Kamar mandi itu tampak normal. Ukurannya tidak terlalu lebar tapi panjang. Di dalamnya ada bathtub, kloset, dan shower. Air tampak mengalir dari shower memenuhi bathtub. Selain itu tidak ada apa-apa lagi di sana. Tapi, aku merasakan sesuatu. Bulu kudukku merinding.
Aku memutuskan untuk keluar dari kamar mandi itu. Saat membalikkan badan, ekor mataku melihat sesuatu terbaring di dalam bathtub. Itu... itu tampak seperti sesosok makhluk yang terbalut kain putih lusuh! Aku memberanikan diri untuk melihat ke arah bathtub tersebut karena penasaran. Saat pandanganku mengarah ke bathtub... ternyata tidak ada apa-apa, perasaanku lega sekali. Namun, itu tidak mengurungkan niatku untuk buru-buru keluar dari kamar mandi dan kembali ke ruang tengah.
Beberapa jam kemudian, acara selesai dan aku sempat lupa kejadian di kamar mandi tadi. Anak-anak jurusanku sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Aku sendiri memilih mencari udara segar dan berjalan perlahan menuju kolam. Dari jauh aku dapat melihat sebatang pohon yang ada di pinggir kolam tersebut. Entah kenapa, seperti ada yang menarik rasa ingin tahuku. Pandanganku pun terus mengarah ke pohon itu. Astaga! Badanku mendadak kaku!!!! Aku melihat satu sosok putih. Badanku mulai bergetar. Tiba-tiba aku mengingat sosok yang ada di kamar mandi tadi. Makhluk itu diam berdiri di bawah pohon!!! Itu... itu... pocong!
Pernahkah kamu merasa melihat sekelebat bayangan di malam hari? Atau tiba-tiba mendengar senandung-senandung aneh yang membuat bulu kudukmu merinding? Kamu tidak sendiri. Banyak orang yang mengalami hal serupa. Semua pengalaman ini bisa kamu temukan di buku ini. Kisah-kisah yang ada di dalamnya nyata, dan merupakan kumpulan kisah dari program radio Nightmare Side Ardan. Jangan mengaku pemberani kalau kamu belum baca buku ini. PASTIKAN KAMU MEMBACA BUKU INI SAMBIL. MENDENGARKAN CD SOUNDTRACK-NYA.
Nightmare Side bikin aku teringat zaman SMP dulu. Memang program ini adalah salah satu andalan radio Ardan, tapi aku nggak pernah bisa dengar sampai selesai karena takut. Malah aku cuma bisa dengarkan bagian awalnya, dan itu pun cuma sebentar banget. Slogannya yang melarang untuk mendengar program tersebut sendirian jadi semacam peringatan keras buatku.
Nah, salah satu teman sekelasku sengaja merekam program tersebut untuk didengarkan rame-rame waktu jam istirahat di kantin. Meski didengarkan di siang bolong dan banyakan, tapi tetap ada aura seramnya. Tapi aku yakin itu bukan sugesti belaka karena kami mendengarkan sore hari jam tiga-an. Kantin itu sendiri ruangannya agak gelap. Terus bangunan sekolahku adalah bangunan Belanda, posisinya lumayan dekat dengan kamar mayat sebuah rumah sakit (well, sebenarnya nggak dekat banget, tapi kita semua tahu kamar mayat itu ada di sana, so...), dan ada beberapa cerita seram yang diceritakan sama senior berkaitan dengan gedung sekolah kami. Lengkap deh vibe-nya.
Kisah paling menarik dari buku ini tentunya ketika itu menyangkut tempat yang aku kenal. Karena aku memang besar di daerah Jawa Barat, jadi banyak tempat yang aku tahu bahkan pernah aku kunjungi. Salah satu tempat yang memang ada kesan seram ketika aku kunjungi adalah kawasan Gunung Salak. Aku ke sana bukan untuk mendaki gunung, tapi pergi ke sebuah pura yang terletak di daerah sana. Jalanannya masih sepi banget dan minim pencahayaan. Malah ada teman ibuku yang katanya melihat makhluk seperti macan yang jadi lambang Kodam III/Siliwangi ketika sedang sembahyang. Entah benar atau cuma perasaan dia. Aku sendiri nggak mengalami kejadian mistis seperti itu.
Buku ini ditulis oleh Tim Nightmare Side Ardan. Itu berarti bukan ditulis oleh satu orang. Perbedaan gaya penulisan dari kisah yang satu dengan yang lainnya memang jelas terlihat. Ada yang bahasanya santai banget, ada pula yang ditulis dengan indah, yang membuatku berharap kisahnya bisa lebih panjang lagi. Typo terbilang banyak.
Buku ini sebenarnya dilengkapi CD berisi backsound dan seharusnya aku memutarnya sambil membaca supaya efek seramnya makin terasa. Tapi aku lupa CD-nya ada di mana???
Sy suka banget buku ini karena dari dulu emg suka acara Nightmare side ardan... hehehe (buat mengobati kangen dgn bandung)... sebagian dari buku ini sebenernya dah saya tau versi radionya, tp karena penasaran teuteup beli deh...
Awal-awal baca buku ini sih gak ada takut2nya... (mgkn karena bacanya siang2 bolong kali ya??)... tapi setelah cerita2 di bagian akhir cukup bikin merinding juga meskipun bacanya siang hari.... Penyajiannya simple, mudah dibaca, dan kadang2 rada ngebosenin soalnya ada beberapa cerita yg endingnya sama... yaitu setelah ngeliat hantu si tokoh utamanya pasti pingsan dan bangun2 setelah dikerubutin byk orang...
buku hasil bookswap di acara FPI kemaren dapet cdnya pula, masih bagus bukunya
pernah denger radio ardan fm?pernah denger acaranya yg sangat terkenal, nightmare story?nah, inilah kumpulan cerita2 misteri yg dirangkum dari berbagai siarannya.. horor banget, lumayan deh bikin merinding, dan sampe sekarang gw gak berani dengerin CD-nya fyi, cdnya berisi tentang cerita2 dan rekaman2 siaran radio itu, dg backgroundnya yg mengerikan, makin males dengerin
bukunya overall bagus, ringan, cuma ceritanya kadang2 ada yg kependekan, dan ada juga yg gak diterangkan mengapa kejadian itu ada, pokonya misteri deh
karena gw jarang juga dengerin acara itu, gw kira ini kisah2 nyata, ternyata setelah diliat2, ini cuma skrip misteri, tapi lumayan lah kaya nyata, bikin takut pokonya jangan baca buat yg penakut
Now this is a proper horror novel or whatever it is. I was genuinely scared, especially on chapter 12. A few was dull and boring but at least it was written professionally, and I'm pretty sure I wont be sleeping easily tonight.
This book is out of print! I've been looking for it in several bookstore in my city to no avail, so I bought Nightmare Side #2 instead. I'm really looking forward for this book to be reprinted! Hopefully soon!
============== Alright, I finally bought this book yesterday (14/01/2012) I was really excited. Eventhough this book is thinner than the second one, I like the design better (both cover and inside).
Overall, the stories are nicely creepy, but I found printing errors in several stories (some lines are cut and some are repeated) which is very disappointing because it disturbed my reading experience.
Baca buku ini sambil dengerin cd-nya, efeknya emang bikin bulu kuduk berdiri ƪ(o‾_o‾“)ʃ Tapi setelah didengerin lagi, ternyata cd-nya nggak serem-serem amat '-' Overall, suka deh sama buku ini :3
Sejujurnya saya tidak selesai membaca cerita di buku ini. Selain saya takut cerita hantu, saya juga merasa ceritanya seperti diulang-ulang, dan hal itu sukses membuat saya bosan. 2 bintang.
Hurufnya dan tanda bacanya banyak yang over, entah itu pas lagi teriak atau gagap, penghamburan karakter dan kurang enak bacanya -_- Soal isinya, not bad.