Jump to ratings and reviews
Rate this book

Wonderworks: Si Pemilik Keberuntungan

Rate this book
Dunia nyata terkadang tak seindah dunia mimpi. Namun, dunia mimpi belum tentu sesempurna dunia nyata.

Namaku Hani Kalista. Siswa SMA yang bahkan kehadirannya tidak diperhitungkan siapapun. Tapi, itu di dunia "biasaku". Di dunia yang lain, aku memiliki keberuntungan yang memukau siapa saja. Bahkan, orang-orang deasa di dunia itu. Semua orang memanggilku Si "Two Sweets in Sack" yang artinya Si Pemilik Keberuntungan. Jadi, apapun yang aku inginkan, secara magic, semua mengikuti keinginanku.

Mau tahu apa saja keberuntungan yang menimpaku? Penasaran dengan pertualangan-petualangan di "dunia lain"? Bersiaplah untuk tertawa, terpukau, dan berdebar-debar. Semuannya dijamin sangat seru! Baca terus buku ini, ya.

204 pages, Paperback

First published April 1, 2012

8 people are currently reading
167 people want to read

About the author

Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

40 books1,450 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
44 (28%)
4 stars
47 (30%)
3 stars
53 (33%)
2 stars
12 (7%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 25 of 25 reviews
Profile Image for Ra..
123 reviews14 followers
August 26, 2022
Buku ini bener-bener bikin aku berimajinasi tinggi karena ikut merasakan seperti menjadi siswa sekolah sihir. Tapi sayangnya hal tersebut sedikit membosankan karena porsi cerita mempelajari sihir yang cukup banyak, sehingga aku bingung bagaimana cerita ini akan selesai karena konflik belum terlihat. Ternyata mendekati akhir baru terlihat konflik, aku sebagai pembaca jadi semangat lagi bacanya karena as always Kak Ziggy selalu keren ceritanya!! 😃👍
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,468 reviews73 followers
Read
April 20, 2025
DNF 😂

Enggak mudah memang bikin setingan sekolah sihir apalagi jika standar yang disetel sudah pasti Harry Potter. Bikin sekolah sihir enggak cukup dengan sekadar ngayal. Sistem sihirnya harus jelas, konsisten, dan menarik. Lalu karena setingnya sekolah, jelas butuh banyak orang. Ya guru, ya murid, ya staf. Masalahnya, orang sebanyak itu kudu dibikin menarik dan unforgettable. Jabrik, kan?

Masalahnya lagi, Wonderworks ini gak jelas siapa tokoh utamanya. Masalah utamanya juga enggak jelas. Premis atau tujuan para tokohnya juga enggak terkesan urgent.

Ini karya debutnya Ziggy, ya? Well... okelah. Toh skill dia sekarang udah sangat jauh berkembang *whistle whistle

Hal yang paling berkesan bagiku setelah baca sampai halaman 70-an adalah adegan kemunculan Adolfo English, guru berusia 17 yang wujudnya kaya anak kecil (stunting? 😆). Dia masuk ke kelas dalam wujud burung lalu kembali ke wujud manusianya di depan para murid. Cuma sebelum itu dia sempat terkapar di dekat pohon karena abis ketembak. Astaga.... Enggak ada sistem sihir perlindungan, ya?

Lalu ini kutipan yang berkesan buatku: "Bulu ketiakku lebih harum daripada kentutmu!"

🤣 Blasphemy! 🤣

Mungkin kalau perasaanku lagi enak, aku bisa nguatin diri buat nyelesaikan buku ini. Tapi karena mood-ku lagi enggak terlalu bagus, saat ini aku cuma mau baca buku-buku yang kesannya jauh lebih kuat.

Sorry, Wonderworks.
Profile Image for naiyu.
79 reviews37 followers
April 17, 2022
Ceritanya mirip Harry Potter. Agak membingungkan dengan banyaknya karakter di dalamnya. Awalnya cuma mau ngasih rate 2.5/5, tapi karena convo Abbey sama Adelfo lucu banget jadi 3/5!!
Profile Image for Ratih Cahaya.
413 reviews7 followers
November 23, 2020
Untuk ke sekian kalinya baca buku Ziggy, terutama buku-buku Fantasteen-nya.

Wonderworks sedikit lebih baik dari Toriad, tapi masih lebih seru Saving Ludo dan Lucid Dream.

Bercerita tentang anak-anak terpilih yg belajar sihir di Avalon. Aku nggak masalah dengan nuansa sekolah sihir ala-ala Hogwarts. Tetapi, setelah membaca sekian banyak novel dan pernah dikritik pula tentang tujuan tokoh utama, aku jadi jeli dengan masalah ini setiap membaca novel.

Anggap aja Hani Kalista tokoh utama di cerita ini. Dari awal hingga akhir, aku merasa tujuan gadis ini 'hanya' belajar sihir di Avalon. Ya, kesannya jadi lempeng aja, sih. Maksudnya, nggak ada tujuan 'besar nan mencengangkan bin menyusahkan' yg harus dia raih.

Selain itu, menurutku, tokoh-tokohnya terlalu banyak untuk novel tipis seperti ini. Mungkin kalau bukunya tebal (atau bahkan sampai berjilid-jilid) setiap tokoh punya kesempatan untuk dikembangkan dgn lebih baik. Tetapi, dengan jumlah halaman yg tidak begitu banyak, lebih baik fokus pada satu-dua tokoh utama dan tujuan mereka.

Yah, komentar memang lebih mudah sih daripada menulis novel. 😁
Profile Image for Scarlettsens.
112 reviews2 followers
June 21, 2020
Can't believe I'm re-reading my childhood favorite novel and still liking it.
I mean, definitely not the best, but it's still a wonderful book. I love Hani and Axel, and I'm shipping them. I also love Abbey and Adelfo, and I'm still shipping them. I even use the name "Orifiel" for my own character.

The world building isn't the best, but the writing itself is good (considering it's meant for young teenagers, it was one of the best). My first ever fantasy book that I truly enjoy :))
Profile Image for rifa࿐.
46 reviews3 followers
March 1, 2022
"two sweets in sack"

pengen jadi hani biar punya temen kaya axel
pengen jadi abbey biar punya crush dan di crushin balik sama adelfo :)
Profile Image for Nisa F.
52 reviews9 followers
April 9, 2023
Kalau sebelumnya sudah membaca karya Ziggy yang lain seperti Di Tanah Lada atau Jakarta Sebelum pagi, jelas terasa sekali perbedaan gaya menulisnya di buku ini dengan buku-buku yang aku sebutkan judulnya tadi. Apa ya, selalu ada sisi tajam yang menyayat kalau di buku-buku Ziggy yang pernah aku baca dan juga lebih matang. Kalau dibilang karena genre-nya berbeda, bisa juga, tapi kalau boleh berpendapat menurutku mungkin karena usia dan jam terbangnya. Tapi buku ini nggak mengecewakan, kok, asal sejak awal jangan berekspektasi terlalu tinggi. Itu saja.

Bercerita tentang anak-anak pilihan yang dibawa ke sebuah tempat yang ternyata sekolah sihir bernama Avalor. Cerita dibuka dengan tokoh bernama Hani yang merasa bosan dengan kehidupannya, lalu menemukan sebuah batu yang membuatnya tiba-tiba terbangun di suatu tempat. Selain Hani, ada beberapa anak lain yang juga datang dengan cara seperti dirinya tetapi dengan cerita yang berbeda-beda.

Yups, di cerita ini banyak tokoh. Kayak cerita novel di Harry Potter gitu, lah. Nggak mirip banget kok, cuma kebetulan sama-sama tentang sekolah sihir. Selebihnya banyak yang berbeda, terutama tentang sistemnya. Jadi banyak tokoh yang merupakan penghuni Avalor yang menjadi fokus cerita, nggak menentu apakah Hani tokoh utamanya karena fokus ke semua teman angkatan Hani saat itu. Sebenarnya kalau dari judul, menurutku Hani yang menjadi tokoh utamanya. Sayangnya, tokoh Hani sendiri tidak terlalu mendapatkan fokus yang lebih banyak ketimbang tokoh lain sebagai pembedanya. Kurangnya di sini menurutku. Tidak apa-apa banyak tokoh dengan fokus yang terbagi, sayangnya karakternya di sini kurang menonjol jadi untuk membedakan agak sulit. Kalau dari gaya bicara nggak terlalu sulit dibedakan tapi nggak semua, hanya beberapa tokoh. Jadi, masih banyak yang terkesan kurang kuat karakternya.

Kalau dari segi cerita, lumayan bagus dan seru. Penggambaran aksinya cukup jelas dan mudah dimengerti, gampang digambarkan di imajinasi. Kalau soal alur, agak kecepetan dan terkesan terburu-buru. Tapi ketolong banget dengan adegan klimaksnya. Momen puncaknya dapet banget lah. Mungkin juga karena keterbatasan jumlah maksimal halaman ya, mengingat cerita ini novel fantasi remaja.

Kalau mau membandingkan dengan karya Ziggy yang lain sebenarnya kurang adil, ya. Soalnya ini karya lama dia ketika masih SMA. Namun, untuk bacaan kategori remaja, novel ini cukup seru dengan tema dan detail yang segar. Padat, ringkas, tapi masih oke lah.
Profile Image for Tika Nia.
230 reviews4 followers
October 10, 2022
"Anda hanya berpikir untuk menginginkan, tanpa peduli bagaimana caranya keinginan itu terwujud."

🔮🪄 WONDERWORK 🪄🔮
✍🏻 Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie @zeabrizkie
📕 Penerbit: Dar! Mizan (Fantasteen) @darmizananak
📆 Tahun Terbit: 2012
🔖 Genre: Fantasy, Magic
📱 Baca di apk @ipusnas.id

Tiba-tiba Hani berada di sebuah sekolah sihir bernama Avalon. Apa yang membuat Hani terpilih? Selain Hani, ternyata ada 8 orang lain yang terpilih untuk berlatih sihir. Semuanya punya bakat istimewa kecuali Hani. Sebuah keberuntungan lah yang membuatnya bisa bergabung di sini.

Hari-hari di Avalon diceritakan dengan menarik. Kehidupan di sekolah sihir dengan beragam tantangannya. Juga lika-liku pertemanan di masa remaja.

Aku cukup terpesona dengan pertandingan sihir Avalon, sampai muncul bagian yang (menurutku) berlebihan. Hmmm, cewek-cewek yang berebut pasangan pesta dansa, ya ampuun😬 Xiao Mei dan Zöe menghalalkan segala cara agar bisa berdansa dengan cowok pilihannya. Dan menjadi berlebihan ketika mereka melakukan hal yang membahayakan banyak orang!

"Diskriminasi cewek itu menakutkan, mereka bisa mengintimidasi secara berkelompok dan menganggap yang mereka lakukan benar."

Di luar itu, ternyata marabahaya sedang mengancam Avalon. Apakah Avalon benar-benar di ambang kehancuran? Dan benarkah penyihir akan punah?

🪄🪄🪄
Novel ini berhasil mengobati rasa rinduku pada dunia fantasi ☺️ Membacanya membuatku teringat pada Harry Potter dan Hogwarts. Menyadari bahwa novel ini adalah karya penulis Indonesia membuatku lebih terkesan lagi. Ziggy selalu pandai mengatur jalan ceritanya!

Namun sedikit yang membuatku kurang nyaman adalah tokohnya yang terlalu banyak. Aku merasa kesulitan menghafal nama tokoh dan memasangkannya dengan karakternya masing-masing. Ada lebih dari 15 tokoh yang diceritakan di sini. Ditambah lagi nama tokoh menggunakan nama orang luar negeri, kadang disebutkan nama depan atau nama belakangnya saja membuatku cukup bingung. Tetapi di luar itu, secara keseluruhan jalan ceritanya cukup menghibur 🪄☺️
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nanda Supriani.
42 reviews3 followers
January 24, 2022
⚠️MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER⚠️

Sebenarnya buku ini cukup cepat untuk dihabiskan karena jumlah halamannya enggak banyak dan ditambah ada ilustrasi. Ceritanya juga menarik untuk dibaca terus-menerus. Saya membaca buku ini di ipusnas.

Banyak yang bilang jalan ceritanya mirip banget Harry Potter. Iya, saya juga ngerasa begitu. Ketika baca deskripsi situasi cerita, saya terbayang-bayang set di Harry Potter, meskipun begitu inti masalah dari cerita ini beda dari Harry Potter. Wonderwoks mengambil inti masalah dari kesalahpahaman hubungan manusia, bukan ketamakan kekuasaan.

Cuma yang saya sayangkan dari novel ini adalah ketika tokoh utamanya Hani Kalista, namun saya justru lebih fokus ke tokoh lain seperti Adelfo English dan Abbey Talbott juga Zoe. Saya merasa porsi pengembangan karakter Hani sangat tidak menonjol dan seperti tokoh sampingan. Selain itu, Hani si pembawa keberuntungan pun tidak dijelaskan secara detail bagaimana dia mengontrol kekuatannya (yang bisa terwujud dari kesialan orang lain).

Konflik dalam novel ini sangat ringan dan baru membesar di akhir, dari awal pembaca diberikan hint sangat tipis soal konflik utama. Saya sudah menebak akan konflik yang besar, tapi ternyata tidak "sekacau" yang saya pikirkan. Benar-benar cerita yang sederhana, seperti membaca diary kesehariana siswa di akademi sihir.

Selain itu jumlah tokoh yang disebut juga terlalu banyak dan beberapa tokoh disebutkan dalam 2 nama (nama asli dan nama penyihir), sehingga untuk yang bacanya putus-putus, akan sedikit sulit untuk mengingat nama tokoh dan mengidentifikasinya.

Secara keseluruhan saya suka buku ini, mengingatkan rasa berdebar dari extraordinary sihir yang bikin kita memukau. Membawa memori dari harapan kita sebagai anak-anak yang ingin merasakan keajaiban dan hidup penuh gelora. Tentu, tokoh favorit saya adalah Adelfo English, si pintar arogan seperti Hermione Granger.
1 review
September 15, 2025
MY GOAT

idc if people say it otherwise, atau even gaya menulis kak ziggy disini jauh dari buku-buku terbarunya, I DON'T FREAKING CARE, I LOVE IT.

yes, sangat terinspirasi worldbuilding harry potter, tapi punya ciri khasnya sendiri. gw suka semua karakternya. bahkan curse 'two sweets in a sack' hani yg ditulis ziggy disini jadi prinsip hidup gw, bahwa even luck, itu kita yg mengatur—terlepas keterlibatan Tuhan tentunya.

kak ziggy if u ready this, buku ini yg bikin gw jatuh cinta sama membaca, buku ini yg bikin gw terjun ke dunia kepenulisan. this is my precious gem.

so, even if u think that your first book isn't that good, it had a huge impact on some people—like me.

review betulannya:
1. pacingnya bagus, cocok jadi bacaan sekali duduk
2. too much inside jokes? gw sampai googling some of their bickering, dan turns out gw malah nemu semacam interview kak ziggy di suatu blog gitu deh. tapi ga begitu menjelaskan pula
3. klimaknya lumayan in rush yak, tapi masih makes sense sih

i'm glad gaya penulisan kak ziggy way better nowadays. but this debut novel isn't that bad either
Profile Image for Danis.
112 reviews2 followers
April 19, 2025
2,4/5⭐️
Entahlah ini karena seri Fantasteen yang emang biasanya halamannya dikit & alurnya cepat, tapi menurutku ini alurnya terlalu cepat. Novel ini kebantu sama cara nulisnya Ziggy sendiri yang membuat nyaman. Karakter terlalu banyak dengan konflik yang belum ada hint sampai pertengahan buku, menurutku agak dipaksakan aja. Dialog yang gak ada bedanya antara teman sendiri atau senior. Yah, mungkin ini karena masih masa awal-awal menulis.
Profile Image for el.
6 reviews1 follower
August 7, 2022
buku ini "ok" aja sih, mirip cerita harry potter. dan endingnya okok aja, yang disayangkan mungkin cuman character develop si karakter utama kurang menonjol aja dibandingkan karakter pembantu. malah lebih tertarik sama karakter" lain dibanding sama karakter utama. just ok untuk buku fantasteen iniiii
Profile Image for Shofiya Hakim.
27 reviews
March 7, 2021
Awal baca synopsis udah ngrasa buku ini bakal mirip-mirip sama cerita-cerita dunia sihir ala Harry Potter. Tapi Ziggy bisa bikin hal yang khas dari tulisannya untuk mengalihkan fokus kita dari Harry Potter ke dunia sihir milik Ziggy sendiri. 👍🏻👍🏻
Profile Image for Irma Nurhayati.
138 reviews4 followers
November 6, 2022
Ceritanya mirip sama Harry Potter. Bedanya ini yang jago sihir orang Asia semua atau keturunan Asia. Karakternya banyak banget, sempet dibuat bingung. Tapi karena cerita inti gak beda jauh sama Harry Potter jadi lebih terbantu lah.
Profile Image for dazero.
2 reviews1 follower
April 22, 2023
Di bagian awal cukup membosankan sebenarnya, apalagi banyak istilah dan nama karakter yang banyak. Terlebih tidak dijelaskan secara gamblang juga. Namun, masuk ke halaman 100 lebih, sudah mulai menarik.
Profile Image for Destiny.
3 reviews
April 18, 2022
SERUU BANGEET!! baca ini cuma sekali duduk dan selesai🤩
Profile Image for Suci Noorjannah Novianti.
179 reviews3 followers
March 24, 2023
Terlalu banyak karakter dan tokoh utamanya kurang menonjol. Terus menurutku kurang kuat juga penokohannya, jadi bingung pas baca. Mantra-mantranya juga banyak banget dan kurang memorable imho.
Profile Image for Unn Lovegood.
259 reviews1 follower
August 22, 2023
2,8/5🌟
(📚92/100)

Narasinya oke. Ide ceritanya oke. But eksekusinya menurutku masih kurang mateng.

@unn.withbooks. 🌻
Profile Image for Raisa Genady.
14 reviews
May 17, 2025
huge shout out to my 3rd grade best friend YUNITA that lend me this book and changed me forever <3
Profile Image for Laven.
347 reviews14 followers
October 19, 2022
Kalau ingin membaca semua karya kak Ziggy mungkin ini bisa diskip saja. Aku sendiri sebenarnya bingung dengan cerita ini, siapa sih tokoh utamanya? Kalau dari sinopsis yang ada sih Hani, tapi sepanjang cerita aku merasa bahwa Hani sendiri minim sekali kehadirannya dalam buku ini. Anggaplah Hani sebagai 'orang belakang' tapi rasanya tetap kurang puas. Lalu apakah aku terlewat ya, tapi siapa nama penyihir yang diterima Hani? Apa dia kurang berkontribusi dan tidak melewatkan waktu sekolahnya dengan baik?
Profile Image for ama ૮ • ﻌ - ა.
128 reviews14 followers
July 28, 2021
3.4/5

shout out to kak ziggy yang bisa bikin cerita yang seru, dan plot yang rapi!

tapi, sorry to say, buat aku yg tumbuh besar baca harry potter, this is more like harry potter but make it simple and short👉👈 mungkin cerita tentang sekolah penyihir plotnya kayak gini gini aja, tapi i believe kak ziggy can do better than this. beberapa yg bener bener ngingetin aku ke harry potter tuh, bagian duel, ruang rekreasi, dan tentunya sekolah sihir yang 'dirahasiakan'.

tapiiii despite of the similiarity (karna kayaknya buku buku tentang penyihir bakalan selalu dibandingin sama harry potter, jd masih termaafkan deh😆), ceritanya seru! kalo harry potter dikasih tau lewat surat, avalon mah langsung nyulik calon peserta didiknya wkwk😆 ceritanya rada ketebak tapi tetep enjoyable, penulisan kak ziggy menunjang cerita ini juga sih.


dan OH IYA adelfo english sama axel stole my heart soalnya gemes banget!
This entire review has been hidden because of spoilers.
141 reviews19 followers
January 18, 2015
([ Artrevoir's Short Review ])

Aku mungkin penggemar Fantasteen dulu waktu masih seumuran SD mungkin? Banyak memburu buku-buku Fantasteen yang seru. Dan Wonderworks lumayanlah :)

Overall, ceritanya simpel sih. Bercerita tentang Hani Kalista, yang memasukki dunia Avalon (bener gak sih?). Pokoknya gitudeh. Nah, si Hani ini bisa sekolah di dunia sihir ini karena keberuntungan. Bahkan keberuntungannya itu dapat menentukan keberadaan dunia sihir ini.

Secara alur dan konsep, penulis mampu menyajikannya dengan cukup baik. Ada beberapa adegan yang tidak berhubungan dengan inti cerita, dan sedikit membuatku terganggu karena gak ada hubungannya sama sekalii. Terus, ending nya kurang poooool. :D Agak mengingatkanku dengan Harpot. '-'

~~~
Wonderworks: Si Pemilik Keberuntungan by Ziggy Z.
Reviewed March 3. 2012's book.
Profile Image for Mega Yohana.
Author 1 book2 followers
July 19, 2012
Well, awalnya sih berasa keren, tapi mbaca ini bikin capek, soalnya penulisnya ngajak lari2 mulu, pas bagian adegan yg keren, tiba2 aja udah ber-apparate ria ke tempat laen, dg kondisi yg laen pula, jadi intinya, nih pengarang mau bikin pembaca ber-imajinasi semau gue tanpa ada batasan nih, mau ngebayangin yg kaya' gimana juga terserah pembaca.
Tapi, yah, tapi, bagusnya sih ada ilustrasinya juga, lumayan lah, daripada cuma barisan kata yg lari2 mulu kerjaannya.
-_-a
17 reviews
May 3, 2017
Untuk ukuran novel fantasi remaja, ini keren! Banyak maksud-maksud tersembunyi dari setiap kalimatnya. Ini udah kesekian kalonya saya baca ulang. Pokoknya salut sama kak Ziggy!
Displaying 1 - 25 of 25 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.