Jump to ratings and reviews
Rate this book

Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media

Rate this book
Critical discourse in the media.

370 pages, Paperback

First published January 1, 2001

76 people are currently reading
1092 people want to read

About the author

Eriyanto

9 books23 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
114 (44%)
4 stars
74 (28%)
3 stars
38 (14%)
2 stars
18 (6%)
1 star
15 (5%)
Displaying 1 - 22 of 22 reviews
Profile Image for mahatmanto.
545 reviews38 followers
February 23, 2012
ini buku lama yang dicetak baru.
dan buku ini adalah perkenalan pertama saya dengan discourse analysis. di sini saya ingin sampaikan terima kasih saya kepada penulisnya! [emang ngikut di goodreads? he..he..]

posisi media ketika menjadi penengah antara pengirim pesan dan penerimanya, tidaklah netral.
media sebagai pihak ketiga yang punya peran menyajikan, mengemas pesan kepada penerima, bisa membentuk kesan atau kecenderungan tertentu, tanpa pembaca atau penerima pesan menyadarinya.

pilhan kata, susunan kalimat, pilihan gambar, beserta perletakannya.. pun menyampaikan pesan tertentu. media ketika berfungsi sebagai media, ia sendiri sudah punya kepentingan. tidak bisa bebas darinya.
bagaimana peran media yang seperti itu dioperasikan?
buku ini memberi contoh analisis atau pembedahan media, baik teksnya maupun gambarnya, dari media massa yang ada di indonesia.
buku ini saya pujikan karena mengambil contoh-contoh dari negeri sendiri, meski pun teori-teorinya banyak mengambil dari barat. secara khusus pada pemikiran teun van dijk.

rupanya buku ini sangat laku, buktinya edisi 2011 ini adalah cetakan ke-9 yang berjarak dari edisi perdananya di tahun 2001. lha emang bagus kok...
pantes dah!
Profile Image for gieb.
222 reviews77 followers
May 15, 2008
Buku ini adalah sebuah pengantar metodologis dan teoritis ke analisis wacana, terutama analisis teks media. Analisis wacana adalah alternatif terhadap kebuntuan-kebuntuan dalam analisis media yang selama ini lebih didominasi oleh analisis isi konvensional dengan paradigma positivis dan konstruktivisnya. Lewat analisis wacana ini, kita akan tahu bagaimana dan mengapa pesan itu dihadirkan.

Dalam buku ini dikemukakan konsep-konsep penting dalam analisis wacana, tokoh-tokoh pemikirnya, pendekatan yang dipakai, dan dilengkapi dengan contoh penerapan analisis wacana konteks sosial-politik di Indonesia.
Profile Image for Faisal.
11 reviews2 followers
October 24, 2008
Buku ini mencoba keluar dari mainstream kajian komunikasi yang ada di negeri ini y6ang cenderung konservatif.Bukan hanya membedah teks tapi latar belakang kenapa teks itu tampil.pada pekembangannya kini dibeberapa kampus malah menjadi mata kuliah
Profile Image for Nulur.
138 reviews24 followers
September 29, 2008
Apa yang dijelaskan Eriyanto sepanjang saya membaca cukup lengkap dan jelas. Bahasanya tidak membosankan, hanya saja saya malas membacanya.
Dan akhirnya...selesailah saya membaca buku itu....
Profile Image for Rira.
35 reviews5 followers
January 19, 2011
bukunya teoritik sih, bagus untuk referensi belajar analisis.... hmmm apa lagi ya? ntaran deh nulisnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
Want to read
March 20, 2014
buku ini sangat bagus dibaca da sebagai sumber materi mata kulia analisis wacana
Profile Image for Ridhorahman.
24 reviews1 follower
Read
September 3, 2017
Pada dasarnya, banyak buku teks dengan tujuan mirip dengan “Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media” milik Eriyanto. Dalam sebuah situasi ketika ilmu bercabang dan beranting perlu ada karya yang mengantarkan kembali pembelajar ke arah dimana titik ilmu bermula (rekapitulasi). Sebagai contoh, jika mahasiswa belajar pemikiran politik barat dari klasik hingga kontemporer, maka yang mereka butuhkan bukan semata karya-karya para pemikir. Sebagai batu pijakan justru mereka perlu membaca ensiklopedia tentang pemikiran politik barat. Jika dikontekkan pada keilmuan analisis teks media, tentu kerja Eriyanto bukan lah yang pertama. Tetapi saya berkeyakinan bahwa penulis berhasil menjadi pembeda. Perbedaan itu lah yang membuat pekerjaan Eriyanto mirip dengan buku teks milik William Ebenstein (Today’s Isms) dan Frederick Taylor (Principles of Scientific Management). Tetapi, bahwa buku Eriyanto berbahasa Indonesia membuatnya lebih mirip dengan karya Ahmad Suhelmi (Pemikiran Politik Barat) sebagai pegangan oleh pembelajar di bidang ilmu masing-masing. Dengan tuturan ringan, buku ini mampu menjadi primadona di antara deretan buku pintar tentang analisis wacana kritis.
1 review
Read
February 19, 2019
I wan t to read this book
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 22 of 22 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.