Cute little book on alchemy. VERY high level, almost annoyingly so. But, for $5 from the local bookstore, it's 57 pages have plenty of historical artwork to go along with what's being explained. Most useful when using the "Alchemists and Their Search" to decide which alchemist to do further research on.
buku ini berisi hal-hal yang terkait dengan alkemi, yang disebut sebagai "ancient art on smelting iron and other metals" dan diharapkan bisa menghasilkan logam-logam mulia seperti emas dan perak. dasar perkembangan ilmu ini katanya adalah klasifikasi elemen aristoteles dan filsuf yunani lain yang membagi elemen dasar menjadi empat yakni air, udara, tanah dan api. hipotesis awalnya, kalau semua substansi merupakan kombinasi dari bagian unsur-unsur tersebut maka adalah memungkinkan untuk membuat substansi tertentu dengan mengombinasi unsur-unsur dengan proporsi dan formula tepat. disebutkan pula bahwa pada masa lalu alkemi dilihat sebagai ilmu pengetahuan rahasia yang hanya bisa dikuasai oleh ahli-ahli tertentu. beberapa orang yang dianggap menguasai ilmu ini adalah hermes trimegistus, albertus magnus dan roger bacon. ada legenda menarik tentang albertus magnus (kalo tidak salah). suatu saat setelah dia membiara di cologne, jerman, dia mengundang orang-orang terhormat termasuk william II untuk menghadiri jamuan pesta kebun saat musim salju! meski merasa agak aneh, orang-orang memenuhi undangan itu karena menghormatinya.tapi hal aneh terjadi, saat para tamu duduk, albertus menggumamkan sesuatu, kemudian semua salju hilang berganti bunga-bunga, burung dan angin hangat musim panas yang hilang lagi setelah perjamuan berakhir. ada juga cerita tentang bernard of treves yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk "philosophers stone" dan rahasia mengubah logam biasa menjadi emas.karena lahir dari keluarga kaya dia tidak mengalami kesulitan membangun lab, melakukan berbagai percobaan dan berkeliling eropa, mediterania dan timur tengah untuk memenuhi rasa ingin tahunya. saat umur 80 tahun dia bangkrut, tapi ada pedagang yang meminjaminya uang untuk membangun lab dan melnjutkan pencarian pada sisa usianya hingga kelaparan. namun katanua dia akhirnya menemukan rahasia itu dan menikmatinya.dia sendiri mengatakan tidak bermaksud mencari "philosophers stone" tapi menemukan sesuatu yang lebih penting, rahasia mencapai kebahagiaan. walau ada banyak kisah tentang alkemi dan alkemis, namun disebutkan bahwa pada akhirnya alkemi merupakan pencarian tanpa hasil.