Jump to ratings and reviews
Rate this book

I For You

Rate this book
Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristimewa bagiku.

Tanda-tandanya sudah jelas: aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu....

384 pages, Mass Market Paperback

First published March 31, 2012

129 people are currently reading
3302 people want to read

About the author

Orizuka

33 books1,743 followers
Books written by Orizuka:

1. Me & My Prince Charming (Puspa Swara, 2005)
2. Summer Breeze (Puspa Swara, 2006)
3. Duhh... Susahnya Jatuh Cinta...! (Tanda Baca, 2006)
4. Miss-J (Tanda Baca, 2006)
5. High School Paradise (Puspa Swara, 2006)
6. Fight for Love! (Puspa Swara, 2007)
7. High School Paradise 2nd Half: Love United (Puspa Swara, 2008)
8. The Truth about Forever (Gagas Media, 2008)
9. 17 Years of Love Song (Puspa Swara, 2008)
10. The Shaman (Gagas Media, 2008)
11. FATE (Authorized Books, 2010)
12. Our Story (Authorized Books, 2010)
13. Infinitely Yours (Gagas Media, 2011)
14. Oppa & I (Penerbit Haru, 2011)
15. I FOR YOU (GagasMedia, 2012)
16. Best Friends Forever: High School Paradise Golden Goal (Puspa Populer, 2012)
17. With You (GagasMedia, 2012)
18. After School Club (Bentang Belia, 2012)
19. Oppa & I: Love Missions (Penerbit Haru, 2012)
20. The Chronicles of Audy: 4R (Penerbit Haru, 2013)
21. Oppa & I: Love Signs (Penerbit Haru, 2013)
22. The Chronicles of Audy: 21 (Penerbit Haru, 2014)
23. INTERTWINE (Penerbit Haru, 2015)
24. The Chronicles of Audy: 4/4 (Penerbit Haru, 2015)
25. Apa Pun selain Hujan (GagasMedia, 2016)
26. The Chronicles of Audy: O2 (Penerbit Haru, 2016)
27. Momiji (Penerbit Inari, 2017)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1,340 (38%)
4 stars
1,170 (33%)
3 stars
734 (20%)
2 stars
208 (5%)
1 star
55 (1%)
Displaying 1 - 30 of 342 reviews
14 reviews
March 10, 2013
Novel kedua Orizuka yang saya baca, dan ini tidak mengecewakan!

Setelah membaca Infinitely Yours, jujur saya agak-agak 'kapok' dengan novel Orizuka. Awalnya, saya pikir novel ini akan berbau Korea dan berbau 'fanfiction'. Tetapi setelah membaca reviewnya di blog-blog, dan juga penulis favorit saya-Winna Efendi-bilang juga sedang membaca novel ini, akhirnya saya membeli novel ini dan membacanya. Ternyata ekspetasi buruk saya? Engga... engga terjadi sama sekali! :)

Saya suka. Seru.

---------

Hal yang hebat yang bisa dilakukan Orizuka saat menulis adalah kemampuannya mendeskripsikan tokoh. Entah mengapa, setiap tokoh yang diceritakan Orizuka dalam berbagai novelnya itu terdengar 'menyentuh' sekali.
Misalnya, Kak Ori mendeskripsikan tokoh cowok yang ganteng, maka dari caranya mendeskripsikan akan terasa sekali kalau cowo itu 'ganteng' dengan kharisma yang cenderung 'meluap-luap'. Kalau kak Ori ingin menulis orang yang cuek, maka dalam tiap penjabarannya akan terasa sekali cueknya orang itu.

Awal-awal membaca, saya sebal sekali dengan Cessa. Dia itu seperti karakter Mary Sue yang cantik, sempurna, tetapi sifatnya polos, ignorant, manja, nyentrik dan terkesan 'belagu'. Dan kesan-kesan itu--kecuali Mary Sue-nya--dapat sekali. Begitu pula dengan Benji. Digambarkan, Benji ini pemuda yang tampan, idola semua orang, dan tanggap bagaikan ksatria. Tetapi bisa jadi menyebalkan karena tindakannya yang terlalu 'pangeran' terhadap Cessa. Dan itu terasa sekali!
Untuk Surya, digambakan Surya itu pemuda miskin, penyendiri, rajin belajar dan pandai. Tetapi sifatnya cenderung sinis, cuek, judes dan nggak mau tahu. Dan ke-egois-an Surya yang sebal pada Cessa, pada beberapa bagian, itu ngena banget! Jadi ikut-ikutan terbawa suasana.

Apakah ceritanya logis, hubungan sebab akibatnya masuk, dan dapat diterima akal pembaca? Ya, bisa dibilang begitu :)
Apakah saat membaca suatu adegan, saya penasaran dengan adegan berikutnya? Ya, definitely.
Apakah kisah ini membuat galau? Dengan hadirya Rembulan, kau bisa mengatakannya begitu. Dibalik cerianya novel ini, saya menemukan ironi dan fakta dalam novel yang membuat kita terharu.
Apakah ceritanya tertebak? Nggak. Saat membacanya, saya sudah punya bayangan tentang 'rahasia Cessa', mengapa dia cenderung Mary Sue, mengapa dia begini. Mengapa ini begitu. Saya juga sudah punya bayangan tentang akhir dari kisah Cessa-Benji-Surya ini. Tapi.. tebakan saya salah. Ini berarti, novel ini nggak ketebak. Keren.

Orizuka pandai membuat konflik, menyisipkan humor. Dan meskipun beberapa adegan, buat saya terlalu dramatis, tapi saya tidak bisa menolaknya. Yang ada, malah membaca novel ini terasa seperti menonton film drama remaja. Entah itu Indonesia, Barat maupun Asia. Betapa tidak, mudah sekali membayangkan adegannya dalam ceritanya.:p

Dan saya setuju, dalam bayangan saya sosok Cessa ini seperti Zooey Deschanel. Kulit pucat, rambut cokelat, mata indah dan sama-sama berdarah Perancis. Seperti putri? Ya. Tetapi sifatnya eksentrik dan polos. Manic pixie dream girl?
Dan Benji.. saya awalnya sebel sama dia. Tetapi lama-lama jadi suka. Tiap kali ada adegan Benji, saya bersemangat membacanya. Buat saya, Benji itu cowok sejenis manic pixie dream guy yang sering ada di drama-drama Barat. Dia ganteng, idola semua orang, tapi nyeleneh, agak freak, dan biasanya nyuekin para fansnya. Dan yang pasti.. tidak ada di dunia nyata. Mungkin mirip sama Patrick Verona yang cuek dan charming dalam drama 10 Things I Hate About You :p
Betapa tidak, bayangkan saja, pas istirahat, si Benji bukannya ngecengin cewek atau ngobrol gitu sama orang-orang, eh malah bincang-bincang sama burung parkit :p Apa coba.

Membuat saya berpikir, "Ih Benji, cakep-cakep kok freak sih.."

Dan Surya. Buat saya, karakter Surya disini agak seperti Nishikido Ryo di drama One Liter of Tears. Jutek, terkesan egoistik, kadang nyebelin. Tetapi siapa sangka, dia bisa jadi perhatian dan jentelmen sekali. Bayangan saya karakternya mirip dengan 'Bang Genta' di cerita 5cm.

Tetapi hal terkeren yang ada di novel ini, dan tidak ada di novel lain adalah.. novel ini menjelaskan segala macam ilmu pengetahuan. Dan itu beda, keren.

Meski awalnya, terkesan sekali kalau novel ini terlalu teenlit-ish, tetapi saya menyukainya. Saya remaja, dan cenderung tidak menikmati teenlit yang terlalu 'mimpi'. Tapi novel ini masih dalam kategori 'normal' buat saya. Saya tak bisa bohong, kalau kisah novel ini terus membayang-bayangi saya. :)

---------

Alurnya rapi. Kisahnya seru. Mendebarkan. Dan covernya cantik.

Dengan segera, saya melabeli Orizuka sebagai author favorit saya. Segera saya ingin berburu buku-buku karya Orizuka lainnya :)
Profile Image for Lucy Angela.
41 reviews1 follower
November 5, 2012
keren. bisa dibilang beda dr yang lain. dan jujur aja awal bacanya gue ga ngerasa yakin bakalan suka ceritanya krn settingnya ank SMA gt lho..secara gue udah menua jd rasa2nya udh ga cocoklah baca crt2 ala2 teenlit itu (serius ini terjadi sm gue. klo lo gmn?)

tp ternyata men..gue bener2 ga bs ngelepas nih buku. curious to death lah. dan ternyata crt ny ga terlalu teenlit2 jg. settingnya aja sih.

herannya gue ga terlalu suka sm tokoh si Surya dan Bulan di sini. entah knp y? mungkin terkesan kurang charming aja. duh..gue lebih suka si Benji deh kemana2. yah, gue tipikal org yg lbh suka klo hero and heroine ny tuh perfect kali yaah..

tp gue suka aaah dimana si Benji itu sosok oh so gentleman yg menganggap bahwa sdh sepantasnya lelaki itu melindungi wanita. apalagi wanita pujaannya. iya ga? tp ia menemukan wanita pujaannya justru adalah seorang wanita yang kuat. si Bulan ntu noh..
sebenernya gue suka sih romantisan yang beginian. cowok yang terpukau akan kemandirian seorang cewek gt..tp sayang deh ga terlalu dikembangkan lebih lanjut dan ga terlalu romantis menurut gue --"

si Surya itu juga..agak kurang pendirian menurut gue ank nya. iya sih gue ngerti dia tuh mengejar pendidikan tp kan..tp kan..punya prinsip dongg..yah, tp oke jg sih doi namanya jg gtw si Princessa pny penyakit.

ah gue sedih ah pas si Princessa yg sbnr ny udh ga anemia sesaat lg memutuskan untuk pura2 msh lupa ingatan dan ga inget si Surya. biar si Surya bs melepaskan dia gt. gue yakin klo begituan di-film in gue nangis darah deh..

untung happy ending deh klo ga udh gue review jelek nih. hehe ^0^V
Profile Image for Victoria.
18 reviews6 followers
June 29, 2012
What I can say first is that this novel had a different theme than any other novel from our famous author, orizuka. The novel tells us the story about Princessa Setiawan, a girl who lived up to her name, I mean she's really like a princess (surely a rich one): Arrogant, spoiled, blunt, but beautiful and innocent, she's not smart either. (infact i was really surprised when i first discover that she seemed just have nothing in her head). But cessa was lucky because in her young age she had had her rich and handsome prince, benjamin or usually called benji. Benji always care about her, protect the girl from anything that can hurt her (literally or not:p) and always around her when she needed help. Everyone in school thought that they really made for each other, a great and gorgeous couple to see.:) But what people saw, heard, or thought is not even near the truth. Because when cessa finally get into her class in a real highschool, she met and immediately fell in love with unusual and unexpected person that no one ever thought. it's just her opposite, A poor and cynical boy, surya.
At first, surya didn't like her. He assumed that the princess just disturbed his study.
And when cessa finally confessed to him, surely he refused. But it's more because he himself didn't understand and can't believe why did such a beautiful and rich princess fell in love with him. Though, as time run and they getting closer to each other, finally the boy realized that he too had an eye for cessa. He couldn't deny his feeling anymore and finally accepted her feelings. When anything seemed well for both of them (they had become a couple), problems suddenly arose. Cessa fell into sick and she knew that she need her prince once again in her side. Unfortunately, the prince that she meant was not surya. It's benji, who now actually had had feeling for another sweet girl. So, now cessa and benji must made a choice. They must tell all the truth or lose their beloved one.
Well, for me though, this story is too much drama-like. Not I mean that I don't like the novel, I just didn't get the point. It didn't feel logic at all. First, about the main character, cessa and benji. If u read the novel, u can see that they're too good to come true. I never think that i can find a girl as innocent as cessa or boy as good as benji. Another point that I don't get is their relationship. Seemed that it all happened because cessa's sickness. But how can boy who know that they didn't have any feeling for each other (except as siblings) always protect her and feel responsible for it? Benji is felt like a pitiful prince. He almost never thought about himself. He just know that he must care and protect the girl and that he will do what he must done. And u know, more than 17 years of his life had been waste because of that. Ok, maybe it's too much, but u get my point right? Then, another character that make me confused enough is benji's rich parents. They knew about cessa's sickness very well because they're her dad's bestfriends. They even know that cessa is adopted, that her background is not clear enough. So why such a wonderful parents let their only dear son to be cessa's boyfriend even though they know that cessa's very sick? Don't they mind if their son actually become a husband of a girl who due to her sickness may won't bear any child of her own? Why did cessa's meant very much for them? Or are they also such a really good people that the author created just like cessa and benji? Ok, I think it's all that disturb me about this novel. But, I also will tell u that this novel is not dissapointing me too much. I like it's author and the way the author used to express the character's feelings through such good words and descriptions. So, afterall I still give 3 stars for this novel. And I also don't mind reading another novel from the same author.^^
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Daniel.
1,179 reviews852 followers
February 22, 2016
Orizuka
I For You
GagasMedia
384 halaman
5.6

Yang saya suka dari cerita-cerita Orizuka adalah keslengekan dari karakter-karakternya. Itu yang membuat saya benar-benar menikmati After School Club dan Call Me Miss J. yang enggak bisa berhenti bikin saya ketawa. Saya tahu I For You bukan tipe buku yang akan bikin saya ketawa kalau melihat review-review yang bertebaran sebelumnya. Ujung-ujungnya saya juga enggak terlalu menikmati I For You.

Bukunya sebenarnya bagus dan cukup menguras emosi, terutama di bagian puncak dan menuju ending. Orizuka sudah melakukan riset yang lumayan bagus--without being know-it-all--buat penyakit yang unik. Konfliknya lumayan seru juga dan lumayan kompleks meski masih token konflik young adult kebanyakan, tetapi Orizuka sudah menuliskannya dengan cukup baik. Ending-nya cukup too good to be true dan itu yang membuat saya kesal dengan buku ini.

Karakternya ngawang di langit-langit, kayak mereka baru keluar dari shojo manga gitu lho kan saya lelah dengan kehidupan saya yang biasa ini. Terlihat dari petikan lirik-lirik lagu yang diselipkan oleh Orizuka di buku ini kalau sang penulis cukup terpengaruh dari budaya timur. Saya jadi ingat petikan catatan dari teman saya soal teenlit yang dipengaruhi budaya timur memang punya tendensi untuk agak sedikit berlebihan, dan itu kayaknya terbukti di I For You. Karakternya begitu drama, dengan sifat-sifat yang berlebihan, dan juga kekayaan yang berlebihan, serta prinsip yang dianut yang konyol. Sebenarnya masalah mereka akan selesai kalau Cessa dan Benji mau memberi tahu rahasia mereka. Sekian, dan mereka akan berakhir bahagia selamanya. Kekeraskepalaan dan prinsip Cessa untuk menyembunyikan rahasia memang benar-benar beyond belief. Itu yang membuat bagian awal buku ini begitu susah untuk dinikmati. Tetapi, untungnya, itu cukup terobati di bagian pertengahan cerita.

Orizuka memang piawai (hasik!) dalam menyusun kalimat dan jalinan ceritanya mengalir dengan lancar meskipun entah kenapa narasinya terasa sedikit kaku. Mungkin karena saya sudah terlalu sering membaca buku dengan sudut pandang orang pertama yang narasinya bisa jauh lebih fluid daripada sudut pandang orang ketiga. Tapi ini enggak terlalu buruk.

Apa saya mau membaca buku Orizuka? Untuk bukunya yang tone-nya serius, saya mesti mikir-mikir dulu. Tapi kalau buat bukunya yang lebih ceria dan komedi, in a heartbeat, yes.
Profile Image for Renchrst.
354 reviews10 followers
May 5, 2013
AAAAAAA kak Orizuka tegaaaa~~~

Setelah liat review yang bagus" di GR and FB jadi penasaran banget sama buku ini, akhirnya beli juga kemaren. I For You sukses bikin gue mewek berat T_T aaakkkh. Gue paling gak suka bacaan yang mellow, yang bikin sedih, yang gak happy ending. But for this one is an exception, I'm seriously in love with this book!

Dimana ada Benji pasti ada Cessa, mereka berdua bagaikan pangeran dan putri di sekolah. Sementara Surya dan adiknya Bulan hanyalah anak yatim piatu yang bersekolah disana karena mendapat beasiswa.

Pernah gak lo bayangin sakitnya lo sayang sama orang dan hanya orang lain yang bisa jagain dia? sakit banget tau ngak T_T

Gue gabisa ngerasain gimana jadi Surya yang bingung, clueless, mau buat apa juga gatau gimana. Jadi Benji yang emang dari lahir udah diwajibin jagain Cessa and never know what love means. Jadi Cessa yang lemah tapi gak pengen jadi beban orang lain. Atau jadi Bulan yang kuat dan gak berani berharap tinggi"?

Gue salut banget sama buku ini, emang bener ya Tuhan itu adil. Kita diciptain ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dan gue sangat sangat bersyukur banget >_<

Overall satu kata deh buat buku ini TEGAAAA akh..

You're like one in a million :") <3
Profile Image for Prima patriotika.
100 reviews21 followers
December 21, 2016
sinetron banget nih buku... awalnya sudah mau menyerah ditengah-tengah untuk gak nerusin baca... tapi pada akhirnya rasa penasaran menang dan saya bisa menyelesaikannya...

Bercerita tentang si kaya dan si miskin yang jatuh cinta (sinetron banget kan...) dan sulit disatukan karena adanya hal-hal yang menghalangi..

Kalimat novel mengalir di awal-awal, tapi menjemukan di tengah-tengah, sampe saya bilang "ini sinetron banget sihh!!" tapi karena review di Goodread banyak bilang bagus2, okelah saya lanjut sampai akhir sambil ngelongkap-longkap bacanya... haha...

Mungkin buat anak-anak sekolahan suka kali ya cerita kaya gini.... dan saya merasa terlalu tua buat baca beginian... (ohh nooo... perasaan belum tua deh saya... :D)...
Profile Image for MAILA.
481 reviews120 followers
June 21, 2016
Sebelumnya, saya kebetulan memiliki teman laki-laki seorang fans jkt48 yang bernama Benji dan surya. jadinya ketika membaca buku ini membayangkan mereka berdua.
saat mengenal karakter Cessa pun akhirnya saya membayangkan member jkt48 CIndy yuvia, yang cantik dan imut seperti anak kecil gitu dan kayaknya cocok jadi anak polos dan manja.

jadi ya saya menikmati buku ini dengan baik

***

Setelah selesai membaca buku ini berarti tidak salah dong ya kalau saya menyebut orizuka gemar menulis buku yang karakternya ada yang sakit? saya kurang suka sih dengan cerita seperti itu-dan ini yang membuat saya memberikan rate 4

dibandingkan dengan TTAF yang tokohnya sudah lulus sekolah, kok kayaknya tokoh di I For you ini terlihat lebih dewasa. pada beberapa bagian, saya sempat lupa kalau cessa dan surya itu masih SMA. feel-nya kayak kurang dapet aja gitu anak sma sudah seperti itu.

oiya, banyak sekali tebakan saya yang salah di buku ini.
1. saya kira yang menabrak kedua orang tua surya itu keluarganya cessa
2. orang tua kandungnya cessa itu masih ada hubungannya dengan orangtuanya surya
3. di akhir cerita cessa meninggal

taunya salah semua wq

Intinya,,,buku ini menarik. berhasil mengaduk-aduk perasaan saya dengan baik. kutipan yang membuat merenung juga cukup banyak. cuma emang saya kurang suka aja cerita yang tokohnya ada yang sakit gitu,hhe
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Cindy Pricilla.
Author 4 books13 followers
July 4, 2012
"Jika hal yang paling sulit untuk kamu lakukan adalah mengucap 'selamat tinggal', saat itulah kamu tahu kamu sedang jatuh cinta."

Hiksss, Orizuka berhasil membuatku menangis ketika membaca buku ini. Konflik di buku ini begitu dalam dan rumit. Kau tak akan menduganya.

Namun ada 2 hal yang membuatku menurunkan 1 rating untuk buku ini:
- Pertama, karena cerita nya "too good to be true", sangat tidak nyata, namun aku tetap enjoy membacanya.
- Kedua, karena aku merasa bosan di awal-awal cerita, namun pas pertengahan aku mulai merasa, "wah kayanya seru nih".
Tetapi, aku menaikkan 0.5 rating lagi untuk buku ini karena banyak trivia-trivia menarik tentang pengetahuan yang dibagi oleh Surya, karakter dalam buku ini. Orizuka memang cerdas meramu bukunya.
Jadi, aku memberikan 4.5/5 stars untuk buku ini. Karena di goodreads nggak bisa nulis 4.5, maka aku bulatkan menjadi 5.

Aku jadi bermimpi ingin mempunyai pacar seperti Benji. If a man like him still exist in the real world. Haha, oke segitu ja review dariku. Ingin tahu teaser bukunya? Klik saja www.cindypricilla.blogspot.com ;)

"Namun, harusnya ia tahu, hidup kadang tak berjalan sesuai yang mereka inginkan."
Profile Image for Gabriella Pratini.
65 reviews5 followers
August 4, 2012
One of the best Orizuka's novels I've ever read. The storyline is unique and I cant even guess how the ending will be.
Profile Image for Laura Yuwi.
209 reviews15 followers
May 8, 2024
Tuntas selesai done! Ini buku pertama karya Orizuka yg aku baca. Belom terlalu tua lah yaa untuk baca Novel ttg romance anak sekolahan. Huahahaha. Awal² sih aku rada bosen bacanya tapi semakin aku membalikkan halaman demi halaman, semakin enjoy bacanya, di pertengahan sampe akhir bagus dan seru. Aku suka gaya bahasanya, suka ceritanya juga. Yg bikin buku ini menarik adalah author bisa mengemas topik yg berat menjadi sesuatu yg ringan dan mudah dipahami. Novel ini cocok buat bersantai soalnya ngalir dan ga harus mikir dalem². Benjamin sih menurutku tipe cowok green flag. Kalau Cessa ini sebenernya bukan nyebelin atau sombong sbg org kaya, cuma karna masa lalu dan sikon yg membuat dia jadi seperti itu. Kalian pasti penasaran di awal kenapa sih papanya Cessa overprotective bangett, mengharuskan Benji untuk harus selalu berada di dekat Cessa, jadi pelindung buat Cessa, pokoknya Benji udah kayak bodyguard Cessa deh. Nanti kalian akan paham karna ini semua ada alasannya yg cukup bikin aku kaget sih kayak Surya sm Bulan kagetnya.
Profile Image for nasya.
821 reviews
September 19, 2023
Perasaanku waktu baca buku ini super duper campur aduk, di awal dibuat baper sama Surya dan Cessa, dan bagian-bagian akhir dibuat menangis super mewek. Nggak banyak komen soal buku ini soalnya udah bagus banget, alurnya nggak kecepetan, semua karakter tokohnya juga nggak ada yang gagal, dan nggak bosenin
Profile Image for Alfriani Tampubolon.
19 reviews15 followers
July 1, 2013
Aku kenal nama author Orizuka dari Novel “Oppa & I”. Banyak yg bilang novel itu bagus, tapi aku sendiri gak punya kesempatan untuk baca. Aku lumayan penasaran sama kak Orizuka, karna banyak bgt yg suka sama karyanya dia. Di tempat peminjaman buku, aku menemukan novel ini, I For You (IFY), dan langsung aku tarik dari rak tanpa pikir panjang. Jadi, dari 18 novel karya kak Orizuka, IFY-lah novel pertama yg aku baca.

Kalo liat covernya, kayaknya biasa aja ya. Kayaknya sama sekali gak mewakili cerita 4 orang yg saling berkaitan itu. Sinopsis di belakang buku juga nggak memberikan informasi apa2 tentang IFY. Dan bertanya2, siapakah ‘aku’ dalam sinopsis itu. Cessa? Surya? Benji? Bulan?
Oke, kesan pertama, aku suka banget sama bahasanya. Narasi pake bahasa baku, lalu dialog pake bahasa gaul. Sangat konsisten. Aku sama sekali tidak merasakan ada yg ‘tidak enak’ dalam bahasanya. Narasinya pas. Gak lebih, gak kurang. Bener2 ngejelasin apa yg perlu dijelasin dan gak terlalu membeberkan hal-hal yg gak penting bgt untuk dibicarain. Tanda baca? Wow! So far, it’s good. Love it! Dan aku suka kak Orizuka nyempilin kutipan2 lagu di tiap bab-nya

Tentang tokohnya. Awal baca, aku sangat geli dan geleng-geleng kepala ngeliat kelakuan Cessa. Manja dan sombong bak seorang Putri dan Benji yg bikin semua orang melting karna aura Pangeran-nya. Siapapun yg baca di awal bab ini, pasti kesel setengah mati nengok Cessa. Apalagi sifatnya yg menjengkali orang miskin, ngata-ngatain orang miskin itu gak ada gunanya. Dan aku simpati sama Surya dan Bulan.

Bener bgt apa kata reader lainnya, bahwa IFY sangat menguras emosi pembaca. Kak Orizuka berhasil bikin aku penasaran, penasaran, dan terus bertanya2 apa yg sedang mereka sembunyikan (Cessa & Benji). Aku suka sama karakter Benji, dia bener2 cowok yg bertanggung jawab, apapun bakal ia lakuin agar Cessa tetap dalam keadaan baik2 aja, dia gak peduli dgn hidup dia, perasaan dia, pokoknya kalo dengar nama Cessa (dlm keadaan bahaya), dia akan segera nolongin. Hahhh..DAN AKU NGAREP PUNYA SODARA COWOK KAYAK DIA! >_< . Karakternya Surya, jempol. Why? Karna dia cowok pintar :D, aku selalu suka sama cowok pintar. Dia punya keinginan dan tekad yg kuat meraih impiannya dan itu patut dicontoh.

IFY ini berhasil bikin aku gak tidur sampeg jam 5 pagi, berhasil bikin aku teriak2, gregetan, dan histeris. Rasanya syukur bgt aku ketemu buku ini, karna beberapa buku sebelumnya yg kubaca tidak begitu meninggalkan kesan yg mendalam. Bagus sih, tapi lewat gitu aja di depan mata (?). Banyak bgt adegan2 di IFY yg sangat aku favoritkan. Cessa yg terpesona pada Surya karna rela menghadang bola basket untuknya, Benji yg ternganga dan merasa ditusuk hatinya waktu melihat Bulan latihan memanah. Ah, point lebih lagi, aku bisa sekalian belajar dan nambah pengetahuan karna Surya, soalnya acara ke perpustakaan bareng sambil cerita ini-itu tentang pengetahuan sangatlah menyenangkan. Seru abiz!!! ^o^ Sempat berpikir bahwa terkadang... apa yg menurut kita sederhana atau biasa aja, ternyata bisa sangat menakjubkan di mata orang lain. Kayak Cessa naik angkot, lalu senengnya bukan main ngeliat anak kecil ngamen. ^^

Tapi, setelah aku tahu keadaan Cessa. Sungguh, aku kasiaaaaan bgt sama dia. Kenapa dia harus punya penyakit kayak gitu? Kalo aja mereka ngejelasin dari awal keadaan mereka ke orang2, mungkin semuanya bisa membantu atau seenggaknya memaklumi mereka. Tapi, yah balik lagi ke authornya. Suka2 authornya bikin jalan cerita gimana.
Bertahap. Itulah yg aku lihat dari IFY ini. Awalnya kita diajak seneng2 dulu, ngeliat keseruan mereka yg lagi kasmaran, lama2 mulai bertanya2, akhirnya penasaran, klimaksnya kita dibikin NANGIIIISSSSS!!! Sumpah ya kak, aku belum pernah baca cerita sampeg gemetaran kayak gini, adegan Cessa yg mulai mendatangi dan memperhatikan setiap tempat (kelas, perpus, lantai sekolah, koridor, taman) di sekolahnya itu adalah adegan paling nyesek. Dia berusaha mengingat semuanya, menganggap semua ini hal yg paling luar biasa yg pernah terjadi dalam hidupnya. Jatuh cinta dan bertemu dengan teman2. Dan sumpah, puncaknya itu pas dia nulis ucapan perpisahan di papan tulis. AIR MATAKU TUMPAH SEMUA KAK! T_T

Setelah tinggal di Amerika, Cessa tumbuh jadi gadis yg mandiri. Salut bgt! Meski dia sakit, dia tetep berusaha untuk mengurus dirinya sendiri. Sebelum sampeg di Bab 23, aku sempat menebak Surya merubah impiannya dari programmer jadi seorang dokter (kali aja gitu) lalu nyusul ke Amerika supaya bisa mengobati dan menjaga Cessa nantinya. Ternyata aku salah. Tapi endingnya lumayan menurutku. Yahh.. karena aku gak bisa bilang keren atau pas juga endingnya. Yang penting itu HAPPY ENDING! Sekarang Surya bisa ngejagain Cessa, ngelindungi Cessa sampai kapanpun!!!

Finally, aku kasih 4,5 bintang untuk kakak ^_^
Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
November 4, 2014
Gara-gara baca ini, saya jadi kangen sama buku bernuansa sama. Semoga setelah ini bisa berjodoh dengan cerita yang bikin senyum lagi (plus kaver yang cantik).

Kesan setelah menutup buku: penuh, bulat, manis. Padahal, ya ampun, banyak banget sinetron material di sini. BANYAK BANGET. Contohnya adegan pembuka yang sempat bikin skeptis. Terus latar belakang antarkarakter yang bumi-langit, serta keserbamudahan (atau serbasusahan) yang ada karenanya. Juga, novel ini mengandung 'penyakit'.

Oh, dan satu lagi: amnesia.

Hello?

Tapi semua terselamatkan berkat ramuan plot yang ciamik dan gaya bertutur yang mulus. Kalau dijadiin warna, memang rasanya seperti pink-ungu serupa sampulnya (desainernya sinestesia apa, ya?). Ceritanya enak dibaca sampai akhir, dengan kejutan di sana-sini yang makin padat menjelang ending.

Dan ini beberapa catatan selama saya membacanya:

- Karaker yang paling saya suka itu Benjamin Andrews, karena dia yang paling kompleks dan kelihatan dilemanya. Dia harus menjadi guardian angel-nya Cessa sementara dia sendiri suka sama Bulan, yang seharusnya dia lindungi. Saya suka pendapat dia yang, meskipun dia tahu Bulan bisa menjaga dirinya sendiri, dialah yang 'bertanggung jawab' memastikan Bulan baik-baik saja.

(Boleh pasang tanda #kodekeras di sini, nggak? (Anaknya nggak mainan GR lagi, huh))

- Saya juga suka Rembulan Dwi Tamara. Dia bisa-bisanya sebegitu pengertian dan lebih dewasa dari kakaknya, Surya. Dan ini contoh bagus buat para remaja putri; kalau kita bisa kuat dalam banyak hal. Kita bisa jadi Legolas sekaligus Farah Quinn, dan nggak ada yang seksis atau kelewat feminis dari itu semua (Screw you, American YA books).

- Sebaliknya, Surya dan Cessa yang notabene tokoh utama di sini justru tidak begitu simpatik. Baik, Cessa sakit, tapi haruskah ia menyembunyikannya? Apa memang menjadi sakit itu terlalu aneh buat dia? Dia hidup dalam asumsi. Kalau memang dia ingin bergaul dan saling memahami teman sekelasnya, seharusnya jangan main rahasia-rahasiaan. Itu kan, untuk kebaikan dia juga. Topik 'menjadi normal alih-alih spesial' menurut saya agak gimana gitu, karena semua orang spesial dalam kenormalannya, dan semua yang 'spesial' tentu saja normal (Hazel Grace-nya TFiOS, contohnya).

Surya juga, yang harusnya tampak berpendirian kuat karena latar belakangnya yang tragis dan potensinya buat jadi profesor itu justru terlihat terombang-ambing. Dan saya kok rasanya tidak pernah melihat (membaca) dia tersenyum. Dan lagi, kayaknya dia suka Cessa cuma dari tampang karena sering sekali disebutkan 'kecantikannya' (ada sekali dia pernah bilang Cessa 'one in a million', itu juga karena Cessa baru tahu matahari itu bintang). Kalau Surya bisa digambarkan tertarik sama Cessa karena, mungkin, keunikannya yang membuktikan teori opposites attract, sepertinya bakal jadi lebih menarik.

Atau saya yang tidak awas membacanya...

- Saya penasaran gimana jadinya kalau reaksi Friska bukan marah tapi penasaran. Disenggol sedikit dan jatuh, pasti ada apa-apanya, kan? Tapi nanti alur cerita juga akan berubah, tidak sedramatis ini.

- Pantas saja Surya dianggap genius. Untuk SMA, praktikum dan pertanyaan Biologinya gampang banget, terlampau mudah untuk Surya yang menghafal tidbits macam kemampuan anjing laut dan paham kehidupan bintang.

- Saya suka banget kutipan 'Bintang paling terang itu yang paling cepat mati'. Atau maksudnya yang paling 'bercahaya' karena massanya besar, soalnya kalau masalah terang biasanya berhubungan sama kenampakan dari bumi.

(Tanggung jawab kamu, saya jadi ngurusin Fisikanya, kan, daripada ulasan intrinsiknya)

- Akhirnya bahagia, sih. Tapi saya pengin Benji-Bulan lebih dieksplor lagi... mereka pasangan sempurna, ya nggak sih?

Omong-omong, ini buku Orizuka pertama yang saya baca (Summer Breeze nggak dihitung karena cuma skimming, dan sengaja berhenti gara-gara teman saya memperagakan si tokoh utama ngomong 'American Idiot' sambil centil dan itu masih kebayang sampai sekarang). Rasanya saya harus baca bukunya yang lain, terutama yang berlatar Indonesia. Secara keseluruhan. saya suka cerita ini.
Profile Image for Indriani.
67 reviews1 follower
January 7, 2016
I For You – Cinta yang selalu menjagaku

Setelah selesai menamatkan Ifinietly Yours sebulan lalu, novel Orizuka yang satu ini memang menjadi daftar bacaan yang gw tunggu. Cover depan berwarna jingga berpadu sempurna dengan kilau bintang dan bulan sawit. Sedikit berbeda dengan IY, Orizuka kembali bercerita tentang remaja, kehidupan anak SMA yang sedikit tidak biasa. Seorang Pangeran dan Puterinya. Benji adalah pangeran yang selalu ada untuk puterinya – Princessa – yang telah bersamanya selama tujuh belas tahun. Mereka berdua adalah pasangan dongeng yang membuat orang merasa iri sekaligus jengah dengan sikap drama yang mereka tampilkan di sekolah, dimana ayah mereka menjadi donatur utamanya. Awalnya mereka merasa memang ditakdirkan untuk selalu bersama, selamanya sampai hadir degup aneh yang melanda Benji dan Cessa, tapi bukan saat mereka berhadapan ataupun bersitatap.
Surya dan Bulan, kakak beradik yang kehilangan orang tuanya tiga tahun lalu harus berhadapan dengan hidup yang sesungguhnya dan berusaha mandiri di usia yang masih belia. Mendapat beasiswa karena kepintarannya membuat Surya memandang aneh seorang Cessa, puteri dengan sikap terlalu jujurnya di awal pertemuan mereka :
“Saya nggak mau duduk deket orang miskin” ujar Cessa ketika Pak Herman menyuruhnya duduk di depan Surya. Sejak saat itu Surya berusaha untuk membuktikan bahwa dia akan mencapai impiannya dan membuat Cessa – Benji mengerti bahwa menjadi orang kaya tidak berarti bisa melakukan apapun seenaknya.
Masalah tempat duduk ternyata hanya awal dari cerita setebal 379 halaman ini, pembagian kelompok Biologi membuat Surya mau tidak mau harus menghadapi Cessa. Dan ini untuk pertama kalinya sang puteri terpisah dari pangerannya. Tapi tak ada yang menduga ini adalah awal dari semuanya. Akankah kisah puteri dan pangerannya berakhir bahagia? Lalu apa yang menjadi penyebab Cessa tidak menyukai orang miskin? Serta berbagai konflik yang lazim ditemui oleh remaja berseragam abu-abu yang menjadikannya dewasa.
----------

Buku pinjeman ini akhirnya berhasil dibawa pulang setelah menunggu dua minggu oleh peminjam sebelumnya. Gak menyesal dengan cerita yang disajikan, semua konflik yang dihadirkan terasa nyata dan membuat wawasan gue nambah dengan nama salah satu penyakit yang mungkin jika gue gak baca buku ini, gue bakalan gak tahu.
Ada quote yang gue suka di dalamnya “Jika hal yang paling sulit untuk kamu lakukan adalah mengucap ‘selamat tinggal’ saat itulah kamu tahu kamu sedang jatuh cinta.” Ketika Bulan dengan berat hati said goodbye kepada Benji, karena tidak bisa menerima Cessa sebagai orang yang akan selalu berada disisi Benji. Novel ini berhak mendapat 4 bintangnya gue karena berhasil buat gue menunda mandi sore supaya cepat-cepat menyelesaikan.
Profile Image for Yunita1987.
257 reviews5 followers
May 25, 2012
Akhirnya selesai juga dibaca,,,diawal ceria kita uda dibuat penasaran karena ada hubungan yang aneh tapi nyata antara Benjamin dengan Princessa...Tp karena penasaran,,,akhirnya dan akhirnya ini buku kelar juga,,,dan aq bisa bernapas lega karena,,,karena,,,....

Ok deh, mulai ya reviewnya...

Buku ini menceritakan kisah persahabatan 2 orang yang berasal dari keluarga kaya, yaitu Benjamin dan Princessa sehingga mereka dikisahkan sebagai Putri dan Pangeran. Sampai akhirnya, mereka masuk kesebuah sekolah, dan yang terjadi Princessa dan Benjamin berkenalan dengan anak yang pintar tetapi berasal dari sebuah keluarga yang sudah tidak memiliki keluarga karena kecelakaan, yang bernama Surya.

Pertemuan antara Princessa dengan Surya bukan dengan baik-baik, karena Princessa sudah memiliki pengertian bahwa Orang miskin itu tidak ada gunanya, begitu juga Surya yang berpikir bahwa orang kaya itu sombong. Tapi, apa yang terjadi?? Princessa harus menerima Surya sebagai partnernya di pelajaran Biologi. Hingga, karena kedekatan mereka, Princessa mulai melihat ada yang lebih dari seorang Surya, begitu juga dengan Surya yang melihat bahwa dengan adanya Princessa, dia merasa hidupnya menjadi lebih berwarna. Tetapi, apakah hubungan mereka bisa berjalan dengan baik, disaat Princessa masih memiliki Benjamin yang selalu setia padanya, bahwa sudah ditetapkan sebagai Pangeran untuk Princessa?

Secara keseluruhan, buku ini sangat menarik dan ada pelajaran yang berharga kudapatkan setelah membaca buku ini, yaitu terimalah apapun yang terjadi dalam hidup kita karena semuanya sudah direncanakan dengan baik oleh Tuhan & capailah cita-citamu setinggi langit walaupun dirimu merasa tidak yakin semua bisa tercapai, tetapi dengan adanya kemauan pasti bisa.

Dan seperti biasa, semua buku-buku penulis ini selalu aku nikmati dan aku merasa ikut didalam ceritanya.

*Tetap masih menunggu, cerita-cerita Orizuka yang lain...:)
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
April 15, 2012

"Mungkin itu takdir yang sudah digariskan Tuhan buat lo," tandas Surya.
"Tapi... gue nggak mau jadi kaya," desah Cessa.
"Gue juga nggak pernah minta untuk jadi miskin... Tapi gue yakin, ada alasan di balik ini semua. Ini adalah ujian yang harus kita hadapi."
Cessa menelengkan kepala. "Ujian?"
"Ujian hidup." Surya menoleh kepada Cessa. "Lo harus mensyukuri apa yang lo punya sebelum semuanya hilang."


Princessa Setiawan dan Benjamin Andrews, atau lebih akrab dipanggil Cessa dan Benji; keduanya bagaikan sepasang putri dan pangeran di SMA Pelita Kita. Semua murid selalu memandang mereka dengan kagum, karena selain kaya mereka juga sangat cantik dan tampan. Keduanya dikenal sebagai pasangan yang tak pernah terpisahkan; datang ke sekolah bersama, pulang juga bersama, selalu berada di kelas yang sama - benar-benar tidak terpisahkan. Cessa dan Benji baru memasuki sekolah formal selama 2 tahun; selama ini keduanya selalu diajar oleh guru-guru yang dipanggil ke rumah. Dan ketika mereka akhirnya masuk sekolah, tak dapat dihindari keduanya seketika menjadi pusat perhatian. Cessa dan Benji beranjak naik ke kelas dua belas; dan yang tak mereka sangka, ini adalah saat ketika segala sesuatunya berubah.

Saat pertama kali memasuki kelas, Cessa mendapati tempat duduknya berjauhan dengan Benji; tidak seperti sebelumnya. Dan tempat duduknya yang terletak di tengah kelas itu, membuatnya bertemu dengan Surya; seorang anak lelaki yang kurang mampu, tetapi sangat pandai (bisa juga dibilang genius) dan berprestasi. Pertemuan pertama mereka bukanlah pertemuan yang menyenangkan, semenjak Cessa secara terang-terangan menyinggungnya dan menyebutnya miskin...

Baca review selengkapnya di:
http://thebookielooker.blogspot.com/2...
Profile Image for Afifah.
151 reviews9 followers
September 20, 2012

Buku ini sudah cukup lama selesai saya baca, tapi baru sekarang sempat nulis reviewnya simply because i'm too speechless to write it. Yup, buku ini dengan suksesnya mengaduk-aduk pikiran dan perasaan saya, menghanyutkannya sedemikian rupa hingga saya mewek-mewek bombay serta merasa amat sangat kesulitan meletakkan buku ini sebelum lembar terakhir selesai saya baca.

Buku ini Keren!!

Saya belum pernah membaca karya Orizuka sebelumnya, dan tidak diragukan lagi setelah membaca buku ini dia menjadi salah satu penulis yang karyanya pasti akan saya baca. Orizuka benar-benar tahu caranya membangun mood dan suasana dalam ceritanya, alur, karakter, semuanya mengalir dengan sangat indah.Dan walaupun buku ini bener-bener nangis-able, bukan berarti bukunya menye-menye. Menurut saya sih nggak ya. Ide ceritanya juga, meskipun klise dan mungkin sudah banyak yang mengangkat cerita semacam ini, Orizuka tetap dapat mengemasnya menjadi suatu karya yang fresh, enak dibaca, dan orisinil.

Satu lagi yang saya suka dari buku ini, saya jadi tahu satu jenis penyakit langka yang ada di dunia ini, dan bukankah suatu karya itu bisa disebut berguna kalau dengan kehadirannya dapat menambah pengetahuan penikmatnya? (Halah!)

Hanya saja, meskipun saya dengan tanpa ragu-ragu memberikan lima bintang pada buku ini, ada satu kekurangan yang menurut saya sedikit mengurangi 'kesempurnaan' buku ini. Yaitu, ceritanya terlalu too good too be true, terlalu idealis gitu. Jatuhnya jadi agak kurang terasa nyata. Tapi itu tidak mengurangi bintang yang saya hibahkan untuk buku ini. Really love this book!!

Profile Image for Wenny.
134 reviews31 followers
June 23, 2012
I For You.

Senang banget waktu kak Orizuka bilang kalau aku pemenang giveawaynya :D

Jadi novel ini berkisah tentang Cessa dan Benji, dua orang yang selalu bersama kemana pun mereka pergi. Di SMA tempat mereka bersekolah, dua tahun berturut-turut mereka selalu duduk berdekatan.

Namun lain halnya pada tahun ketiga mereka bersekolah di sana. Mereka harus duduk terpisah. Dan parahnya, Cessa duduk tepat di depan Surya, siswa terpandai di kelas. Akan tetapi Cessa lantas bersikap sinis pada Surya karena Surya miskin.

Mengapa Cessa tak suka pada orang-orang miskin? Ternyata masa lalu membentuk pandangan itu bagi Cessa.

Tak disangka-sangka, Cessa akhirnya terperangkap jalinan cinta dengan Surya. Sementara Benji turut menjalin cinta dengan Bulan, adik Surya.

Masalah dimulai ketika Surya merasa Cessa dan Benji terlalu dekat walaupun Cessa telah menjadi pacar Surya. Bulan pun merasakan hal yang sama.

Apalagi karena hubungannya dengan Cessa, Surya harus merelakan hal yang selama ini dia perjuangkan.


Eaaaa hampir aja spoiler.

Overall novel ini ciamik untuk ukuran teenlit. Konfliknya nggak sesederhana dan senaif teenlit yang lain. Apalagi dipadu dengan teknik penulisan Orizuka yang mengalir lancar bagai air terjun *eaa*

Cuma empat bintang. Kenapa? Aku selalu kasih lima bintang untuk novel fantasi yang bikin aku larut, sama buku non fantasi yang banyak nilai moralnya atau kasih banyak ilmu.

Sementara novel ini nggak terlalu banyak kasih nilai moral atau ilmu.

Tapi aku suka kok ^^
Profile Image for Anita Chandra.
20 reviews
July 21, 2012
Again from orizuka :)

Awalnya penasaran, eh buku baru orizuka nih dan sinopsis kok menarik dan enggak pake lama diprioritaskan waktu pilah - pilah mana yang akhirnya mau dibeli.
Buku ini seharusnya menjadi buku terakhir yang aku baca dari beberapa buku yang saya borong, namun karena suatu hal menjadikan buku ini buku kedua :)

Membacanya agak tersendat beberapa hari karena masih takut sama isinya. Kenapa? Aku kira bakalan teenlit-feel nih, karena karakter yang diceritakan di awal sungguh, umm too perfect? Berasa teenlit aja gitu, Princessa and Benjamin, how perfect!
Tapi setelah membaca, eets enggak teenlit kok :3

Sukanya dari novel ini adalah ini novel pertama yang bikin aku nangis tapi ternyata happy ending :'

Mengisahkan Princessa-Surya-Benjamin-Rembulan.
Princessa&Benjamin, perfect couple yang tidak pernah terpisah semenjak mereka dilahirkan. Princessa seperti namanya adalah seorang putri yang harus selalu mendapat pengawalan khusus dari pangerannya, Benjamin. Namun semenjak Princessa memasuki sekolah formal, dia mulai mencintai Surya, sosok pria miskin yang menurutnya menarik, ternyata pria miskin juga berguna. Surya sendiri tidak menyukai orang kaya semenjak kejadian yang merenggut kedua orang tuanya. Semenjak Cessa mulai mendekati Surya, Benjamin sendiri menemukan perempuan yang membuatnya berdebar, ya, Bulan. Lalu bisakah Cessa meraih Surya? Lalu bagaimana dengan Benji? Dan kenapa Cessa harus selalu bersama Benji?
Ahahak bikin penasaran emang deh :)
Profile Image for Muhammad Rajab Al-mukarrom.
Author 1 book28 followers
November 11, 2012
the very first Orizuka's book I ever read.
and I'd like to say, this book is wicked, dudette!
:))

baca novel ini hasil dari rekomendasi seorang teman. katanya sangat bagus dan menarik. dan akhirnya saya bisa membuktikannya sendiri bahwa novel ini memang bagus dan juga menarik.

dari awal udah suka sama pembukaan ceritanya, masuk ke bab-bab awal juga bagus dan sangat remaja.
ceritanya mengalir lembut namun gejolak pembaca dibuat limbung.
di beberapa bagian sangat bikin saya penasaran tentang cerita-cerita kelam para tokohnya.
dan sejak awal suka sekali tokoh Cessa dan Benji--meski saja meresa mereka berdua terlalu lebay pada awalnya, setelah dipikir terkadang mungkin di dunia nyata ada yang mirip-mirip kedua orang itu.
saja juga suka Surya yang pintar.. umm, I adore everyone who's clever :p


awalnya simpati pada Surya dan Bulan, tapi eh.. lama kelamaan aku malah simpati sama Cessa dan Benji.
baca novel ini bikin perasaan campur aduk, dan di kepala terus-terusan muncul tanda tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi? mengapa begini-begitu? dll.
ide ceritanya sebenarnya cukup ringan, namun, penulis mampu mengemas cerita ini menjadi lebih sweet, lebih warm, dan lebih emosional.
meski ada beberapa hal yang agak membingungkan, dan deskripsi tempat dan suasana yang minim, but it's okay ;)
salut! [karena aku sempat ingin menitikan air mata di bab-bab akhir] :')

sayangnya.. sementara ini, belum bisa menemukan gaya penulisan khas Orizuka.
setelah membaca novel ini, jadi pengin baca karya-karyanya lagi.. :))
Profile Image for Ristia Vinny.
39 reviews
December 13, 2012
kesan pertama baca novel ini: sinetron sekali. but wait, aku nggak lagi ngomongin sinetron kacangan, toh nggak semua sinetron sampah.

ceritanya bener2... err kalo istilah lamanya "menjual mimpi". tentang seorang tuan puteri yang punya penjaga yg nggak akan ngebiarin dia terluka dalam segala makna. si miskin dan si kaya. endebrei endebrei...

seting ceritanya di sekolaaaaaah melulu. ada sih beberapa di luar itu, kayak di rumah cessa, rumah surya, rumah sakit, dan ancol (eh ancol bukan sih? *ga bawa bukunya). tapi dominannya di sekolah. agak mboring ya, apalagi adegannya gitu-gitu-dan-gitu. apalagi gurunya diaaa melulu. apalagi pelajarannya biologi-biologi-dan-biologi melulu. Lalu, kebanyakan suasananya bener2 kayak sinetron. adegan di kelas, di laboratorium, di lapangan, di koridor... hhh... nggak ada sesuatu yang baru. masuk sekolah. bel berbunyi. istirahat. perpustakaan. teruuus aja.

lalu oh lalu... aku nemuin "... meneguk ludah" sampe berkali2. glek. meneguk ludah? kalo munculnya cuma sekali dua kali sih ya okelah. kalo kebanyakan... u la la... frasa itu jadi berulang2 di kepala dan akhirnya bikin ngeri sendiri ngebayangin si tokoh meneguk ludah, dalam makna yang sebenarnya :))

tapi oh tapi... sinetronisme itu diselamatkan oleh kemampuan Orizuka yang piawai membawakan cerita. membuat pembaca tersedak, sesak, dan ikutan nangis bareng tokohnya. dan selipan2 pengetahuan yang hendak dibagi Orizuka pun masuk secara natural bersama cerita.



Profile Image for Ukhti Winar.
12 reviews1 follower
January 21, 2014
Ini cerita tentang pasangan yang tak teraih, mereka bak putri dan pangeran. Semua keindahan, kesan "elit" itu bagai melekat pada Cessa dan Benji. Ditambah perlakuan benji yang amat "gentle" pada Cessa, semakin melekatlah kesan itu. Mereka tampak seperti dewa-dewi yang iseng turun ke bumi(SMA Pelita Kita).
Di sisi lain Surya, siswa pemegang beasiswa, tak sengaja memasuki dunia kedua orang itu. Bermula dari komentar Cessa yang polos tentang "orang miskin" dan ulah iseng herman(guru Biologi) yang memasangkan Cessa dengan Surya dalam proyek Biologi. Tak ada yang menyangka dari situlah semuanya berubah. Terasa manis tapi akhirnya jurang pembatas itu memang ada dan terlihat.
"Kalian semua seperti hutan berduri untuk Cessa." kata Benji.
Perlahan, semua trivia itu terkuak. Tentang cinta, dan alasan semuanya. Akhirnya suatu pilihan pasti harus diambil Cessa, Benji, dan Surya. Mereka menetapkan pilihan untuk akhir masing-masing.
Novel ini bagus banget, sedikit berbeda dengan karya Orizuka lain yang pernah kubaca. Di sini Orizuka mengingatkanku pada gaya penulisan Windhy Puspitadewi. Ringan, tapi berhasil menyeret pembaca ke dalam dunianya, terlalu imajiner kondisinya tapi membuatku terlarut dalam tiap halamannya, menikmatinya. =)
Profile Image for Lelita P..
630 reviews59 followers
June 12, 2016
Ceritanya sangat shoujo manga bergenre dramatis. Saya nggak bisa suka dengan karakternya: Cessa dan Benji terlalu Mary Sue dan Gary Stu, sementara Surya mengingatkan saya pada Rex yang menyebalkan. Cuma Bulan yang langsung menarik simpati saya. Sayangnya porsi dia hanya sebagai karakter kedua karena tetap aja fokus utama cerita ada di Cessa dan Surya.

Anyway, emosi saya begitu terlarut membaca ini. Pemilihan POV serbatahu membuat perasaan tokoh-tokohnya sangat tersampaikan. Saya ikut terharu di bagian-bagian paling dramatisnya meskipun saya membaca ini tanpa ekspektasi dan sudah terpapar spoiler dari review teman-teman Goodreads saya yang lain. Endingnya pun, walaupun sangat fairytale, tetap membuat hati saya membuncah bahagia. Emosinya kuat banget sih... jadi perasaan mereka satu sama lain dapet banget, sampai nggak tega kalau nggak happy ending. :")

Bagi yang mencari novel simpel penguras emosi dengan sentuhan dorama Jepang, I For You ini pilihan yang bagus banget.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
October 28, 2012
membaca dua halaman pertama, saya sempat berpikir cerita ini bakalan sama dg teenlit yg lain. lebih lanjut, dugaan saya menguat. dua oranb kaya vs. dua orang miskin. cheesy.

tapi mendekati halaman akhir, ada kejutan yang diberikan oleh orizuka. alih-alih penyakit "umum ala sinetron" seperti leukimia, kanker dsb, orizuka memunculkan fakta satu penyakit langka yg saya sendiri lupa kalau sudah pernah mempelajarinya dulu. good job!

tapi dibandingkan kisah cessa-surya, saya lbh suka dgn benji-bulan. bukan karena happy endingnya, tapi kedewasaan mereka dalam bersikap ketika menghadapi masalah.

knp bintangnya cuman 3?
saya diskon 1 bintang soalnya gregetan karena penulis memutuskan untuk menunda "terlalu lama" untuk memberitahu pembaca apa rahasia antara cessa dan benji. :-)
Profile Image for Pio Pio.
Author 109 books2 followers
February 22, 2013
Novel teen romance pertama yang aku baca. Aku pikir konflik utama dalam novel ini mengenai perbedaan status sosial, sehingga menjadi jurang pemisah antara 2 insan yang tengah jatuh cinta. Ternyata hanya menyinggungnya saja. Lagi-lagi sosok perempuan lemah yang 'penyakitan' menjadi tema favorit sejumlah novel lokal.

Pada dasarnya aku memang kurang suka jenis bacaan cengeng. Tapi terlalu naif kalau tidak mengakui novel ini memang cukup bagus dan bermanfaat.Novel ini disampaikan dengan baik sebagaimana mestinya. Ada banyak informasi pengetahuan yang di dapat di dalamnya. Dari novel ini pun aku baru tahu kalau ada penyakit langka yang bernama von Willebrand Disease. Happy reading :)
Profile Image for Thifa Lathifah.
163 reviews
February 14, 2018
WAAA.. GILAA KEREEN BANGEEET... T,T *mata bengkak, hidung mampet*
persediaan tisu ku langsung abis dalam sekejap waktu baca ini. Gak pernah aku nangis sekejer ini sejak baca The Truth About Forever. Emang deh.. Orizuka emang jago nya bikin orang nangis T,T *nangis kesenengan* dan sukses ngebuat aku begadang sampe hampir jam 2 malam, hanya buat nyelesein baca I For You. Gak nyesel aku langsung nyamber novel ini begitu liat ditoko buku. Review sesungguhnya mungkin akan muncul diblog ku nanti.
Profile Image for Khairunisa Putri.
220 reviews21 followers
August 12, 2012
walau permasalahanya dalam novel ini sebenarnya sederhana, tapi cara menulis orizuka mampu membuat saya penasaran untuk membaca sampai selesai. bahkan ada temen saya yang menangis membaca novel ini saking terharunya sama cessa:)
Profile Image for Hilma Naziah.
1 review
March 17, 2013
awal bca nvel ini smpet kesihir bhwa cessa itu anak yg bner" tuan putri,benji udh kya pangeran yg siap siaga jagain dia.tpi..smua nya sdkit brubah saat surya msuk k dunia cessa..dsnilah ksah cinta itu dmulai,pnuh dgn kejengkelan,haru,crta nyaa kereeen bgt!!
Profile Image for Novee.
282 reviews35 followers
May 24, 2012
Tambah satu lg novel favorit dr Orizuka ^^

Benji oh Benji, I for You ƪ(♥ε♥)ʃ
Displaying 1 - 30 of 342 reviews

Join the discussion

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.