Jump to ratings and reviews
Rate this book

해를 품은 달 #1

해를 품은 달 1

Rate this book
<성균관 유생들의 나날>, <규장각 각신들의 나날>의 작가 정은궐의 역사 로맨스 소설. 조선의 젊은 왕, 이훤. 달과 비가 함께하는 밤, 온양행궁에서 돌아오던 중 신비로운 무녀를 만난다. 왕과 무녀는 이루어질 수 없는 관계. 그러나 그는 그녀에게 월(月)이라는 이름을 지어 주고 그 밤을 시작으로 인연을 이어 가고자 한다.

궁에 돌아온 훤은 월에 대한 그리움으로 지쳐 간다. 왕의 호위 무사 제운 또한 월에 대한 호기심과 애정으로 그녀를 찾지만 그녀의 행방이 묘연하자 모든 게 꿈인 것만 같다. 왕의 건강은 나날이 나빠지고 관상감의 교수들은 액받이 무녀를 불러들인다. 그 무녀가 다름 아닌 월. 세상 모든 것을 가진 왕이지만 왕이기 때문에 사랑을 잃...

464 pages, Paperback

First published December 29, 2005

50 people are currently reading
928 people want to read

About the author

Jung Eun-gwol

9 books105 followers
Jung Eun-gwol is a South Korean novelist. Two of her bestselling books have been adapted into television dramas - Sungkyunkwan Scandal (KBS2, 2010) and Moon Embracing the Sun (MBC, 2012)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
171 (53%)
4 stars
89 (27%)
3 stars
46 (14%)
2 stars
7 (2%)
1 star
8 (2%)
Displaying 1 - 30 of 38 reviews
Profile Image for Kiowe lee.
2 reviews61 followers
May 15, 2012
Thirteen year old Heo Yeon Woo is chosen to become the Crown Princess of Joseon until the Dowager Queen plots against her and secretly orders her death. With the help of a powerful shaman's magic, Yeon Woo escapes with her life, but loses her memories. All believe her to be dead, including the Crown Prince Hwon, who loves her and whom she was to marry. Eight years later, Yeon Woo returns as a shaman named Wol. She has not been forgotten by those she left behind, and her fate is still intertwined with Hwon, who is now the king. She must contend with the current Queen of Joseon, the Queen's Father, and the Queen Dowager in order to reclaim her rightful place as Queen of Joseon.

Havent Read the book cause I don't understand korean language but the tv serries based on this book was the best...would be great if there was an english translation for this book though...and I would love to get to know more about the author...
Profile Image for Amanda.
14 reviews4 followers
March 14, 2014
Just found this book in sale and I am regretting myself until now, why I didn't search for the sequel..

I had watched the drama first and found the novel by chance.. and I was surprised by the different between the drama and the novel. But I love them both, so it really doesn't matter.

In the novel, Jae Woon was included in the love triangle while in the drama Jae Woon just acts as a loyal guard of the King and nothing more.
And how Hwon and Yeon Woo never met before really threw me off the chair. Like.. really? That makes the story much more tragic and painful.. You never met your lover, just knowing them by letters and stories, and then she died and vanish forever.. it's really.. TT^TT

And then, eight years later Hwon met Wol, a shaman with no name, no family, no past, who later on we know as Yeon Woo. One more thing that's different from the drama, it seems Wol knew who she really is and all of her memories stay intact. This.really.makes.me O____O and then the story ended. I WANT THE SEQUEL!

Last words, this novel is so, so DAEBAK!!!
Profile Image for Suci.
15 reviews1 follower
June 12, 2013
I've watched the drama and really really love it! But, the book also has different charms that make me can't let it of off my hand until the very last page. Great story, great character and great ending! ^_^
Profile Image for Ana Indriyani.
87 reviews19 followers
January 6, 2016
I think that was great as expect,,,
the story flew like wind and we knew how to learn from this book,,
from the drama that I watched after read this novel is really different from the original story.
as always , the books have a greater impact than the drama.
like it
Profile Image for Alif Fuji.
3 reviews
May 15, 2015
i think this book is awesome...!!!!!
Profile Image for Yossy.
68 reviews2 followers
September 21, 2015

Novel Haerul Poomeun Dal

The Moon That Embraces The Sun (Haereul Poomeun Dal)


_____________________________________

yossh, telat sih post nya, baru sempet .-.
*abaikan*

The Moon that Embraces the Sun Novel dan Drama nya bisa dibilang sangat berbeda.
Ada beberapa scene yang dibalik-balik posisinya (?) ato scene yang diganti total.

Misalnya saja,bagian amnesia Heo Yeon Woo aka Wol, di novel Heo Yeon Woo gak amnesia, dia cuma menyembunyikan identitasnya, menyelidiki sendiri perihal kematiannya atas bantuan Seol.

Terus ada lagi Gut ato upacara ritual yang bikin Heo Yeon Woo wafat, ritualnya sebenernya lebih horror di novel, dimana ada tarian boneka jerami, baju permaisuri Yeon Woo, darah Putri Min Hwa, dan aksi pencurian baju oleh Bo Kyung.
Mungkin karena dianggap terlalu ekstrem, adegan ritualnya diganti..

selanjutnya perbedaan paling awal itu sebenernya sebelum Yeon Woo menjadi permaisuri dia belum pernah sama sekali ketemu Putra Mahkota Hwon, mereka saling jatuh cinta akibat bertukar puisi melalui kakaknya Yeon Woo, Heo Yeom yang selalu galau tiap kali ngantarin surat mereka ketika hendak dan selesai mengajar Putra Mahkota.
menurut ayas, jatuh cinta yang seperti ini sangat so sweet
colonthree emotikon


dan Pangeran Yang Myung di novel cuma sekali doang ngeliat Yeon Woo, waktu lompat pagar disamping bangunan tempat kamar Yeon Woo, dan kemudian dimarahin deh ama Yeom.
Soalnya gadis bangsawan gak boleh sembarangan ditemui, apalagi keluarga Heo itu sangat patuh ama peraturan dan tradisi.

selain itu juga ada Ibu angkatnya Jae Woon, salah satu orang kepercayaan Raja Sung Joo (?) yang tau perihal kejadian 8 tahun silam.
dan di drama, Nyonya Park ini sama sekali gak ada.

di Novel juga dikisahkan tentang raja Sung Joo (ayahnya Hwon) yang sebenernya saling cinta ama ibunya Pangeran Yang Myung yang cuma bisa jadi selir, terus juga dibahas lebih detail alasan Raja Sung Joo dingin ama Yang myung, yang salah satunya adalah permintaan Selir Park sendiri (selir Park sama nyonya Park orang yang berbeda).

Selain itu perasaan suka nya Jae Woon ke Wol juga leih dibahas di Novel, kalo di drama keliatan sih Jae Woon kayak ada suka ama Yeon Woo, tapi gak begitu berasa.

"Awan memang tak bisa memeluk Bulan, namun Awan bisa memeluk Hujan" (Jae Woon to Seol)

Keterangan:
Woon dalam nama Jae Woon berarti Awan
dan saat itu kedudukan Yeon Woo adalah Permaisuri yang diibaratkan sebagai Bulan
trus Woo di namanya Yeon Woo itu berarti Hujan

juga ada scene Hwon sadar akan perasaannya Jae Woon ke Yeon Woo, dan ya, lewat bertukar sajak, Hwon nanyain kebenaran itu ke Jae Woon.

dan adalagi yang beda dengan novelnya, yaitu scene meninggalnya Seol dan Pangeran Yang Myung.

di novelnya Seol gak ditolongin Jae Woon saat mencoba menyelamatkan Heo Yeom, dia bertarung sendiri neglindungin Min Hwa dan Yeom, dimana dia bikin Yeom pingsan, dan minta ke Min Hwa buat gak cerita tentang apapun pada malam itu ke Yeom.
abis itu, pertemuan Yeom dan Seol sebeleum Seol meninggal dia udah nyatain perasaannya ke Yeom, dan Yeom bilang dia gak bisa membalas perasaan Seol.

Pangeran Yang Myung di novel gak meninggal pasrah dan gak ditolongin siapa-siapa kayak di drama (di drama nya ini scene yg ayas paling gak suka, semuanya cuma diem ngeliatin)
di Novel Pangeran Yang Myung tewas ketika pasukan pemberontak pada panik dan kabur pasca Yoon Dae Hyung tewas oleh Jae Woon, dan ditengah kasak-kusuk itu ada yang manfaatin kelengahan Pangeran Yang Myung dan membunuh beliau, selanjutnya Jae Woon dan Hwon langsung lari begitu sadar Yang Myung ambruk ..

huum, sebenernya ada banyak banget sih perbedaannya yang lain, mulai dari meinggalnya Ibu Suri Yoon, tentang ayah Yeon Woo, laporan dan kematian Cho Gi Hoo (Penyelidik yg dipekerjakan Hwon), karakter Ibu Suri Han (Ibu Hwon), hukuman Min Hwa, karakter Cenayang Jang, dll yang kalo diceritain semua ayas gak bakal kuat ngetiknya saat ini ._.

jadi sekian aja deh dari ayas
colonthree emotikon


well, ayas lebih suka novelnya ketimbang dramanya, tapi gak nyesel nontron dramanya, bisa ngebayangin scene-scene di novel pake karakter yg udah ada di drama
colonthree emotikon

dan lagi pula, di novel lebih banyak puisi china klasik dan ktipan-kutipan confiusnya
colonthree emotikon

____________________________________________________________

Berikut ada beberapa kutipan dari Novelnya,


Moon Jae Shin

Kusampaikan kepada Burung Murai
(Moon Jae Shin - Sungkyunkwan Scandal)

Saat bulan terbenam, saat kekasih yang pergi berjanji untuk datang
Seandainya bulan setinggi gunung yang terlambat terbenam bisa memberi pertanda dimana kekasihku berada
Saat bunga bermekaran, saat kekasih yang pergi berjanji untuk datang
Seandainya bunga-bunga yang terlambat bermekaran di musim semi bisa memberi pertanda di mana kekasihku berada
Burung murai ! Aku menjadi tenang dengan nyanyianmu yang sia-sia
Meski dia tidak menjanjikan apa pun, aku takkan tega untuk membalas dendamku kepada kekasihku yang pergi

_________________________________________________


Lee Hwon dan Yeon Woo
Lee Hwon to Yeon Woo


Bulan benderang melayang di atas laut,
menerangi hingga ke ujung langit.
Menyesali sepasang kekasih yang terpisah malam ini.
Sepanjang malam saling terbayang.

Di ruang tanpa lilin, cahaya bulan kesepian.
Keluar menyingsing baju, lalu basah oleh embun.
Tak mampu mengambilkan cahaya bulan benderang itu untuk kekasih.
Karenanya bersumpah untuk kembali dengan kekasih di dalam mimpi.

______________________________________


Yeon Woo


Hati yang Saling Merindu, Hwang Jin-i


Hati yang saling merindu,
tetapi tidak bisa bertemu selain di dalam mimpi
Di dalam mimpi, aku pergi mencari kekasih,
kekasih pun pergi mencariku,
tetapi di dalam mimpi di hari yang panjang,
aku berharap dapat bertemu pada mimpi yang akan datang.


contact ke : Penivia Pluviophile Social Media Account
Profile Image for Sook.
743 reviews8 followers
January 4, 2019
I’m a little ashamed to admit it but this is my first book I’ve read in my adulthood that is written in Korean. Well to be fair, it isn’t easy to come by a book that is written in Korean in America. 😉 I watched the K-drama version of this book a long time ago and I really enjoyed this book. It is kind of a historical romantic comedy. I loved the characters and the dialogues. Looking forward to the second book.
Profile Image for 阿近.
315 reviews14 followers
August 3, 2023
  雖然貼在日文版封面,但其實我是讀台灣角川代理出版的繁體中文版本,在不常去的圖書館閒逛時偶然在書櫃看到,想說「當年這齣韓劇很紅,但從未接觸過,趁此機會來看看小說吧」,於是就借回家了。結果花了很久的時間才看完。《擁抱太陽的月亮》文筆非常風雅優美,可裡面的多數角色對我而言不太討喜,感情線的鋪陳也無法讓我有所共鳴,因此讀得非常緩慢。

  閱讀上集期間,王世子李暄、庶長子陽明君、旼花公主這三名王室子女並列我最不喜歡的角色,前兩者後期的表現有拉回一些分數,但旼花公主的形象在我心底一路黑到底。這三人令我最不耐煩的共通點就是求取愛情的方式非常霸道,鮮少顧慮心上人感受,例如李暄王世子時期欲透過師傅許炎將信件轉交給未曾謀面的許煙雨,即使面露難色、頻頻拒絕,也非要盧到許炎不得不答應不可;陽明君出於對許炎之妹感到好奇,不管擅闖閨閣女子的住處可能為她帶來哪些困擾,即使哥哥出言勸阻依然一意孤行要進屋見煙雨一面;旼花對許炎一見鍾情,此後不停糾纏許炎,甚至不顧才華出眾的許炎一旦成為儀賓,就會失去出仕的機會,硬是要和他成婚滿足一己之願。以上三種在我的標準裡都是非常NG的行為,不會想跟他們待在一起談戀愛,只想離這三人愈遠愈好,這些情境根本是輕重不一的跟蹤狂和騷擾行為啊。

  (內文感想有很多對旼花公主的抱怨與厭惡,介意者請斟酌閱讀)

  王室三兄妹戀愛腦上身真的好可怕,旼花公主在上集的戲份基本上都是處心積慮要謀劃跟丈夫許炎行房(朝鮮王公貴族要夫妻敦倫似乎還要推算出好日子才能進行),當其他角色在思索怎麼暗中調查八年前的王世子妃疑案、平衡政治局勢或者許炎為了家破人亡之痛而傷懷時,戲份一轉到旼花公主一直在煩惱為什麼丈夫不來找她、不來碰她時,就覺得旼花公主的心思格外幼稚、令人不耐,她的愛情描寫也一直讓我感受不到她對許炎的愛,或者說無法共鳴,對於許炎的煩惱未有一絲一毫傾聽、分擔之意,個人覺得旼花表現出來的態度不像是想成為許炎的伴侶,許炎彷彿她求而不可得的精緻洋娃娃,似乎更接近小孩子渴望擁有、想要拿到手的獨佔欲。

  少年時期李暄和煙雨互相通信期間,互相等待對方回信、期待對方有何回音的心境描寫讀起來十分青澀可愛,一想起那個不知相貌的通信者,內心就會湧起酸酸甜甜的滋味,滿溢著幸福,又有些許羞赧怕被他人察覺自己的這份心情,小心翼翼地珍藏著那份情感,這段情節很有少年少女初嘗戀慕的純真氣息。但後續許煙雨和許家飛來橫禍、陡生變故,突如其來的生離死別,讓本該迎接和心上人結婚的喜事成為災難,未能見得朝思暮想的煙雨就失去她的悲痛化為一根箭矢深深穿透李暄的心,永遠無法拔除也無法擺脫那份心傷,直到邂逅巫女月的情意糾葛和漸漸釐清真相。這一段的感情描寫我就不太有共鳴了。若我聽聞對方死訊或許有所遺憾,也會想要為通信筆友和原本將成為另一��的女子洗刷冤屈、討回公道,但愛到生死不渝、非君不婚的程度應該不太可能。由於無法理解李暄對筆友投入的感情何以如此深刻難忘,因此很難投入他們的感情發展。

  但想想李暄本來這麼期待一直渴望相見的煙雨,驟然在成婚前獲知她染疫身亡,隨後接替被選為王世子妃的尹寶鏡又是政敵尹大衡之女,隱然可窺知煙雨的死並不單純,背後必有政治陰謀在操作導致他們陰陽兩隔。失去未婚妻的痛、被迫接受不愛之人為妻、心知某人刻意陷害的恨,種種情感累積起來成為李暄後續追查煙雨死亡疑案的動力以及無法忘記她的原因,某方面也還算合理。尹氏父女時常與他相見,也宛如時時刻刻提醒李暄他們就是他的仇人,縱然心上人不在身邊一刻也無法忘懷,反而成為堅持定要令真相水落石出的警醒根源。

  我覺得我之所以不太能投入廷銀闕筆下的感情發展,除了角色交流的方式嚴重悖離我的性別互動觀念以外,廷銀闕某些描寫也很容易讓我進入非官配CP的浮想聯翩狀態。前者例如王才剛認識巫女月沒多久,在宮庭裡就對月動手動腳,把她視為所有物似的直接親暱肢體接觸,雖然考慮到本作為古代背景,李暄又是國王,性別觀念自然遠不如今日有尊重他人的意識,但看著王隨意摟抱巫女又親又摸,看著敘述都覺得不舒服。

  後者則是廷銀闕在某些角色互動的寫法上頗為曖昧,讓我思緒完全不受理智控制,擅自在腦袋裡亂燉官配以外的CP大雜燴,例如李暄初次見到許炎的敘述充滿驚艷與熱情,連結後續李暄糾纏著許炎一定要認識他妹妹的情節,我當時確實產生「李暄真的不是喜歡上許炎,但深知龍陽之好不為世人所容,才想藉由許炎之妹來彌補無法圓滿的初戀嗎?」的感想。

  暄忍不住偷瞄炎的臉。瞬間,他的長相鑲入暄的眼中,令暄當場著迷。那是位美得非比尋常的青年。剎那間,暄明白——他的名字「炎」裡面,不僅帶有「火焰」的意思,同時兼具「美」的涵義。暄被那燦爛的美迷惑,暫時把勢必要趕走年輕老師的遠大抱負拋到一邊。

                  ——廷銀闕《擁抱太陽的月亮 上》頁四十至四十一

  李暄最初喜歡上的人真的不是許炎嗎?(看著這段心理活動感到疑惑的我)

  年幼的煙雨依然在下著雪的院子裡跑跳,拿雪球攻擊炎。被打到的年輕的炎也捏起雪球。但由於擔心妹妹被打傷,他刻意將雪球捏得很鬆散。結果雪球總在碰到妹妹之前,便在空中散開。年幼的煙雨在院子四處烙下腳印,年輕的炎也烙下腳印。
  原本站在大廳前的炎走到白雪紛飛的院子,踩出一個個腳印。現在的腳印的確比當年大了不少。
  「煙雨,看來妳的腳已來過我的身旁。那時候妳跟我小小的腳印合起來,應該就跟我現在的腳印一樣大吧?」
  炎開始慢慢在院子裡踩出兩人小小的腳印。自己咯噔咯噔的腳步聲,彷彿是煙雨的聲音。因此,縱使炎的臉上帶著微笑,眼眶卻噙著淚水,潸然流下。 
                  ——廷銀闕《擁抱太陽的月亮 下》頁一九

  又或者是許炎痛失幼妹多年後,仍舊一回想起煙雨就觸景傷情、哀痛逾恆、久久無法釋懷的情誼刻劃。許氏兄妹的回憶也寫得相當幽微,要解讀為珍惜彼此卻難再相見的手足親情當然也可以,但許炎回憶妹妹的身影,那充滿深情、憐惜的溫度,讓我讀到時也忍不住思緒岔了出去,一瞬間湧現「兄妹CP好像也很不錯?」的念頭。(掩面)我之所以對兄妹倆好感度更高,可能也有一部份是覺得兄妹倆很倒楣,分別被王世子和公主喜歡上,就惹來家破人亡的悲劇,煙雨小小年紀必須隱姓埋名在外地生活整整八年,不得與親人相見才能勉強活下來。基於對弱勢者、受害者的補償心態,就會比較偏袒許氏兄妹。但排除這些遐想,許炎、許煙雨的兄妹情誼亦是本作最令我動容的情感刻劃,再來就是雪對許炎的暗戀和犧牲奉獻。
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Orina Fazrina.
Author 15 books15 followers
July 19, 2019
Baca ini jadi pengen nonton dramanya lagi 😃
Profile Image for Anita.
8 reviews
July 11, 2022
A calming romance book, this book show us about empowerment woman in Joseon era
Profile Image for Candra Dewi DP.
30 reviews22 followers
March 22, 2017
Buku ini istimewa banget, sebab tata bahasa dan alur ceritanya indah banget. Dan... sukses bikin saya nangis dan senyum-senyum sendiri. Penokohannya kuat sehingga membuat pembaca tenggelam dalam romansa kehidupan mereka, walopun settingnya jaman Joseon :)
Profile Image for Annisa Suci Nurfarah.
112 reviews18 followers
May 16, 2015
Ditutup dengan cliffhanger!

Sebelumnya, aku tau seri ini dari Kdramanya. Jadi, ya, sayang sekali, akhir dari buku ini pun aku sudah tahu. Tapi, meski sudah tahu dari Kdramanya, ada sensasi tersendiri ketika membaca bukunya.

Dalam Kdrama, diceritakan secara urut. Dimana sang Pangeran Mahkota bertemu dengan Heo Yeon Woo, lalu jatuh cinta dan saling mengirimi surat. Di dalam buku, diawali dengan pertemuan pertama Raja Hwon dengan seorang cenayang bernama Wol. Alur yang dipakai dalam bukupun lebih ke maju-mundur dengan flashback dimana-mana.

"Hati yang saling merindu, tetapi tidak bisa bertemu selain di dalam mimpi. Di dalam mimpi, aku pergi mencari kekasih, kekasih pun pergi mencariku, tetapi di dalam mimpi yang panjang, aku berharap dapat bertemu pada mimpi yang akan datang." (hal. 423)

Cuplikan surat cinta puisi pertama yang dikirimkan Hwon kepada Yeon Woo. Jaman dahulu, sangatlah tabu bila mengirim surat kepada seorang wanita. Terlebih seorang Pangeran Mahkota kepada seorang bangsawan. Namun, sang Pangeran Mahkota berkilah jika itu hanya sekedar berbagi cuplikan puisi.

"Bulan benderang melayang di atas laut, menerangi hingga ujung langit. Menyesali sepasang kekasih yang terpisah malam ini. Sepanjang malam saling berbayang. Di ruang tanpa lilin, cahaya bulan kesepian. keluar menyingsing baju, lalu basah oleh embun. Tak mampu mengambilkan cahay bulan benderang itu untuk kekasih. Karenanya bersumpah untuk kembali bertemu dengan kekasih di dalam mimpi." (hal. 404)

Deskripsinya, ada sebagian yang membosankan. Rasanya pingin skip ke bagian lain. Tapi entah kenapa tersihir dengan kata-kata indahnya.
Duka Pangeran Hwon. Kelamnya politik. Korupsi. Nepotisme. It makes me roling my eyes.

Kekurangan buku ini, banyak sekali istilah-istilah Korea yang masih berbentuk utuh tanpa adanya catatan kaki atau glossarium. Seperti uibin, Seongsucheong, Seungjeongwon, dkk. Dan juga, meski ini historical-romance, building worldnya cukup kuat dengan konflik kerajaan yang rumit. Juga ada pesan-pesan moral yang padat sepanjang deskripsi di buku ini.

"Kedekatan yang terasa jauh itu lebih menyakitkan, dibandingkan dengan ketidaksanggupan untuk bertemu karena jarak yang jauh." (hal. 404)

"Jika ibunya melihatnya, ia selalu dipukuli. Karena itu, ia telah terlatih untuk menyembunyikan perasaannya. Secara alami ...." (hal. 444) Oh, poor you, Jae Woon.
Profile Image for Kungkang Kangkung.
117 reviews27 followers
July 7, 2014
3,5 bintang, bulatin ke atas. :D

saya tertarik membeli buku ini karena sudah pernah menonton dramanya. saya heran sendiri, ternyata saya begitu banyak melupakan cerita di dramanya. haha... saya lebih banyak mengingat masa remaja antara Hwon dan Yeo won, jadi buku ini bisa dikatakan sebagai penyegar ingatan saya akan dramanya, meskipun saya tidak berhasil mengingat endingnya sampai akhir pembacaan buku pertama ini. hehehe...

saya membaca buku ini dengan membayangkan wajah aktor dan aktris yang bermain drama. yah, imajinasi saya rusak karena dramanya. wakaka...

sedikit berbeda dari dramanya, ternyata Hwon dan Yeo Won tidak pernah bertemu pada saat Hwon masih menjadi Putra Mahkota. di dramanya romantis banget Hwon yang kabur dari belajar terus ketemu sama Yeo Won, dst. (berencana nonton lagi) #caridvd

saya suka banyak puisi-puisi yang dijadikan sebagai penghubung rasa cinta antara Hwon dan Yeo Won. saya juga suka puisi Hwang Ji Ni (gisaeng terkenal jaman Joseon) yang digunakan Yeo Won untuk membalas puisi Hwon, soalnya saya pernah nonton drama Hwang Ji Ni. hehehe... saya jadi penasaran, kalau ada buku yang bercerita tentang Hwang Ji Ni, pasti keren sekali.

yang membuat saya tidak memberi 4 bintang penuh untuk buku ini salah satunya karena (mungkin) akibat terjemahan, tata bahasanya berasa agak kaku walaupun kalimat-kalimat yang dipakai agak puitis dan berpanjang-panjang dalam menjelaskan beberapa tradisi goryeo jaman joseon.

terkadang saya merasa sedang membaca sebuah dongeng karena menemukan kata "jaman itu" untuk menunjukkan "jaman joseon". hadeh...

saya banyak menemukan kesalahan EyD, sampai-sampai saya mengatakan pada teman saya yang bekerja di kantor mizan. "editor dan proofreader-nya kurang gaji ato kurang waktu nih, banyak banget EyD salah?" lalu teman saya menjawab "kurang gaji dan kurang waktu. =))". sebuah teriakan minta naik gaji sebelum setahun bekerja. :p yang merasa jangan nongol sambil tereak ya... XD #kabur
Profile Image for Annisa Icha.
13 reviews
July 17, 2015
Beli buku ini pas ada bazar online di Mizan.
Sebenernya udah lama kepengin beli, cuma masih enggan karena aku fikir selama aku udah nonton dramanya aku nggak perlu baca bukunya. Cuma beberapa kali teman bilang kalau bukunya lebih spesifik dan detail sekali perceritaannya. Akhirnya aku beli pas Mizan ngeluarin harganya cuma 25K, biar sekalian beli sama yg ke-2nya.

Dari awal ceritanya emang menarik, dan emang beda dari drama. Masih inget banget kalau di drama kayaknya Hwon bukan ketemu Yeon Woo di tengah hujan, melainkan pas Hwon lewat pake tandu kerajaan. Beberapa adegan lupa, cuma buku ini kayak membuat penyegaran baru ingatan aku tentang drama yang udah aku tonton 3 tahun lalu.

Hwon di sini diceritakan sangat unik, karena di bab awal-awal Hwon disampaikan sangat lucu dan tidak terlalu berharap atas jabatan Raja yang bakal diwariskan kepadanya. Intinya sih gitu, aku nggak bisa kasih spoiler.

Nggak mudak untuk membaca novel terjemah kalau kita ngeerasa nggak cocok sama hasil dari terjemahannya. Karena itu kita harus selektif, bukan hanya penerjemah yang aku lihat melainkan editor atau penyuntingnya. Dan eng ing eng, aku beneran ngerasa nyaman pas baca buku ini sejak kalimat pertama. Akhirnya aku kepo, siapa penyunting novelnya. Dan ternyata Mbak Prisca Primasari, yang nulis "STPC - Paris 'aline'". Nggak salah ternyata si mbak ahlus romance ini yang sunting naskah novel. Nggak perlua penasaran, karena doi ini emang penulis plus penyunting yang emang keren.

Nggak perlu banyak kata, aku menyelesaikan novel ini dalam 3 hari di tengah bikin ta'jil dan persiapan bikin kue lebaran. Lumayan cepat, dan sungguh aku menikmati cerita yang disampaikan.

Aku nggak bisa komentar banyak, mungkin akan aku komentarin di buku yang ke-2. Karena di sana akan terlihat akar masalah dan penyelesaiannya. Buku ini aku tekankan berisi pengenalan para tokoh, pengenalan masalah yang intinya ada di buku ke-2 yang sudah aku baca :D.

Btw, I'm never upset to read this book.
Profile Image for Norma.
43 reviews11 followers
January 18, 2013
awalnya karena nonton dramanya .... trus kemudian karena penasaran searching bukunya di internet ternyata masih dalam bahasa aslinya berbekal google translate tapi masih juga gak ngerti :D

Setelah membaca bukunya ternyata lumayan banyak perbedaan dengan alur cerita drama serinya.
Dibuku ini diceritakan kalo Heo Yoon wo belum pernah bertemu dengan Putra Mahkota Lee Hwon, mereka secara tidak langsung berkenalan dengan perantara kakaknya Heo Yoon Wo yaitu Heo Yeom, yang juga merupakan gurunya Putra Mahkota Lee Hwon. Putra Mahkota Lee Hwon pertama kali bertemu dengan Heo Yoon Wo setelah Yoon Wo menjadi Cenayang.
Sangat berbeda dengan di drama yang menceritakan bahwa Heo Yoon Wo pertama kali bertemu dengan Putra Mahkota Lee Hwon pada saat kelulusan Heo Yeom di istana.
Perbedaan cerita lumayan mencolok seperti
1. tidak adanya adegan (di drama) dimana Putra Mahkota Lee Hwon mendatangi rumah bangsawan Heo untuk bertemu Heo Yoon Wo yang ada di dalam peti mati
2. Surat terakhir Heo Yoon Wo untuk Putra Mahkota disembunyikan di dalam laci sedangkan di drama TMTES suratnya di sembunyikan dibawah papan catur
3. dibuku ini diceritakan bahwa surat terakhir tersebut diberikan oleh Heo Yeom kepada Putra Mahkota Lee Hwon beberapa hari setelah pemakaman Yeon Woo, sedangkan di drama Surat tsb ditemukan oleh Heo Yeom jauh setelah pemakaman Heo Yeon Woo dan Putra Mahkota Lee Hwon telah menjadi Raja
4.dibuku, Kasim Cha, kasim kepercayaan Putra mahkota diberhentikan selama dua tahun dan dihukum karena menemani Putra mahkota ke rumah bangsawan Heo. Hukuman tersebut menyebabkan kaki Kasim Cha pincang.

Daaaan banyak lagiiii perbedaanya ....
saya suka dramanya dan lebih suka lagiii dengan bukunya :D
Profile Image for Marina.
2,036 reviews359 followers
June 16, 2014
** Books 154 - 2014 **

Buku ini mengisahkan kisah percintaan antara Lee Hwon, Putera Mahkota dengan Yeon Woo seorang putri bangsawan yang pintar dan menawan. Mereka bertemu ketika kakak Yeon Woo, Yeom seorang cendekia pandai yang menjadi guru bagi Lee Hwon dan mereka mulai bertukar surat dan puisi sehingga benih2 cinta muncul diantara mereka berdua..

Pangeran Yang Myung, seorang anak selir yang juga kakak dari pangeran mahkota Lee Hwon yang tidak bisa mendapatkan tahta juga menyukai Yeon Woo.. tidak boleh ada dua matahari dalam menjalankan kerajaan. Kakak beradik ini menyukai wanita yang sama namun takdir berkata lain Yeon Woo berhasil menjadi kandidat pertama sebagai permaisuri dari Pangeran Mahkota..

Tidak semudah itu Matahari dan bulan dapat bersatu.. tiba-tiba saja Yeon Woo meninggal oleh penyakit mematikan dan Hwon terpaksa harus menyunting wanita lain untuk menjadi permaisurinya.. Hatinya selalu dilanda kesepian dan keingintahuan terhadap Cenayang bernama Wol yang membuatnya merindukan kepada Yeon Woo, kekasihnya ..

Overall, buku ini alurnyaa cepaat banget yaa.. baru buku 1 udah mencari sebab muasal penyebab kematian Yeon Woo saat 8 tahun lalu.. dan udah ketemu sama Cenayang Wol aja.. buku pertama ini termasuk kategori oke lah.. cuman agak aneh aja klo bisa jatuh cinta cuma melalui dari surat-suratan dan bales2an puisi.. *oke ini pendapat saya subjektif yg ga bisa bayangin bisa naksir orang dari tulisan dan kata2nya.. tulisan dan kata2 bisa menipu tapi gesture dan mimik muka tidak akan bisa menipu >//<

buku ini aslinya saya mau berikan 3 dari 5 bintang! tapi karena banyak sajak2 dan kata2 metafora tentang matahari dan bulan (dan herannya saya suka) boleh deh saya berikan 3,3 dari 5 bintang! :*

Profile Image for Angelic Zaizai.
976 reviews35 followers
December 27, 2012

Eiihhh ceritanya baguus, awalnya sempet pusing juga, karena Hwon-nya masih remaja, masih belajar kitab-kitab yang nggak ngerti isinya apa, tentang apa, tapi dijalani aja, dan emang setelah udah mulai surat-suratan dengan Yeon Woo, ceritanya mulai seru
intrik-intrik dalam istana mulai keliatan
dan hebat juga ya, ternyata klan ibu suri Yoon amat berkuasa di kerajaan itu, bahkan raja aja ga berkutik lawan mereka
masalah dimulai saat Hwon dicariin istri, karena Hwon maunya Yeon Woo, sementara klan ibu suri maunya dari pihak mereka
dengan trik-trik tertentu (halah) kemauan Hwon terwujud, Yeon Woo berhasil jadi permaisuri, tapi nahas tak bisa ditolak, belum lagi sempet ketemu, si gadis dikabarkan sakit parah dan akhirnya meninggal
Jadi deh Hwon ga pernah ketemu sama sekali dengan cewek incarannya itu

>>>>> Fast Forward

Hwon udah jadi raja, udah punya permaisuri, tapi malah naksir cenayang misterius yang gak ketahuan asal usulnya
Dan cewek itu juga ditaksir sama pengawal Hwon, Jae Woon, yang ganteng juga
auuuh lebih suka Woon, lebih keren kayanyaa
jadi ceritanya Hwon pas baca lagi surat terakhir Yeon Woo kepikiran kok bisa ya dia meninggal begitu aja, nah dimulailah penyelidikan kematian permaisuri pertama, tapi tetep ya kudu hati-hati, secara raja ituu kaya ga punya power banget deh (hidup cewek! #eh)


dan ending buku pertama bener deh, ternyata si cenayang itu adalaaah....


lanjuuuuuttt... kalian luar biasaaa #eh
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
March 4, 2013

"Di bawah langit, ada hal-hal yang dapat bersatu, ada juga yang tidak dapat bersatu, atau tidak boleh bersatu. Seorang Raja dan seorang cenayang sangatlah berbeda, karenanya merupakan hal yang tidak boleh bersatu."

Dimulai dengan Hwon, sang Raja Dinasti Joseon yang berusia 23 tahun, pergi berteduh di sebuah rumah seorang cenayang saat sedang bepergian. Ia merasakan suatu kejanggalan yang luar biasa saat melihat Nona muda yang tinggal di rumah itu tidak berbicara seperti layaknya orang di desa terpencil. Cenayang yang tidak mempunyai nama itu menarik perhatian Hwon dengan kecerdasannya dalam berkata-kata; dan sang Raja memberinya nama Wol, yang berarti Bulan. Akan tetapi Hwon tidak sepenuhnya menyadari, bahwa kisah tentang matahari dan bulan sudah bermula sejak delapan tahun silam....

Baca review selengkapnya di:
http://www.thebookielooker.com/2013/0...
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
July 12, 2016
updated 2014/04
whoaa.... br bc novelnya ini, jd terharu dan semangat mendayu-dayu. alurnya sedikit beda dengan kdrama-nya, detail2 kecil yg bikin rasa beda. peran jae woon jauh lebih besar dlm menjaga keselamatan hwon dan perasaan wol, meski mempertaruhkan hatinya sendiri... #haish #bahasanya #ketularannovelnya :)

lanjut buku #2

review lengkapku akan novel ini ada di:
http://readbetweenpages.blogspot.com/...


=============================
just saw the series, and completely drawn into it. realising that it was taken from this book, i hope with this current k-pop waves, some publisher was encouraged enough to translate this story. for now, just have to be contemplated with bookclub summary and notes.
http://belectricground.com/2011/12/06...
Profile Image for Dyah.
1,110 reviews64 followers
January 13, 2016
Firstly, I need to make it clear that I haven't watched the drama. Though I like historical Korean drama, The Moon That Embraces The Sun doesn't really interest me (probably because it's said that the romance atmosphere is thick in this one). Well, I am glad that I decided to read the novel. It's surprisingly a very good story with smooth plot, intriguing characters, and strong chemistry between the two main characters. I feel happy and sad at the same time reading this book.

Eventhough the ending of the first book is not really a cliffhanger, I still want to start reading the second one immediately. This evening.
Profile Image for Deta Ariesandy.
48 reviews
February 9, 2016
Seperti K-novel lain yang pernah saya baca, ada banyak karakter yang diperkenalkan bahkan di awal kisah. Mungkin karena sudah pernah nonton dramanya, jadi mudah untuk mengingat pemain-pemainnya.
Ada banyak hal yang ternyata terjadi dan tidak dikisahkan dalam dramanya. Hanya saja sayang, novelnya entah bagaimana tidak sedramatis dramanya, XD
Padahal bagian awalnya berhasil bikin senyum-senyum nggak jelas. Secara keseluruhan, alur ceritanya bagus. Untuk tata bahasanya sendiri, yaaa karena terjemahan dan berlatarkan jaman Joseon, jadi terkesan sangat kaku. ._. Tapi masih enak untuk dibaca kok, :D
Profile Image for Stef.
590 reviews190 followers
July 17, 2013
Awal berkenalan dengan novel ini berawal dari adaptasi drama nya yang bener-bener daebak dan bikin emosi campur aduk. Novel dan drama really good,.dan novelnya di luar expetasi saya. cerita di novel dan drama benar-benar berbeda dan di buku pertama ini banyak flashback hub yeon woo dan king hwon di waktu kecil dan pertemuan kembali dengan yeon woo dalam sosok wol. Dan jaewoon yang menyukai wol. ga sabar baca buku yang kedua
Profile Image for Tarii.
8 reviews
November 21, 2018
Novel ini kesan kerajaannya kental banget. Belum lagi kisahnya keren. Nggak tahu mau komen apa. Tapi yang jelas, suka sama novel ini :)
Profile Image for Siti Robiah A'dawiyah.
174 reviews23 followers
February 3, 2013
Awalnya tertarik dengan dramanya, setelah baca bukunya ternyata lebih seru. pembaca diajak mengikuti berbagai intrik yang terjadi di kerajaan joseon.Overall,novel ini seru.Full Review: Here
1 review
September 6, 2015
ssxsxsxdcfrfrfrfrtrtgrtgrfefffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffffff
Profile Image for Ndooks.
71 reviews1 follower
May 9, 2016
Sebagai penonton setia drama Korea sejujurnya saya agak malu karena belum menonton dramanya. Tapi saya punya alasan yang kuat; saya ingin membaca novelnya dulu. Dan sepertinya tidak saya tidak salah pilih.
Profile Image for Soo  Ra.
13 reviews4 followers
January 16, 2013
Amazing!!!!
aku sudah nonton serialnya tp bukunya jauh lebih bagus lagi..
Displaying 1 - 30 of 38 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.