Kalau tiap komik ini dilihat satu-satu, pada waktunya masing2, terasa deh "pedas"nya. Walau demikian, bisa jadi pihak yang disindir "secara santun" sama sekali tidak tersentuh, hehe...
Tapi semua komik ini saat sudah disatukan begini, apalagi saat isi di dalamnya sudah tidak aktual, bagi saya yang terasa adalah "Ah... penulis buku ini nyinyir aja... Benar2 tidak ada nih kebaikan yang bisa kita temui di negeri ini?" :)
Memang sih mengurus negara sebesar Indonesia tidak mudah. Mengurus partai sendiri atau keluarga sendiri pun masih ada repotnya. Maka sebaiknya kita mulai memperbaiki semua kekurangan yang ada di dalam diri kita sendiri.
Bagaimanapun, beberapa komik di dalamnya bisa membantu saya memberi gambaran pada siswa saya di kelas, jenakanya keadaan amburadul negeri kita... :)
Salaaam...