Supersonic presents over 300 striking pages of today’s best-designed music products with a focus on Independent and Alternative Rock as well as Electronica. In addition to abundant visuals, the book features portraits of selected designers and companies, who are creating outstanding work in these musical fields. With its stunning images from today’s most exciting music, Supersonic is a source of inspiration for all music insiders, graphic artists creating music packaging and anyone interested in cutting-edge visuals.
This book encapsulates a very specific period of graphics I had not realized I am very nostalgic for. That being said, I think all of these works hold up really well even with it all being clearly dated.
Angkat tangan kamu jika kita setuju untuk mealpakan terlebih dahulu istilah don’t judge a book by it’s cover. Karena bagaimanapun judge a book by it’s cover memang sangat penting, terutama cover dalam sebuah rilisan album. Sama seperti ketika saya membeli sebuah album maka yang membuat saya penasaran adalah sleeve cover atau artwork dalam album tersebut. Begitupula dalam buku ini. Supersonic membahas perihal visual dalam musik. Sekedar info buku ini merupakan buku sekuel dari Sonic yang terbit pada tahun 2004. Dalam buku ini dihadirkan 300 halaman seputar desain visual dalam berbagai album mulai dari musik indie rock, alternative rock, hingga elektronik. Yang paling stand up menurut saya adalah cover album Beck, The Information. Mulai dari konsep hingga eksekusinya memang terlihat menarik. Bagi yang membutuhkan inspirasi dalam membuat cover album buat band kamu, buku ini bisa jadi rujukan.Tak hanya seputar desain album saja tapi juga menghadirkan keunikan dalam packaging album. Ketika musik digital atau download P2P macam MP3 dan iPod seolah melupakan estetika dalam sebuah album. Maka buku ini menghadirkan estetika visual sebuah album tepat di mata kita.