Jump to ratings and reviews
Rate this book

Before Us

Rate this book
"Kau adalah tamu tak diundang. Datang tanpa pemberitahuan, memaksa masuk ke ruang hati setelah bertahun-tahun tanpa kabar. Aku merindukanmu, tulismu di e-mail terakhir. Bahkan setelah tahu aku bersamanya pun, masih saja kau lancang mengulangi hal yang sama.

Kau tahu, aku tak bisa lolos dengan mudah dari jerat-jerat cerita kita yang tak pernah benar-benar selesai. Kau bilang tak perlu ada yang berubah—tapi kenapa aku merasa semakin jauh dengan dirinya, terseret arus yang membawaku ke pelukanmu?

Kau harus pergi, begitu inginku. Tapi suaraku terlalu gemetar dan terlalu takut untuk terdengar tegas di hadapanmu. Bagaimana aku bisa sampai ada di situasi ini, terperangkap perasaanku sendiri? Disudutkan dilema yang melibatkan kau dan dirinya? Sebelum aku berhasil menemukan jawabannya, aku kemudian tersadar....

Aku sudah tak setia.

304 pages, Mass Market Paperback

First published February 1, 2012

13 people are currently reading
236 people want to read

About the author

Robin Wijaya

16 books64 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
58 (18%)
4 stars
78 (24%)
3 stars
118 (36%)
2 stars
47 (14%)
1 star
20 (6%)
Displaying 1 - 30 of 65 reviews
Profile Image for Avans Cross.
Author 3 books23 followers
March 14, 2017
cover & blurbnya gak nunjukkin ini buku tentang sesama jenis. kalau tahu pasti sudah kubeli dari dulu. padahal bukunya selalu ada di tiap obralan. secara keseluruhan memang menarik. tapi endingnya bagiku standar. seperti kebanyakan novel indo yang diakhiri dengan pilihan yang "masuk akal." yang aman. yang sesuai pemikiran orang indonesia. setidaknya gak ada yang mati di sini.
Profile Image for Daniel.
1,179 reviews852 followers
May 15, 2017
Robin Wijaya
Before Us
Gagasmedia
304 halaman
5.4

Robin Wijaya mengangkat tema yang kontroversial dalam Before Us, tetapi dengan jalan cerita yang terasa tidak tulus dan dipaksakan.

Menurut Alfred Kinsey, seksualitas manusia dibagi menjadi enam skala dengan skala 0 berarti exclusively heterosexual hingga 6 yang berarti exclusively homosexual. Apa pun yang berada di antaranya bisa dikategorikan sebagai biseksual sesuai dengan intensitasnya, sementara orang yang tidak mengalami ketertarikan seksual dikategorikan ke dalam skala 'X'. Seringkali kita mendengar desas-desus si "Y" ternyata punya lelaki simpanan padahal sudah beristri dan beranak, atau si "Z" membina hubungan dengan perempuan padahal sudah bersuami.

Spektrum seksualitas itulah yang barangkali Robin Wijaya angkat dalam Before Us dan bahkan dengan blurb yang misleading, yang sudah menjadi trademark dari Gagasmedia, ke mana cerita Before Us ini sudah bisa ditebak dalam dua puluh halaman pertama. Wijaya bisa dibilang cukup berani mengangkat tema LGBT, tetapi masih belum berani untuk melepas. Cerita yang dibuat Wijaya terasa santun dan kurang jujur, terasa sekali dalam setiap kalimat yang Wijaya gunakan terasa seperti tertahan. Itu sebabnya saya jarang membaca buku LGBT lokal dengan alasan pertama, bukan genre favorit saya dan kedua, karena mengambil latar di Indonesia biasanya ceritanya kurang berani dan passionate.

Before Us terasa kurang berkesan buat saya dengan tema cerita yang mudah dilupakan dan gaya tulisan yang sudah menjadi pakem cerita terbitan Gagasmedia, tetapi keberanian Wijaya dalam mendobrak tema biseksualitas cukup bisa diacungi jempol.
Profile Image for Utami Embun.
17 reviews
March 19, 2012
Waktu buku ini terbit aku cek reviewnya di GR. pas tau ceritanya ttg perselingkuhan sesama jenis, langsung coret dari list.
Tapi pas liat penerbitnya, lho kok gagasmedia? pengalamanku dengan novel2 gagas, sejelek2nya novel mereka ga ada yg sampe bener2 ngecewain, mulai pikir2 utk baca deh.
Pas ke gramedia buat beli rain over me, iseng2 nyari buku ini, eh malah ga ketemu karena bukunya udah sold out. berarti ini buku banyak yg baca dong ya? jadi penasaran deh.
1 atau 2 minggu kemudian pas ke gramedia lagi ini buku udah ada di rak buku laris. pasti ini buku ada sesuatunya, akhirnya beli dan baca juga deh.

Ceritanya sih umum. tentang pasangan suami istri yang suaminya selingkuh. orang yg jadi selingkuhan ini diceritakan sbg sahabat masa SMA nya si suami (yg aku suka dari part ini adalah karena cuma diceritain dalam 1 BAB, tapi anehnya aku bisa ngerti kenapa 2 lelaki ini bisa sampe jatuh cinta dgn cara yg masuk akal dan ga mengada2). karena kasus selingkuhnya itu si suami jadi sering bohong ke si istri. ngakunya kerja, ga taunya pacaran. dan, rumah tangga mereka jadi berantakan.

Pertama kali baca novel yg isinya cinta sejenis. dan anehnya, aku ga ngerasa gimana2 gitu sama ceritanya (asal jgn sambil ngebayangin adegan2 nya aja). dan si penulis juga sukses bikin aku nyeri dada karena ngebayangin jd si istri yg udh diselingkuhi. sakit dan galau. terus bahasanya juga enak baca, kata2nya sederhana tapi nyentuh. ga sabar nunggu buku baru si penulis ini. suka bgt sama kata2nya sih.
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews124 followers
March 30, 2017
Saya tak sengaja ketika menemukan buku ini dengan harga hanya lima belas ribu saja. Berawal dari harga yang sangat murah itu maka saya pun memutuskan untuk membeli dan membaca Before Us karya Robin Wijaya. Dari segi cover buku ini sangat sederhana dengan hanya menonjolkan tulisan judul bukunya dan gambar sebuah sebuah cincin berlian yang menegaskan tema dari cerita buku ini. Menurut saya sendiri cover buku ini kurang menarik karena terlalu sederhana dengan warna yang cenderung pucat.

Before Us mengangkat tema tentang perselingkuhan, tapi yang membedakannya adalah perselingkuhan antara sesama jenis, yang dimana belum cukup umum di Indonesia bahkan cenderung tabu dan kontroversial. Ini bukan pertama kalinya bagi saya membaca novel dengan tema LGBT, sebelumnya saya pernah membaca Will Grayson, Will Grayson karya John Green dan David Levithan. Jika dibandingkan dengan Will Grayson, Will Grayson, Before Us mengangkat cerita yang lebih serius dan dewasa.

Tokoh utama dari novel ini adalah Agil dan Radith. Tokoh Agil digambarkan sebagai pria yang baik, pekerja keras, dan penyayang keluarga, tapi tidak memiliki ketegasan dan pendirian. Sedangkan tokoh Radith digambarkan sebagai pria yang jujur dan apa adanya, tapi seringkali memaksakan kehendaknya. Selain itu terdapat juga beberapa tokoh lainnya seperti Ranti, Winnie, Kak Demas, Alya, Melanie, dan Bunda.

Menggunakan alur maju yang membuat ceritanya berjalan dengan cukup cepat. Cerita dimulai dari pertunangan Agil dan Ranti hingga pertemuan Agil dan Radith yang menyebabkan masalah. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama melalui tokoh Agil. Dengan menggunakan sudut pandang orang pertama, penulis mencoba untuk mengajak para pembaca agar lebih bisa merasakan perasaan Agil.

Gaya bahasa yang digunakan pun sangat sederhana, meskipun dicampur dengan beberapa kalimat bahasa Inggris, tapi saya yakin pembaca tidak akan sulit untuk memahaminya. Dengan mencampurkan dua bahasa yang berbeda, penulis mencoba menggambarkan gaya bahasa kaum urban di perkotaan. Selain itu saya juga tidak menemukan typo sama sekali yang menambah kenyamanan ketika membaca.

Konflik yang terdapat dalam Before Us adalah bagaimana tokoh Agil yang harus membagi perhatiannya antara Radith dan keluarga kecilnya. Di satu sisi Agil mencintai Radith, tapi di sisi lain Agil juga sangat mencintai keluarga kecilnya. Di sinilah konflik muncul, apakah Agil akan memilih Radith atau keluarga kecilnya?

Secara keseluruhan Robin Wijaya cukup berani mengangkat tema yang tabu dan sensitif di Indonesia. Dari segi cerita menurut saya sangat biasa dan saya juga kurang bisa merasakan chemistry antara Agil dan Radith yang cenderung lebih kaku. Tapi saya cukup mengapresiasi Robin Wijaya dengan pemikirannya yang terbuka dan berani mengeksplor sebuah cerita yang masih belum banyak dan umum di Indonesia.

Selengkapnya : https://www.facebook.com/notes/fahri-...
Profile Image for Deasy.
164 reviews
April 19, 2013
Cerita dimulai ketika Ragil, seorang eksekutif muda ibu kota, yang berselisih paham dengan isteri sahabatnya, Winnie, yang memutuskan membawa pulang suaminya, Radith, dari rumah sakit pasca kecelakaan Radith.

Lalu cerita ditarik mundur 5 tahun sebelumnya. Saat Ragil bertunangan dengan Ranti, kekasihnya sejak jaman SMU.

Di acara pertunangan itu digambarkan sepasang kekasih yang dimabuk cinta. Bahkan ketika mereka saling menukar cincin, mereka saling bertukar janji secara spontan... I choose you because I think you're the one...
(oow so sweet... kenapa yah adegan ini bukan endingnya..karena emang sih pada kenyataannya juga it's just the beginning ;)..)

Keromantisan tidak sampai disitu... sesudah pertunangan, mereka berlibur bersama ke pulau Umang...
(Cara penggambaran tentang pulau ini membuat saya jadi pengen ke sana...oow so beautiful kayaknya yah...hehehe...#abaikan info menyimpang
Tapi saya heran juga lho ini pertunangan atau pernikahan yah... kok pake acara berlibur bersama...eh??)


Sepulang dari liburan ini, awan gelap mulai datang. Seorang kawan lama muncul kembali di kehidupan Ragil.

Di sini persoalan mulai muncul. Radith, sobat lama Ragil ternyata meninggalkan sebuah hubungan yang lebih dari persahabatan biasa. Ada rasa diantara mereka. Walau mereka sadar rasa itu adalah salah. Sehingga Radith memutuskan menjauhi Rahil dengan pergi ke Korea.

Kemunculan Radith ternyata lebih dari sekedar say hallo menyapa seorang teman lama. Radith ternyata berharap lebih. Radith mengajak Ragil ke Lombok, karena alasan kerjaannya sebagai desain interior, yang kebetulan mendapat job di sebuah resort.

Di sana mereka terlena oleh perasaan yang seharusnya tidak boleh tumbuh lagi.

Selanjutnya bisa ditebak, Ragil menjalin 2 hubungan. Waktu pernikahannya dengan Ranti tinggal menghitung hari. Ragil bimbang atas keputusannya untuk masa depannya.

Namun lagi lagi takdir mempermainkan mereka. Di saat ulang tahun Ragil, ketika Ragil sedang merayakan berdua dengan Ranti, Radith datang. Sialnya lagi mereka pas lagi kissing lagi. Udah deh Radith cemburu.

Setelahnya Radith nemutuskan menghilang.Sehingga Ragil pun menikah dengan Ranti.

Pernikahan mereka cukup harmonis. Mereka dikarunia seorang putri, Melanie.

Apakah selesai sampai disitu? Ternyata tidak. Karena itu hanya jeda sesaat. Karena pada dasarnya cinta itu tidak pernah hilang. perasaan itu hanya tersimpan di sudut hati, menunggu pemicunya saja untuk kembali ke permukaan lagi...

4 tahun kemudian Radith muncul kembali secara tiba-tiba di dalam kehidupan Ragil. Radith terjebak dalam kehidupan pernikahan yang gersang karena dia menyadari bahwa hatinya hampa tanpa Ragil. Ternyata Radith sedang dalam proses perceraian.

Ragil semakin terhanyut dalam hubungannua dengan Radith dan semakin mengabaikan isteri dan anaknya. Ranti mulai mencium gelagat ada yang kurang beres. Suaminya sering melamun. Dan puncaknya teleponnya dipasang password.
(Hm... menurutku tokoh Ranti terlalu cuek.padahal dia seorang fulltime housewife. Apa ga sadar suami sering lembur, jarang pulang. Mbok yah curiga dikit kenapa yah. ;))

Tapi sepandai-pandainya menyembunyikan hubungan ini. Pada akhirnya terungkap semua. Isteri Radith tak menerima akan diceraikan. Dia membongkar semuanya pada ibunda Radith dan isteri Ragil.

Kebohongan yang menyebabkan luka pada banyak orang.

Ranti memilih pergi meninggalkan suaminya dan kembali ke rumah orang tuanya.

Sementara Radith tetap pada keputusannya untuk tetap bercerai dari isterinya.

Dilema. Ragil menghadapi dilema. Pilihan apa yang akan dia ambil. Apakah kembali ke keluarga kecilnya ataukah kembali ke orang yang selalu dia rindukan?

Ada 1 pemikiran Ragil yang aku suka. Ketika dia mau ngambil keputusan.
Sometimes we don't make decision we want to choose. But we hope with that decision everything will be better.

Membaca buku ini cukup keganggu sama kalimat kalimat yang kusut. Ga ngerti saya apa itu istilahnya. Tapi saya pikir edit buku ini sangat kurang sehingga banyak kalimat yang ga pas aja. Seandainya saja diedit lebih baik.. padahal banyak ilmu hidup di buku ini... tapi karena bahasanya ga pas. Jadinya keilangan aja maknanya... padahal buku ini diterbitkan penerbit yang cukup besar. Sangat disayangkan....

Secara idea, buku ini lumayan. Tapi paling suka sama endingnya.

Ending buku ini mengingatkan untuk menghargai apa yang sudah digenggam di tangan. Tidak selamanya hidup itu harus didasarkan perasaan. Logika juga harus dipertimbangkan. Apakah pantas membuat keputusan yang hanya melukai orang orang dekat kita?

Dan karena point ending itu yang bikin saya kasih 4 bintang buat buku ini... ;)
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
February 4, 2017
“MAS DION, ini COWOK sama COWOK,” kata Kak Ve yang urung menyelesaikan membaca buku ini padahal sudah lumayan sampai setengah buku. “Aku baru sadar kalau si A itu bisek!” bilangnya. “Lho, kan cuma dalam novel. Nggak apa-apa kali, Mbak. Anggap The Sweet Sin jilid 2 gitu,” jawabku. “Enggak mau, mas Dion aja ya baca,” tolaknya. “Lah, kok jadi aku?” sergahku. “La kan Mas Dion apa aja dilahap!,” jawabnya tangkas. Dan saya langsung pengen izin setengah hari (-___-).

Tapi, karena sudah telanjur dikasih bukunya, saya pun kudu membacanya *Halah, sok jual mahal, Mas Dion ini. Demen ya demen aja!” kata Mbak Ajjah ikut campur. *slepet Mbak Ajjah pake komik Nathalie

Ulasan di https://dionyulianto.blogspot.co.id/2...
Profile Image for Devia Maharani.
6 reviews
October 29, 2012
Sebenarnya bagus.
Tapi tema homoseks, buat saya gak pikir dua kali untuk tutup bukunya.
Profile Image for raafi.
929 reviews451 followers
February 11, 2017
Ulasan lengkap: http://bibliough.blogspot.co.id/2017/...

Tahu buku ini dari Mas Dion dan ulasannya. Aku tertarik membaca buku itu dan coba menghubungi Mas Dion untuk meminjamnya. Sayangnya, dia juga bilang bahwa buku yang dibacanya adalah pinjaman, sehingga harus gigit jari. Waktu berkunjung ke salah satu toko buku murah di bilangan Serpong, aku menemukan buku ini dan langsung membeli. Kau tahu berapa harganya? Cuma IDR 14K.

Kubawa buku ini bersama satu buku lainnya ke acara outing kantor selama 3 hari di Cianjur dan berharap selesai sebelum kembali ke Jakarta. And, I did it!
Profile Image for Meggy.
48 reviews11 followers
February 16, 2012
"Manusia tak pernah bisa adil dengan dua pilihan"

begitulah yang terjadi kepada Agil yang harus berbagi cinta dengan Ranti dan Radith
Agil yang menjalin kasih dengan Ranti sejak SMA dan bersahabat dengan Radith yang tanpa disadari tumbuh keterikatan satu sama lain antara Agil dan Radith
meskipun sudah mencoba berpisah ketika Agil sudah menikah dengan Ranti, Radith tetap datang mengusik Agil yang sudah membuka lembaran hidup baru dengan Ranti
tapi kuatnnya perasaan melebihi logika Agil
yang untuk sekian kali nya terjebak oleh cinta terlarang
dan kemudian semua pun terungkap

"Kadang kita harus memilih bukan karena kita menginginkan pilihan tersebut. Tapi karena dengan pilihan tersebut segalanya akan lebih baik"

Tak seorang pun bisa kembali secara utuh setelah kita membuat lubang di dalam hatinya"

Novel pertama romance dewasa dari Robin Wijaya
di awal buku sempat terasa membosankan dan kecewa karena ternyata ini perselingkuhan antara sesama jenis
agak merinding sihhh karena ini cerita hubungan cinta sesama jenis yang ku baca
tapi setelah mulai terlihat konflik
chemistry satu sama lain antara karakter sangat menarik
dan Happy Ending
;D
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
February 22, 2012
"Siapa yang pernah menyangka kalau kehidupan akan mempertemukanmu dengan seseorang, justru di saat kamu telah berusaha melupakannya."

Kisah ini diceritakan dari sudut pandang seorang lelaki bernama Agil; yang baru saja bertunangan dengan seorang perempuan bernama Ranti. Pada awalnya, segala sesuatu berjalan baik-baik saja. Hingga sebuah e-mail yang tiba-tiba diterima oleh Agil, mengubah segalanya. E-mail tersebut datang dari sahabat lama Agil yang bernama Radith. Sahabat lamanya yang sempat bekerja di Seoul itu kini kembali ke Indonesia. Hal ini membuat Agil sedikit terkejut karena sudah begitu lama ia tidak bertemu dengan lelaki itu.

Agil, yang mengetahui Radith sudah kembali ke Indonesia, menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah sahabat lamanya itu. Dan karena situasi yang mendesak, Agil terpaksa menginap di rumah Radith; dan saat itulah, kenangan lama di antara mereka berdua muncul kembali ke permukaan. Sebuah perasaan yang tumbuh antara keduanya sejak mereka masih SMA; perasaan dan hubungan yang pernah sempat keduanya lupakan....

Baca review selengkapnya di:
http://thebookielooker.blogspot.com/2...
Profile Image for Aldi Yo.
58 reviews
March 5, 2012
4.5 stars

Baca buku ini bener-bener penasaran karena komen orang-orang yg bilang alurnya susah ditebak. Dan, gw emang bener-bener sering salah sangka. Gw kira cerita bakal begini, ga taunya beda lagi

Terlepas dari tokoh dalam novel ini yang suka sama kaumnya sendiri, novel ini sama sekali ga bahas soal cinta-cinta kamu gay yg suka lebay. ga vulgar, ga bikin gw nyengir geli. Gw malah mikir, mereka bener-bener jatuh cinta ya? Dan gw suka banget sama pesan moral yang disisipin soal kesetiaan sama pasangan

Buat gw, poin plusnya adalah:
1 bintang buat sinopsisnya yg tersirat
1 bintang buat keberanian si penulis ngangkat tema yang ga banyak diangkat penulis-penulis lain
1 bintang buat cara nulisnya yg enak dibaca dan serius ini orang bahasanya dalem banget
1,5 bintang buat alurnya yg bikin gw ga bisa berhenti baca sampe ending

total 4,5 bintang!!!
Profile Image for Nur Fauziah.
109 reviews
March 6, 2012
Awalnya manis, aku suka cerita cinta Agil dan Ranti yg mesra dan romantis. Pasangan suami isteri yang ideal banget deh.
Tapi begitu sampai ke bagian Radith datang dari luar negeri, aku mulai gregetan dan kesel sendiri.
Semakin ke belakang novel ini semakin ngaduk2 perasaan. Dilema, sakit hati, kecewa, sampai akhirnya nyampe di ending, dan aku cuma bisa bilang terharu.

Nggak tau gimana harus ngejelasin novel ini. Isinya nggak biasa. Penulisnya bercerita dengan lembut dan lancar. pilihan katanya bagus banget, bikin suasana novelnya jadi sendu. mungkin karena itu aku jadi ikut terbawa suasana ceritanya.
Konfliknya bener2 bikin dilema dan emosinya klimaks.
satu yang aku tangkep dari novel ini adalah keluarga itu nomor 1. cerita cinta Agil, Ranti dan Radith mengajarkan kita untuk jujur dan bisa mengambil pilihan yg tepat dalam hidup

Novel yg bagus dan menarik
Profile Image for Dewayanie prasetio.
151 reviews140 followers
April 23, 2013
Cuma mau bilang salut sama yang namanya Ranti...
Tahu pasangan kita ada affair sama lawan jenis aja, rasanya sakit dam kecewanya luarbiasa.... apalagi kalau affairnya sama yang sejenis. Nah! apa tindakanmua? bubar jalan dan jijik dong yaaa? tapi tidak dengan Ranti... mungkin karena sudah ada Melanie di antara mereka?

Gaya berceritanya baik, mengalir, enak dibaca, dan dari awal sebenarnya sudah bisa ketebak karakter Agilnya. Cowok kok rada-rada kemayu, waktu bingung memilih pakaian untuk pertunangan. Benar ternyata, ada kelainan. Meski sinopsis di cover belakangnya sempat menipu. Tetapi judulnya sebenarnya cukup menggambarkan. Tapi kok mesti quotes film Forget Paris yang dipakai?? Aaarrrrrgggh... nggk setuju, karena jelas nggk sesuai!:)

Btw, memang lagi mode kali ya cerita yang seperti ini. Juara pertama romancenya Gagas kan juga bertemakan seperti ini??

Profile Image for Adelia Ayu.
147 reviews1 follower
June 30, 2013
Emmm banyak sekali kesalahan pengetikan di novel ini, sampai-sampai malas sekali untuk menjelaskannya satu-persatu di sini.

Ceritanya juga sama sekali ngga menarik. Jujur, saya sangat tidak suka dengan cerita yang berbau "cinta sesama jenis", geli bacanya, jijik bacanya. Bagaimana tidak? Coba kalian bayangkan, cowok berciuman dengan cowok, itu sangat tidak lazim, sangat sangat dan sangat. Di agama saya, cinta sesama jenis itu dilarang.

Tapi, saya suka di novel ini ada berbagai quote yang membikin kita terenyuh, suka lah sama quote-quotenya, maka dari itu saya memberi bintang 2, coba kalau ngga ada quote, pasti saya hanya memberi bintang 1, atau bahkan setengah. Ya, sayang saja, bintang setengah ngga ada.
Profile Image for Aya Murning.
162 reviews22 followers
September 1, 2012
pas liat buku ini di toko buku, emang udah pengen baca, tapi gabisa beli krn dyit ga cukup hahaha. untungnya ada temen yg udah punya. bisa minjem deh. isinya unpredictable. kirain romansa cinta kayak biasanya. loh, ternyata meleset. pas temen bilang kalo isinya "blablabla" sempet ragu mau baca, tapi dari pada gada bacaan, tetep aja aku baca hehehe. yah walopun melenceng dr perkiraan ya, ceritanya bagus juga, apalagi ini dr sudut pandang laki2. perasaan laki2. well, berhubung saya cewe, saya kurang gitu menjiwai hehehe. untunglah happy ending ;)
Profile Image for Ristia Vinny.
39 reviews
April 18, 2013
baca buku ini sejak awal tahun 2013, sampe sekarang belum tamat, belum tergerak untuk melanjutkan apalagi menyelesaikan. entah kenapa. bukan karena tema-nya, tapi entahlah. aku kurang bisa menyukai karakter2nya. bahkan pemilihan nama karakternya pun terlalu biasa dan nggak catchy. terkesan jadul, malah. lalu... ah, entahlah.. isinya sehambar covernya. agak mengherankan, biasanya gagasmedia tampil dengan cover yg begitu prima, tapi enggak untuk novel ini.
Profile Image for Tiara Orlanda.
201 reviews18 followers
March 14, 2012
cinta sekaliiiii sama novel yang 1 ini. ga jauh jauh ya dari cinta. tapi kali ini obyeknya sedikit berbeda. dan saya suka skali novel novel yang berbeda dari biasanya :) saya baca ini cuma sejam karena ga rela lepasin mata wktu lagi bacanya. penasaran terus untuk ke halaman berikutnya. ini keren BGT .
Profile Image for Dina.
215 reviews10 followers
July 27, 2012
ternyata cinta di belakang itu laki sama laki ya? geli aja bacanya... salah sendiri juga sih nggak lihat review buku ini dulu... untung aja bukunya cuma minjem hehehe
Profile Image for Yunita Taman.
291 reviews13 followers
December 10, 2016
Jujur, aku sangat membenci karakter Ragil di novel ini. Menurutku dia seorang pria lemah yang tidak punya pendirian. Aku tidak mau berkomentar soal kecenderungannya yang menyukai teman sedari kecilnya yang sesama lelaki, hanya saja kebohongannya selama bertahun-tahun sehingga menyakiti semua orang, itulah yang mebuat karakter ini begitu sangat menjengkelkan. Walau demikian aku suka cara bertutur Robin Wijaya. Novel ini sangat easy-read, kata-katanya sederhana dan aku rasa apa yang mau disampaikan penulis dijabarkan dengan manusiawi dan tidak berlebihan. Meski tidak menyukai Ragil, aku mengagumi Ranti atas kebesaran hatinya. Sebagai seorang istri, aku sedikit banyak paham betapa sakit dan terlukanya dia atas kebohongan suaminya apalagi sampai dia tahu kalau "saingannya" tidak lain dan tidak bukan sahabat suaminya. OH HELL NO! Syukurlah intisari dan pesan cerita ini tersampaikan dengan jelas lewat endingnya. Bagaimanapun keluarga adalah yang utama dan tidak boleh dikorbankan dengan alasan seegois apapun. I really love that. Ya, kurasa aku mau membaca karya kak Robin yang lain, tapi buat tema sejenis ini i'm done, benar-benar susah masuk di seleraku. Sorry.
Profile Image for venee jung.
55 reviews
February 8, 2018
"cinta bukan kesepakatan antara dua orang yang setuju untuk saling jatuh cinta. cinta bukan transaksi."

saya memutuskan untuk membeli novel ini karena sinopsisnya yang sangat menjanjikan. tentang orang ketiga.. hanya saja saya tidak tau kalau hubungan yang dimaksud berbeda. suka banget cara penulis merangkai kata demi kata, mengalir, mudah dipahami dan terasa sangat nyaman. saya suka dengan penulis yang mau menggali cerita anti mainstream, seperti ini. mungkin kalau tokoh Radith adalah seorang wanita, cerita ini akan menjadi sangat biasa aja. menurut saya, buku ini sudah pas pada porsinya. saya bisa merasakan kebimbangan, rasa bersalah dan keputusasaan Agil dalam setiap kalimatnya. mungkin sebaiknya ada chapter yang menjelaskan lebih detail bagaimana Ranti menata hatinya kembali, tapi begini pun sudah cukup. ending cerita seperti yang saya duga dan honestly, harapkan.

seindah apapun affair yang terjalin, tak ada yang lebih indah selain rumah tangga yang utuh.
Profile Image for Putra Marenda.
Author 1 book1 follower
May 23, 2017
diksi yg dipakai Penulis bgus sekali, mengalir dan pemilihan adegan aku akui sangat dekat dengan kehidupan sehari hari. terserah dari tema yg sebenarnya aku tidak suka "pisang makan pisang" novel ini cukup bgus, dan recommended bgi kalian yg mengagungkan romance
Profile Image for Alya N.
306 reviews12 followers
June 10, 2018
Untung ending-nya begitu. Kalau endingnya Agil pilih Radith, mungkin saya bakal rate 2 bintang.
Profile Image for Arif Darmawan.
5 reviews2 followers
January 11, 2014
Kisah Masa Lalu Yang Belum Berakhir

Before Us adalah novel pertama dari Robin Wijaya yang pertama kali saya baca, setelah si penulis gencar mempromosikan novelnya di akun social media. Yah, berkat promosi dan quote yang menggelitik, membuat saya tertarik untuk membacanya.

Bercerita tentang Agil dan Ranti akan segera melangsungkan pertunangannya setelah hampir sepuluh tahun mereka berpacaran. Agil tidak menyangka bahwa Ranti - yang baginya merupakan bukan tipe perempuan yang diinginkannya, nyatanya mampu membuatnya yakin untuk melangkah pada hubungan yang lebih terikat. Namun semuanya berubah ketika cinta dari masa lalu datang menemui Agil kembali.
Namanya Radith, entah apa yang membuat Agil bisa menjalin hubungan dengan sahabat SMAnya itu. Sudah lama mereka tidak bertemu dan mereka kembali dipertemukan ketika Radith telah berusaha untuk melupakannya. Tapi nyatanya, Radith masih bisa mengambil sedikit celah yang ada di hati Agil meskipun ia tahu bahwa Agil akan segera menikah dengan Ranti. Agil tahu itu salah dan sekeras mungkin ia mencoba untuk meninggalkan Radith namun, mungkin ada sedikit rasa dari masa lalu yang membuat Agil bertahan dengan Radith. Apalagi liburan bersama Radith ke Lombok membuat Agil semakin jauh kembali sedkit demi sedikit membuka perasaannya pada Radith yang selama ini berusaha dibuangnya.
Agil, ia tetap melangkah. Menikahi Ranti dan memiliki perasaan terhadap Agil. Agil tahu itu sangat menyakitkan Radith. Demi melupakan hubungan mereka, Radith meninggalkan Agil dan mencoba melupakannya dengan berusaha untuk menikah dengan Winnie. Lama, keduanya hidup dengan kehidupan yang baru. Radith dengan Winnie, Agil dengan Ranti serta Melani - anak pertamanya.
Tak dinyana, Radith berusha kembali menemui Agil yang masih dicintainya. Bahkan, demi menjalin hubungan dengan Agil, Radith menceraikan Winnie dan dengan harapan yang banyak ia bisa kembali berhubungan dengan Agil, seperti sebelum keduanya masih bersama. Tapi, keinginan Radith disambut dengan tangan hampa, Agil telah berusaha untuk tidak bersama Radith karena ia tahu ia telah memiliki keluarga.
Radith yang begitu mencintai Agil, membuat kehidupan rumah tangga Agil berantakan setelah Winnie, istri Radith yang berusaha untuk bersama dengan Radith, mengabarkan kepada Ranti bahwa Radith dan Agil memiliki affair di belakang mereka. Dan, Ranti yang curiga karena Agil sering meninggalkannya di appartemen sekarang sudah tahu bahwa selama ini ia mencuri waktu bukan untuk pekerjaan tapi, untuk Radith, cinta dari masa lalu Agil.
Ranti, ia meninggalkan Agil. Pulang ke rumah orangtuanya bersama Melani. Agil, ia hancur. Tidak tahu harus berbuat apalagi. Berhari-hari Ranti tidak mau menemuinya begitu pula dengan Radith. Namun, akhirnya Agil bisa memiliki kesempatan untuk berbicara pada Radith bahwa ia lebih memilih Ranti daripada Radith. Ranti, akhirnya juga memilih untuk kembali bersama dengan Agil memulai kehidupan rumah tangga yang sempat goyah. Agil, bagaimanapun ia mencoba untuk menjaga rumah tangganya. Seindah apapun affair yang terjalin, tidak ada yang lebih indah selain rumah tangga yang utuh.


Di sini, Kak Robin Wijaya menuliskan kisah Agil sebagai tokoh utamanya. Gaya bahasa dan pilihan katanya sangat puitis dan ringan sehingga pembaca merasa ikut berada di dalam cerita. Kak Robin Wijaya juga sangat pintar sekali meramu adegan-adegan, moving dari tiap bagian sehingga tidak membingunngkan. Namun, bagi saya saat awal kedekatan Agil dan Ranti kurang intim sebagai pasangan (tunangan), kurang menunjukkan seberapa besar Agil dan Ranti saling mencintai. Mungkin karena Agil memiliki kelainan seksual sehingga chemistry keduany kurang “kawin”. Hmmm, pas di akhir saya berharap sih ada ending yang “nah” agar pembaca lebih terkesan, misalkan Agil memeluk Ranti untuk mengucapkan kata-kata romantis atau yang lainnya agar pembaca ingat benar ending dari kisah ini seperti apa.
Over all, buku ini recommended buat kalian semua yang pengen baca buku yang fresh dan gak streotipe. Cocok buat ditambahkan ke koleksi buku pribadimu. :)
Profile Image for Hapudin.
289 reviews7 followers
Read
December 17, 2014
Before Us, sebenarnya novel dari Robin Wijaya yang pernah saya tahu keberadaannya sudah lama. Tapi yang pernah say abaca lebih dulu justru novelnya yang lain, Versus. Pada waktu itu saya belum tertarik untuk memiliki dan membacanya karena alasan nama Robin Wijaya belum begitu lekat dibenak saya dibandingkan nama Dee (Dewi Lestari) dan Winna Efendi.

Namun, saya diperkenalkan oleh teman kantor pada novel ini dan saya justru merasa beruntung akhirnya bisa membaca novel ini. Alasannya, pertama, tema novel ini sangat antimainstream karena tidak semua penulis mau menuliskannya. Tema besarnya di LGBT; gay. Kedua, banyak sekali pelajaran tentang kehidupan rumah tangga dan saya sebagai pembaca bisa memetik pengalaman atas konflik rumah tangga yang diceritakan Mas Robin melalui tokoh Agil, Radith, Ranti dan Winnie. Saya kira dua alasan barusan cukup untuk menjadi alasan kenapa novel ini menarik dibaca.

Singkatnya, Before Us bercerita tentang Agil yang menikah dengan Ranti dan kemudian Agil bertemu dengan orang dari masa lalu. Pertemuan ini memunculkan kisah baru yang jelas-jelas seharusnya tidak terjadi. Karena pada akhirnya, hubungan mereka yang salah memberikan efek buruk pada hubungan normal mereka masing-masing.

Di awal membaca prolog sebagai pembuka novel, saya sempat terkecoh. Sebab saya menangkap kalau cerita di BU (Before Us) mengenai sepasang suami istri dan selingkuhannya. Tidak terlintas akan kemungkinan cerita cinta pasangan gay.
“Siapa yang mengusulkan ini?” tanyaku kembali.“Radith sendiri yang minta.”“Tidak. Aku tidak setuju.”“Sudah diputuskan.”“Aku tidak berada di sini saat keputusan itu diambil.”“Apa kami perlu minta pendapatmu dulu.”“Ya. Aku berhak.”“Aku istrinya.”“Aku sahabatnya. Orang yang tahu banyak tentang Radith.”

Meski pelik dengan hubungan pasangan gay, Mas Robin mengeksekusi cerita dengan keputusan yang sangat baik dan sebagai pembaca saya sangat mendukung tokoh Agil. Hubungan mereka salah, dan tidak pernah akan ada celah untuk kesalahan agar bertahan di tatanan kebenaran di masyarakat. Akhirnya, mau tidak mau, kesalahan itu mesti dibenarkan.

Yang sedikit mengganjal dan kurang sreg, justru terletak pada penokohan Agil yang menurut saya masih terasa feminim. Latar belakang tokoh Agil diceritakan terlihat maskulin dan enggak ada potongan kalau dia gay. Sehingga setiap diksi yang ada di novel mengenai Agil layaknya untuk tokoh perempuan. Kecuali kalau penulis sedikit menambahkan sedikit gestur Agil yang kemayu. Di samping karakter Agil, saya merasakan tokoh lainnya sangat hidup. Saya bisa memahami perasaan Ranti dan Winnie yang diposisikan sebagai istri yang terkhianati dengan orientasi suaminya. Miris keadaan mereka sangat terasa. Saya salut dengan Mas Robin atas penggambarannya yang sangat nyata.

Kover kecenya sudah cukup mengangkat keseluruhan cerita. Penikmat buku tidak akan dibuat bingung dengan pemilihan kover yang bergambar cincin perkawinan dengan batu permata yang lepas. Menarik sekali.


Akhirnya, novel ini cocok menjadi jeda kalau pecinta buku merasa sudah sangat bosan dengan tema cinta-cintaan dewasa yang sudah sangat umum. Pembaca akan dipertemukan dengan kehidupan yang tidak biasa.
Profile Image for Nabilah Nurfazrina.
32 reviews2 followers
February 24, 2017
Iseng beli buku ini pas ada bazaar buku gramedia. Ternyata buku ini tentang perselingkuhan "homoseksual".
Sumpah di usia aku yang masih belasan baca novel begini itu merinding dan geli banget!
Salut banget sama Ranti yang masih nerima kondisi suaminya yang seperti itu. Padahal kalo dipikir pake logika, sebagai perempuan yang tau suaminya punya hubungan sama sesama lelaki itu.... ya..... duh, geli lah.
Sehari-hari juga sering sih liat orang sesama jenis yang "gerak-gerik"nya kaya bukan temenan biasa. Ya, baca dari sinilah jadi tau sedikit tentang (perasaan?) mereka.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
November 1, 2012
Apa yang kamu bayangkan jika pada akhirnya orang yang kamu cintai dan sayangi bisa bersamamu dalam ikatan pernikahan? Apakah cinta saja cukup untuk mempertahankan komitmen untuk terus bersama? Apakah kehadiran seseorang dari masa lalu tidak akan meruntuhkan komitmen tersebut? Apakah masih bisa setia terhadap pasanganmu hingga maut memisahkan?

Why we could be one now? Cause we chose, I chose you because I want to. I Love you and so do you.
Is that??? I chose you because I think you’re the one and my heart feels so warm


Pertanyaan-pertanyaan itulah yang ingin dijawab Novel “Before Us” ini. Novel yang mengisahkan tentang cinta segitiga. Tapi bukan sebatas cinta segitiga biasa, karena banyak hal mengejutkan yang akan kamu temuin, sungguh mengaduk emosi karena adanya cinta terlarang, cinta sesama jenis yang tidak bisa digambarkan melalui kata-kata.

Novel ini berkisah tentang kisah cinta Agil dan Ranti. Pasangan yang berbahagia, karena setelah bertahun-tahun kenal dan berpacaran sejak SMA akhirnya mereka dipersatukan oleh pernikahan.
Apakah pernikahan mereka akan berjalan mulus ataukah akan ada riak-riak yang menghalangi. Disinilah kisah itu baru bermula. Komitmen, cinta dan kesetiaan mereka akan diuji.

Aku tahu, kenangan tidak bisa luntur meski waktu berlalu tanpa toleransi, meski kenangan-kenangan baru mengambil ruang lebih banyak dan mendesak memori lama berada di tepi pikiran agar tidak mudah terjamah’. Semuanya tidak pernah mudah

Kehadiran Radith kembali, setelah sekian lama tanpa kabar membangkitkan kenangan masa lalu diantara Agil dan Radith. Mereka adalah sahabat yang begitu dekat dan bahkan kedekatan mereka menimbulkan perasaan yang tidak semestinya, mereka saling mencintai dan menyayangi.

Kedekatan kembali dengan Radith itu akhirnya menimbulkan dilema di hati Agil. Tetap melanjutkan hubungan dengan Radith atau kembali ke pelukan Ranti serta anaknya. Namun semua itu tidak mudah. Untuk melupakan Radith terlalu sulit dilakukan, namun menghancurkan kebahagiaan pernikahannya dengan Ranti pun tidak ada dalam bayangan Agil. Apalagi mereka telah dikaruniain buah cinta mereka, Melanie.

Agil pun harus memilih dan memutuskan, tidak mungkin selamanya hidup dengan dua cinta. Siapakah yang akan dipilih Agil? Temukan jawabnya di “Before Us”.

Rasa tak harus selalu diterjemahkan. Biar ia membimbing kita menuju tempat yang semestinya, tanpa perlu kita tanya
Profile Image for Stefanie.
126 reviews6 followers
July 24, 2012
pertama kali baca prolognya (tentunya setelah baca back covernya) gue mengira kalau novel ini berkisah tentang cinta segitiga perselingkuhan Agil - Winnie - Radith. Ternyata doonk... novel ini bercerita tentang cinta sesama jenis..

Flow-nya cukup menarik, dan tema homosexual itu jarang diangkat di novel-novel Indonesia... (well, sebenernya sih ada 'cukup' banyak, tapi nggak ada yang bagus dan 'ngena' kaya novel ini..

Memilih. Sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan. Apapun yang kita pilih, hal itu akan mempengaruhi kehidupan kita yang akan datang. Efek yang berkesinambungan. Itulah yang terjadi antara hubungan Radith dan Agil..

Selalu Radith yang memutuskan untuk menjauh, tapi dia akan kembali lagi ke sisi Agil. Sewaktu Radith harus pergi ke Korea untuk pekerjaan. Sewaktu Radith memutuskan untuk menjauhi Agil dengan pergi ke Makassar dan menikah. Dan Agil juga selalu membuka hati untuk Radith kembali (untungnya sih di ending novelnya nggak... kalo nggak ntar bisa berlanjut terus ceritanya. hahahahhaa). Radith dan Agil yang saling mencintai, tapi tidak bisa saling memiliki.

kejujuran. kunci dari sebuah hubungan. Agil yang nggak bisa jujur tentang perasannya pada Ranti. perasaan yang terbagi. sebenernya gue agak-agak bingung sih sama perasaan Agil ke Ranti.

novelnya bagus, cukup ngena buat gue. Karena hidup ini adalah pilihan, kita berani nerima resiko atau nggak. Agil adalah seorang pengecut, karena dia memilih untuk bersembunyi di balik topeng pernikahannya.
Displaying 1 - 30 of 65 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.