Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Romantic Girls #3

Love, Affair, and the Reunion

Rate this book
Tere: Aku tak pernah menduga kalau suatu waktu dalam hidupku, aku berselingkuh dan sekaligus menjadi selingkuhan…

Tricia: Serius. Aku mulai berpikir untuk mengakhiri saja semua kepura-puraan ini. Pernikahan ini. Tapi sebelumnya aku harus mengumpulkan bukti-bukti terlebih dulu.

Sonia: Menikah dengannya membuatku merasa… tak dipercaya, bahkan untuk urusan kecil dan sepele. Sebut aku bodoh, tapi aku tak mau ketika aku berontak, dia pergi meninggalkanku…

Sisil: Teman-teman saya hampir semua sudah menikah, sebagian malah sudah punya anak. Nah saya? Calon suami saja nggak ada.

Astrid: Saat seharusnya aku bahagia karena akhirnya ada juga yang mau mengajakku menikah, ternyata aku harus diuji kembali. Aku hancur… remuk….

***
Ujian demi ujian menghampiri kehidupan The Romantic Girls. Pernikahan yang tak harmonis, perasaan tersisihkan sebagai istri, hingga perselingkuhan, mereka alami. Akankah masalah-masalah tersebut memperkuat pernikahan mereka, atau malah menghancurkan? Dan akankah persahabatan yang telah lama mereka bangun, rusak karena pengkhianatan salah satu dari mereka? Buku terakhir dari The Romantic Girls Series ini sekali lagi akan mengaduk perasaan Anda sebagai perempuan.

304 pages, Paperback

First published January 1, 2012

5 people are currently reading
68 people want to read

About the author

Ifa Avianty

48 books112 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
12 (16%)
4 stars
23 (31%)
3 stars
29 (40%)
2 stars
5 (6%)
1 star
3 (4%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
1 review
December 18, 2023
The novel is cool 🤩, there are many lessons that can be taken from the novel about how to respond to all the problems that we will go through with our partners (if there are any later) and also knowing that our partners are not perfect creatures and neither are we so there must be communication in order to find answers to the problems faced.

There are many characters in this novels that have different Personality. So its makes many different story about every couple.
Profile Image for Afrianti Pratiwi.
100 reviews28 followers
January 3, 2018
Ini pertama kalinya saya membaca buku karya Ifa Avianty. Sebelumnya saya sering dengar nama beliau, tapi belum tertarik membaca karyanya. Sampai saya membaca bukunya yang berjudul Love, Affair, and Forgotten, saya merasa... ingin lekas menikah. Hahaha. Iya, setelah membaca Tea For Two kemarin, saya jadi tercerahkan. Pernikahan banyak kok yang manis, banyak kok yang langgeng aja, banyak kok yang suaminya romantis sampai setelah menikah. Semua cuma tergantung orangnya.

"Manusia bisa berubah ke manapun, baik makin baik ataupun sebaliknya. Sementara pada dasarnya semua manusia kan baik, fitrahnya suci." - Sisil. (Hlm. 233)

Tapi, ada sebuah kesalahan dalam membaca buku ini. Ternyata Love, Affair, and Forgotten ini adalah buku ketiga dari series. Jujur saja, awalnya saya memang asal mencomot buku ini karena memang lagi obral. Jadi, saya nggak tahu kalau sebenarnya buku ini punya dua seri di depan yang ceritanya tentang para tokoh sebelum menikah. Yaaah, tapi nggak apa juga sih, toh saya tetap baca ini meski jadi nggak tahu sebelumnya tokoh itu ngapain aja.

Well, dari tampilan cover yang warnanya hijau ini, saya sempat berpikiran kalau ceritanya nggak bakalan seru alias ngebosenin. Belum lagi gambar di sampulnya itu foto tiga perempuan gitu. Foto lho ya, bukan gambar. Saya sebenarnya males banget kalau lihat cover model begini, soalnya kepikirannya pasti sama novel Hisrom yang ala ala itu. Saya nggak suka.

But, don't judge a book by the cover disini sangat bekerja. Saat membuka kata pengantar si penulis, Mbak Ifa, saya baru tahu kalau isi cerita di dalamnya berdasarkan kisah nyata. Katanya sih Mbak Ifa nanya sendiri ke orang-orangnya. Oke, nggak apa-apa, banyak kok novel dari kisah nyata. And then, saya langsung penasaran seperti apa sosok Mbak Ifa ini? Apakah seperti wanita karir yang bekerja di kantoran atau bagaimana? Eh ternyata, duh foto Mbak Ifa yang berjilbab bikin pandangan saya berubah seketika. Saya pikir beliau ini seperti mbak-mbak kantoran, ternyata wajahnya keibuan banget.

Masuk ke cerita, saya dibuat benar-benar seperti membaca diary seseorang. Ralat, banyak orang. Sebab, tokoh-tokoh di buku ini nggak cuma saru atau dua, tapi... banyak. Saya lupa tepatnya berapa, males ngitung juga. Satu persatu tokoh, mulai dari para istri sampai suaminya pun turut bercerita di buku ini. Lengkap dengan gumaman dan pikiran ala pasutri gitu lah.

Saking banyaknya tokoh dalam buku ini, saya nggak yakin bisa menyebutkan dengan tepat setiap pasangan suami istri. Eh, tapi di buku ini nggak cuma soal kisah rumah tangga, lho. Ada juga kisah tiga perempuan yang masih single. Jadi awalnya para perempuan ini menamakan dirinya The Romantic Girls. Kemudian setelah menikah mereka membuat grup baru bernama The Wallflowers, makanya tersisalah tiga orang yang belum menikah. Yang saya suka dari buku ini adalah rata-rata tokoh perempuan disini, baik yang masih single maupun sudah bersuami, mereka tetap punya karir yang bagus. Walaupun ada beberapa yang memang menjadi ibu rumah tangga saja.

Dalam buku ini saya menyukai pasangan Deasy-Kak Didi karena bagi saya keluarga mereka yang paling harmonis. Setiap ada permasalahan selalu dibicarakan. Salah satu yang sering kali jadi cekcok di rumah tangga mereka cuma karena Kak Didi yang nggak bisa romantis. Hehehe. Belum lagi Kak Didi juga punya karakter penyayang dan sholeh meski nggak romantis itu tadi.

Bagian yang saya suka dari buku ini adalah pertemanan para istri dan para suami ini terus dijalani dan diperkuat dengan pengajian rutij yang mereka adakan. Sehingga, mereka ini tetap terjaga silaturahminya sekaligus menambah ilmu agama untuk diri mereka maupun dalam berumahtangga. Saya sendiri berharap kelak akan seperti itu. Punya teman-teman yang bisa diajak diskusi dan nagji bareng begitupun dengan suami saya nanti dan suami dari teman-teman saya. Jadi, hidup kita nggak cuma soal duniawi tapi juga akhirat.

Ada satu kalimat dari salah satu tokoh suami di buku ini, namanya Bram, yang bikin saya speechless.

"Karena saya yakin Tuhan menciptakan pernikahan sebagai rumah tempat saya pulang. Di mana setelah menikah, saya punya sarang yang hangat, yang membuat saya nggak mau pergi lagi ke tempat lain." (Hlm. 115).

Seperti yang saya bilang di atas, membaca buku ini seperti membaca diary masing-masing pasangan. Jadi saya enjoy banget bacanya, bahkan nggak kerasa dan cenderung penasaran terus dengan cerita mereka. Apa yang mereka hadapi dalam rumah tangga dan bagaimana menyelesaikannya. Overall, buku ini bagus buat hiburan, tapi tetap punya nilai religi yang cukup untuk kehidupan rumah tangga maupun yang masih single. Hehehe.

Rate: 3/5
Profile Image for Hana Bilqisthi.
Author 4 books279 followers
June 19, 2013
pesan yang gue tangkep setelah baca novel ini adalah: there is no perfect marriage but there is a happy marriage if we thankful for what we have and make effort to make it happy :D
jadi inget gary chapman "Love doesn't keep a score of wrongs. Love doesn't bring up past failures. None of us is perfect. In marriage we do not always do the right thing. We have sometimes done and said hurtful things to our spouses. We cannot erase the past. We can only confess it and agree that it was wrong." :D
dan gue ngga nyangka gue nangis pas baca buku ini...
apalagi pas cerita sonia dan harry :')
gue yang tadinya kesel karena pembagian cerita yang ngga porposional pas novel satu jadi "ngerti" kenapa ifa avianty membuat begitu banyak tokoh... karena ada berbagai jenis pernikahan dan masalahnya... cerita dalam novel ini mengajarkan banyak ttg masalah yang mungkin dihadapi saat pernikahan: perselingkuhan, kesetiaaan, manajemen konflik, menyikaapi perbedaan, dan lain-lain :D
yang jelas buku yang ini seru abis :D
Profile Image for Sayekti Ardiyani.
128 reviews3 followers
January 31, 2014
Saya belum membaca 2 seri sebelumnya, tapi saya suka baca yang ini tanpa merasa kebingungan dengan tokoh-tokohnya, ini siapa? Persahabatan The Romantic Girls diuji dengan adanya permasalahan selingkuh diantara mereka, disamping persoalan rumah tangga beberapa yang lain. Begitu pula The Wallflowers. Persoalan gagal menikah menimpa Sisil dan Astrid.
Awalnya, saya sedikit mengeluh dengan banyaknya tokoh, namun lama-lama menikmati, sebab masing-masing tokoh punya dinamika dan pesan sendiri-sendiri.
Ini novel Ifa Avianty yang pertama kali saya baca, namun langsung suka. Gaya bahasanya yang mengalir mengingatkan saya pada majalah Annida di masa lalu, majalah dimana Ifa dulu pernah bergabung. Atmosfer Annida itu masih saya rasakan. Yang saya suka dari novel ini, meski bergenre romantic bersetting kehidupan wanita modern dengan gaya hidup'kelas atas' seperti ngemall, ngafe, ngopi2, namun Ifa memberikan nilai-nilai dakwah di dalamnya.
Profile Image for Annisa MoeL.
208 reviews8 followers
May 13, 2012
Mengaduk-aduk emosi. Keren. Apalagi terdiri dari banyak tokoh wanita yang punya konflik masing-masing. Apalagi kalau ada kejadian-kejadian yang mirip dengan si pembaca, langsung gimanaaaaa~ gitu. Serasa terwakilkan & mellow deh :p

Sayangnya tokoh-tokoh dalam buku ini banyak banget. Pada beberapa saat saya harus membuka halaman-halaman sebelumnya untuk mengingat kembali tokoh yang sedang saya baca tersebut. Lalu muncul juga tanda tanya. Seperti ini kah suara hati lelaki? Melihat beberapa tokoh lelaki yang di beberapa momen menjadi tokoh utama begitu ekspresif.

Tokoh di dalamnya memang banyak, jadi konflik yang disaji juga wow.. beragam walau jadi kurang mendalam & kurang terpuaskan. Endingnya juga kurang greget. Tapi so far, I like this novel. Unique :)
Profile Image for Nia.
486 reviews24 followers
August 29, 2014
Saya anggap sudah finished bacanya, karena jalan cerita sudah bisa ditebak. Namun, mengutip sepenggal kalimat di awal novel ini yang dapat menjadi bahan renungan.

"Jangan berharap dapat melukiskan seorang tokoh dengan sempurna. Seperti kita, dia hanyalah seorang manusia yang sedang berproses menjadi lebih baik, mencoba beragama dan bergaul lebih baik, jadi belum baik benar. Ambil yang baik dan buang yang buruk. And don't forget, you will find those ones in every place you go. Selalu ada tipe-tipe orang seperti mereka di sekitar kita, bahkan bukan nggak mungkin mereka adalah representasi kita sesungguhnya."
Profile Image for Nike Andaru.
1,642 reviews111 followers
April 2, 2012
Entah kenapa di buku ketiga ini saya kurang bisa menikmati klimaks cerita.
Terlalu banyak orang yang diceritakan kayaknya ya.
Gak mudah memang membuat cerita dengan sisi banyak orang seperti ini.
Hampir semua punya case yang sama, soal affair dan udah bisa ditebak endingnya kayak apa.

Paling gak, mbak Ifa udah mampu membuat cerita ini dengan berbagai sisi, dan itu gak gampang.
Tapi penutup yang kurang menurutku :)
Profile Image for Syifarah.
22 reviews5 followers
April 3, 2013
Meski belum membaca seri yang pertama, dan sempat hanya membaca sebagian dari seri keduanya, namun langsung melahap seri ketiga pun tidaklah mengapa. Tetap asyik dan menyenangkan, membaca novel-novel karya mbak Ifa Avianty, kapanpun di manapun, lha penulis favoritku kok hehe.

Cara berceritanya yang girly, romancenya aku selalu suka ^_^ sepertinya tidak membuatku bosan ketika membaca buku-bukunya yang lain.
Profile Image for yani.
97 reviews4 followers
November 19, 2012
banyak karakter..banyak permasalahan..banyak juga jawaban alias jalan keluar...di kemas sedemikian rupa sehingga jadi sbuah hal yg cukup menarik..
membuat kita utk menilik kehidupan nyata..alias realita kehidupan yg di jalani..bukan lagi karakter dlm sbuah cerita..
persahabatan yg bener2 tahan uji..walau kalo dbandingkan dgn kehidupan nyata..apa iya ada kata maaf semudah itu???
Profile Image for Irma.
3 reviews
April 16, 2013
novel yang tak terlewatkan satu lembar pun saat membaca,
Profile Image for Susi Lestari.
7 reviews3 followers
June 17, 2012
The last book from serial TGR..
Ada perselingkuhan... ada kematian...
Lebih mengaduk emosi.
Profile Image for Dewi Liez.
Author 3 books
January 4, 2013
Baca buku ini karena penasaran dengan kelanjutan cerita 9 wedding.
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.