Sejak Mak sakit, Didot memutuskan berhenti markir. Sepulang sekolah, Didot bergantian dengan kakak dan adiknya mengurus Mak. Mereka menunggui Mak, mengambilkan minum, makan atau obat. Didot sedih. Ia ingin sekali membelikan Mak buah apel. Agar, Mak cepat sembuh dan sehat. Tapi, apa daya? Didot hanya anak kelas lima SD. Walaupun demikian, Didot tetap berusaha... Nah, apa yang akan dilakukan Didot? Berhasilkah dia mewujudkan cita-cita mulianya? Bagaimana pula kesehatan Mak? Yuk, baca aja buku ini. Dijamin suka en asyik, deh! Novel Anak islami adalah fiksi untuk anak-anak yang dikemas dengan bahasa yang ringan, tetapi sarat dengan nilai-nilai pendidikan.
Novelnya bagus, bahasanya ringan, cocok untuk bacaan anak. Saya membaca buku ini saat usia saya 11 tahun. Dan merasa beruntung karena mendapatkan bacaan yang mendidik.
Novel paling serius saya pertama pas SD :D Terima kasih untuk penulis, mas Imam Risdiyanto, yang membuat saya jadi suka membaca buku dari mulai SD berkat novel ini :))