Tiga hari sebelum ujian nasional, empat sekawan memutuskan untuk menghabiskan malam minggu mereka: pergi ke pesta teman dengan agenda masing-masing.
Dita ingin tulisannya dihargai. Edo ingin ayahnya berhenti menyuruhnya masuk ke sekolah bisnis, dan tahu bahwa musik ialah separuh hidupnya. Ilham ingin orang tuanya yang religius-fanatik berhenti menjodohkannya dengan seorang ceweq yang freak. Rob hanya ingin meminta maaf kepada pacarnya dan kembali menjalin kasih.
Perjalanan ini menjadi semakin menarik dengan ramuan berbagai jenis alkohol dan narkoba. Dan ya, kondom yang robek. Serta kenyataan bahwa apapun yang mereka inginkan ternyata bukan dari rencana Tuhan malam itu.