Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup: bahagia bersamamu.
Ini sudah benar dari awal. Aku mencintaimu tanpa tanda tanya.
DEAR YOU,
Buku ini dipersembahkan untuk cinta, demi cinta, dan kepada cinta.
Ingat-ingatlah semua pagi yang kau syukuri karena masih bisa terbangun di sisinya, semua siang yang kau habiskan dengan merindukannya, juga malam-malam yang kau tutup dengan doa memohon kebahagiaannya.
Temukan cerita tentang cintamu di buku ini—dan bersiaplah untuk jatuh cinta lagi.... -------------------
Moammar Emka (lahir di Tuban, Jawa Timur, 13 Februari 1974; umur 42 tahun) dikenal sebagai penulis buku kontroversial, "Jakarta Undercover" (Sex in The City).
Moammar Emka telah menulis puluhan buku. Namun buku tulisannya yang paling laris dan mengangkat namanya adalah "Jakarta Undercover". Buku ini menceritakan sisi gelap kehidupan seks 'liar' yang ada di kota Jakarta. Buku ini juga mengalami cetak ulang sebanyak 35 kali. Selain itu juga dilakukan gubahan dalam bentuk bahasa Inggris dan di pasarkan di kota-kota besar Asia, yang juga telah dilakukan cetak ulang. Karya itu kemudian diangkat ke dalam cerita film layar lebar berjudul "Jakarta Undercover", dengan dibintangi Luna Maya, Fachry Albar, Lukman Sardi, Christian Sugiono, dan Fauzi Baadila.
Emka menulis buku-bukunya dengan investigasi secara mendalam selama bertahun-tahun. Berbagai metode pun dia gunakan untuk mendapatkan informasi seperti pendekatan personal, clubbing, nongkrong bareng, curhat, sampai wawancara.
Buku tulisan Emka kebanyakan mengupas sisi seksualitas yang terjadi di masyarakat, seperti "Siti Madonna", "Jakarta Undercover 2","Jakarta Undercover 3", "Ade Ape Dengan Mak Erot?", "2 Selingkuhan", dan "In Bed with Models". Buku In Bed with Models dirilis pertengahan 2006, yang mengisahkan lika-liku sisi gelap para selebriti Indonesia dalam mencari 'pendapatan tambahan' dengan 'menceburkan diri' dalam transaksi seks kelas atas.
Selain menulis, Emka juga pernah tampil sebagai cameo di film "Koper" garapan sutradara Richard Oh.
“Hidup itu bukan tentang menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.”
Quotes yang paling saya sukai dari buku ini justru yang ngga ada kata-kata cintanya. Hehe. Coba berikan buku ini pada saya tahun lalu, mungkin hanya kuat baca 10 halaman terus mulai memecahkan gelas-gelas dan barang pecah belah lainnya.
Tapi di saat ini, after all I’ve been through. Rasanya urusan hati dan perasaan memang susah diatur. Variabel bebas hidup yang memang bisa datang dan pergi kapan saja.
Back to the book, duh.. gimana ya menggambarkan buku ini.. Bentuknya bukan kisah atau cerita, Intinya buku ini berisi potongan kalimat/ paragraf yang menggambarkan siklus cinta.. Dari mulai jatuh cinta, rindu, patah hati, perpisahan sampe kenangan-kenangan akan kisah cinta..
Untuk manusia seperti saya yang anti gombalisme picisan, buku ini termasuk ke dalam kategori lulus sensor. Bahasanya poetic, ini sungguh nilai tambah karena susah menuliskan kata-kata poetic dalam Bahasa Indonesia, salah-salah kepeleset jadi gombal.
Tapi emang sih sebaiknya buku ini jangan dibaca sekali habis, sedikit-sedikit aja, apalagi kalo lagi ada “apa-apa” dengan perasaan, bisa-bisa jadi pusing kepala sendiri, hehe. Jadi penasaran apa yang menjadi inspirasi sang penulis sampe-sampe bisa mengeluarkan kata-kata tentang cinta segini banyaknya.
Saya belum pernah baca bukunya Moammar Emka soalnya. Ini pertama kalinya karena dulu2 keburu menilai kalo buku2 genre ini “not my cup of tea”. Berhubung sedang melaksanakan perluasan genre jadi dicobalah, dan ternyata untuk buku ini cukup worthed kok.
Oiya, yang lagi patah hati sebaiknya menunggu tingkat emosional stabil dulu. Dari pada galau dan melamun mengawang-ngawang lagi karena kata-kata dalam buku ini. Hehe.
Berikut adalah beberapa paragraf yang saya suka :
“Tentangmu yang tak mampu kutepikan apalagi kulupakan. Tentangmu yang setia kujaga dan kusimpan rapi di sudut hati terdalam. Inilah kuasa pilihanku. Inilah yang tertulis dihatiku : aku mencintaimu.”
“Kadang cuma butuh satu helaan napas panjang buat menyudahi penat hari ini sambil membayangkan sepotong senyumanmu.”
“Aku ingin mencintaimu tanpa batas waktu. Tidak kini, dulu, apalagi nanti. Aku ingin mencintaimu saja untuk selamanya.”
“Rumah. Sejauh manapun aku melangkah dan berlari, kepadanya juga aku kembali. Karena disanalah hati begitu nyaman berdiam. Ada rindu yang terus bernyawa. Membawa inginku selalu kembali kepadanya. Rumah itu kamu. Semesta nyaman yang menjalar dan teduh yang berjajar. Menguar rindu yang tak terbilang. Mengeja cinta – tanpa tanda tanya, berulang-ulang. Rumah itu hatimu.”
Awalnya tak begitu tertarik dengan buku ini. Saya terka contentnya pasti akan ber- romance ria (dan saya kurang suka dengan romance). Tapi toh akhirnya saya tergiur juga untuk membeli setelah bertemu langsung dengan Emka dan menanyakan apa yang bisa ia tawarkan dari "Dear You". "Dari erotis ke romantis"-begitu katanya-menengok dari tulisan-tulisan sebelumnya seperti Jakarta Undercover,dsb. Berbekal penasaran, saya toh akhirnya memutuskan beli juga :p. Dear You berisi ratusan kalimat-kalimat pendek (saya rasa hanya sepanjang satu tweet) yang mungkin bagi sebagian orang menyebutnya "gombalan" atau "rayuan" yang terpisah dalam beberapa chapter. Saya harus mengakui kekuatan diksi Emka disini. Saya tak bosan menikmatinya. Saya termasuk pembaca yang mengagumi layout dan cover milik Gagas Media pada buku-buku terbitannya. Begitupun di Dear You ini. Tampilan sangat diutamakan dan tak membuat kecewa. Saya rasa pembaca yang ingin kasih kado untuk pasangan, ini buku yang tepat. :D
Bintang empat untuk Dear You yang menggabungkan keindahan tampilan dan kata.
Ini adalah buku kumpulan puisi. Terdiri dari beberapa bagian yang setiap bagiannya berisi sekitar 100 puisi/ sajak pendek. Saran saya, jangan baca kumpulan puisi seperti anda baca novel ; kontinyu. Tapi, bacalah kumpulan puisi secara pelan-pelan supaya bisa meresapi setiap rasanya. Kalau dibaca kontinyu, akan sangat jenuh. Oh iya, dalam buku ini juga banyak puisi yang menggunakan kata-kata yang diulang-ulang. Banyak puisi serupa makna. Wajar deh ya, karena mungkin ada sekitar >800 puisi pendek dalam buku ini.
Kenapa saya rate 3/5? Diksi yang digunakan sederhana namun tetap apik. Ah, beruntung di sini gak ada juri yang akan menilai ripiu saya dan berkomentar "Ya jelasin dong di mana apiknya??? Sederhana itu gimana maksudnya???" --__--
Hahahaha!
Tapi tenang. Bahasa yang digunakan bukan kayak karya sastra klasik seperti khalil gibran kok. Setiap puisinya masih dapat dipahami orang awam. (Saya awam dan saya paham. Is it enough?) Dan satu lagi, buku ini tebal banget. Sekali lagi saya bilang, jangan dibaca kontinyu atau akan kehilangan esensinya. Hehe. Happy reading!
Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup: bahagia bersamamu. Ini sudah benar dari awal. Aku mencintaimu tanpa tanda tanya. Dear You, Buku ini dipersembahkan untuk cinta, demi cinta, dan kepada cinta.
Ingat-ingatlah semua pagi yangkau syukuri karena masih bisa terbangun di sisinya, semua siang yang kau habiskan dengan merindukannya, juga malam-malam yang kau tutup dengan doa memohon kebahagiannya.
Temukan cerita tentang cintamu di buku-buku ini dan bersiaplah untuk jatuh cinta lagi....
Dulu sering melihat twit @moammaremka yang dihiasi dengan hastag #dearyou, sekarang tahu maksud dari tulisannya itu. Buku ini adalah kumpulan twit dan pengembangan tulisan-tulisan dia yang pernah dia share di socmed tersebut. Ada 12 bab yang bertemakan macam-macam, namun tidak jauh dari kata cinta. Ketika jatuh cinta, ketika rindu, ketika kehilangan cinta, ketika galau, ketika munculnya harapan untuk cinta, patah hati, semua tertuang di dalam ribuan kata romantis nan putis di buku ini. Siap-siap mabok dengan kalimat yang indah, saya akan mengutip bagian yang paling saya sukai.
1. Demi Apa? Demikian Aku Mencitaimu "Aku ingin mencintaimu tanpa batas waktu. tidak kini, dulu, apalagi nanti. Aku ingin mencintaimu saja untuk selamanya." "Bajaklah pikiranku. Di tiap lajurnya akan kau temukan barisan kata itu: AKU MILIKMU!" "Kau adalah kata tunggal. Di lipatan hatimu, rindu kubakukan. Tercetak dengan huruf tebal."
2. Beginilah Rindu Kubakukan "Rindu dan kamu itu seperti angin. Tak bisa kulihat, tapi kurasakan kehangatan juga kegelisahannya." "Di kilometer tanpa nama, tiba-tiba kuingat segalamu. Menghasut getar, menampar nalar, dan tepikan ingkar. Lalu terbitlah rindu."
3. Selamat Malam, Cinta "Karena hanya mimpi yang bisa mengingkari kenyataan. Mari menguras rindu tanpa belas kasihan. Selamat malam." "Cukup satu kecup saja. Meskipun hanya dalam kata dan menjelma dalam mimpi, hmmm... bahagia, nyatanya."
4. Selamat Pagi, Mata Dear you, Lirih Seketika Dan... ada lirih seketika yang menampar ketermanguan. Kosong kudekap, di pagiku yang sunyi-tanpanya; dalam dekat, dalam jarak. Kutelan pedih yang mengiring sendiriku di tempias getar yang tak bergemuruh memski membentur bibir ombak. Aku pasrah dan semoga belum kalah.
5. Say Goodbye "Bagiku, setidaknya perpisahan ini bukan akhir. Masih ada hari esok untuk membuka lembaran baru - jika yang lama enggan, atau tutup buku." "Ketika masa lalu beranjak pergi, sebenarnya kita masih berjalan di sampingnya. Aku dan kamu berdiri di tengahnya." "Kau tetap anugerah terindah - bagiku. Tak peduli lebam luka karena perpisahan telah menyekam darah." "Belajar melupakanmu itu sungguh pekerjaan rumah yang besar dan menguras perasaan. Andai saja akar ingatan itu tak kuat mencengkeram." "Boleh aku tenggok hatimu sekali lagi? Bila kau izinkan, kuingin menjumput bahagia meski hanya satu debu." "Bersama melipat hati. Itu yang kita pilih untuk menyudahi penyatuan. dan genggaman kita pun terlepas di batas perpisahan." "Mencecap rindumu dalam satu rasa yang berulang: pahit. Berjarak dalam ruang keterpisahan itu sungguh menyesakkan, memang." "Dulu, ada satu keajaiban yang membangunkanku dari ruang hampa, dan itu kamu. Dan aku pecaya, akan ada keajaiban kedua. Siapa lagi kalau bukan kamu lagi." 6. Dor! "Yes, Sniper! Bantu aku menembakkan rindu dari jarak ribuan kilometer." "Rinduku memuntahkan timah panas. Tepat menembus dadamu!" "Tempatkanlah mantan pada tempatnya. Di hati, dan seterusnya." "Selama cinta belum kesasar, mantan tetap kusimpan." "Mohon antre! Jodoh sedang memperhatikan dan seterusnya, menimbang dan seterusnya... Memutuskan dan seterusnya. Semoga kamu, pilihannya." "Tabungan masa depan: investasi perasaan. Bunga progesif. Jaminan kebahagiaan. Di kamu, kubukukan." "Aku berserah pada sang waktu. Semoga mau bersedekah mengirimkan satu paket rindu beserta bumbu penyedapnya." "Membunuh perasaan itu lebih kejam daripada bunuh diri." "Kangen itu mirip kebelet buang air besar. Makin ditahan, makin bligsatan." "Penemuan bersejarah di hidupku itu ya kamu. Selamanya ingin kumuseumkan di hati." "Positif! Di nadiku terdeteksi rindu atas namamu." "Aku tersangka dan kamu terdakwa. Kita adalah dua orang yang tak berdaya membabi buta di jalan cinta." "Bagaimana bisa menyatu jika hati saling silang sengketa." "I LOVE YOU. Ada aku, dan kamu di situ.Kita satu. Setuju?!" "Aha! Apakah rindu itu semacam sembelit yang menyekat jarak, juga keterasingan perasaan?!" "Cinta datang memang tanpa undangan. Datang begitu saja, begitu tiba-tiba. tahu=tahu nama kita yang tertulis di salamnya." "Rinduku rasanya tawar. Sesendok gula dari tanganmu cukup untuk memeniskannya."
7. Tanya Hati, Entah Inikah Rindu yang Tak Berdaya? Rasakan perih teriknya rindu membakar keterpisahan. Sekelebat merupakan perawan rupawan, ternyata sekedar bianglala siang. Dari pantulan kaca di gedung-gedung pencakar langit, wajahmu adalah fatamorgana sempurna, dan tak berdayaku membingkainya. Rinduku sekarat menunggu tiba persenggamaan mata. Datanglah seutuhnya, bukan serpihan fatamorgana. Entah kapan masanya.
8. Antara Aku dan Kamu "Di mana kutemukan kesedihanmu?" Carilah aku di isak tangismu. kau akan temukan, aku pun tersedu. Kamu: "Rumah seperti apa yang ingin kau huni sampai tua nanti?" Aku: "Rumah hatimu." Kamu: "Seberapa jauh kau ingin berlari ke arahku?" Aku: "Sampai kau izinkan aku berhenti!" ACTION! Aku: "Sesatkan aku di jalanmu. Kemana pu!" Kamu: "Aku punya jalan buntu. Kamu tak bisa kemana-mana." CUT! TOLONGLAH AKU Kamu: "Butuh bantuan apa?" Aku: "Memeriksa seberapa kencang dadaku berdegup saat matamu menusuk palung jantung." Aku selalu jatuh cinta dengan pagi. "Kalau sama aku?" "Bentar, bentar. Aku cek isi hati dulu."
9. Dalam Senja & Hujan, Aku Menari "Mungkin benar juga. Kita berjodoh dengan senja. Ketika jingganya menghilang, aku kesurupan luka perpisahan itu."
10. Love is Beautiful "Jika malu itu mengenal komposisi, warna lebih pas pucat pasi. Untuk rindu? Warna pelangi." "Kalau jatuh cinta itu antibiotik, aku akan menghabiskannya, untukmu. rela dan mampu, demimu." "Peduli apa dengan luka. Seketika lunas terbayar dengan satu senyumanmu, saja."
11. Dear You, Namamu adalah Pernikahan Huruf yang Ingin Kutahbiskan di Awal Bulan Juli "Beruntunglah punya ingatan. Dari titik jenuh, kita tinggal melompat ke masa yang paling membahagiakan." Berani jatuh cinta itu berarti berani juga jatuh tanpa cinta. Berani jatuh cinta berarti berani juga jatuh bersakit-sakit untuk cinta. "Berani kamu jatuh cinta?" "Berani! Asal sama kamu!" 12. Gerimis di Bulan Januari "Meratapi kesedihan, itu seharusnya. Bangkit dari keterpurukan, itu usaha luar biasa," lirih pikiranku, menguatkan hati.
Apakah sudah mabok? Cepat-cepatlah meminum penawar cinta!
Belum banyak karya Moammar Emka yang saya baca, dan setahu saya tulisannya biasanya berani dan vulgar, di buku ini dia menjelma bak dewa cinta, mengalunkan nada-nada cinta untuk membius sang durjana cinta. Tidak disarankan membaca langsung buku ini sekali rampung, bisa-bisa kalian mabok seperti saya. Beneran, mungkin satu dua kalimat sewaktu membaca di twitter kita akan terlena, tapi kalau kita disuguhi ribuan kata cinta, kita akan terkapar!
Sedikit kekurangan buku ini, ada kalimat yang diulang, masih ada typo dan bab 6 sama 7 tertukar, maksudnya di daftar isi tertera bab 6 itu Tanya Hati, Entah, namun Dor! ditampilkan lebih awal. Itu saja, tidak banyak yang saya katakan.
Selebihnya, untuk yang memuja kalimat romantis, buku ini sangat cocok denganmu.
Gak sesuai sama dugaan gw sih sama buku ini awalnya. Ngarapin lebih dari buku ini. Setelah baca ini kayak sepenggal pemikiran emka ( gw rasa ). Sebenernya kalo buat gw, mungkin perlu sedikit waktu lebih lama dari baca buku yg lain. Mesti dicermati dan pehami bgt maknanya. Karna tebelnya 379 halaman dan isinya sepenggal - sepenggal tadi, jadi agak bosan bacanya. Tetapi ada beberapa kata - kata yang dalam maknanya. overall i like the cover ;p
112. Belum selesai juga aku membacamu. Membolak - balik halaman tentang rahasia - rahasia yang kau bisikan padaku dimalam itu, juga lelucon - lelucon konyol dalam cengkrama kita. belum puas aku membacamu. Tak ingin aku menemukan kata 'tamat' di akhir buku tentangmu. Kau kubaca lagi; kali ini dgn rindu.
4. Lelap tak terjamah. Bersanding sepi, kumamah pagi bersemi sedih - tak terperi. Menyudutkan bahagia ke tepi.
26. Inikah pagi? hmmmm. kenapa masih seperti kemarin? Hanya sunyi yang mengetuk keterasingan berulang - ulang.
55. Di lipatan pagi, aku menanti. Datanglah di pangkuanku meskipun sebatas basah embun.
124. Sesatku ditebas sunyi. Di tengah ramai, sepertinya aku berbincang dengan bibir ruang yang mengumandangkan suara pesakitan.
53. Jangan buru buru - buru pergi, pagi. Mimpip dan kenyataan masih ingin bertemu. Disaksikan Matahari
115. Bukan soal berani atau tidak, tapi lebih karena kesadaran menerima kenyataan. Hitam putih itu jelas beda warnanya.
125. Coba saja kamu jatuh cinta sekali. Ujian yang datang pasti berkali - kali.
55. Apa kabar gerimis hari ini? Tertawa bahagia atau menangis luka? Ah, dua - duanya - seperti meramu dalam satu menu.
72. Jangan biarkan sedih menjangkau mataumu. Semoga hujan menghapus jejak lelahmu. Dan tidurlah dalam buaian napas yang mengelopak bunga. Tanda retak sedikit pun sampai lembut pagi menyapa.
8. Ketika memikirkan orang yang pernah kamu cintai, ingatlah dia dengan tersenyum untuk berterima kasih. Karena dialah, kamu lebih mengerti tentang kasih.
20. Hidup itu bukan tentang menunggu badai berlalu, tapi tantang bagaimana belajar menari dalam hujan.
28. Beruntunglah masih bisa mencecap pahit. setidaknya kita bisa menakar manis itu seperti apa rasanya.
29. Mari menengok masa lalu. Memebawanya kepangkuan; meletakannya di jejak hari ini dan - mungkin, nanti.
35. Cinta? Tanpa definisi. Yang biasa dan bisa kita lakukan adalah menekspreikannya. Kasihan cinta kalau harus diartikan ini-itu. Cinta menjadi terisolasi, dan masuk ke dalam kotak!
6. "Meratapi kesedihan, itu seharusnya. Bangkit dari keterpurukan, itu usaha luar biasa, " lirih pikiranku, menguatkan hati.
107. Apa yang coba kuhindari? Masa kini, lalu apa nanti? Percuma lari, ketiganya pasti kutemui. Kita bersiap diri, saja. Karena hidup itu butuh masalh supaya kita tahu bahwa kita punya kekuatan.
46. Siapa bilang kita terpental dan kalah sbeleum berperang. Sejauh ini, kita bertahan, di sini- dalam tarian badai.
87. Berdiam juga pilihan. Memberi ruang pada nalar untuk bercinta; mencari jawaban. Semoga tenang menjelang, kemudian.
96. Menjadilah berarti. Bila salah, tak perlu mati - matian membela diri. Cinta itu selalu memaafkan, kok.
65. Kita harus memilih. Kini atau masa lalu. Dan jangan kira kita bisa berbalik dan mengikari keputusan kita sendiri.
86. Kesalahan yang tak disertai permintaan maap yang tulus akan menjadi "kesalahan di atas kesalahan."
114. sampai keakuan itu terbaca dengan huruf tebal, yakinkan pilihan.
For Stefani Sugia, I won this book, thanks to you. XD
Pertama buka buku ini, mata langsung terpaku pada kartu cinta yang cantik. Kartu cinta pertama yang saya buka tertulis kata-kata, "Dear you, Cinta memang sederhana. Tapi aku memilih luar biasa memaknai jatuhnya; jatuh cinta kepadamu."
Aaaw, so sweet. *meleleh*
Kemudian saya membuka halaman pertama dan mulai membaca. Buku ini bukan novel deh dan saya tidak yakin buku ini masuk kategori novel. Ini buku cinta. Buku tentang cinta. Bukan buku yang bercerita mengenai kisah cinta, tapi tentang cinta. Duh, susah jelasinnya.
Buku ini bukan rangkaian kisah, melainkan kumpulan kalimat-kalimat cinta. Diksinya indah, sangat puitis. Setiap kalimat memiliki nomor dan diurutkan sesuai dengan tema tertentu kemudian dikumpulkan dalam satu bab. Walaupun begitu, setiap babnya mampu bercerita tentang kisah cinta.
Penulis seperti sedang sakit, terserang virus cinta—lovesick—dan seakan kesetanan ia menulis, karena menulis adalah terapi. Membuat pembaca simpati.
13. Cinta adalah keberanian. Dan maaf aku belum mampu untuk mewujudkannya.~p.5
Setiap nomor kalimatnya berpotensi besar untuk dijadikan sms cinta kepada kekasih. Sempat terpikir kalau ini buku gombal. Tapi jenis gombal romantis, bukan gombal jayus murahan sih kalau saya boleh bilang. Kalau dikirim atau diutarakan pada waktu yangtepat bisa membuat pasangan manapun jadi terancam masuk ke hubungan batin yang lebih dalam! (Terlarang buat pasangan yang cuma main-main)
90. Dulu, ada satu keajaiban yang membangunkanku dari ruang hampa, dan itu kamu. Dan aku percaya, akan ada keajaiban kedua. Siapa lagi kalau bukan kamu lagi.~p.159
Buku Dear You oleh Moammar Emka ini harus dibaca perlahan. Setiap kalimatnya wajib diresapi satu persatu. Karena nikmatnya ada disitu. Buku ini terlalu romantis. Sampai nggak kuat bacanya. Setiap kalimatnya terlalu kuat, sederhana tapi sarat makna, terasa sekali emosinya. Dan terkadang saat suasana hati lagi skeptis, tanpa sadar langsung mencibir, "Hm, dasar gombal banget!" melempar buku, lalu mendiamkannya. (haha)
Saya suka sekali ilustrasi disetiap halaman. Nyaris tidak ada halaman tanpa ilustrasi gambar-gambar indah. Tahu sendiri kan gagas memang paling oke kalau sudah menyangkut ilustrasi cover. Coba kalau halamannya memakai jenis kertas untuk majalah dan buku ini dicetak berwarna, dijamin pasti akan lebih spesial lagi.
73. Jika saja hati itu seperti buku terbuka, betapa indahnya membaca dan menuliskan cinta, untukmu.~p.316
Dear you, buku cinta yang sarat emosi pahit manis cinta. Cocok dijadikan kado manis untuk kekasih yang sedang dimabuk cinta. Dari lelaki pecinta kepada wanita tercinta. Karena buku ini buku yang bercerita tentang cinta.
PS: Dan terima kasih kepada Stefani, karena memberikan saya kesempatan untuk membaca cinta, sebagai hadiah giveaway Bookie-Looker yang lalu. Saya anggap ini kado cinta darimu, ya. XD
Salut kepada sang pengarang. Begitu konsistennya ia memilah-memilah setiap kata, setiap kalimat untuk diletakkan di tempat yang sesuai. Apakah itu tentang perkenalan, pertemuan, perpisahan, kerinduan, atau bahkan kasih tak sampai.
Beberapa kutipan-kutipan yang ada memang terasa kental gombalnya. Bahkan beberapa kali saya berseru "Nggak segitunya kali..." namun kalimat-kalimat puitis yang lain cukup bisa menggeser kedudukan kegombalan itu. Buku ini bukan jenis buku yang bisa dibaca dengan cepat halaman demi halamannya. Namun harus dibaca pelan-pelan agar setiap kalimat-kalimat yang ada bisa teresapi maknanya atau buku ini hanya akan menjadi kumpulan kalimat-kalimat yang tepat untuk dijadikan bahan merayu pasangan.
Bicara tentang cover, dari awal saya sudah jatuh cinta dengan covernya. Sederhana namun manis dengan gradasi warna dari hijau muda hingga kekuningan. Ditambah dengan ilustrasi sebuah sepeda yang bersandar disebuah batang pohon yang sedang berbunga dan dipenuhi burung-burung yang bertengger di dahannya. Oh... melihat burung-burung itu saya jadi teringat dengan lambang twitter, sama-sama burung berwarna biru. Didalam bukunya, ilustrasi pun bertebaran di setiap halamannya. Saya paling suka ilustrasi di bab "Dear You : Selamat Malam, Kenangan". Ada ilustrasi lampu-lampu kota dan bangku-bangku taman, yang sesuai dengan babnya.
Yah... pada intinya buku ini adalah buku tentang cinta dan semua tentang cinta. Karena cinta adalah hal yang pernah bisa lepas dari kehidupan manusia.
Maaf ya, tapi aku gak ngerti isinya apa. Makasih untuk Galvan yang udah ngasih buku ini. Tapi bintang yang kukasih adalah murni penilaianku tentang buku ini, terlepas dari buku ini adalah hadiah.
Okay, isinya sangat populer. Aku tidak suka genrenya. Tapi baiklah, anggap saja cinta itu universal, dan kata-kata dalam buku ini menjelaskan cinta yang universal itu. Kata-kata cintanya muter-muter gak jelas maunya apa. Ya memang, ada banyak cara mengungkapkan cinta.
Tapi setidaknya pakailah hati.
Kata-kata dalam buku ini rasanya hambar meski berbicara tentang cinta, Berkata cinta tapi tak cinta. Kasarnya, barangkali ia ditulis bukan sebagai pengungkapan cinta, mungkin hanya agar dirituit oleh followernya. Dan kata-katanya memang cenderung 'laku' untuk dirituit.
Kata yang berulang biasa, frase yang sama diangkat lagi pun kadang ditemukan dalam buku kumpulan puisi. Tapi ada beberapa lema yang ditulis lagi di bab yang lain.
Satu-satunya yang bagus dari buku ini bagiku desain cover dan layout. Desainernya niat sekali. Memang itu salah satu kekuatan penerbit Gagas Media, bukan?
Buku ini, isinya adalah kata² romantis. Mirip quotes, hanya saja gak semuanya berisi quotes. Di dalamnya adalah buah pemikiran dari penulisnya, kata-kata romantis. Mencakup puisi, dan sebagainya.
Kalau mau membaca buku ini, harus dihayati, dan bacanya perlahan. Butuh pemahaman dan konsentrasi, karena isinya sangat nyastra.
Kalo aku sih, aku suka sama isinya :3 Aku suka kalimat² romantis, aku suka sastra. Quotes di dalamnya bisa mewakili perasaan kita juga. Pokoknya, kalo bisa menghayati dan memahami isinya, pasti bakal tersentuh.
Covernya bagus (menurutku), trus halaman per halaman di dalamnya juga bukan hanya kertas polos, tapi penuh dengan gambar bagus. Bukan ilustrasi, tapi lebih ke hiasan, seperti kertas binder yang warna-warni. Ketika membeli buku ini, kita juga bakal dapat hadiah berupa dua buah kartu ucapan yang berisi salah satu quotes dalam buku.
satu bintang untuk covernya , satu bintang buat momen waktu aku beli buku ini. Dan sisanya untuk isinya.
Awalnya aku kira buku ini berisi kata-kata romantis yang cocok buat remaja. Gombal-gombal gitu. Tapi ternyata bahasa yang digunakan begitu puitis , dan sangat indah. Saking puitisnya aku jadi harus berpikir keras untuk merasuki maknanya.
Hmm , mungkin buat anak remaja yang gak terlalu suka sesuatu yng puitis kurang cocok. Karena bahasanya bisa dibilang hmmm , cocoknya buat orang-orang yang pemikirannya dewasa.
Walaupun aku kasi 2 bintang, tapi aku tetep gak nyesel. Mungkin buku ini punya makna yang lebih, nanti ketika aku sudah lebih dewasa. Dan bisa meresapi setiap kalimat dibuku ini, ketika pemikiranku cukup matang. :)
(jujur, belum nyelesain buku ini , dari waktu awal aku belibaru kebaca seper-empat)
Dari awal membaca memang sudah bingung dengan apa yg hendak ditawarkan oleh buku ini. Sebuah kumpulan aforisma atau puisi? Sampai di bagian seperempat awal buku saya masih tidak bisa terkesan selain banyaknya diksi yg dimiliki si penulis dan kemampuannya merangkai kata. Tapi lantas kemudian karena begitu banyaknya tema tulisan yg dibawa membuat saya lelah bahkan setelah membaca belum lagi setengah jalan. Jeda meninggalkan buku ini begitu lama sampai saya berniat membacanya lagi. Dan setelah dilanjutkan makin saya dibawa dalam perasaan biasa-biasa saja. Begitu tebalnya buku ini membuat saya hanya ingin segera menghabiskannya saja dan melewatkan arti-arti terdalamnya. Terlalu banyak cinta untuk sebuah buku. Kalo saja dibuat berseri mungkin akan lebih menarik. Dua bintang rasanya cukup.
aku siap jatuh cinta! Aku siap menantikan datangnya cinta ke pelukanku. Kak moamar emka! Penulis love is cinta sungguh mengagumkan! Aku salut banget sama buku ini. Ceritanya benar2 terbalut dengan ramuan cinta. Dear you seperti sebuah perwakilan perasaanku pada seseorang. Aku mencintaimu! Buku ini dibersembahkan kepada cinta untuk cinta. Semua merasakan jatuh cinta dan pada titik tertentu akan merasa lelah untuk mencintai. Tapi kepada cinta pagi ini siang atau pun sore bahkan tengah malam aku mencintaimu. Cinta hanya sebuah kata yg tidak aku mengerti. Cinta cinta cinta aku jatuh cinta kepada cinta.
awalnya bagus., namun kebelakang kok agak membosankan kalau menurut saya; mungkin karena saya ngga lagi jatuh cinta atau mengalami yang demikian jadi kesannya flat dan kosong. jujur saya ga kuat baca buku ini lama-lama, paling sekali baca cuman 5 smp 10 lembar, karena itu tadi, bosen. tapi bolehlah buat nambah kosakata, apalagi yang mau 'nggombal'. oiya, saya tidak menyarankan memakai kata-kata di buku ini utk ditujukan ke pacar/ gebetan karena maknanya terlalu dalam dan sayang kalau cuman dipakai buat nggombalin pacar :p | cocok buat pasangan resmi yang lagi bulan madu.. ciee.. :D
Membusuklah buku ini di dasar tumpukan buku-buku lain. Sorry to say, saya nggak suka buku ini. Nggak ngerti intinya apa, lebih tepatnya. Covernya bagus, sinopsis yang di belakang juga bagus, tapi saya kecewa waktu baca. Sampai halaman sepuluh saya masih menebak-nebak ini apaan sih? Sampai halaman lima belas, saya putuskan untuk lompat-lompat ke halaman lain, toh cuma quote2 kan? Dan ternyata saya putuskan menutup rapat-rapat buku ini dan menyimpannya lagi. Sorry to saaay, majasnya banyak yang diulang-ulang dan cenderung dipaksakan :((
five stars! siapa sih yang nggak kenal Moammar Emka? awalnya aku kira ini novel tapi ternyata salah besar! buku ini romantis banget <3 cocok buat kita yang suka bermain aksara dengan cinta sebagai objeknya serta sangat cocok untuk diberikan kepada pasangan kamu. dijamin doski pasti klepek-klepek.
"Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup : bahagia bersamamu" - Dear You, Moammar Emka
Pertama kali ngeliat buku ini di toko buku, langsung suka sama covernya. Dan saya kira, ini tuh novel, jadi saya pun membelinya.
Pas sampai di rumah, saya pun langsung membaca dan kaget karena di dalamnya bukan novel. But.......kumpulan kata-kata yang tertulis di dalamnya, it's amazing!. Bab terakhir bisa dibilang bab yang paling saya sukai. Dan juga ada kata-kata yang menohok saya sobs
Bagus sih...tapi ternyata ini tuh kumpulan kata...kata...beberapa puisi, beberapapa gombalan :D, buatku itu 2 hal berbeda....kepanjangan klo dibahas disini...hehehehe, tapi klo ada yang katanya suka bermasalah dengan rayuan, mungkin buku ini bisa membantu, ada beberapa part yang sempet bikin melted juga sih :)) tapi bagus sih...desainnya menarik...cantik, indah :)
Ini adalah kado ulang tahun dari sodara - sodaraku. Ah, so much thank you, gurls! Well, ini memang kumpulan dari puisi - puisi yang dibuat oleh Moammar Emka. Jadi, jangan kaget kalo yang beli nggak disuguhkan cerita, tetapi malah banyak larik pusi di dalamnya. Kalo menurutku sih ini puisi konteporer.
udah beli tertarik dengan covernya yg "manis banget" tp pas udah dibuka, isinya ternyata kumpulan2 kata2, kayak puisi, pantun cinta, gombalan akhirnya, gue langsung jual besoknya ke temen gue. lumayan buat beli buku baru.
Suer, ini adalah buku SUPER GOMBAL yang pernah saya baca! Wiuh, Mas Moamar Emka yang biasanya nulis hal-hal serius ternyata bisa bicara tentang hal-hal galau nan gombal seperti ini.
Sangat cocok buat kamu yang ingin menggombalin atau mau digombalin :O
Awalnya sih senyam senyum sendiri. Tapi setelah nyaris khatam setengah buku jadi ber-sigh ria, bosaaan. Ibarat minum, dicekokinnya minuman yang manis-manis terus. Maap ya bang ME, tiga bintang aja. ;p
kumpulan sajak-sajak sederhana dari salah satu seniman kata-kata paling romantis yang pernah gw baca.. bacaan yang tepat untuk mereka yang lagi jatuh cinta.. :)
oh ya, satu lagi...layoutnya dan sampulnya keren, dibuat dengan sepenuh hati