Jump to ratings and reviews
Rate this book

Brand Gardener

Rate this book
Dunia komunikasi, advertising dan marketing menemukan habitat lebih menantang, Habitat yang indah, penuh dengan dinamika yang tak terpikirkan sebelumnya. Kemungkinan-kemungkinan baru ini menyebabkan penghuninya harus belajar, bermetamorfosis, dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan.

Pendekatan mainstream dan pendekatan non-mainstream seperti bertumpukan karena memang ini adalah masa transisi model komunikasi, masa chaotic yang bisa jadi positif karena peluang-peluang baru bermunculan.

342 pages, Paperback

First published January 1, 2012

13 people are currently reading
88 people want to read

About the author

Handoko Hendroyono

6 books9 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
14 (17%)
4 stars
38 (46%)
3 stars
23 (28%)
2 stars
5 (6%)
1 star
2 (2%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Hestia Istiviani.
1,044 reviews1,965 followers
November 22, 2019
Membaca edisi yang lebih baru dengan tahun terbit tahu 2013. ISBN 9786028740340

Sebelum melangkah jauh, aku ingin jelaskan bahwa aku membaca ini di tahun 2019. Tepatnya di bulan November. Ketika buku berjudul Disruption, The Great Shifting, dan #MO sudah terbit dan materi pelatihannya sudah berjalan (dan masih kami kembangkan di Rumah Perubahan).

Handoko Hendroyono memang merupakan sosok kreatif di balik Filosofi Kopi hingga tempat nongkrong paling gaul saat ini: MBloc. Tidak banyak yang tahu sebab dia juga lebih senang berada di balik layar ketimbang menjadi obyek sorot media. Tetapi, bagi yang dengan rajin mengikuti bukunya, pasti tahu kalau Handoko Hendroyono lebih dari sekadar seorang creative storyteller - begitu ia menyebut dirinye sendiri.

Dalam Brand Gardener yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 silam, Handoko Hendroyono ternyata sudah menyadari bahwa terjadiny perubahan dalam lanksap dunia kreatif sedang terjadi. Ia pun juga tidak tahu kapan dan seberapa cepat perubahan tersebut bergulir. Pokoknya, dalam satu bagian dari bukunya tertulis bahwa jangan sampai kita bersifat seperti kematian Kodak dan Nokia: abai dengan dinamika yang terjadi di luar dan terlalu pongah untuk mengubah diri agar tetap menjadi relevan.

Bagian-bagian awal Brand Gardener itulah yang membuat aku terhenyak sejenak. Ketika buku Disruption hingga #MO baru saja booming belakangan ini karena membahas fenomena perubahan masif beserta studi kasus secara bisnis akan Kodak dan Nokia, ternyata Handoko Hendroyono sudah pernah membahasnya-meskipun dalam lingkup dunia branding dan advertising.

"Jadi, apapun mediumnya, sebenarnya yang terpenting adalah bagaimana membuat sesuatu yang berdampak positif untuk banyak pihak dan bahkan untuk ekosistemnya. Sehingga apa yang kita buat tidak sekadar out the box, namun juga dieksekusi secara inside the box.


Selanjutnya, Handoko Hendoryono mengajak pembaca untuk mulai berpikir lebih dari sekadar mencari keuntungan. Kreativitas hendaknya digunakan untuk menciptakan keberlanjutan. Baginya, seorang ahli branding dan advertising tidak lah cuma mencari uang. Harus ada sesuatu yang bernilai dan membawa manfaat untuk banyak pihak.

Yang menjadi favorit adalah, Handoko Hendroyono selalu menyuguhkan tulisannya dengan singkat dan tidak berbelit-belit. Ia tampaknya tahu kalau pembaca di Indonesia mungkin belum memiliki attention span yang panjang dalam kasus membaca sehingga memotongnya menjadi singkat tanpa kehilangan makna dan esensi menjadi suatu hal yang harus ia lakukan.

Brand Gardener dibagi menjadi 8 bagian yang kemudian dibahas dalam bab-bab pendek. Handoko Hendroyono tidak sekadar memberikan contoh kasus dari kisah-kisah periklanan yang pernah ia tahu, ia juga memaparkan idenya mengenai bagaimanakah dunia periklanan di Indonesia -- yang apabila dibaca pada tahun 2019 ternyata masih relevan.

Handoko Hendroyono juga menunjukkan bahwa ia tak sekadar menjadi praktisi saja, melalui Brand Gardener ia memperlihatkan bahwa dirinya merupakan sosok pembelajar. Hal tersebut sangat kentara ketika ia memberikan banyak rekomendasi bacaan dan referensi-referensi yang bisa ditelusur oleh pembaca.

"Perubahan mendasar yang membawa kebaikan bagi society adalah sebuah keharusan. Sustainability telah menjadi tuntutan, bukan lagi sebuah kegiatan CSR yang sepotong-sepotong untuk tujuan seremonial semata.


Mengingat bahwa aku terlibat dalam penulisan buku Disruption, The Great Shifting, hingga #MO, menemukan buku Brand Gardener yang sebenarnya sudah lebih dulu membahas mengenai disruption dalam periklanan rasanya masih takjub. Seharusnya, buku Brand Gardener juga bisa menjadi booming dan diketahui khayalak ramai.

Ohya, mengenai judul mengapa diberi nama "Brand Gardener" ialah karena Handoko Hendroyono merasa bahwa brand yang juga merupakan sebuah identitas hendaknya tidak sekadar menjadi bahan kapitalisasi. Dan jangan sampai tujuannya cuma untuk kapitalisasi. Melainkan untuk dirawat sehingga kebermanfaatannya akan tetap dirasakan oleh banyak orang.
Profile Image for Ricky Setiawan.
12 reviews11 followers
April 28, 2012
Penulisan buku ini sangat baik sehingga saya mampu menghabiskannya kurang dari 24 jam tanpa merasa bosan. Buku ini terdiri dari 30+ cerita yang sekilas tampak terpisah, namun sebenarnya memiliki benang merah.

Membaca buku ini seperti membaca sebuah blog, ringan namun berisi, meskipun mungkin jadi agak membingungkan ketika kita belum bisa mengambil benang merah cerita-ceritanya, terutama di bagian awal.

Buku ini mengajak kita menyadari betapa cepatnya perubahan di dunia pemasaran dan pentingnya bagi kita untuk menyesuaikan diri dengan perubahan itu, kemudian kita dialirkan ke bagian selanjutnya tentang peluang yang mungkin dapat kita tangkap serta saran dan contoh kasus bagaimana meraih peluang dari perubahan itu.

Dengan harganya yang hanya Rp.75.000, saya merasa buku ini sangat worth it untuk dibaca.
Profile Image for Hana Bilqisthi.
Author 4 books279 followers
October 18, 2013
pembukaannya menari.. tapi ke tengahnya gue bosen.. gue ngerasa buku ini kurang terstuktur dengan baik.. gue kurang memahami koherensi bagian judul bab dan sub judul bab... (atau gue ga menikamti baca karena baca nya di tengah2 masa UTS? :/ ) anyway, ending buku ini ngga mengecewakan :D buku ini mengajarkan untuk tidak meniru total barat dalam beriklan dan memperhatikan budaya lokal dalam membuat iklan... selain itu, buku ini menjelaskan bagaimana iklan saat ini sering dianggap berbohong
19 reviews
January 15, 2026
Being a creative storyteller, as he called himself, Handoko share his thoughts through more than 30 stories in the book.

The book describes what the world society has change into, specially in its way to communicate. How the information travels, how everything become more personal than ever, and how to understand that creates more challenge yet also more opportunities to grow your brand. How interesting.

Full review >> http://acatadesa.com/brand-gardener-t...
Profile Image for tnty.
123 reviews2 followers
October 12, 2012
Melihat sisi lain dari dunia periklanan. Lebih optimistis dan membumi.
1 review
October 17, 2013
Salah satu buku yang sangat menarik untuk dibaca dan diterapkan ilmunya.
Buku ini mampu membuat saya menjadi ketagihan membaca haha
Sangat mengispirasi!
Profile Image for David Eka.
4 reviews
April 15, 2016
Bahasa ringan, cara penyajian yang mampu dicerna oleh orang awam yang tidak mengerti mengenai dunia advertising... monggo.
Profile Image for Uki Esa.
96 reviews4 followers
June 17, 2023
Saya pernah bertanya pada pak Subiakto tentang buku brand yang dia rekomendasikan, dia menyebut beberapa buku dan buku ini salah satunya. Yang menarik dari buku ini adalah isinya tidak terkesan mengajari, tapi lebih berbagi kisah pembelajaran dari pengalaman penulisnya. Handoko Hendroyono akan menuntun kita menemukan brand kita sendiri.
Profile Image for Sophia Mega.
Author 4 books136 followers
June 23, 2020
Sebenarnya tidak cukup komprehensif untuk sebuah buku branding/advertising. Tapi ada banyak insight dan pemahaman baru yang kudapatkan dari buku ini. Padahal ini buku tahun 2012, tapi masih relevan dalam beberapa hal.
Profile Image for Yaris.
7 reviews
January 24, 2023
"Marketing in the future is like sex. Only the losers will have to pay for it." -John Bond












Profile Image for Fadilah.
300 reviews69 followers
March 11, 2015
Dari penampakan sampul, layout, dan pemilihan jenis kertas pada buku ini sekilas tampak seperti sebuah buku impor. Akan tetapi justru hal itu menambah minat saya untuk membaca, selain memang topiknya menarik.

Buku ini berisi tulisan yang berkaitan tentang brand, dan menyikapi perkembangan periklanan di masa modern di mana internet, teknologi, dan ponsel telah melakukan penetrasi hingga wilayah terpencil. Cukup menarik dengan adanya tambahan tulisan dan beberapa orang yang terkenal di bidangnya, seperti Pak Singgih Magno, Ibu pendiri Akademi Berbagi, Pak Yoris, dkk. Berbagai istilah, brand-brand asing, juga kutipan dari para punggawa bidang periklanan banyak bersliweran dan menambah kosa kata keyword untuk dicari di google. Sayangnya, banyak tulisan yang terlampau sedikit, sehingga tampak kurang dibahas secara mendalam. Istilah "brand gardener" pun hanya muncul secara sekilas, dan terkesan terpaksa muncul dalam beberapa tulisan, tanpa adanya pembahasan mendalam.
Profile Image for Faiz Faradisa.
6 reviews
August 21, 2014
this book is very inspiring....

pak Handoko mengingatkan kepada para marketer/advertiser/business owner,
untuk memandang sebuah dunia periklanan layaknya sebuah taman,dan kita sebagai gardenernya.

mengajak para pembaca agar lebih kritis,terhadap segala sesuatu disekeliling kita,karna dengan bersikap kritis kita mampu melihat apa yang tak terlihat,dengan bersikap kritis kita bisa melahirkan ide-ide baru... serta lebih peka terhadap perubahan,terutama bagi para marketer/advertiser.

Jika kita tidak segera menyadari gejala perubahan dan mengadatasikan diri terhadap situasi yang ada,maka bersiaplah-siaplah tergerus oleh perubahn itu sendiri.seperti kodak!!


Don't Foget!! Be Creative Story Teller....

Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.