya Fathi Bawazier yang juga membuka mata tentang para illegal alien di Amerika ini.
Susah banget dapetin buku ini. Kena PHP seller di marketplace hingga kemudian nemu di carousell dan untuk pertama kali belanja di sana atas dasar trust aja. Untungnya beneran dikirim :)
Buku ini adalah salah satu bukti bagi saya bahwa buku dan pembaca itu berjodoh. Saya menemukan buku ini disalah satu sale besar-besaran buku di DMall Depok pada 2018 yang lalu. Dan pilihan saya membeli buku ini sangatlah tidak salah.
Karena based on true event, ekspetasi saya tentang jalan cerita tidak terlalu muluk-muluk apalagi jika berharap alur yang mendayu-dayu seperti novel karangan Uda Fuadi misalnya. Namun ternyata penyusunan bab per bab dam potongan detail yang diambil membuat saya juga terhanyut dalam perjalanan yang dilakoni oleh Mas Agung Suryawan.
Btw Illegal Alien ini bukan tentang makhluk luar angkasa berbadan hijau dan kepala besar. Illegal Alien adalah istilah untuk pendatang ke Amerika Serikat tanpa izin yang jelas. Jadi Mas Agung Suryawan (yang diyakini sebagai nama pena saja) bekerja di kapal pesiar di AS. Kemudian dia memutuskan kabur dan memulai pertualangannya.
Menurut saya ceritanya tidak happy ending banget, karena sepertinya banyak juga Illegal Alien yang berakhir lebih bahagia dari Mas Agung Suryawan ini. Namun ketika membaca buku ini, kita akan terbawa suasana dan bisa menikmatai hidup di AS sebagai pendatang dari Indonesia. Saya yakin beberapa orang setelah membaca buku ini akan mempunyai semangat untuk merantau dan mengadu nasib di negeri orang apalagi AS. Sah-sah saja sih.
Yang sangat saya suka dari buku ini adalah gaya penulisan dengan sudut pandang orang pertama dan penulisan bahasa Indonesia sederhana tanpa kalimat dengan beranak-pinak. Saya seperti membaca blog dan menanti postinga-postingan berikutnya.
Tapi menurut saya sih, apa yang dilakukan Mas Surya ini cukup berbahaya untuk ditiru oleh orang lain. Cukup baca saja, gak usah ngide pengen nyoba juga. hehehe.
Kisah petualangan Mas Agung eh Mas Surya ini sangat menyenangkan untuk dibaca :) Kalo boleh dikata musik itu ada yg easy listening, ini easy reading banget..
Mas Surya yang awalnya ingin mengadu nasib di Amerika, dengan american dream-nya nekat jumpship, lalu menyelusup ke berbagai bagian di negara tersebut. Berjuang meraih penghasilan demi menghidupi keluarga di tanah air, jatuh-bangun, hingga akhirnya bukan hanya pekerjaan yang menyenangkan yang ia peroleh, namun juga gelar akademik yang semula tak dia rencanakan untuk diraih.
Begitu besar cintanya pada istri dan Arke (anaknya), membuatnya tetap teguh meski banyak godaan dan berjuang tak kenal putus asa. Aku jadi ingin merasakan masakan Mas Surya, seorang chef handal, serta pejuang tangguh. Aku ingin menyaksikan atraksi lempar-lempar telur mentah untuk menjadikannya hidangan a la koki Jepang, diperagakan oleh Mas Surya, beserta bumbu anekdot-anekdotnya :D
Pertama kali mendengar promo buku ini saat talkshow travelling, 6 hari yang lalu. Entah mengapa aku jadi sangat tertarik pada buku ini dan langsung membelinya begitu selesai talkshow. Mungkin karena cara bercerita Mas Surya yang berapi-api, atau gayanya yang sederhana namun menginspirasi, atau kerendahan hatinya yang membuatnya tak terkesan pamer saat dia bercerita ? Pembawaannya juga lucu dan menyegarkan, sehingga membuatku melek, dan penasaran tentang isi buku ini, apa saja yang dia pelajari selama bertahun-tahun tinggal di amerika, dengan status illegal alien.
Alien, istilah ini tak asing lagi. Namun aku sempat kaget waktu mendengar kawanku yang kuliah di Jepang, dijuluki alien oleh penduduk setempat. Ternyata maksudnya alien itu orang asing. Cuma ya kok rasanya agak nggak enak didengarnya. Eh, ternyata aku malah bisa ketemu dan baca cerita dari seseorang yg menjadi 'illegal alien' namun berhasil memberangkatkan banyak orang menjadi 'legal alien'.
Salut sama Mas Surya, untuk perjuangan dan kisahnya yang boleh kunikmati. Kalau boleh nitip saran, buku ini perlu diedit lagi karena masih banyak typo. Trus kalaupun mau disempurnakan juga boleh, karena endingnya kurang 'nendang' menurutku. Tapi penceritaan dari awal dan di tengahnya benar-benar membuatku tak bisa menyelangi pembacaan buku ini dengan yang lain.
Jadi ingat 3 hal: 1. Trimakasih Mas Surya untuk hadiah kaus "illegal alien" dalam kuis dadakan.. alaska..yippie 2. "I'm an alien..I'm illegal alien..ooh" (Sting) 3. "You'll never know, if you never try" (motto Mas Agung Suryawan).
Ternyata hidup di Amerika semacam itu. Bukunya ngasih banyak info yang bikin, "Ooh gitu". Ngga kerasa ada klimaksnya tapi seru aja ingin tau endingnya gimana.