Jump to ratings and reviews
Rate this book

Investigating Shrek: Power, Identity, and Ideology

Rate this book
An exploration of the social significance of Shrek from a variety of theoretical perspectives, this book pursues two different, yet intertwined objectives. The first is to present Shrek as pedagogical tool that could be usefully employed in a number of different disciplines. Shrek is approached from a political science angle, a sociological perspective, and applied to the tenets of evolutionary psychology. The second objective is concerned with outlining some of the ways in which Shrek is actively bound up with various aspects of social reality - such as capitalism, power relations, inequality, rule and resistance. This book analyzes the green ogre and his companions in a way that is entertaining as well as informative.

201 pages, Hardcover

First published January 1, 2011

1 person is currently reading
50 people want to read

About the author

Aurélie Lacassagne

6 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (30%)
4 stars
5 (50%)
3 stars
1 (10%)
2 stars
1 (10%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Nanto.
702 reviews102 followers
Want to read
June 12, 2015
Saat pertama film ini muncul, ketertarikan saya lebih pada animasi yang tampak baru. Shrek dipromosikan sebagai clay animation. Gambarnya lebih tampak tiga dimensional. Tawaran yang cukup menggiurkan yang mendorong saya untuk menonton di bioskop.

Menyaksikan film ini, saya sungguh terhibur. Bukan cuma oleh penampilan gambar yang berbeda dari animasi Disney, film garapan Dreamworks ini menawarkan sudut pandang yang tidak saya sangka. Shrek adalah sebuah dekonstruksi dari kemapanan fairy tales. Sejumlah karakter fairy tales tampil sebagai pesakitan yang harus mencari perlindungan di hutan kediaman Shrek. Kisah pangeran tampan yang harus menyelamatkan putri jelita berganti menjadi kisah gergasi yang kepepet menyelamatkan Putri Fiona yang juga sesungguhnya menyimpan sisi kegergasian. Tokoh antagonis di seri pertama adalah Lord Farquaad. Seorang penguasa kastil yang dipenuhi bangunan besar. Saat pertama kali datang ke kasti Farquaad demi menyelesaikan persoalan geger pengungsi kaum fairy tales, Shrek berkata kepada keladai ceriwis yang menemaninya, "semua kebesaran bangunan di kastil ini membuat saya curiga. Bisa jadi kemegahan ini adalah upaya menutupi hal sebaliknya yang tak tampak saat ini." Dugaan Shrek terbukti saat bertatap muka dengan Farquaad. Penguasa kastil megah ini bertubuh kuntet. Infer

Kisah berlanjut hingga Shrek dan Fiona adalah lakon yang membuat semua tokoh dongeng yang masyur itu cukup jadi pengungsi dan penggembira saja. Shrek sendiri buat saya tetap fairy tales, namun berangkat dari sisi yang lain. Sisi lain yang nampaknya akan dieksplorasi di dalam buku ini...
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.