In a graphic novel in comic book form, Nate Torres, who has never been able to stick to any one activity long enough to develop his skills, discovers the informal, but highly intense, game of three-on-three street hoops
As usual, it is a From-zero-to-hero sport manga where the main protagonist, Naruse, is continuously improving his basketball skill. The interesting is the first arc where the story started as street basketball theme. Then next arc change into high school basketball. The Naruse involvement in this two different side of basketball is the interesting part of this series, although the high school basketball got more portion in this series.
As in Slam Dunk, there is a rival character that usually a very cool guy, Sawamura. I believe some of female readers attracted to this stories due to this character. It is understandable, because the rival character is cool but has flaws too, and easier to get readers sympathy than Rukawa character in Slam Dunk, Tome 1.
One mandatory character is the senpai/senior character that equivalent to teacher character stereotype. His name is Sakurai. and for this manga, this senpai character is a perfect character and influencing Naruse in both basketball world. I don't like this perfect senpai that I see as Gary Stu, but some readers seem like him.
Of course there are other characters as in major sport manga, and each of us could pick our own favorite, but in general this sport manga doesn't offer something new in sport manga except the street basketball plots.
oowwhh..ternyat bs review manga jg ya hehe.. Kalo Harlem Beat dah baca duluan dari jaman masih SMK,sampai sekarang sempet dibaca berulang ulang (jadi mungkin ini agak terlambat sebenarnya untuk me reviev heheh..),dan saya sempat tergila-gila dengan tokoh masahiro sawamura,walaupun semua tokoh dalam komik ini jg sama menariknya. tp cerita sawamura yg bertemu kembali dengan ayahnya lah yg paling menyentuh, sempat menitikan air mata "jangan pergi lebih jauh lagi ayah,,ternyata aku masih mencintai ayah" hiiiksss.. T_T.
Tokoh central cerita ini yaitu Naruse Tohru yg clumsy, ga memiliki hoby apapun scr spesifik dan sebuah kebetulan bertemu dengan mizuki cewek love interest nya naruse sejak kecil, yg mengajaknya ke lapangan street basket. dan dari situlah cerita bermula,,Naruse Jatuh Cinta dengan Basket.secara garis besar komik ini mengisahkan perjuangan naruse yg harus belajar dasar bermain basket, berusaha diterima di tim inti basket johnan tmpt dia sekolah, sampai dengan mengikuti kejuaraan nasional.tapi point penting dari cerita rekaan yuriko nishiyama ini adalah "Persahabatan" ,,klise memang, tp Nishiyama sangat pintar mengaduk aduk cerita dan perasaan para pembacanya. walau pun dengan ciri khas adegan "manga" yg kadang lebay hehe,,tp tetap saja menghibur, ada lucunya yg bs membuat saya terkekeh kekeh sendiri dan mewek2 sendiri menikmati jalan ceritanya.
Manga ini pantas mendapat 5 star menurut saya, dari segi cerita, pemaparan karakter dalam manga ini pun sangat detail, dan terutama goresan nishiyama yg pantut diacungi jempol yang notabene nishiyama adalah "Mangaka" perempuan tetapi sangat luwes menggambarkan struktur fisik "laki-laki pemain basket" dalam setiap adeganya. Good job Nishiyama..this is very recomended manga.
Pertama kali dibeli dan dibaca pada tanggal 23 Mei 2000.
Waktu ribuan koleksi bukuku hilang, yang bikin cedih banget adalah koleksi manga favorit yang hilang. Duh, itu kan ngumpulinnya lama banget, bulan demi bulan sampai tahunan segala. Belum lagi koleksiku kondisinya masih mint banget. Tapi yang bikin lebih cedih, dibandingkan novel, komik tuh, terutama yang seri, nyari ulangnya rada hese bin bete. Apalagi kalau komiknya bukan seri yang langganan cetul seperti Detektif Conan atau Naruto.
Jadilah walaupun menemukan yang kondisinya tidak mint di toko buku bekas, asal lengkap pun dibeli. Seperti seri Harlem Beat ini, misalnya.
Di jilid 1 ini, tokoh utamanya, Naruse alias Narucyo, yang kelihatan biasa-biasa saja, nggak gape dalam olahraga apapun, mulai menemukan passion-nya di olahraga basket.
Dari sini sudah kelihatan plot standar manga olahraga sih, which is from zero to hero. Tentu saja untuk jadi hero, si tokoh utama perlu panutan yang perlu dikejar... sayangnya pilihan nama kelompok sang panutan dalam bahasa inggris kok ya kurang nendang gitu. Three Men. Heh. Nggak ada nama lain apa? @.@
udah baca sampe qatam semua jilid sampe 6 kali lebih...xixixxi.... yang aku suka dari sini adalah pencerminan tokoh yangkasih gambaran kalo ga ada yang mustahil di dunia ini. yang ada adalah semangat wat terus berusaha sekeras mungkin... selalu ada peluang bagii mereka yang mau berusaha...^_^
The first manga ever made me totally go head over heels (haha). Naruse Tooru, high school freshman, crediting himself as an eternal looser, finally entering the world that he's totally new at: street basketball. At that very first experience, Naruse finally starting to change to a genius in hardwork and find the thing he loves the most which is basketball.
The interesting point of this manga is that it tells not only about school basketball (which mostly basketball mangas do), but also about street basketball.
nyaaa... buku yang sarat arti persahabatan dan hidup.. pun dikemas dalam humor yang luar biasa dan karakter-karakter yang menarik :P komik olah raga memang banyak, terutama basket tapi Harlem Beat berbeda!
Dibandingkan Slam Dunk --komik basket yang tersohor di negeri pengarangnya-- cerita Naruse cs di Harlem Beat lebih menarik. Terlepas dari beberapa taktik basket nan aneh dan dramatisasi berlebihan; karakter, jalan cerita, kejutan dan selebihnya enak dinikmati.