Norihiro Yagi (八木教広 Yagi Norihiro) is a Japanese manga writer and artist from Okinawa Prefecture. He started making manga in 1990.
Norihiro Yagi is a successful manga artist, having won the 32nd Akatsuka Award for his very first work, Undeadman. Undeadman appeared in Monthly Shōnen Jump and has had two sequels. Yagi's first serialized manga was his comedy-genre Angel Densetsu, which appeared in Monthly Shōnen Jump from 1992 to 2000. His most recent work, Claymore, has been running in the magazine since 2001.
So, this is the end of ANGEL DENSETSU. In the beginning I started to read this story just for comedy, but I found much more than that, I found a whole life in little town of Hikiko, I have embarked on a journey with its unique characters through its funny and emotional situations, and I'm so thankful to be a part of this world during this time. I think as the author said in his last words, the characters will still live in their own story even the end of the manga.
A good conclusion to the series. I liked how pretty much every arc is brought to a closure and there is enough foreshadowing towards future by going back to the past, of Kitano's parents stories.
It was without a doubt one of the most fun and heart warming adventure i got into when reading a manga. This showed me the difference between looks and personality. I recommend this manga to everyone and i guarantee you won't feel like you wasted your time reading it
What an end! I love this manga. It was hilarious; I likes the characters and enjoy alljof their antics. It felt good seeing them all the friends together in the final.
Salah satu shounen manga terbaik yg pernah kubaca. :) Aku sampai habisin 12 volume dalam 1 hari! Dan itu sesuatu banget bagiku, secara aku belakangan ini mood bacanya fluktuatif, hari ini mood baca ada, bsknya tdk mood sama sekali, lusanya lumayan mood tapi cuma sanggup baca 1 buku, bsk2nya tak mood ngapa2in lagi, apalagi baca buku. Mana udah mau Desember tapi deadline buku2 yg harus dibaca blm kecapai sama sekali... -___-"
Awalnya saat kelar baca vol 1 itu aku agak ragu buat lanjutin secara baca resensi orang lain katanya ceritanya bakal repetitif sekali, tapi ternyata tidak. Untunglah aku tetap lanjut baca. Namanya juga selera dan ekspektasi orang berbeda2, jadi harus kita jajal sendiri untuk mengetahui apakah buku tsb menarik atau tidak bagi kita. :) Dan menurutku sih malah jalan ceritanya tak bisa ditebak. Dan menurutku ceritanya takkan membosankan sama sekali biarpun dibikin mangaka lebih dari 15 vol. Sebab untuk tipe cerita slice of life begini, dengan tokoh utama seperti Kitano ini, pastinya banyak sekali yang bisa diceritakan dari interaksi Kitano dengan setiap orang yg dia temui (misalnya seperti yg dibilang mangaka, saat dia membayangkan plot dgn tema saat Kitano sedang di bank dan ada perampok bank, saat Kitano tur sekolah bersama gengnya), atau cerita saat dia kuliah, bekerja, menikah, punya anak, saat anaknya dewasa, dstnya....rasanya tdk bakal ada habisnya... Aku terutama sangat ingin membaca kisahnya saat dia bekerja, kira2 Kitano bakal jadi apa ya, salaryman kah? Bagaimana tipe atasannya, mantan preman juga sehingga tak takut pada Kitano atau orang biasa yg ketakutan setengah mati pada Kitano? Lalu, apakah akhirnya papa Ryoko bisa menyadari karakter asli Kitano dan mengijinkan dia menikahi Ryoko? Dan saat Kitano punya anak, apakah anaknya mirip dengannya? hehehehe... Kalau diteruskan hingga puluhan volume pun rasanya ga bakal membosankan deh, hehe. Dan walaupun ini komedi, komik ini bukanlah gag. Banyak momen2 seriusnya juga.
Mengenai karakternya, tokoh favoritku adalah Kitano, tentu saja. :) Kuroda awalnya lucu dan memeriahkan suasana dengan sifatnya itu, tapi makin ke belakang dia makin menyebalkan karena begitu keras kepala soal Ryoko, aku benar2 berharap dia bisa menerima kenyataan kalo Ryoko itu ga bakalan jatuh cinta sama dia, lol. Nah, Ryoko juga karakter favoritku. Aku suka dengan cewek yg jago berkelahi, tdk perlu dilindungi cowok, malah dia yg melindungi cowoknya, hahaha. Sedangkan Takehisa, si no 2 dalam geng, dia juga karakter yg menarik, awalnya aku biasa saja, tapi belakangan jadi suka sama dia, apalagi setelah dia tahu kalo Kitano itu sebenarnya orang biasa. :)
Menurutku ini adalah salah satu manga yg wajib diterbitkan di Indonesia *kayanya blm diterbitin di sini sampai resensi ini ditulis, CMIIW* Jujur saja, dibandingkan dengan Onepunch-Man yg dibilang anti mainstream itu, aku merasa yg ini jauh lebih anti mainstream dan ada moral yg bisa dipetik secara ini slice of life, bukannya gag... Kuakui Onepunch-Man ini ibarat angin segar bagi orang yg bosan dengan hero2 seperti Naruto dll...tapi sayangnya aku sebagai anti gag tdk sanggup utk menyukai Onepunch-Man yg menurutku "kosong" dan "just for fun" (utk orang2 yg lagi stres dengan kehidupan nyata sehingga butuh lawakan konyol atau untuk orang2 yg bosan dengan yg mainstream). Omong2 soal Naruto, aku dari kemarin lagi membangun mood buat coba baca, tapi kayanya masih susah banget buat memulai chapter 1-nya... Dari kemarin sibuk memilih shounen mana yg duluan dibaca : Naruto, Nabari no Ou, atau Shoukoku no Altair... Tadinya aku cuma baca beberapa chapter awal vol 1 Claymore lalu tdk lanjut lagi, secara artwork-nya Yagi-sensei ini memang tdk begitu bagus dan saat itu tdk mood baca fantasi... Tapi setelah Angel Densetsu ini, aku jadi pengen coba baca ulang Claymore dari awal lagi...