Oi, mau dengar cerita baru, gak? mau syukur, gak mau benzol... (hi hi hi, tawaran yang mematikan!) Gini lho, ternyata si lupis, eh lupus tu' kena penyakit sandal jepit mania. Nah, lho pada gak tau, kan? itu lo, penyakit kegilaan akan sandal jepit, ke mana-mana tu' anak selalu always pake sandal jepit. Ke lapangan basket, ke rumah temen, atau juga ke pesta-pesta perkawinan sodara yang orangtuanya agak mau ngertiin kekurangajaran tamunya... tapi sayang beribu sayang...Suatu ketika sandal jepit itu lenyap, nyap! padahal sendal jepit itu cukup centil lo...berwarna-warni... lantas, bagaimana dengan nasibmu, nak? baca... baca aja sendiri... seru deh!
JAGO NGOCOL SE-INDONESIA Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.
Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \"normal\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.
Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.
Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.
yang gw baca cetakan ke2, masih tahun 1989 :hammer
jujur aja, buku ini humor ama tebak2annya kurang dapet dibanding buku yang gw baca sebelumnya : sunatan masal. tebakannya cuma dikit, walaupun lawakannya masih lumayan lucu dan bat tersenyum :D
cuma yang mengganjal dari buku ini, kayanya hilman masih labil dalam penulisan kata ganti orang, ada yang pake aku kamu, kadang2 juga pake gue-lo, dan itu terjadi di satu bab yang sama. juga tentang pemanggilan mami, ditulisnya mami, tapi sayangnya, lulu & lupus manggilnya kok [B]ibu[/B]??#galau deh
tapi mau dikritik apapun, bku ini tetap legendaris, gak bisa dikalahkan deh pokonya kegokilannya :D
bagian yang ngakak bacanya: - Anto minta jambu sama mami lupus, ternyata jambu yang diambil banyak banget, dan itu buat buah tangan buat cewek incerannya, Svida, ada kali dua kantong plastik. jalanlah dia ke rumah Svida, setelah nyampe, Anto disuruh nunggu di teras sama pembantunya, dan di ters itu Anto ngeliat pohon jambu yang buah2nya bahkan berserakan di tanah :ngakaks
- seorang ibu minta teriak minta tolong gara2 motor boim berisik banget, sampe akhirnya si ibu bilang gini "dasar orang gak tau diri. naik motor pelan banget, suaranya doang yang kaya jet. sialan, aye udah minggir , motornya belon lewat. ancur deh cucian aye, kedepak!"
Karena lagi ingin cari hiburan plus nostalgia akhirnya baca Lupus lagi. Ceritanya, Lupus dan Lulu suka pake sandal jepit. Meski dimarahi maminya mereka tetap nekat. Akhirnya mami ikutan pakai sandal jepit karena saat di pesta, hak sepatunya lepas.
Cerita-cerita lain juga menghibur. di buku ini lebih ditekankan ke persahabatan Lupus dengan Boim, Gusur, Anto, Fifi Alone, dll.
Meski kalian bukan lagi remaja juga masih OK membacanya.
3.5 Stars Seruu tp ga seseru buku yg sebelumnya aku baca. Ini seperti novel-novel lupus lainnya yg menceritakan kelucuan temen-temen SMA-nya, terutama Boim, (makasi ya Im udah lucu banget) dan Lupus sendiri. Suka banget sama kehidupan di zaman itu yg belum ada hape, orang2 masih suka dengerin radio dan kirim2an kartu pos.
Lupus adalah lucu, salah satu hiburan terbaikku saat senggang. Bahasa dan penuturan ceritanya ringan sehingga ga perlu dahi berkerut. Kalo Lupus series ini aku bisa baca karena kebaikan teman yang maniak Lupus hehehe...
Jadi inget..pernah baca buku ini, pas masih muda dulu (sekarang dah tua ;))) Asli lucu banget..waktu itu emang Film dan cerita tentang Lupus masih top2nya..