Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sejuta Pelangi: Pernik Cinta Oki Setiana Dewi

Rate this book
Anak ini tampan sekali. Keseluruhan, ia tampak sehat dibandingkan teman-temannya yang lain. Hanya saja, ukuran mata kirinya lebih kecil dibandingkan mata kanannya. Kuperhatikan juga ukuran kakinya kecil dan tertekuk.

"Ucup sakit ap adan ditemukan dimana, Mbak?" tanyaku.

Mbak Dumi menghela napas mengajakku meninggalkan Ucup. "Takut Ucup dengar, nanti dianya sedih."

Aku menurut saja.

"Di pemakaman, Mbak Oki. Selama tiga hari, bayi Ucup ada di pemakaman. Mbak lihat mata yang satunya lebih kecil?" Mbak Dumi berhenti sejenak. Melempar pandang ke arah Ucup dan kemudian memandangku. "Itu karena matanya dikerumuni semut saat di pemakaman."

"Allah!" jeritku tertahan.

Kembali mataku menggenang. Mbak Dumi pun segera menyeka setetes air matanya. Ia kembali mengajakku ke tempat tidur berikutnya. Pikiranku masih tak bisa menerima, bagaimana bisa seorang ibu membuang anaknya di pemakaman?

***

Itulah sepenggal kisah nyata menawan yang ditulis Oki Setiana Dewi di buku ini. Ada banyak kisah lain tentang kesungguhan berbuat, ketulusan cinta, dan harapan untuk meraih impian, yang dituturkan dengan sangat jujur dan terbuka. Melalui buku ini, kita semua diajak untuk bisa menyikapi setiap peristiwa hidup dengan penuh kearifan dan pembelajaran.

294 pages, Paperback

First published March 11, 2012

14 people are currently reading
502 people want to read

About the author

Oki Setiana Dewi

7 books123 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
134 (42%)
4 stars
89 (28%)
3 stars
69 (22%)
2 stars
10 (3%)
1 star
10 (3%)
Displaying 1 - 27 of 27 reviews
Profile Image for bakanekonomama.
573 reviews84 followers
April 9, 2012
Buku ini pada awalnya tidak masuk daftar bacaan saya. Tetapi, karena tuntutan profesi, saya pun membacanya. Toh, nggak ada salahnya karena saya nggak perlu mengeluarkan uang untuk membeli buku ini. Hehehe

Buku kedua Oki Setiana Dewi atau yang juga sering disebut dengan OSD ini berisi 21 kisah sederhana yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Ada beberapa tema yang menurut saya dominan dari buku ini, yaitu mengenai meraih mimpi, pentingnya menuntut ilmu, dan bahwa pertolongan Allah itu sesungguhnya sangat dekat. Selain itu, ada juga beberapa cerita yang bertemakan birrul walidain, cinta rasul, dsb.

Mungkin saya sama seperti kebanyakan orang lainnya kali ya, yang tidak menyangka seorang artis seperti Oki mampu menulis buku. Bisa jadi, itu hanya aji mumpung saja dan memanfaatkan ketenarannya sebagai bintang untuk merambah ke dunia penulisan. Tetapi, tampaknya saya salah. Oki cukup piawai dalam menulis. Dia pun menyampaikan kisah-kisahnya dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Itu juga mungkin yang menyebabkan tulisan-tulisannya mudah diterima dan bisa dibaca oleh berbagai kalangan.

Akhir kata, saya memberinya tiga bintang karena mampu membuat saya mengelap mata saya yang menjadi basah ketika membaca kisah Fikri, seorang anak lelaki yang selalu sholat tepat waktu di masjid karena ingin mendoakan bapaknya yang tewas dihajar masa karena melalkukan tabrak lari, juga kisah mengharukan mengenai cinta sahabat Rasul yang melebihi kecintaannya kepada dirinya sendiri.
Profile Image for Nur Suhada.
6 reviews3 followers
February 23, 2013
Oki, setiap perkelanaannya, setiap perjalanannya dirasai oleh hati, direnungi dengan penuh maknawi, didengari dengan penuh teliti, dihayati dengan penuh cinta dan syukur pada Ilahi. Begitulah, bila rasa hatinya dicatat dengan pengabdian yang tulus untuk berkongsi; mata yang membaca ikut berkelip, hati yang merasa ikut tersentuh. Kisah yang ditulis adalah kisah hatinya, hati Oki yang bertemu dengan pemilik hati manusia yang yang ditemui di mana-mana yang punya kisah hidup yang berbeza-beza. Namun setiap pertemuan itu, sebelum berpisah pasti ada ilmu yang dipelajari, ada rahsia Tuhan yang cukup misteri namun sarat dengan ibrah dan hikmah untuk ditekuni.

Catatan hati yang dilakar dari hati untuk dirasai oleh hati para insani dalam melihat kembali hal-hal kecil di sekeliling, di sana sini yang perlu dirasai, didengari, dihayati, dipelajari dan disyukuri.

- Nur Suhada.
Profile Image for Dwi Suci Lestariana.
33 reviews14 followers
December 25, 2012
buku ini mampu menhgadirkan pandangan yang berbeda, tentang fakta2 kehidupan..... :)

bahwa apa yang ada di fikiran selama ini, belum tentu itu yang sesungguhnya terjadi dan dirasakan mereka....
Profile Image for Edy.
273 reviews37 followers
January 17, 2013
Buku ini merupakan perenungan Oki terhadap cerita dan pengalaman hidup sahabat-sahabatnya. Dengan daya bertutur yang sederhana, Oki memberikan ulasan-ulasan relijius terhadap pengalaman hidup sang sahabat. Beberapa sikap positif kehidupan yang diungkap dalam buku ini antara lain:

1. Sikap kerja keras, yang tertuang dalam cerita Indah Kusuma yang semula selalu mendapat ranking paling buncit di sekolahnya. Namun melalui belajar yang tidak kenal lelah sang sahabat bisa menggapai prestasi yang menakjubkan.
2. Pengabdian kepada sesama yang diungkap dalam cerita Profesor Helmi yang masih berusaha terus membagikan ilmunya kepada orang lain walau beliau menderita gagal ginjal yang akut.
3. Sikap pantang menyerah terhadap keterbatasan, yang tersirat dalam cerita Siwi dan Dimas yang menderita cacat fisik (tuna netra) namun senantiasa belajar keras untuk menyelesaikan studinya.
4. Sikap mau memperbaiki diri, tentang kasus seorang sahabat Oki yang sempat putus asa karena hamil di luar nikah tapi kemudian bangkit menjadi wirausahawan yang sukses.
5. Sikap ulet dan optimis, yang tertuang dalam cerita Akbar seorang anak usia 12 tahun dari keluarga miskin yang rajin mencari nafkah dan menabung rupiah demi rupiah untuk bisa meneruskan sekolah di SMP yang diidamkannya.
6. Percaya diri terhadap kekuatan yang dimiliki, yang termuat dalam cerita Ria (adik Oki) yang sering minder karena lemah di pelajaran matematika dan berkulit agak hitam. Namun disisi lain Ria mempunyai ketrampilan menulis yang sangat baik.
7. Keteladanan, yang termuat dalam kisah Rakan seorang anak berusia 6 tahun yang rajin beribadah karena tuntunan dan bimbingan keteladanan dari orang tuanya.
8. Kedermawanan, yang termuat dalam kisah seorang cacat yang berprofesi sebagai penjual peralatan dapur keliling, namun dengan penuh kerelaan dia memberikan sebagian penghasilannya untuk seorang pengemis.
9. Belajar sebuah proses yang tiada akhir, yang termuat dalam cerita nenek sahabat Oki yang sudah renta (93 tahun) namun masih terus bersemangat mengajari mengaji pada anak cucu dan tetangga di lingkungannya. Bahkan sang nenek senantiasa terus belajar al quran dan hadits serta mengikuti ceramah para dai melalui siaran televisi di pagi hari.
10. Kemandirian dan berkarya, cerita anak kecil bernama Rofifah yang menderita kanker dan kakinya diamputasi. Rofifah berusaha mandiri dengan membuat bros cantik dan dijual kepada orang lain. Di tengah penderitaan hidupnya anak kecil tersebut mampu berkarya dan tidak mau dibelas kasihani orang lain.
11. Ketulusan cinta seorang anak pada ayahnya, yang tertuang dalam cerita Fikri seeorang anak yatim berusia 9 tahun yang sangat rajin beribadah karena melalui ibadah itu dia berharap bisa mendoakan ayahnya yang sudah meninggal dan bisa bertemu di sorga-Nya kelak.
12. Sikap hormat terhadap ibunda, yang termaktub dalam cerita Iffah yang berusaha membahagiakan dan menghormati ibundanya dengan menikmati hidangan yang disediakan ibundanya dan jarang mau jajan di luar.
13. Kenanglah kasih sayang dari orangtuamu dan lupakanlah dendam terhadap kesalahannya., yang termaktub dalam cerita seorang sahabat Oki yang ditinggalkan ayahnya sejak usia balita. Ketika sahabat Oki tersebut mau menikah, sang ayah diminta menjadi wali nikahnya. Ayahnya bersedia jadi wali nikah asalkan diberi uang 50 juta.Sahabat Oki berusaha memenuhi permintaan ayahnya (walau mungkin permintaan itu dirasa berlebihan bagi orang banyak), karena sahabat Oki yang mau menikah tersebut menydari bahwa ayahnya merupakan perantara bagi adanya dia di dunia dan walaupun hanya di usia balita dia menikmati kasih sayang ayahnya namun dia merasakan kasih sayang itu begitu melekat dalam batinnya.
14. Ketulusan cinta tidak harus dengan kata-kata, yang termuat dalam cerita sahabat Oki yang mempunyai kakak pendiam bernama Mas Helmi. Mas Helmi mengalami kecelakaan cukup berat ketika dengan motornya berusaha menjemput sang adik yang kehujanan di tengah perjalanan pulang kerja.
15. Insaf dan kembali ke jalan yang benar, yang tertuang dalam cerita Zaenuddin seorang penghuni penjara (lapas) anak. Dia masuk penjara karena membunuh dalam sebuah tawuran sekolah. Di lapas tersebut dia insyaf dan rajin beribadah di mushola lapas. Dia bahkan aktif sebagai muadzin dan penjaga kebersihan musholla tersebut. Pesan senada juga terungkap dari kunjungan Oki ke Penjara perempuan dimana banyak narapidana yang kemudian rajin mengaji serta memperbaiki diri. Bahkan mereka merasa lebih suka tinggal di penjara karena di situ mereka menemukan kebersamaan dan menemukan Tuhannya. Mereka bahkan sering kuatir kalau mereka keluar dari penjara, mereka belum siap mental menerima perlakuan masyarakat di sekitarnya yang sering men-cap mereka dengan stigma “orang jahat”.
16. Kepedulian kepada yang terpinggirkan, yang dimuat dalam kisah perjalanan Oki ketika mengunjungi sebuah panti anak-anak penyandang cacat. Oki melihat anak-anak tersebut sebagai sosok yang haus kasih sayang orangtuanya. Oki juga kagum melihat para pegawai panti yang penuh ketulusan mengulurkan tali kasih sayang pada anak-anak penyandang cacat tersebut.
17. Pasrah berserah diri dan pentingnya berkomunikasi dengan Allah, kisah ini termaktub dari renungan Oki ketika mengunjungi Rumah Sakit Jiwa. Banyak penyakit kejiwaan berawal dari adanya halusinasi dan stress/depresi. Cobaan hidup terkadang tidak kuat disangga seseorang. Ketika orang tersebut tidak mempunyai kesadaran dan kemampuan berkomunikasi dengan Tuhannya, maka orang tersebut akan sangat mudah mengalami putus asa yang berujung pada munculnya stress dan halusinasi. Kisah lain yang mengandung pesan serupa adalah kisah tentang para penghafal Al Quran yang tanpa kenal lelah berusaha mengumandangkan ayat-ayat suci sebagai upaya untuk mendekatkan diri dengan sang Pencipta.
18. Istiqomah, yang termaktub dalam renungan Oki tentang rasa cintanya kepada Rasulullah s.a.w. Perasaan cinta harus disertai totalitas untuk meneladani sikap perilaku Rasulullah dengan sepenuh kesadaran.
19. Semua tingkah perilaku harus dilandasi ibadah, hal ini tercantum dalam perenungan Oki tentang pernikahan. Pernikahan tidak harus selalu menunggu semua siap. Yang paling penting adalah kesiapan mental bahwa pernikahan adalah untuk ibadah serta komitmen untuk menjalankan bahtera rumah tangga secara proporsional. Meski pertimbangan material terkadang harus dipikirkan, namun hal ini janganlah menjadi sebuah kendala dalam menjalankan perintah-Nya.
20. Kasih sayang dan saling menghirmati dalam keluarga menjadi pilar rumah tangga bahagia. Hal ini terkait cerita Oki tentang keluarganya yang panuh rasa saling hormat dan saling sayang. Ibunda Oki begitu penuh pengabdian untuk mengurus suami dan anak-anaknya termasuk dengan cara menghidangkan masakan yang disukai oleh putri-putrinya. Sang Ayah bekerja keras untuk mencari nafkah. Oki dan adik-adiknya berusaha menjalankan tuntunan orang tua dengan sebaik-baiknya. Rumahku surgaku hanya akan tercipta bila suasana penuh cinta dan hormat terbangun didalam keluarga.

Buku ini sangat bagus, penuh tuntunan yang disampaikan dengan bahasa sederhana. Oki mempunyai inner beauty yang luar biasa yang ditunjukkan dengan sikapnya yang alim, sholihah dan penuh kepekaan sosial-nya terhadap nasib sebagian masyarakat yang terpinggirkan. Oki juga mempunya ketajaman berpikir yang sangat mempesona sehingga dia mampu menangkap hikmah-hikmah dari peristiwa yang didengar atau dialaminya....semoga allah menciptakan Oki-Oki yang lain yang mampu memberikan secercah cahaya, bagi bangsa Indonesia yang sedang dirudung kegelapan dan keprihatinan....
Profile Image for Sya.
28 reviews
June 11, 2019
nice book.
bacaan ringan, mudah dipahami, bahasanya sehari-hari, mengandung pelajaran yang dipetik dari kehidupan sekitar
Profile Image for Yana.
37 reviews39 followers
January 25, 2014
BEnar,OKI seorang yang pintar,istimewa dan sangat determined!Oki,melalui segala cerita, pengalaman serta pemerhatiannya terhadap kisah-kisah yang berlaku di sekelilingnya, diolah olehnya, membuatkan kita mampu mengerti bahawa, setiap kejadian itu adalah warna-warna pelangi yang kelak mampu mewarnai serta menyerikan kehidupan kita.KEsedihan tidak akan berpanjangan, malam akan berganti siang, ribut akan reda, dan setelah tamat musimnya, hasil pasti akan menyusul. Paling penting,ikhtiar serta semangat dalam diri untuk sentiasa mencari akal serta ilmu bagaimanakah untuk keluar dari permasalahan tersebut, diserta dengan kecintaan terhdap segala yang telah ditetapkan oleh Pencipta.BUku ini seperti jurnal harian Oki,ditulisnyasetiap kejadian yang hadir dalam dirinya,kemudian,dengan penuh hikmah,cuba OKI analisis serta simpulkan mengikut kehendak agama.

Jadi,biasanya jurnal peribadi sudah pastilah akan ada luahan isi hati bukan?Oki berkongsi dengan pembaca,tentang harapannya terhadap calon suaminya(yang pada masa itu masih belum diketahui siapan orangnya)dan, ia sebenarnya ialah doa. Yana tak berapa ingat,antaranya..

"Ya Allah..berikanlah aku seorang Imam yang akan mendoakan diriku sebagai bidadarinya di syurga-Mu kelak...Ya Allah, andai amalanku tidak mencukupi untuk melayakkan diriku memasuki syuga-Mu,berikanlah aku seorang yang akan membantu mencukupkan amalanku, agar dapat sama-sama kami memasuki syurga-Mu.."

Alhamdulillah, Allah telah berikan Yana suami yang sentiasa mendoakan Yana sebagai bidadarinya di syurga kelak, dan inshaAllah doa ini Yana akan berikan untuk anak-anak gadis YAna agar kelak mereka juga menemui imam mereka kelak..:)
Profile Image for Aneesah.
38 reviews9 followers
August 27, 2012
"Setiap kisah yang terjadi dalam hidupku selalu kuusahakan untuk ditulis. Menuangkan setiap kisah ke dalam tulisan sesungguhnya mengarahkan hati ini agar lebih peka terhadap realita kehidupan. Membaca makna dari setiap kejadian dan peristiwa, apa pun dan bagaimanapun."

I've always found it wondrous how close you can get to know a person from their writings. Oki Setiana Dewi has such an admirable character mashaAllah. Love the du'as, hadeeth, Qur'anic verses, and stories of the Prophet & his companions woven into the stories from her own experience.

Still, this second book does not rival her own memoir, "Melukis Pelangi", nor the brilliance of her experience in Makkah in "Cahaya di atas Cahaya".
29 reviews2 followers
July 2, 2013
Bahasanya lugas tapi gak menggurui. Oki sukses mencongkel hikmah dari setiap hal-hal yang lewat di hidupnya, sesederhana apapun itu. Lewat Oki saya belajar untuk mengenal lebih dekat Tuhan dan keyakinan saya. Masih banyak hal yang ternyata belum benar2 saya pahami dari keyakinan yang sudah saya terima sejak lahir ini :(.
Terima kasih mbak Oki, sudah mengingatkan saya bahwa pembelajaran itu adalah suatu hal yang harus tetap dilakukan sampai kapanpun, selama mata masih bisa melihat, selama kaki masih bisa melangkah, dan selama hati masih mau merasa :).
Profile Image for Ismi Rahmawati.
48 reviews22 followers
December 13, 2012
Entah mengapa selalu saja ada embun di mata saat membacanya, dan tak jarang embun itu jatuh menjadi air mata.
Entah mengapa pula, selalu ada ucapan syukur saat membacanya. Bersyukur atas nikmat yang Allah telah diberikan.
Kalau saya bilang, membaca buku ini dapat melunakkan hati. Bacalah, maka engkau akan tau banyak pelangi diluar sana dan akan semakin banyak rasa syukur yang akan engkau temukan :)
Profile Image for Nor.
Author 9 books106 followers
October 12, 2014
Saya belum pernah membaca buku tulisan Oki, namun selalu membaca ulasan-orang yang telah membacanya. Dari komen orang, kelihatannya menarik. Beli buku ini sebagai permulaan mengenali Oki, di Eskpo Buku Islam Putrajaya. Jika 'serasi' dengan tulisan beliau, baru beli yang lain.
Profile Image for Hafizh Fauziyah.
31 reviews13 followers
April 2, 2013
bukankah dalam setiap jengkal kehidupan selalu ada hikmah yang tersimpan?
kisah yang mengena adalah kisah "Mas Helmi", hanya karena saya merasa seperti Tyas yang punya "Mas Helmi", sungguh, seperti pantulan diri, bahwa aku juga punya Mas Helmi dengan versiku sendiri.
Profile Image for Fairuz Hilwa Shahab.
56 reviews
November 27, 2013
kalo baca buku yang satu ini
seolah-olah kita kena jewer
pas baca buku ini, aku sering kali mikir
"bener juga ya? kok aku kayak gini?"
buku ini inspiratif cocok dan rekomendasi buat yang sering mengeluh
yang masih mencari jati diri
siplah buat mbak oki
Profile Image for Cahya Handayani.
7 reviews
September 29, 2013
menyadarkan saya untuk peka terhadap pelangi (keindahan orang2 disekeliling) dan menjadi pelangi itu sendiri untuk meraih kebahagian dalam berbagi. Oki Setiana Dewi menginspirasi saya untuk benar-benar teguh pada islam, karena pada islam ada keindahan.
Profile Image for Morningdew.
21 reviews7 followers
July 5, 2012
I can't believe this precious book wrote by a very young and talented girl. Nice story. Keep writing, Oki :)
5 reviews
March 26, 2013
Buku ini sangat menginspirasi untuk lebih peka terhadap lingkungan dan keadaan orang yang disekitar kita.
26 reviews9 followers
January 19, 2016
Inspiring enough, even more in family section :')
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 27 of 27 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.