Jump to ratings and reviews
Rate this book

23:59

Rate this book
Tidak ada yang lebih menyakitkan ketimbang hubungan yang berakhir dengan penuh tanda tanya. Ketika kamu harus dipaksa ikhlas atas perpisahan yang terjadi tanpa kamu tahu apa yang salah dari hubunganmu kemarin. Dia pergi dan menghilang, tanpa mau memberitahumu alasan yang sebenarnya. Lalu, kamu akan dipaksa melewati hari demi hari dengan terus menyalahkan diri sendiri.

Apa kurangku?
Apakah dia tidak bahagia bersamaku?
Apa yang selama ini dia cari dan tak dia temukan di diriku?
Apakah selama ini aku tak cukup mampu untuk membuatnya bahagia?

Itulah perasaan yang selama ini Ami derita. Seorang gadis cantik bertubuh mungil yang dipaksa harus merelakan hubungannya bersama Raga berakhir, tanpa ada sedikit pun penjelasan yang dia dapatkan. Trauma, Depresi, kantung mata, rambut rontok, dan segala macam obat tidur harus dilaluinya selepas hari-hari sial pascaperpisahan terkutuk itu. Meski sulit, Ami tetap terus berusaha untuk melanjutkan hidupnya. Perjalanan penuh luka itu akhirnya membawanya ditemukan oleh seseorang yang baru. Yang lebih mencintainya. Yang tak pernah sekali pun pergi meninggalkannya. Mereka berdua mulai membangun cerita bahagia dan Ami perlahan mulai bisa mengikhlaskan Raga.

Namun, dua hari sebelum pernikahannya, Raga—lelaki yang selama ini diam-diam masih dicintainya—tiba-tiba hadir di keadaan yang benar-benar membuat Ami merasa hampir setengah gila. Seketika itu juga, semua pertahanan, dinding pembatas tinggi yang dibangunnya, dan semua usaha Ami untuk akhirnya bisa ikhlas itu, tiba-tiba sirna begitu saja.

Apakah pada akhirnya Ami berhasil menemukan jawaban atas segala pertanyaannya selama ini? Lantas, apakah Ami akan kembali bersama Raga, lelaki yang sudah melukainya teramat dalam, namun juga masih menjadi segala doa yang kerap ia layangkan dalam diam

Sometimes, the hardest goodbyes are the ones when things are still left behind, unsaid, unfinished, unforgotten; the ones that never actually ends.

236 pages, Paperback

Published January 1, 2023

34 people are currently reading
412 people want to read

About the author

Brian Khrisna

11 books371 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
65 (23%)
4 stars
107 (38%)
3 stars
79 (28%)
2 stars
17 (6%)
1 star
7 (2%)
Displaying 1 - 30 of 61 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
311 reviews243 followers
May 21, 2023
3.5 ⭐️
Selesaiiiii! Novel ini kurang greget di aku. Cukup nyesek sih apalagi bagian akhir ☹️. Tapi aku kok lebih suka cara bercerita di Kudasai yaa 🫣 emosinya kayak lebih dapat gitu. Dalam novel ini ada beberapa kata-kata baru yang masih asing dimataku, bagus sih jadi nambah kosa kata, tapi (lagi) terkadang aku merasa kata-kata itu seperti kurang tepat antara satu kata dengan kata lainnya gitu, jadinya terkadang ada kalimat yang lumayan nyesek di awalannya jadi bikin bertanya-tanya setelahnya karena nggak tau artinya apa, ini menurutku. Mungkin habis ini aku harus lebih banyak pelajari juga kosa kata baru.
.
They say you don’t know what you’ve got until it’s gone. The truth is, you knew exactly what you had, you just never thought you’d lose it. (Hal 3).
Profile Image for Danis.
114 reviews2 followers
June 19, 2023
3,3/5⭐
Just not my cup of tea.

Bukan maksud sok islami, tp ada bbrp yg gak aku suka:
1. Katanya Ami paling alim, tp dia hs pranikah.
2. Walaupun itu cuma mimpi Ami, Ami feels it like a reality. Habis bangun bukannya mandi besar malah lgsg shalat subuh. Ya walaupun di "mimpi" itu mereka sepasang pasutri.
Aku tau klo itu mungkin udah dinormalisasi sebagian besar masyarakat (walaupun mereka jg tau itu salah), tp di novel kan bisa gak usah bawa2 agama dgn perbuatan yg kyk gitu (tersirat sih dgn Ami yg shalat subuh).

Selain itu, the whole plot kyk sinetron romansa khas Indonesia. Di akhir juga knp Ami gak nanyain lgsg ke ortunya klo sebenarnya yg bermasalah itu ortunya. Trus si Athif sebenarnya jg udah tau masalahnya, tp di akhir dia jg nyalahin Raga.

Bagusnya buku ini ada di ilustrasi, klo bosen pas baca bisa diwarnai deh halamannya. Diksinya juga apik tp ada beberapa kalimat rasanya diulang2.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ayu Istiyani.
98 reviews6 followers
January 29, 2025
Oke, ini adalah novel tercepat yang berhasil saya tamatkan, mungkin karena ini agak tipis juga, jadi bacanya cepet. Tapi jujur saja, saya patah hati setelah baca ini. Ahh..entahlah mau dibilang happy ending atau sad ending? Kenapa kalo ga meninggal ya patah hati sih, Bang?

Pertama saya mau bilang, namanya bagus-bagus. Vinci Amicella & Ghaibika Ragamas 😍 Dan thanks to Bang Bri, udah kasih playlist lagu-lagu lewat novel ini.

Lagi-lagi tentang unfinished bussines. Ami dan Raga yang sudah dua tahun berpacaran, tiba-tiba putus tanpa alasan yang jelas. Ami yang susah move on karena tidak pernah mendapat penjelasan dari Raga, dan selang beberapa waktu, Ami akan menikah dengan laki-laki yang mampu menerima Ami-yang masih cinta Raga-

Sebenarnya konfliknya sederhana, tapi penjelasan yang akhirnya didapatkan Ami terasa unik. Saya bukan penikmat-bahkan cenderung belum bisa- dunia paralel atau yang sejenisnya. Tapi disini, closure yang didapatkan untuk Ami juga Raga lewat dunia paralel tetap bisa saya ikuti. Bahkan, porsi kebersamaan mereka dalam dunia yang berbeda itu cukup banyak. Dan kisah keduanya disana sangat manis 😍 Bahkan penyebab kenapa Raga harus meninggalkan Ami juga ada di situ. Terasa ganjil memang. Seperti ga nyata, tapi saat dia bertemu Athif, penjelasan dari dunia paralel tentang penyebab putusnya itu benar. Kaya aneh dan unik, tapi akhirnya saya terima-terima aja kalo cerita ini memang sedikit dibumbui fantasi.

Mungkin akan terdengar gampang, Ami kenapa sih, move on lah, toh udah mau nikah, pasangannya juga lebih baik. Tapi tetap saja, bagi Ami ternyata tidak sesederhana itu pemirsaaa. Jadi saya salut sama Aransyah yang bisa menerima Ami, padahal dia jelas-jelas tahu bahwa ada perasaan yang belum selesai antara Ami dan Raga.

Dan Athif, sahabat Raga yang ahh..dia lebih dulu tau penyebab mereka putus, tapi tetap berhubungan baik bahkan mendukung Ami. Dan menuju ending, part Athif ketemu Raga, saya suka dimana Athif keras sama Raga untuk meminta Raga pergi dan jangan kembali ke hidup Ami. Tipe sahabat yang kalo salah ya bilang salah.

"Sometimes the hardest goodbyes are the ones when things are still left behind, unsaid, unfinished, unforgotten, the ones that never actually ends."

-They say you don't know what you've got until it's gone. The truth is, you knew exactly what you had, you just never thought you'd lose it.-Page 3
-Tidak ada yang lebih buruk dari sebuah perpisahan yang masih menyisakan tanda tanya.-Page 27
-Sometimes it's better to just let things be, let people go, don't fight for any closure, don't ask for explanations, don't seek for something that keep you moving on from something that has already ended. Just let it go.-Page 36
-Salah satu hal paling sulit adalah tetap mencoba baik-baik saja di saat kau sendiri menyadari bahwa sebenarnya kau tidak.-Page 44
-Terkadang, dalam hal melupakan seseorang, membenci jauh lebih ampuh ketimbang menunggu kata ikhlas yang entah kapan datangnya.-Page 110
-Finally, they both fulfill their dreams, and they have to pay the price of not staying together, but are truly happy for each other. At some point, she realizes that some people can stay in her heart, but not in her life.-Page 225
Profile Image for aynsrtn.
533 reviews18 followers
August 21, 2025
Terkadang, semua memang tidak pernah masuk akal. Orang yang paling kamu cintai adalah orang yang juga paling mampu melukaimu. Dan sialnya, satu-satunya obat yang mampu menyembuhkan segala luka yang ditimbulkan oleh rasa sakit itu, hanyalah orang itu sendiri. (p.42)

Penulis yang satu ini apakah alergi dengan kebahagiaan? Apa itu kebahagiaan jika bisa sedih merana tercabik-cabik dan patah hati yang amat sangat? Hurt me truly, madly, deeply.

Sudah baca 4 buku beliau dan belum menemukan kebahagiaan dan kesenangan. Semuanya patah hati dan tertinggalkan dunia. Luar biasa. Manusia-manusia kuat pembaca novel Brian Khrisna—aku salah satunya.

Aku sudah sampai tahap menerima bahwa akan datang satu hari di mana kamu akan menikahi seseorang, dan itu bukan aku. (p.214)

Udah, Bang, udahhhh!!! 💔😭

23:59 seperti Museum Of Broken Heart yang dibuat dalam bentuk novel dengan genre magical realism–who broke you into the pieces. Sekian. Diterima patah hatinya.
Profile Image for Balqis Abdillah.
84 reviews3 followers
July 21, 2024
Judul Buku : 23:59
Penulis : Brian Khrisna
Penerbit : Mediakita
232 halaman

📿Bagaimana kenyataan buruk yang begitu menyakitkan tetapi menjadi indah walau hanya 24 jam di dalam mimpi?

📿Ami, wanita yang ditinggal begitu saja oleh kekasihnya yang bernama Raga tanpa alasan yang jelas. Ami mengalami depresi berat bahkan menyakiti dirinya sendiri. Tetapi semua orang di sekitarnya senang akhirnya Ami lepas dari pria brengsek yang bernama Raga. Ami kemudian dipertemukan dengan laki2 yang jauh lebih baik bernama Aransyah dan tak lama langsung memutuskan menikahi Ami. Aransyah cowok yang begitu sabar menyembuhkan luka Ami, bahkan saat Ami masih mencintai Raga padahal sudah bertunangan dengan Aransyah.

📿 malam dimana 2 hari sebelum pernikahan Ami dan Aransyah, Ami menelfon Raga ubtuk yang terakhir kalinya. Ia meluapkan semua emosinya kepada mantannya tersebut. Setelah itu, Ami tertidur akibat energi yang sudah habis ia luapkan di telfon. Saat terbangun, ia berada di rumah asing. Ia menjumpai Raga di kamarnya. Di saat itu, Raga mengatakan kalau ia adalah suami Ami.

📿Buku ini berhasil membuatku yang awalnya ikut terluka, kemudian bahagia sesaat, dan haru di akhir 😭😭. Relate banget sama kehidupan ku yakan. Karna emng pilihan orgtua itulah yg terbaik untuk anaknya. Walaupun pilihan anaknya nnti di masa depan akan bahagia. Tapi orangtua pasti gamau kalo anaknya susah di kehidupan pernikahannya🥹. Dan endingnya kayak film twenty five twenty one. Dibilang sad ending juga engga. Tapi sama2 merelakan. Aku kasi rate ⭐️4,7/5.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Titis Wardhana.
995 reviews14 followers
November 8, 2025
Capek bacanya T_T

Hubungan Ami dan Raga harus berakhir di tengah jalan karena Raga tiba-tiba memutuskan Ami tanpa memberi alasan yang jelas. Ami yang selama ini dikenal sebagai wanita sempurna, cantik, cerdas, alim (prett 😁) setelah ditinggal Raga menjadi berubah seratus delapan puluh derajat. Ami menjadi sosok pemurung, sering menangis, tidak bersemangat, depresi bahkan sampai mencoba bunuh diri. Sementara itu, Raga sangat sulit untuk ditemui untuk dimintai penjelasan mengapa dia memutuskan Ami.

Sampai Ami menjalin hubungan yang baru dan akan menikah, perasaannya terhadap Raga tidak berubah. Ami masih bertanya-tanya alasan Raga meninggalkannya, sampai suatu kejadian tak terduga akhirnya menjawab semua pertanyaan Ami.

Hampir tiap halamannya adegan Ami nangis2 dan gamon sama Raga, duh jadi capek sama eneg bacanya, kek nolep aja si Ami ini, padahal mah ada temen2nya yang nemenin dan selalu semangatin, tapi ya lagi2 move on nya sama cowo2 juga hehehe

Trus yg pas adegan bayar belanjaan di kasir, mereka ngomongin the first time they did it, seriously... ckckckckck the audacity

Banyak kalimat2 yang sama kyk quote2 yang sering kita liat atau baca itu, never thought that someone actually used them in real life during their conversation, jadi semacam kyk duh cliche bgt sih (imho)

Kebanyakan drama en ribet hehehe
Profile Image for Hirai.
210 reviews5 followers
October 13, 2025
“Tak pernah ada orang yang akan baik-baik saja setelah ditinggalkan tanpa alasan.”

Sebagian besar orang menganggap perpisahan dan kehilangan adalah akhir dari segala kehidupan sehingga tak ada lagi semangat, impian maupun rencana yang dirancang untuk melanjutkan perjalanan. Semuanya berhenti dan stuck di tempat maupun waktu yang sama, seolah dunia bergerak sendirian namun kita hanya diam di tempat dan semakin ditinggalkan.

Buku 23:59 bukan hanya sekedar buku yang mendeskripsikan luka yang tak sempat disembuhkan, cinta tak selesai maupun perpisahan yang dipaksakan, melainkan tentang penerimaan sesuatu yang tidak ditakdirkan untuk kita dan juga cara menangani kehilangan secara tiba-tiba. Kita semua tentu akan mengalami kehilangan bukan? Entah hanya terputus hubungan kontak atau bahkan terpisah untuk selama-lamanya.

Sebagai orang yang pernah mengalami kehilangan mendalam, aku sangat mengerti apa yang dirasakan Ami. Dunia seolah bergerak sendiri, tak pernah adil dan tak ada orang yang mengerti selain orang yang kita inginkan tersebut. Awalnya aku kira buku ini hanya fokus pada kisah galau dan cinta tak selesai namun ternyata dikemas dengan sentuhan universe lain dimana kebanyakan orang berharap bisa mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia di sana. Di sinilah aku menemukan inspirasi dan pengaruh luar biasa dalam hidup. Sejauh apapun kita pergi dari masalah pada akhirnya masalah itu akan tetap menghantui diri kita. Jadi, lebih baik hadapi dan selesaikan untuk mencapai ketenangan hidup. Cari tahu sebab akibat dan alasan yang jelas karena pada dasarnya tak ada orang yang benar-benar mau menerima hal-hal yang tidak pasti.

Penulisan latarnya jelas baik tempat maupun suasana yang ingin dibangun penulis. Begitu juga dengan gaya bahasa ringan, mengalir dan deskriptif diikuti beberapa kutipan untuk memperjelas perasaan yang ingin ditonjolkan penulis. Aku suka bagaimana pengembangan tokoh Ami dan Raga meskipun sebelumnya sempat tidak menyukai mereka. Karakternya berkembang ke arah lebih baik menuju pendewasaan sangat bagus untuk memberikan gambaran maupun tamparan realita kehidupan yang tak selalu berakhir indah.

Buku ini mampu mencapai tujuannya untuk membawa pembaca masuk ke dalam universe lain dan menemukan kehidupan tokoh lebih bahagia di sana. Dari sini aku berpikir, benar saja meskipun ada kehidupan universe lain namun bukankah kita juga akan menjalani kehidupan di dunia nyata yang berjalan saat ini? Bukannya memilih tinggal, tokoh utama justru kembali dan menghadapi semua rintangan yang terjadi. Buku yang mampu mengajak pembaca untuk naik roller coaster patah hati berkali-kali setiap sub-babnya. Buku ini sangat direkomendasikan untukmu yang suka kisah cinta patah hati, kesalahpahaman, cinta belum usai, cinta tanpa restu dan cinta habis di orang sebelumnya. Bukan hanya perihal menemukan cinta sesuai kehendak hati namun juga keikhlasan menjalani hal-hal pelik di dunia ini.

Mengapa Buku ini Menginspirasi?
Buku ini memberikan gambaran mengenai rumitnya masalah yang dihadapi di dunia nyata tentang kebimbangan hati dan ketetapan pelabuhan hati. Ada hal-hal yang bisa diterima namun ada juga yang harus diterima meskipun sebenarnya kita diberikan kesempatan memperjuangkannya. Belum pasti juga hal tersebut mampu menjadi milik kita. Semuanya tentang penerimaan, keikhlasan dan belajar dari semua kehilangan untuk bekal pendewasaan diri. Meskipun diberikan kesempatan pergi ke universe lain namun pada akhirnya kita hanyalah pecundang yang kabur dari masalah realita. Sejauh apapun kabur masalah itu akan terus ada kalau tidak diselesaikan. Tak selamanya dunia berpihak padamu karena masalah tak pernah memandang status sosial dan identitas seseorang. Meskipun universe lain terasa lebih meyakinkan namun ketika belum waktunya pergi lebih baik kembali ke dunia nyata untuk menghadapi semua rintangan yang ada apapun resikonya. Akupun juga pernah berada di dalam masalah sulit, kalau sudah begini pikirannya pasti lelah entah mau mengakhiri hidup atau pindah ke universe lain. Betapa pecundangnya aku saat menghadapi masalah? Buku ini berhasil memberikan tamparan mengenai ketakutanku itu.

Point Menarik dan Unggul:
• Detail masalah yang pelik dan konflik cinta habis di orang sebelumnya sehingga sulit membuka hati untuk orang baru. Sesuatu yang berakhir menggantung pasti membekas sehingga sulit digantikan.
• Ada sentuhan universe lain dimana kedua tokoh itu berbahagia dan diberikan kesempatan untuk berkomunikasi mengenai kesalahpahaman yang terjadi. Hal yang sulit itu bukan tentang menerima kenyataan namun harus beradaptasi dengan alasan-alasan mengapa keinginan itu tak pernah menjadi kenyataan.
• Pengembangan karakter Raga dan Ami yang berhasil menuju ke arah lebih baik (pendewasaan) bukan hanya berputar dalam lingkaran galau tanpa ujung.
• Tentang bagaimana menyelesaikan kisah cinta yang belum berakhir agar tidak menyakiti usaha orang baru yang hendak masuk membahagiakan kita. Kita harus selesai dulu jangan ajak orang lain ikut sedih atas kehilangan kita.
• Penulis mampu memisah kehidupan dari universe lain dan dunia nyata dengan simbol yang jelas sehingga tidak membingungjkan.

Pelajaran yang Didapatkan:
Sebuah pelajaran menuju pendewasaan tentang hal-hal yang mungkin sudah menjadi impian dan keinginan namun pada akhirnya tak bisa kita dapatkan. Bukan karena usaha yang menghianati hasil melainkan juga ada campur tangan takdir di dalamnya. Dalam hidup kita pasti akan bertemu dengan kegagalan dan keberhasilan dalam berbagai bidang dan kita dipaksa untuk selalu siap dengan hasil akhirnya meskipun sulit. Banyak orang menyerah ketika dunia tak berpihak padanya namun mereka lupa ada alasan lain mengapa Tuhan memberikan ujian tersebut pada kita agar lebih dewasa dan tahan banting menghadapi masalah lebih berat lainnya.

Untuk Siapa Buku ini Wajib Dibaca?
Kamu yang suka dengan bacaan ringan bertema patah hati, cinta terhalang dan cinta yang belum usia ditambah sentuhan fantasi universe lain mungkin akan suka dengan buku ini. Kisahnya menarik untuk disimak apalagi bagi yang pernah mengalami kegagalan maupun patah hati.

Profile Image for Leila Rumeila.
1,006 reviews28 followers
November 28, 2024
Actual 3.5⭐
Mau kasih rating 2.5, tapi karna endingnya hit hard, heartbreaking, jadi gue kasih 3.5.

Setelah tutup buku beberapa menit gue bengong dan mengandai2 kalau ada di posisi karakter2 utamanya. Entah harus pro atau con dengan keputusan2 yg dipilih, karna sama2 berat dan punya konsekuensinya masing2.

Sayang, obrolan & banter antara Ami-Raga menurut gue cheesy dan engga masuk dengan vibe di awal dan akhir plot. Kata2 candaan kasar seperti "taiklah..", "lo.." gue pribadi engga bisa relate dengan budaya hubungan yg kaya gitu.
Profile Image for ayam bakar.
12 reviews
May 25, 2025
berasa kayak pake narkoba baca buku ini alias what the fuck am i even reading. Ami terlalu berlebihan IMO, bagian awal buku pas dia nelfon marah-marah ke Raga bahkan gw gak bisa baca. its giving crazy ex gf and for what?? Ami gak relatable sama sekali padahal gw merasa ada potensial gw relate sama Ami but clearly she’s doing way too much.
DNF at page 80 something
Profile Image for nana lovegood.
37 reviews
December 14, 2025
《★~ ᑲ᥆᥆k rᥱ᥎іᥱᥕ ~★ 》


Judul: 𝟮𝟯:𝟱𝟵
Penerbit: Gramedia Widisarana
Penulis: Brian Khrisna
Halaman: 220 hal
𝐑𝐚𝐭𝐞: 4.8/5 ⭐

⊹₊˚‧︵‿₊୨ᰔ୧₊‿︵‧˚₊⊹


ᛝ⋆!🪷 Cerita ini, sekali lagi, mengajak aku menyelami duka. Duka yang datang ketika rencana masa depan yang sudah disusun rapi harus runtuh di tengah jalan, hanya karena orang yang ikut merancangnya memilih untuk pergi dan menyerah pada hubungan yang penuh angan-angan itu.

ᛝ⋆!🪷 Tentang Ami, yang hidupnya seolah berhenti sejak Raga pergi. Semua emosi dan perasaannya seperti ikut menghilang bersama lelaki yang pernah menjanjikannya seonggok kebahagiaan. Trauma, pertanyaan tanpa jawaban, dan rasa kehilangan membuat Ami terjebak pada satu hal yang sampai detik ini tak Raga berikan, sebuah closure yang pantas ia dapatkan. Raga meninggalkannya tepat di saat Ami siap mengorbankan apa pun. Meski orang-orang terdekatnya terus menyuruhnya untuk move on, kenyataannya hanya Raga yang selama ini benar-benar memahami tindak laku dan isi hatinya.

ᛝ⋆!🪷 Di sisi lain, hadir seorang lelaki yang dengan sopan mencoba mengisi ruang kosong di hati Ami. Ia berani menerobos trauma, meski Ami sendiri masih menguatkan perasaannya pada Raga. Sosok yang tampak sempurna, yang siap membahagiakan Ami dengan segala risiko yang harus ia tanggung. Hingga pada satu titik, keadaan tak terduga mempertemukan kembali Ami dan Raga.

ᛝ⋆!🪷 Sebagai pembaca yang selalu berusaha memahami alasan di balik tindakan seseorang, sejak awal aku yakin Raga pasti memiliki alasan atas kepergiannya. Meski begitu, aku sama sekali tidak membenarkan caranya yang membuat Ami hancur secara mental dan psikis. Aku juga percaya akan adanya dunia paralel, tempat setiap pilihan yang tidak kita ambil membuka kemungkinan lain di dimensi berbeda. Begitu pula kisah Ami dan Raga, yang perlahan dipahami lewat waktu, tepat di titik 23:59, detik-detik terakhir sebelum segalanya menemukan jawabannya.

ᛝ⋆!🪷 Sepanjang membaca, aku sempat merasa Ami terlalu mencintai. Namun pada akhirnya aku paham, kebahagiaan Ami memang hanya ia temukan pada sosok Raga. Ia adalah pengecualian dari segala tindakan Ami, satu-satunya tempat di mana Ami bisa menjadi dirinya sendiri, bahagia dan terbuka sepenuhnya.

ᛝ⋆!🪷 Buku ini juga menyadarkanku bahwa setiap manusia boleh merencanakan hidupnya, tetapi jangan lupa bahwa Tuhan pun telah menuliskan garisnya. Beberapa orang hadir hanya untuk tinggal di ingatan, bukan untuk menemani sepanjang hidup. Seberapa besar pun cinta kita pada seseorang, ketika sudah menyangkut rencana Tuhan, semua itu berada di luar kendali kita.

ᛝ⋆!🪷 Gaya bahasa penulis selalu berhasil membuat cerita terasa cantik dan emosional. Ada bagian-bagian yang terasa begitu dekat dengan realitas, tentang bagaimana kita sulit membenci orang yang jelas-jelas melukai kita, karena di saat yang sama, mereka jugalah yang menjadi obat dari rasa sakit itu.

ᛝ⋆!🪷 Menurutku, buku ini sangat cocok dibaca oleh mereka yang masih terjebak di masa lalu, yang belum menemukan alasan untuk melangkah maju, atau yang kesulitan melihat masa depan. Karena pada akhirnya, yang paling dibutuhkan bukanlah jawaban, melainkan penerimaan. Menerima takdir Tuhan dengan lapang, meski sering kali jalannya jauh berbeda dari apa yang kita rencanakan, dan mungkin justru lebih baik.
Profile Image for Nareekha.
6 reviews
August 28, 2025
Di awal kita diperlihatkan bagaimana hancurnya Ami setelah ditinggalkan Raga. Bahkan, karena Ami sebegitu menyedihkannya, teman-teman dan tentunya keluarga Ami jadi sangat membenci Raga. Awalnya, aku tuh bingung banget sama cerita disini, kok diawal udah sedih aja. Aku sebagai pembaca juga kayak ngerasa frustasi, ini sebenernya ada apa sih sama Raga? Kenapa Raga tiba-tiba menghilang dan ninggalin Ami. Aku juga ngerasa kasihan sama Ami yang pasti dia ngerasa sedih, ngerasa insecure karena ditinggalkan tiba-tiba. Ami di dalam buku ini memang terlihat sangat kecintaan banget sama Raga, mungkin karena Ami merasa bisa menjadi dirinya sendiri jika berada di dekat Raga.
𓍢ִ໋
Namun, saat masuk ke universe lain. Dimana Raga dan Ami adalah pasangan suami istri, jujur aku ngerasa seneng ngeliat mereka bersama. Di universe ini, awalnya Ami sangat ketakutan karena di dunia nyata, Ami dan Raga sudah tidak bersama. Namun, saat dijelaskan dan ditenangkan oleh Raga, akhirnya Ami mengerti bahwa di universe ini, ia hanya sementara dan waktu yang digunakan di universe ini bisa dilihat dari jumlah manik-manik yang ada di gelang Ami.
Tidak mau melewatkan kesempatan untuk bersama Raga, Ami pun memutuskan untuk menikmati waktunya di universe ini bersama Raga. Namun saat Ami sedang menikmati waktunya, Ami pun mengetahui kebenaran yang menjadikan alasan Raga dulu meninggalkannya.
𓍢ִ໋
Walaupun bukan Raga yang ada di dunia nyata, yang menjelaskannya, namun penjelasan Raga di universe ini sangat membantu Ami untuk terlepas dari berbagai macam beban yang selama ini ia rasa. Tapi di lain sisi, Ami juga merasa sedih ketika mengetahui alasan penyebab Raga meninggalkan dia. Raga dan Ami adalah dua orang yang saling mencintai, namun takdir sangat sulit untuk menyatukan mereka berdua.
𓍢ִ໋
Di buku ini menurut aku, awalnya agak lambat. Karena mungkin fokus untuk menunjukkan rasa sakit yang dialami oleh Ami. Yang bikin aku terus penasaran selama membaca buku ini adalah karena masa lalu Raga dan Ami dijelaskan secara perlahan-lahan. Di buku ini juga lebih menunjukkan konflik batin yang dialami tokoh utamanya. Sejujurnya aku masih nggak tau ini masuknya sad ending atau happy ending. Mungkin ini tergantung pendapat masing-masing orang yang baca aja yaaa.
𓍢ִ໋
Buku ini cocok buat kamu yang mau cerita romance ringan, yang lebih mengutamakan suasana hati tokoh utamanya.
1 review
June 26, 2023
Title : 23.59
Author : Brian Khrisna
Publisher : mediakita
Year of publishing : 2023
Pages : 231
ISBN : 978-979-669-2

One of the hardest things to do is pretend to be okay when you yourself realize that you are not. It is not easy for Ami to be blind to the pain, depression, and crazy things happen in her life after he left. She was forced to accept her breakup without understanding what was wrong with their relationship. He just put a large question mark over the relationship, which ended abruptly for no apparent reason. Ami suffered alone by trying to hate the man she loved so much. But what she did instead was come to meet this man to expect him back. She only found herself increasingly depressed by what she gained from meeting him. Her life is a mess without him. One day she trying too hard to get away from this man, and she finally met a new kind hearted one. The one who always on her side in her best and worst. But then, her past come back in her life. Raga face her again in her way to delete him in memory. But the feeling was too strong that made them become what they always wanted to be.


This book tells about a worst goodbye with unclear explanation. Different from the other book, the author tries to confusing readers with sudden plot changes. The reader is initially confused about the incident that suddenly jumps in a different story from the previous one. the setting and story that comes from the future slightly confuses the reader, but also feels relieved by the end of the main character's painful journey at the beginning of the story.


This book is easy to understand and light to read casually. For the romance genre, the story of this book is light but makes you curious to know how it will end. To read this book, readers do not need to think hard about the contents of the book. So, I recommend this book for readers who like light stories.
Profile Image for Mela Maharani.
5 reviews
February 16, 2026
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ (Actual: 4.8)

Sebenarnya aku gak pernah menobatkan diriku yang suka dengan genre multiverse begini dan jujyurrrr di awal rasanya ngantuk banget, aku gak nyangka buku ini bakal jadi salah satu favoritku. Kupikir novel klise tentang dua sejoli yang… yaudah gagal aja hubungan mereka karena si cowoknya brengsek. Sempat berada di tim Ami, karena memang udah biasa di kehidupan nyata ngeliat cowok yang tiba-tiba ghosting gak peduli udah seberapa lama hubungannya. Gak relate sama kisahnya tapi aku bisa cukup berempati karena mungkin sama-sama perempuan. Aku pikir bakal ngalamin reading slump karena ngantuk banget, sampai akhirnya masuk ke bab pertemuan Ami dan Raga, memulai cerita aslinya yang awalnya aku gak ngerti, kok bisa?

Oh iya, FYI, Ami sebenarnya sudah punya hubungan baru dengan orang lain, Aransyah namanya. Tapi tetap saja, Ami yang masih penasaran karena Raga tiba-tiba ninggalin dia, ngebikin semuanya masih terasa seperti hantu bagi Ami. Jadi Aransyah sakit, jadi Ami sakit, jadi Raga? Awalnya aku kesel sih ya, tapi ternyata, gak kalah sakit juga berada di posisi dia.

Aku gak ngerti apa karena penulisnya cowok, banyak part yang menggambarkan perempuan khas dari sudut pandang cowok. Cuma itu gak jadi poin utama sih, karena aku ikutan happy juga Ami punya kesempatan buat menyelesaikan apa yang jadi teka-teki dan rasa sakitnya selama ini. Bukan Brian Khrisna juga namanya kalo kita gak dibuat terombang-ambing, yang awalnya senang, tapi diingatkan lagi bakal ada tangis di halaman berikutnya.

Sampai di akhir, karena memang dikasih waktu yang terbatas untuk pertemuan Ami dan Raga, dan juga untuk menghormati Aransyah yang juga sudah ada di kehidupan Ami yang sekarang (mereka juga sebentar lagi bakal nikah, h-3 kalo gak salah), jadilah pertemuan Ami dan Raga harus selesai, tanpa dendam sedikitpun di antara keduanya.
Profile Image for Dina Meiladya.
38 reviews
October 24, 2025
Ada hati yang tak mampu berhenti untuk mencinta di saat yang lain seolah pergi tanpa aba-aba. Adakah waktu yang mungkin tersisa untuk jawaban dari sebuah kata “mengapa”?

Novel ini bercerita tentang dua puluh empat jam yang dimiliki Ami untuk hidup bersama Raga di dunia yang berbeda. Pada kenyataannya, Raga adalah seseorang yang hilang dari hidup Ami tanpa pernah memberi alasan ‘kenapa’. Dan waktu ini adalah kesempatan terakhir Ami untuk menemukan jawaban dari segala pertanyaan yang ia simpan.

Dengan alur maju dan sudut pandang orang ketiga, novel ini akan membawa pembaca mengalami patah hati terdalam seorang wanita yang ditinggalkan oleh lelaki yang paling dicintainya. Bagi Ami, bagian tersulit bukan hanya sekadar untuk bangkit, tapi mencoba berjalan kembali tanpa pertanyaan-pertanyaan yang menghantui. Sedangkan bagi Raga, ada rahasia yang harus ia jaga demi orang yang sangat dicintainya. Keduanya berkorban dengan sangat menyakitkan. Dan rasa itu akan sampai jika kita punya cukup waktu untuk mendengarkan.

Romantis yang menyiksa. Aku rasa tiga kata ini adalah kombinasi yang paling tepat untuk menggambarkan kisah cinta Ami dan Raga di novel ini. Rasanya aku pengen bilang ke mereka “NGOMONG dong NGOMONG!!!” Kalau dari awal dikomunikasikan kan Ami gak akan segitu hancurnyaaa~

Review lebih lengkap bisa main ke blog aku di sini yaaa~ https://www.dinameiladya.my.id/2025/1...
10 reviews8 followers
May 1, 2023
23.59

24/04/23-26/04/23
⭐️ 3,9

Buku yang menjelaskan tentang sepasang kekasih, dan perempuan yang ditinggalkan oleh laki laki tanpa sebab. Perempuan yang selalu menangisi, memikirkan laki laki terebut karena ia sangat sangat mencintai pria tersebut. Perempuan tersebut merasakan taruma, depresi, harus meminum obat tidur secara berlebihan.

Sangat menyakitkan baginya. Perempuan tersebut bernama Ami. Ami ini sangat bertanya tanya kenapa kejadian ini terjadi padanya dan terus menerus untuk mencari pria tersebut. Tetapi tidak ada jawaban pasti yang menjawabnya. Ketika dia terlelap dari tidurnya ternyata dia berada di dunia lain. Dan apakah di dunia lain itu Ami bisa tahu jawabannya?

Awalnya bingung banget karena gak expect tiba tiba cerita nyaa kaya gini... Sangat diluar ekspetasi ketika alurnya tiba tiba berbeda, rasanya "Hah, ini kenapa sih, ini tuh gimana sih ceritanya" Dibikin bingung. Dibikin bingung pas setelah Ami melihat polaroid terus ia terlelap, tiba tiba semuanya berbeda. Dan bagian situ lah kita akan mengetahui kenapa si pria itu meninggalkan Ami.

Bukunya lumayan page turner, bahasanya gampang dipahami, tapi kaya sedikit aneh aja sih kaya tiba tiba ceritanyaa kaya gituu.... 😅 terlalu di luar nalar aja kalau benar benar kejadian di dunia nyata...
Profile Image for Dinda Dola.
16 reviews
February 10, 2024
Tertarik untuk membeli buku ini dikarenakan oleh blurbnya. Setelah baca blurbnya saya berpikir, oh buku ini akan sedih dan menceritakan perjalanan moveon dari FL. NAMUN, salah besar saat membaca bukunya.

Buku ini menceritakan tentang Ami yang secara mendadak diputuskan oleh sang kekasih, Raga. Ami sangat menderita karena Raga tidak memberikan alasan yang jelas kenapa ia memutuskan hubungan ini. Lalu sampai dimana Ami dilamar oleh seseorang yang membantunya untuk melupakan Raga. Namun seberusaha apa pun Ami untuk melupakan Raga, ia tetap tidak bisa menerima kenyataan tersebut. Hingga dimana Ami terbangun dari tidurnya dan secara mendadak dia dan Raga sudah menjadi pasangan suami istri. Di sini yang menarik, buku ini berubah menjadi genre fantasi dimana FL, Ami, pergi ke dunia dimana dia dan Raga menjadi suami istri. Selama di dunia tersebut Ami menikmati menjadi istri sementara dari Raga dan menemukan jawaban kenapa Raga memutuskan hubungan tanpa alasan. Buku ini sangat menarik, karena cara penyembuhan dan menemukan jawaban untuk Ami dibuat padat serta berbeda. Alurnya juga tidak terlalu lambat dan setting waktunya dijelaskan hanya terjadi dalam waktu semalam. Premis cerita yang dikemas dengan menarik.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Gian Nash.
19 reviews
July 21, 2025
"Jika tiba-tiba Tuhan memberimu kesempatan untuk menghabiskan satu hari bersama seseorang yang paling kamu sayangi, apa yang akan kamu lakukan dalam waktu sesingkat itu?"

Entah kenapa buat gue ceritanya terlalu terburu-buru, kita jadi gak kenal sama tokoh-tokohnya apalagi sama Si Raga. Mungkin karena judulnya juga udah mepet ye 23:59 hehe. Buat ciri khas Brian Khrisnanya masih melekat sih dengan isu-isu yang deket banget sama kehidupan.

Meski tergesa-gesa namun banyak hal yang bisa didapet dari buku ini. Tentang keberanian buat ngambil langkah, menerima segala konsekuensi & merelakan apa yang tak bisa dimenangkan. Tugas selanjutnya adalah bertahanlah sedikit lebih lama, tumbuhlah liar serupa gulma. Lah jadi lagu bersemi sekebunnya ERK wkwk


Kalo lo suka romance, buku ini sangatlah cocok dibaca. Meski 200an lebih halamannya namun akan terasa cepat berlalu hingga tiba diujung halaman, iya dong masa tiba di stasiun manggarai.
Profile Image for Ranbarr.
6 reviews
March 23, 2024
Awalnya rada bosen gitu di awal cerita ngadepin si Ami yang gamon ga kepalang. Kaget juga sih saat di tengah cerita, tiba-tiba malah pindah ke semacam dunia lain gitu yang mana bisa ketemu sama si Raga, mantannya.
Jujur, ceritanya cukup manis saat di tengah cerita. Jokes ala Brian Khrisna juga masih kerasa. Tapi di sela-sela itu, ada beberapa kata-kata arif yang kosakatanya masih asing di telinga. Entah aku yang kurang literasi atau bagaimana ya?
Untuk ending, ya lumayan. Meskipun sedikit nyesek saat part Ami harus pulang ke semestanya, pada akhirnya Ami dan Raga memang tidak ditakdirkan untuk bersama di alam ini.
Oh ya, lagu-lagu yang ada di novel ini juga bagus-bagus dan lumayan memorable untuk diinget bareng kisah mereka.

Tapi overall, novel ini cukup. Dibilang jelek ngga, dibilang bagus juga ya mayan lah. Novel ini cukup untuk nemenin kalian di waktu senggang.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Alfa the Bookish.
54 reviews
January 13, 2026
Kisah romansa getir antara Raga dan Ami yang tidak disetujui oleh orang tua Ami, berakhir dengan Raga meninggalkan Ami tanpa memberikan alasan. Dua hari jelang pernikahan Ami dengan laki-laki lain, Ami terbangun dari tidur dan mendapati dia dan Raga sudah menjadi suami istri. Sebuah dunia parallel? Ataukah hanya mimpi? Namun, setelah terbangun dari kejadian ini, Ami akhirnya bisa menerima alasan Raga meninggalkannya.

"Terkadang, semua memang tidak pernah masuk akal. Orang yang paling kamu cintai adalah orang yang juga paling mampu melukaimu. Dan sialnya, satu-satunya obat yang mampu menyembuhkan segala luka yang ditimbulkan oleh rasa sakit itu, hanyalah orang itu sendiri." (p. 42)
Profile Image for Alana.
47 reviews
November 23, 2024
awalnya gue kira gue suka buku ini karena relate sama diri gue yg baru putus, dan gue kira gue nangis dan terbawa perasaan cuma karena gue relate aja taunya engga, setelah gue balikan pun gue ttp nangis baca ini hahahaha

soal gaya penulisan menurut gue di bagian awal ke tengah banyak banget hal hal yg unnecessary, tp dr tengah ke belakang udh gada dan dikit sih, makin bagus

gue kurang suka endingnya, bukan karena mereka ga endgame, tp karena apa ya, ami nih masih cinta banget sama raga dan tindakan dia di pernikahan menurut gue jahat sih ke calon suaminy, lebih baik mereka balikan dah, walopun outcomenya gt atoga ya mupon dlu bbrp lama, klo ini kan masi blom mupon banget
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Raden Rubby.
9 reviews
November 13, 2025
Wow. Wow. Dan Wow.

Kisah dan buku paling realistis yang pernah ada, i've been there, and i know for sure what Ami felt. Sangat amat realistic. Is it that hurt? Yes. What Ami felt is so relateable dan yang dilakuin Raga juga sangat realistis yang which means ngebuat cerita ini jadi BAGUUUUUSSSSSSSS BANGEEEEETTTT!!!!

4/5 karena somehow cara mereka ketemunya kurang mantep tapi overall SO SO SO SOOOOOO GOOOOOODDD. 4/5 juga karena ekspetasiku buku ini bakal SEDIH gede, ternyata sedih kecil dan gak membuatku nangis.. (Personal reason WLP)

Raga dan Ami really deserve happiness in their own way, kalau jadi Raga aku belum tentu sekuat dia. Brian!!! Tulisannya gokilll bikin pgn beli karya lain!!
8 reviews1 follower
January 22, 2026
jujur di bawah ekspetasi ahahaha nyelesaiin novel ini cepet banget, gak sampe 5 jam. ceritanya ringan sih, cuman agak kurang suka sama karakter ami yang unrealistic kaya dia sebucin itu woi stop banget gak sih ami, jangan terlalu ngejar cowo yang emang gak mau ngelanjutin 😭, jujur kalau nemu temen jenisan ami, aku geplak ampe sadar sendiri. bagian serunya itu pas mulai di awal ami masuk dunia paralel, dari situ aku dah bisa mulai enjoy baca. tapi pas balik ke realita, dahlah. aku ngerti sih kenapa raga gak mau ngasih tau alasan putus, ya orang si aminya aja begitu apa apa histeris... sumpah ke psikolog
Profile Image for Lingua Gumilang.
42 reviews
October 28, 2025
Ceritain soal Ami yang mau nikah sama Arransyah tapi sebenernya belum sepenuhnya move on dari mantannya, Raga. Ami bener2 depresi pas putus tanpa penjelasan dari Raga. H-2 pernikahan, tiba2 Ami bangun dan dalam keadaan dia udah jadi istri Raga. Tapi sayangnya itu hanya bertahan 23 jam 59 menit.

Baca ini pas jaga malem dan langsung habis saat itu juga. Halamannya dikit cuma 221 jadi cpt bacanya. Suka sihh ini karya ka Brian kedua yg kubaca. Ceritanya nyesekkk, ada lucunya tipissss
Cuma yahh agak sebel sm Ami yg gabisa moveon2 dari Raga pdhl udh disakitin

Yaaa 3.5/5 lahhh oke buat dibaca
Profile Image for Cristy Maharani.
1 review
November 19, 2025
sesak di dada. satu kalimat yang sangat menggambarlan buku 23:59 ini. sebuah kisah tentang dua orang kekasih yang saling sangat menyayangi tapi harus berpisah dengan banyak pertanyaan di kepala.

aku suka cara sang penulis menceritakan kisah tersebut dengan lembut dan sangat bisa dinikmati setiap tulisan yang ada. bukan yang tergesa-gesa tapi dengan perlahan bisa menjawab semua pertanyaan yang ada. salah satu novel romance yang ringan dan seru untuk bisa dibaca. sangat direkomendasi untuk semua teman-teman yang ingin membaca novel genre romance — sad ending.
Profile Image for Tazkya Aulia.
97 reviews
December 15, 2025
Untuk Raga, tolong komunikasi. Ko-mu-ni-ka-si! Ada yang namanya closure, jangan seenaknya dong kasian banget Ami :(

Yah, perpisahan itu menyakitkan sekaligus mengajarkan kita betapa tidak semua hal harus kita miliki. Seseorang bisa begitu patah hati sepeti Ami yang ditinggal tanpa alasan, tetapi kita harus tetap menerima dan mengikhlaskan. Kadang seseorang itu hanya cukup ada di hati kita, bukan di hidup kita.

Kita harus bisa!! Harus bisa berpisah dengan hati yang ringan dan tidak menyesali lagi semua keputusan yang telah dibuat.
Profile Image for ars.
9 reviews
January 18, 2026
unexpected banget.

saat pertama kali baca, awalnya aku kira ini cuma semacam novel wattpad yang ditulis anak smp karena ceritanya sangat klise. tapi setelah baca lebih lanjut, di pertengahan buku berhasil ngebuat aku sedih dan nangis. bahkan, di endingnya bisa ngebuat aku lega walaupun itu bukanlah ending yang terbaik yang aku harapkan.

lagi lagi bahasa yang dipakai sangat mudah dimengerti, buku ini cocok sih kalau sedang ingin baca yang ringan-ringan.
Profile Image for Raisa Dewi.
22 reviews
March 21, 2025
Ada banyak quotes yang memorable dan memang diperuntukkan bagi pembaca dewasa. Walaupun endingnya so-so, bahagia tidak, sedih juga rasanya tidak ya. Tapi kenyataannya kadang benar seperti sajak terakhir di halaman terakhirnya, tidak semua yang hadir di hati dan pikiran kita, juga harus hadir terus menerus di hidup kita.
Profile Image for Qisty Suryasaumi.
27 reviews
May 24, 2025
Aku baca bukunya nggak lama. Dari awal baca sinopsis nya udah nyesek. Berasa kayak "kenapa di kehidupan yang cuma sekali ini, mereka gk bisa sama sama?". Semoga orang yang mencintai (saling mencintai) di dunia saat ini namun tidak bisa bersama, akan ada dunia lain tempat mereka akan bersama. Ide cerita nya menarik sekali.
Profile Image for woodie.
30 reviews
December 6, 2025
jatuh hati sama covernya, tapi maaf ya bang bri untuk pertama kalinya aku ga begitu suka dengan cerita di dalam bukunya, tapi aku tetap habiskan bukunya dan ada pesan yg bisa diambil dari buku bang bri.

"Ada sesuatu yang tak mungkin kamu dapatkan lagi,
tidak peduli sebesar apa penyesalanmu,
tidak peduli sekuat apa kamu berusaha,
tidak peduli, telah sekuat apa kamu berdoa."

—hal. 223
Profile Image for Veri Galih.
18 reviews
January 9, 2026
mwehehehe...

Yah, mungkin aku bakal ngemaklumin si Ami, efek setelah diputus secara sepihak bahkan ditinggalin tanpa alasan yang jelas itu. Memang sih bisa bikin orang yang awalnya baik-baik aja jadi depresi berat...

Yah, pesan yang dapat diambil dari sini sih, yang terjadi biarlah terjadi aja sih ya...
Displaying 1 - 30 of 61 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.