Rin Amami, a street dancer, has dreamed of being a singer, but his frog-like voice has always embarrassed him and convinced him that he didn't stand a chance, until he meets the Beatmen.
Uuuuurrrghh~~~ Shino itu dewasa sekaliiiiihhh yaaaahhh~~~ <333 Sosok Shino yang sepanjang 5 volume ditunjukkan sebagai sosok paling dewasa, tangguh, dan tabah (menghadapi empat bocah badung Beatmen lainnya), di jilid ini tampak sisi lemah dan galaunya ehehehe... Btw, saya suka bangeeeet (juga) sama cerita mereka sewaktu di sekolah. Ufufufu, adegan nguras kolam renang sekolah sambil nari dan nyanyi itu kayaknya asyik banget!
Btw, ini gak penting sih, tapi... saya selama ini dibuat bertanya-tanya: Kenapa kostum panggung Rin (bahkan waktu nguras kolam renang sekolah juga!) selalu-selalu-selalu terbuka perutnya? Kan otot perutnya yang super seksi itu jadi keliatan ke mana-mana!?? Sebagai emak(?)nya, saya gak rela Rin jadi korban pelecehan(?) para fangirl dan fanboy yang matanya haus(?) akan otot-otot kayak yang nulis review ini!!??
Rasanya pengin jadi sebaik Shino, deh. Dia tuh ga cuma baik, tapi beneran bisa diandalkan dan bisa menenangkan keadaan.
Bagian pas mereka berusaha keras belajar demi lulus UTS untuk membuktikan menyelesaikan rekaman, bikin lirik lagu sendiri, mengatasi konflik dengan ketua tim bisbol sekolah Kubokura, pemotretan album, dan asma Shino, beneran wholesome.
Makanya pas di volume berikutnya, penjualan CD mereka dihajar sama S-Fields, rasanya... hiiiiikkkks.... nyesek!
Volume ini begitu memorable karena ini komik Dragon Voice pertama yang kubeli sendiri. Volume sebelum-sebelumnya tadinya pinjem temen aja.