Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ketika Cinta Bertasbih: Episode 1

Rate this book
Entah kenapa tiba-tiba ia merasa berdosa. Ia merasa berdosa dan jijik pada dirinya sendiri yang begitu rapuh, mudah terperdaya oleh tampilan luar yang menipu. Ia jijik pada dirinya sendiri yang ia rasa terlalu cair pada lawan jenis yang belum halal baginya. Ia hairan sendiri kenapa jati dirinya seolah pudar saat berhadapan atau berdekatan dengan Eliana. Apakah telah sedemikian lemah imannya sehingga kecantikan jasadi telah sedemikian mudah menyihir dirinya. la beristighfar dalam hatinya. Berkali-kali ia meminta ampun pada Dzat yang menguasai hatinya.

Azzam meratapi kekhilafannya dan memarahi dirinya sendiri. Dalam hati ia bersumpah akan lebih menjaga diri, dan hal yang menistakan seperti itu tidak boleh terjadi lagi. la juga bersumpah untuk segera menemukan orang yang tidak kalah hebatnya dengan Eliana, tapi bertudung litup, solehah, boleh berbahasa Arab dan berbahasa Inggeris dengan fasih. Kalau terpaksa gadis itu orang Mesir tidak mengapa. Yang jelas rasa terhinanya harus ia simakan.

la harus menemukan kembali kehormatannya sebagai seorang Azzam yang memiliki harga diri. Meskipun masyarakat Indonesia di Mesir mengenalinya hanya sebagai tukang masak atau penjual tempe, tapi harga diri dan kesucian diri tidak boleh diremehkan oleh siapapun juga. la yakin akan memperolehi isteri yang lebih jelita dari Eliana, dan lebih balk darinya. Ia yakin itu tekadnya. Ia ulang-ulang tekad itu dalam hatinya. Ia rajut dengan doa. Ia bawa tekad itu ke dalam tidurnya. Ke dalam mimpinya. Dan ke dalam alam bawah sedarnya.

477 pages, Paperback

First published January 1, 2007

221 people are currently reading
2045 people want to read

About the author

Habiburrahman El-Shirazy

28 books1,353 followers
Kang Abik, demikian novelis ini biasa dipanggil, adalah sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dikenal sebagai dai, novelis, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei. Karya-karya fiksinya dinilai kental nilai Islaminya dan mendorong semangat para pembacanya.

Selama di Kairo, kang Abik banyak menulis naskah drama dan menyutradarainya, di antaranya: Wa Islama (1999), Sang Kyai dan Sang Durjana (gubahan atas karya Dr.Yusuf Qardhawi yang berjudul ‘Alim Wa Thaghiyyah, 2000), Darah Syuhada (2000).

Beberapa karya terjemahan yang telah ia hasilkan seperti Ar-Rasul (GIP, 2001), Biografi Umar bin Abdul Aziz (GIP, 2002), Menyucikan Jiwa (GIP, 2005), Rihlah ilallah (Era Intermedia, 2004), dll. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi Ketika Duka Tersenyum (FBA, 2001), Merah di Jenin (FBA, 2002), Ketika Cinta Menemukanmu (GIP, 2004), dll.

Karya-karyanya:
Ayat-Ayat Cinta (2004)
Di Atas Sajadah Cinta (2004)
Ketika Cinta Berbuah Surga (2005)
Pudarnya Pesona Cleopatra (2005)
Ketika Cinta Bertasbih 1 (2007)
Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007)
Dalam Mihrab Cinta (2007)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1,954 (28%)
4 stars
2,236 (32%)
3 stars
1,902 (27%)
2 stars
609 (8%)
1 star
181 (2%)
Displaying 1 - 30 of 514 reviews
Profile Image for Nicegreen.
30 reviews16 followers
February 15, 2008
Membaca Novel ini membuat kita seolah-olah berada di Negeri 1000 Menara, Negerinya Para Nabi, Negeri Mesir. Novel ini menceritakan perjuangan para mahasiswa/mahasiswi Indonesia dalam menuntut ilmu. Ada yang benar-benar menuntut ilmu karna memang berasal dari keluarga berada. Tapi ada juga yang harus banting tulang berjualan tempe dan bakso agar dapat menghidupi keluarganya di Indonesia. Sehingga harus menunda kelulusan kuliah S1-nya selama 9 tahun hanya agar tetap dapat mencari uang untuk membiayai hidup keluarganya di Indonesia. Dia adalah Abdullah Khairul Azzam yang juga sering disebut Mas Insinyur karna kepiawaiannya membuat tempe dan bakso. Pelanggannya bapak-bapak dari KBRI. Karna kepiawaiannya itu pula, ia bisa berteman dengan putri Dubes, Eliana. Seorang wanita yang pernah membuat Azzam terpesona ketika pertama kali melihatnya. Man jadda wajada: Siapa yang bersungguh-sungguh berusaha akan mendapatkan yang diharapkan. Jangan biarkan orang lain lebih tahu banyak tentang dirimu. Bekerjalah dengan senang hati dan dengan ketenangan jiwa, yang membuat kamu menyadari, bahwa muatan pikiran yang benar dan usaha yang benar akan mendatangkan hasil yang benar.

Selain itu dalam novel ini menceritakan bagaimana seorang mahasiswa Indonesia yang berprestasi karna lulus S2 dg predikat suma cumlaude yang terjangkit virus HIV AIDS karna ditulari seseorang yang mengaku sebagai Miss Italiana yang memang mempunyai tugas menulari virus mematikan itu kepada penduduk Mesir. Furqan nama pemuda yang tertulari penyakit mematikan itu. Penyakit mematikan itu tlah membuat dirinya tak lagi semangat untuk hidup. Semua harapan dan cita-cita yang tlah direncanakan serasa tiada artinya lagi.

Bukan Kang Abik kalo dalam novelnya tak ada cerita tentang percintaan antara 2 anak manusia. "Bukannya aku tidak mencintaimu. Sungguh aku sangat mencintaimu. Dan bukannya aku tidak mendamba hidup bersamamu. Sungguh aku sangat ingin hidup bersamamu. Namun tidak semua yang didamba manusia pasti diraihnya. Aku sangat mencintaimu, tapi aku tidak mau kehilangan cintaNya. Aku mendamba hidup bersamamu, tapi aku lebih mendamba hidup bersama ridhaNya. Mari kita sama-sama insyaf. Cinta sejati itu tidak menzalimi. Cinta sejati berorientasi ridha Illahi." Itulah penggalan surat dari Fadhil kepada Tiara, wanita yang rencananya akan dikhitbah setelah ia lulus kuliah tapi ternyata tlah didahului dikhitbah oleh sabahatnya semasa di pesantren yaitu Zulkifli. Di hari pernikahannya, hati Tiara bagai dibetot dari jasadnya mendengar Fadhil orang yang dicintainya dan telah menolak cintanya karna tak mau mengkhianati sahabatnya Zulkifli, menjadi vokalis tim nasyid yang menghibur para undangan. Tiara benar-benar didera kesedihan yang mencekik leher. Ulu hatinya bagai ditusuk-tusuk belati berulang kali.

Betapa bergairahnya hidup memiliki bunga-bunga harapan. Dan bunga harapan paling indah adalah harapan mendapat cinta dari orang yang dicinta. Bunga harapan paling menggairahkan dan paling menghidupkan adalah harapan mereguk cinta sambil bertasbih dan bertahmid memuji dan menyucikan asma Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya segala sesuatu. Dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis. Dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan. (QS. An Najm:[53]:42-45)
Profile Image for Iyank.
12 reviews
October 9, 2007
"...Mencintai makhluk itu sangat berpeluang menemui kehilangan. Kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak. Jika kau mencintai seseorang ada dua kemungkinan diterima dan ditolak. Jika ditolak pasti sakit rasanya. Namun jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasa kehilangan. Tak akan ada yang merebut Allah yang kaucintai itu dari hatimu. Tak akan ada yang merampas Allah. Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah dengannya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu. Kecuali kamu sendiri yang berpisah dari-Nya. Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah 'Azza wa Jalla."

I love this quote.. :)
Profile Image for Mali.
210 reviews
June 15, 2019
Berbeza dengan novel2 Kang Abik yang lain, buku ni bukan fokus pada satu watak sahaja, tapi menceritakan tentang watak2 lain juga.

Watak utamanya; Khairul Azzam, yang merupakan seorang pembuat tempe dan bakso. Novel ini juga fokus pada watak2 sampingan seperti Furqan yang merupakan seorang mahasiswa yang kaya serta Fadhil dengan dilemma cintanya.

Seperti biasa, jika ingin tahu bagaimana rasanya mencintakan Allah, novel Kang Abik akan membawa pembaca untuk merasakan cinta itu.

Novel juga fokus pada topik tanggungjawab seorang anak lelaki terhadap keluarganya, tentang takdir itu hak Allah serta perasaan dan hati harus diketepikan demi mengikuti pesanan Nabi.
Profile Image for Gobokairina.
576 reviews20 followers
August 26, 2010
Membaca novel ni, nak tak nak tetap akan membandingkan dengan AAC. Barangkali pengharapan yang terlalu tinggi akan menyebabkan ramai yang berkata ia tak sehebat AAC. Benarkah?

Secara jujurnya aku lebih senang dengan KCB. Mungkin aku tak pernah berjumpa lelaki yang sesempurna Fahri (AAC), jadi kehadiran Azzam dalam novel ini membuatkan aku rasa wataknya lebih dekat di hati.

Khairul Azzam – Lelaki yang biasa-biasa saja. Berpendidikan agama tetapi tetap ada khilafnya. Dia tak kaya, tidak miskin cukuplah seadanya. Kekurangan kebendaan menyebabkan Azzam berusaha keras untuk menampung pelajarannya. Apalagi bila di tahun 2, ayahnya pergi meninggalkannya. Sebagai anak sulung, rasa tanggungjawab pada keluarga melebihi segala-galanya. Lalu Azzam mengambil keputusan berniaga tempe/bakso dan perlahan-lahan telah mengalihkan tumpuannya dari belajar kepada dunia pekerjaan.

Kesungguhan Azzam berniaga dan berdiri di atas kakinya sendiri itulah yang membuatkan aku lebih menyukainya. Walaupun terpaksa menghabiskan B.A hampir 9 tahun, namun tak siapa yang tahu bahawa dia adalah tulang belakang pada keluarganya di Indonesia. Dengan hasil niaganya itulah yang membiayai persekolahan adik-adiknya yang akhirnya telah menjadi ‘orang’. Aduh, cintanya pada keluarganya buat aku juga jatuh cinta hik3 lalala5

Sepertimana cerita novel lain, ada juga terselit kisah cinta. Azzam jatuh cinta pada Anna Althafunnisa. Pernah tergoda dengan Eliana. Itulah Azzam yang biasa-biasa. Aku kira itulah jua lelaki yang biasa-biasa yang bila berdepan dengan godaan, iman semakin lemah. Ada terselit watak Furqan. Lelaki yang hampir sempurna. Sahabat Azzam di Mesir yang agak popular; si putera tampan, cerdas, kaya dan berkelulusan Master dari Cairo University. Namun, itulah kehidupan. Yang baik yang kaya yang cerdas dan yang bijak ada masanya kecundang juga. Takdir Tuhan tiada yang bisa dihalang.
36 reviews5 followers
April 23, 2008
Kenapa gw gak suka ayat-ayat cinta tap masih baca ini?
Karena tugas itu jawabannya, boss gw yang lagi mau invest d film minta gw untuk baca buku ini.
Masih dengan cara menulis Kang Abik yang runut dan detil, yang kadang-kadang nggak perlu sebenarnya.
Masih dengan cara pemunculan konflik melalui masalah yang dibuat terlalu rumit (mahasiswa Indonesia kaya, kamarnya diselundupi oleh PSK sekaligus anggota mossad yang cukup bodoh untuk memperlihatkan wajah aslinya, yang membuat foto-foto tidak senonoh dan entah bagaimana menularkan virus AIDS)
Dengan penyelesaian yang kelewat sederhana (Halo..., polisi mesir dalam waktu 2 minggu menemukan anggota MOSSAD???? Even Jamaah Islamiyah has some level of inteligence not to show off their member's face ..)
Ini sekali lagi memperlihatkan lemahnya riset dalam menyusun buku ini, dan banyaknya penggunaan asumsi, sebagai dasar penyusunan alur cerita.
Aku menangkap adanya semangat untuk menyebarkan sentimen Anti - Semit (disengaja maupun tidak).
Belum lagi, kok semua mahasiswa Indonesia cerdas-cerdas yang belajar di Al Azhar itu ko sepertinya nggak punya pikiran lain selain kawin-mengawini yah???
If anything, buku ini ustru membuat aku meragukan intelegensia penulisnya...maaf seribu maaf bagi pencinta Kang Abik..., yang menganggap buku ni bagus, mungkin karena di Indo memang nggak begitu banyak buku bagus..
Profile Image for Maya Sari.
16 reviews30 followers
August 16, 2007
Sastra yang baik dan indah akan lahir dari seseorang yang juga berkepribadian baik, insya Allah. Itulah benang merah yang saya ambil dari beberapa karya-karya Kang Abik. Lewat tulisannya, Kang Abik memaparkan bagaimana menjadi seorang muslim di abad 21 ini. Tak harus menjadi orang-orang terasing yang menghindari keramaian. Namun, bagaimana kita tetap mengamalkan Al-Qur'an dan sunnah di setiap ritme hidup kita. satu poin lain yang juga menarik dari tulisan2 beliau adalah tentang jodoh:) Jangan pernah risau memikirkan siapa jodoh kita:) Just try to do the best in your life:)
Profile Image for Relinda.
137 reviews4 followers
October 9, 2022
I read this waaaaaayy loooong ago. I actually forget all the things, but i still remember that i love the setting so much.
Profile Image for Imas.
515 reviews1 follower
October 13, 2009
Satu lagi buku yang buru-buru dibaca karena telah difilmkan dan segera akan ditayangkan. Buku yang menarik, membacanya tidak pake berhenti karena penasaran akhirnya seperti apa. Berlatarbelakang cinta dengan lokasi di Mesir dan tetap bagus seperti novel Ayat-ayat cinta. Sempat berfikir lumayan rumit juga masalah perjodohan ini ya.


Profile Image for Helga Soenimanggar.
38 reviews7 followers
August 7, 2007
can't wait to read next chapter and what happen with everybody especially who get HIV,,, and what he will do,, ah,, his anme is Furqon,,a good religi novel even i am not a muslim but i like this book
1 review1 follower
March 24, 2008
Allah selalu tepat,tidak pernah terlambat maupun terlalu cepat
Profile Image for Tetty Marlinda.
1,974 reviews46 followers
April 15, 2020
#58 - 2020
Genre: Fiksi Religi

Saya tidak terlalu banyak membaca buku-buku karangan penulis Indonesia, apalagi dengan genre Religi, tapi saya selalu ada tempat buat karangan kang Abik. Kesukaan saya atas tulisan beliau saya tularkan ke papa saya, yang akhirnya beliau kecanduan dan memiliki semua buku kan Abik ini (dan saya sebagai pemasoknya 😄😄😄).

Ketikan Cinta Bertasbih ini sudah saya baca bertahun-tahun yang lalu, dan saya baca ulang kembali ketika ketemu buku ini di salah satu kontainer buku, buku-buku kang Abik yang lain sudah saya hibahkan dengan penuh cinta ke papa tersayang, sang penggemar asli Habbiburahman.

Pengalaman hidup dan cinta para mahasiswa Indonesia di Mesir, itulah garis besar buku ini. Banyak yang hidup pas pas an seperti Azzam, atau malah berlimpah seperti Furqan, anak orang kaya raya dari Jakarta. Banyak pelajaran moral di buku ini, dan mengulik bagaimana hidup mahasiswa Indonesia disana.

Karena saya tidak terlalu setuju taaruf, saya kadang gemes dengan cara jodoh-jodohan cara yang diceritakan di buku ini. Tapi kan memang gaya hidup mereka berbea dengan saya sih, jauh banget. Itu saja protes dari saya, mohon jangan dibully hehehhe.

Tentu penggambaran karakter gak ada yang antagonis disini, walau diceritakan memiliki kelemahan masing-masing. Tapi karena saya tipikal rebel, gak satupun pria di dalam sini yang saya minati, baik-baik banget prianya 😆😆😆.

Bagi penggemar novel religi buku ini wajib dibaca, cara penulisan yang sederhana dan runtut dikasih jempol deh.
Profile Image for Galanthus.
25 reviews
June 20, 2022
Sudah ribuan kali filmnya ditonton ulang, sekarang buku ini sudah dua kali reread. Tidak sekalipun merasa bosan.
Setiap kali buku ini Eri baca, atau filmnya Eri tonton ulang, selalu pesan-pesan yang disampaikan menusuk samapai ke jiwa. Menyadarkan setiap hati yang mulai lemah karena tidak diberikan pupuk dan siraman dakwah penguat iman.

Cerita yang dituliskan Habiburrahman El Shirazy selalu menyayat, menampar dan membangunkan hati-hati yang terlelap dalam ke khilafan dan hanyut dalam ke alfaan karena menuhankan Cinta.

Di atas Cinta ada ridho yang tidak bisa ditawar ukurannya. Ada Cinta yang suci, tulus, indah dan terhormat. Ketika kita mencintai dan meninggalkan cinta itu karena Allah SWT. Ketika kita lebih memilih ridho Allah SWT, dibanding hawa nafsu kita.

Pada masanya buku ini jadi pelipur hati-hati tuna Cinta yang kehausan, semua orang menunggu buku ini di film kan. Pada saat itu semua orang jatuh hati dengan karya Kang Abik ini, bahkan hingga sekarang.
Profile Image for Black Panther.
3 reviews4 followers
Read
April 22, 2011
Abdullah Khairul Azzam – 28 tahun- pemuda tampan dan cerdas dari sebuah desa di Jawa Tengah. Dari kecil, Azzam sudah terlihat sebagai anak yang sangat baik budi pekertinya. Atas usahanya yang gigih dia berhasil memperoleh bea siswa untuk belajar di Al Azhar Mesir selepas menamatkan Aliyah di desanya.

Baru setahun di Kairo dan menjadi mahasiswa berprestasi peraih predikat Jayyid Jiddan (Lulus dengan Sempurna), ayahnya meninggal dunia. Sebagai anak tertua Azzam mau tidak mau harus bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya, dikarenakan adiknya masih kecil-kecil. Sementara itu, dia sendiri harus menyelesaikan studinya di Negara orang. Akhirnya dia mulai membagi waktu untuk belajar dan mencari nafkah. Ia mulai membuat tempe dan bakso yang ia pasarkan di lingkungan KBRI dia Kairo. Berkat keahlian dan keuletannya dalam memasak, Azzam menjadi populer dan dekat dengan kalangan staf KBRI di Cairo. Tapi hal itu berimbas pada kuliah Azzam, sudah 9 tahun berlalu, ia belum juga menyelesaikan kuliahnya.

Seringnya Azzam mendapatkan job di KBRI Cairo mempertemukan ia dengan Puteri Duta Besar, Eliana Pramesthi Alam. Eliana adalah lulusan EHESS Perancis yang melanjutkan S-2 nya di American University in Cairo. Selain cerdas, Eliana juga terkenal di kalangan mahasiswa karena kecantikannya. Ia bahkan pernah diminta main di salah satu film produksi Hollywood, juga untuk Film layar lebar dan Sinetron di Jakarta. Segudang prestasi dan juga kecantikan Eliana membuat Azzam menaruh hati pada Eliana. Tetapi Azzam urung menjalin hubungan lebih dekat dengan Eliana, karena selain sifat dan kehidupannya yang sedikit bertolak belakang dengan Azzam, juga karena nasihat dari Pak Ali, supir KBRI yang sangat dekat dengan keluarga Eliana.

Apa yang dikatakan Pak Ali cukup terngiang-ngiang di benaknya, bahwa ada seorang gadis yang lebih cocok untuk Azzam. Azzam disarankan untuk buru-buru mengkhitbah (melamar) seorang mahasiswa cantik yang tak kalah cerdasnya dengan Eliana. Dia bernama Anna Althafunnisa, S-1 dari Kuliyyatul Banaat di Alexandria dan sedang mengambil S-2 di Kuliyyatul Banaat Al Azhar – Cairo, yang juga menguasai bahasa Inggris, Arab dan Mandarin. menurut Pak Ali, kelebihan Anna dari Eliana adalah bahwa Anna memakai jilbab dan sholehah, bapaknya seorang Kiai Pesantren bernama Kiai Luthfi Hakim.

Ada keinginan Khaerul Azzam untuk menghkhitbah Anna walaupun ia belum pernah bertemu atau melihat Anna. Karena tidak punya biaya untuk pulang ke Indonesia, Pak Ali menyarankan supaya melamar lewat pamannya yang ada di Cairo, yaitu Ustadz Mujab, dimana Azzam sudah sangat mengenal ustadz itu. Dengan niat penuh dia pun datang ke ustadz Mujab untuk mengkhitbah Anna Althafunnisa. Tapi ternyata lamaran itu ditolak atas dasar status. Karena S-1 Azzam yang tidak juga selesai, dan lebih dikenal karena jualan tempe dan baso. Selain itu, Anna telah dikhitbah lebih dulu oleh seorang pria yang alih-alih adalah Furqon, sahabat Azzam yang juga mahasiswa dari keluarga kaya yang juga cerdas dimana dalam waktu dekat akan menyelesaikan S-2 nya. Azzam bisa menerima alasan itu, meskipun hatinya cukup perih.

Tetapi kemudian Furqon mendapat musibah yang sangat menghancurkan harapan-harapan hidupnya. Hal tersebut membuatnya menghadapi dilemma antara ia harus tetap menikahi Anna yang telah dikhitbahnya, tetapi itu juga sekaligus akan dapat menghancurkan hidup Anna.

Sementara itu Ayyatul Husna, adik Azzam yang sering mengirim berita dari kampung, membawa kabar yang cukup meringankan hati Azzam. Agar Azzam tidak perlu lagi mengirim uang ke kampung dan lebih berkonsentrasi menyelesaikan kuliahnya. Karena selain Husna telah lulus kuliah di UNS, ia juga sudah bekerja sebagai Psikolog. Keahlian Husna dalam menulis sudah membuahkan hasil. Penghasilan Husna cukup dapat membiayai kebutuhan adiknya yang mengambil program D-3, serta adik bontotnya yang bernama Sarah yang masih mondok di Pesantren.

Azzam yang sudah sangat rindu dengan keluarganya memutuskan untuk serius dalam belajar, hingga akhirnya berhasil lulus. Azzam pun menepati janjinya ke keluarganya untuk kembali ke kampong dan segera mencari jodoh di sana, memenuhi amanat ibunya. Walaupun sebenarnya masih terbersit sedikit harapan untuk tetap mendapatkan hati Anna.

Nama : Ahmad Nadhif Faishal
Kelas: X-10
No. : 01
Profile Image for Mar.
16 reviews11 followers
December 15, 2008
Judul : Ketika Cinta Bertasbih I
Pengarang : Habiburrahman el Shirazy
Penerbit : Republika
Jumlah halaman : 471
Cetakan : I, Februari 2007

Bertasbih di Dunia Cinta

Untuk yang kesekian kalinya, penulis produktif Habiburrahman el Shirazy meluncurkan novel terbarunya "Kecinta Cinta Bertasbih". Tidak berbeda dengan novel terdahulunya "Ayat-Ayat Cinta", novel ini mengambil setting Alexandria dan Kairo di Mesir. Berkisah tentang perjalanan pemuda 28 tahun bernama Khoirul Azzam yang menuntut ilmu S1 di universitas Al Azhar. Sejak ayahnya meninggal, ia harus menghidupi dirinya dan keluarganya. Untuk menunjang ekonominya ia harus merelakan tertinggal mata kuliahnya demi berjualan tempe dan bakso. Karena berjualan itu, S-1nya baru dapat diselesaikan dalam waktu sembilan tahun. Azzam diceritakan bersaing dengan Furqon, sahabatnya yang hampir lulus S-2 termasuk ketika melamar seorang gadis muslimah cantik, cerdas dan juga hampir lulus S-2.

Melalui variasi tulisannya yang selalu berjudul dan bertema cinta, penulis rupanya ingin menekankan makna cinta yang sebenarnya. Yaitu cinta berlandaskan syariat Allah. Nuansa cinta islami muda-mudi terutama mahasiswa al Azhar tercermin di dua novel Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih. Bahasa yang disampaikan dalam novel ini mengalir dengan sederhana, walaupun cukup rumit hingga kepada bagian yang terkecil, namun terasa tidak membosankan. Alur cerita yang seru dan cukup menegangkan membuat penasaran dan ingin menyelesaikannya.

Beberapa pengulangan kata yang terdapat dalam novel ini tertutupi oleh alur cerita yang menarik. Pembaca dibuat larut dan terlibat secara emosional. Misalnya, dalam kutipan surat Husna kepada Azzam benar-benar membuat air mata berderai mengingatkan akan kecintaan kepada seorang ibu nun jauh di tanah air. Cukup mewakili jika novel ini disebut novel pembangun jiwa. Alasannya, novel ini sarat dengan pesan-pesan bermuatan dakwah. Tanpa merasa digurui, pembaca menjadi tersadar akan beberapa tata nilai islami yang sebenarnya. Misalnya, tentang berjabat tangan dengan yang bukan muhrim, atau batas pergaulan antara lawan jenis hingga sikap kewaspadaan. Kedua, penulis juga pandai menyelipkan ilmu-ilmu agama dalam beberapa dialog tokohnya. Misalnya, tentang makna Itsar bil Qurbi Makruuhun,wa ghoiruha mahbuuubun (artinya makruh mengutamakan hal yang bersifat ibadah kepada orang lain). Jelas kaidah ilmu ini mungkin hanya akan ditemukan dalam kitab-kitab mahasiswa al Azhar yang tidak semua orang dapat mengetahuinya. Namun, secara tak sengaja, pembaca mendapatkan pencerahan ilmu dari dialog tersebut.

Sayangnya, rasa penasaran pembaca terhenti karena cerita dalam novel ini bersambung di Ketika Cinta Bertasbih 2.

Pada intinya, novel ini layak dan patut dibaca terutama oleh generasi muda. Boleh jadi novel ini bisa menjadi rujukan masalah cinta para muda-mudi yang kehilangan makna cinta yang sebenarnya. Mardiana
Profile Image for Yazlina Saduri.
1,550 reviews41 followers
December 17, 2017
Kisah Azzam mahasiswa Al Azhar yang terpaksa memanjangkan tempoh pengajiannya untuk bekerja menyara keluarga setelah kematian ayahnya. Eliana Dubes, "kilauan matahari di musim bunga", anak Pak Duta Indonesia di Cairo menghimpitnya dengan kejelitaan, kelincahan & keegoan tahap tinggi. Azzam pula siapa? "Biarlah masyarakat Indonesia di Cairo tahunya saya adalah mahasiswa Al-Azhar yang tidak lulus-lulus kerana lebih suka bisnes tempe, bakso dan catering". Bagaimana Azzam menangani Eliana yang berang bila godaannya tidak dihiraukan? Benaŕkah "marahnya orang kaya sering membuat susah kepadaorang miskin. Marahnya orang atasan sering membuat susah rakyat". Bagus isu ini di analisa dan dijadikan pedoman. Interesting perception by Azzam "Katanya kalau ada gadis Mesir tiga, maka yang cantik enam". Kok begitu? tanya Pak Ali. "Bayangannya juga cantik".

Azzam lagi dihentak kiri kanan dengan pelbagai ujian namun beliau tetap kukuh menjunjung iman, redha, menjaga kesucian zahir, batin & jiwa, setia yang tidak berbelah bagi kepada penciptanya. Didorong oleh Pak Ali ke arah Anna Althafunnisa, perawan cantik anak Pak Ustaz Luthfi Hakim, sedang ambil Master di Al Azhar, lancar berbahasa Arab, Inggeris, Mandarin. "Kecantikannya ibarat permata maknun yang mengalahkan semua permata yang ada di dunia". wahhh, bertuahnya seorang Azzam jika Anna ini jodohnya. Tapi dapat kah? Ada lagi Furqan, "pemuda tanpan, cerdas, kaya dan kelulusan master dari Cairo University". Furqan mengadu dengan Azzam, dia dikejar Eliana tapi dia sebenarnya telah melamar Anna Luthfi Hakim. Jadi bagaimana? Anna akan jadi rebutan Furqan yang lebih layak atau 'Mas Insinyur Khairul Azzam' si penjual tempe dan air soya yang sudah 8 tahun di Al Azhar tapi belum lulus B.A.

Semalam ku baca dalam Bumi Cinta, Ayyas, walaupun teguh dengan ilmu, kelihatan lemah semangat membendung nafsu terhadap wanita. Dalam kisah ini, Azzam lebih kuat. Pertemuannya dengan gadis bertudung biru siswi Al Azhar dalam bas dan kemudian berjumpa lagi bila gadis itu ditimpa musibah dicopet, macam sudah berbunga bibit-bibit tarikan chemistry.

Walau begitu, sama saja ada yang tergantung; apa jadi pada Anna dan Furqan? Buku ini sebenarnya berat dengan banyak kisah cinta anak muda dan gadis berwibawa yang mengembara menuntut ilmu di tanah Arab. Ada cinta yang indah, yang tidak kesampaian, yang menyeksa batin. Paling berat rasa saya kisah cinta tiga segi Fadhil - Tiara - Zulkifli. Cinta Fadhil terhadap Tiara begitu tinggi, Tiara juga mencintai Fadhil. Namun akhirnya yang menikahi Tiara ialah Zulkifli. Mengapa? Bacalah buku Ketika Cinta Bertasbih.
Profile Image for Shiennta Naisna.
2 reviews
Currently reading
April 21, 2011
kisah seorang anak manusia bernama abdullah khaerul azzam, lulusan al azhar,mesir.belajar sambil bekerja selama 9 tahun di al azhar,membuat usianya sudah cukup untuk berkeluarga. apalagi ibunya,ingin segera memiliki cucu. tawaran calon istri datang silih berganti sambil menekuni usahanya di tanah air, penjual bakso. tak disangka,seorang gadis cantik bernama anna althafunnisa, yang pernah ditolongnya ketika di mesir dulu adalah putri kyai luthfi,pengasuh pondok pesantren darul quran,sekaligus teman ayyatul husna,adik azzam.datang berkunjung kerumah azzam.
ternyata anna jatuh cinta pada azzam sejak pertama kali azzam menolongnya. azzam pun demikian,dia juga cinta pada anna. tapi,selum sempat cinta itu bersemi. furqon,sahabat azzam melamar anna. dan pernikahanpun segera dilangsungkan. kesedihan terus menghampiri anna karena selama 6 bulan menikah, dia tak mendapatkan nafkah batin dari suaminya,furqon,yang ternyata difonis mengidap penyakit AIDS. anna pun meminta cerai. dilain sisi, azzam mendapatkan seorang calon bernama vivi,ketika mempersiapkan acara pernikahanya dengan vivi, sebuah kecelakaan merenggut nyawa ibu azzam dan membuat azzam harus menjalani pengobatan dengan kursi roda. kelurga vivi pun tak dapat menunggu sampai azzam sembuh dan memutuskan menikahkan vivi dengan orang lain. setelah azzam sembuh, dia pun menghadap kyai lutfi dan mengutarakan niatnya untuk segera menikah, disaat itulah kyai lutfi menawarinya seorang janda yang masih gadis, tak laun dan tak bukan adalah anna,putrinya sendiri.
akhirnya azzam dan anna pun menikah dan hidup bahagia. subhanallah begitu besar kuasa allah.
Profile Image for Afifah.
11 reviews12 followers
December 7, 2007
Novel ini seting dan gaya penggambaran karakter tokohnya masih sangat mirip dengan karakter di novel terdahulunya "Ayat-Ayat Cinta" yaitu karakter-karakter yang sangat ideal. walaupun di novel ini sang tokoh utama sedikit berlawanan yaitu mahasiwa Alazhar yang sudah lama tidak lulus S1 karena harus berwirausaha berjualan Tempe dan Bakso di cairo ( bingung juga sih ko bisa)
namun seperti novel khas nya kang abik di ayat-ayat cinta, yang paling saya sukai adalah perang batin para karakter ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan atau kenyataan sulit yang selalu berhasul mereka counter dengan keimanan dan kesabaran. Tapi tidak sedikit juga alur yang kurang realistis bahkan tidak masuk akal, lalu plus riwayat2 hadits yang dibawa lumayan banyak yang tidak logis. Tapi tentu inti dari cerita-cerita Kang Abik adalah selalu mengenai Cinta karen ALLAH, Kesabaran, perjuangan dan pengorbanan.

Soon to read "Ketike Cinta Bertasbih Episode 2"
3 reviews1 follower
September 21, 2009
For the first boo. Its a really good story until the 2nd book i read. Its not as good as i hope. ridiculous just tell the story about Azzam, and in the end of story telling how selfish Anna. she just left his husband. "cerai gk mau pokoknya cerai!" Salah siapa yang mau nikahin, nikahnya aja mau mau kagak kagak.
Profile Image for Didit.
35 reviews4 followers
April 28, 2008
Lebih dahsyat dari Ayat-Ayat Cinta
3 reviews9 followers
June 16, 2010
Bagus, menginspirasi, dan romastis...
Profile Image for Riska Widia.
18 reviews1 follower
November 9, 2019
SINOPSIS NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH

Ketika Cinta Bertasbih adalah sebuah novel roman Indonesia yang dikarang oleh Habiburrahman El Shirazy dan diterbitkan pada tahun 2007 oleh Republika-Basmallah. Film adaptasinya yang berjudul sama dirilis pada tahun 2009

Kisahnya berputar di kehidupan seorang tokoh bernama Khoirul Azzam. Seorang pemuda sederhana, tampan, kharismatik, soleh, cerdas dan berkemauan keras yang berasal dari Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan s1 di Al-Azhar, Cairo Mesir. Ia menyelesaikan pendidikannya dengan tersendat bahkan hampir 9 tahun sebab ia harus bekerja untuk menghidupi keluarganya di Indonesia.Semenjak ayahnya meninggal, Azzam lah yang bertanggung jawab untuk menyekolahkan adiknya. Di Mesir sendiri, ia dikenal sebagai tukang tempe dan bakso. Bakso dan tempenya ini menjadi langganan mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Kairo. Menjual tempe dan bakso inilah yang menjadi salah satu hal unik yang ada pada novel ini.

Azzam sering mendapatkan pesanan dari beberapa kalangan termasuk Kantor Kedutaan RI di Mesir. Ia diminta untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jika ada acara yang digelar. Pada momen inilah sang tokoh Azzam mengenal sosok tokoh lainnya yakni Eliana. Wanita ini digambarkan cantik, cerdas. Ia anak dari Duta Besar Indonesia untuk Mesir. Ia juga seorang wanita mandiri lulusan salah satu Universitas di Jerman. Azzam jatuh hati padanya, namun dengan prinsip keagamaan yang ia anut, ia perlahan menepis hasratnya pada Eliana. Dalam persoalan ini, ternyata Eliana juga menaruh hati pada Azzam.

Kisah berlanjut pada pertemuan tokoh Azzam dengan wanita lainnya bernama Anna. Ia seorang gadis yang juga kuliah di Mesir, yakni program s2. Anna digambarkan sebagai sosok yang memukau, berjilbab sempurna, pandai, lembut dan semua sifat sempurna lainnya. Azzam jatuh hati pada Anna dan berniat melamarnya. Sayangnya keinginannya ditolak oleh karena status sosial sang tokoh Azzam yang tidak sepadan dengan Anna. Pada akhirnya, Anna malah menerima pinangan sahabat Azzam sendiri yang bernama Furqan. Konflik pun berkisar di kisah cinta yang berputar-putar ini. Azzam dan Anna hanya bertemu satu kali. Selanjutnya Azzam dan Anna menaruh perasaan namun keduanya saling mencintai dalam diam.

Di sisi lain, novel ini juga meceritakan bagaimana kerinduan yang dialami oleh keluarga Azzam. Husnah, adik Azzam seringkali mengirim surat kepada Azzam dan memberitahu bahwa uminya sagat rindu kepada Azzam. Azzam bersungguh-sungguh dalam menjali kuliahnya agar bisa lulus dan pulang kembali ke Indonesia dan menepati janjinya pada ibunya. Akhirnya Azzam lulus juga, akhirnya ia pulang ke Indonesia dan menepati janjinya kepada ibunya. Selanjutnya kisah Azzam ini akan dilanjutkan di film Ketika Cinta Bertasbih bagian kedua, bagaimana Azzam bertemu dengan Anna dan bagaimana kisah setelah Anna menikah dengan Furqon.

Profile Image for Tika Nia.
226 reviews4 followers
October 11, 2022
🤍Jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasa kehilangan. Tak akan ada yang merebut Allah yang kaucintai itu dari hatimu (h.393)🤍

🌼KETIKA CINTA BERTASBIH🌼
✍🏻 Penulis: Habiburrahman El Shirazy @kangabik
📕 Penerbit: @bukurepublika
📆 Tahun Terbit: 2007 (Cet. ke-18, Juli 2022)
📑 Halaman: 446
🔖 Genre: Fiksi Religi (15+)

Membaca novel ini membuatku serasa ikut berjuang bersama Azzam. Aku pun tersadar, jalan hidup manusia begitu beragam! Lantas kuliah di luar negeri bukan sekedar gaya-gayaan apalagi untuk dipamerkan!

Azzam yang berasal dari keluarga sederhana berhasil melewati ujian masuk dan diterima di Universitas Al Azhar. Semula ia begitu idealis soal akademik, semuanya harus perfect! Namun semuanya berubah ketika keluarganya di Indonesia tertimpa musibah. Azzam pun meninggalkan idealismenya selama ini. Dengan bekerja keras tak kenal waktu, memeras keringat, meninggalkan kuliah dan kajian lainnya dia merubah strategi hidupnya!

Ia mengabdikan waktunya untuk menjual tempe dan bakso! Tunggu, kamu tak bisa menilai orang lain hanya dari pekerjaannya saja! Percayalah, ketika membaca novel ini kamu akan paham. Betapa besarnya pengorbanan seorang anak sulung. Betapa hebatnya kasih sayang untuk keluarga. Betapa sucinya Azzam dalam segala tindakan dan perkataannya. Sungguh tanpa celah. Kamu harus membacanya sendiri untuk lebih mengenalnya!

🌼🌼🌼
Di sisi lain, novel ini akan mengajakmu berkenalan dengan orang-orang borjuis seperti Eliana dan Furqon. Mereka punya segalanya! Namun pada kisahnya kamu akan tersadar dan mendapat banyak belajar. Apa yang dimiliki di dunia bukanlah segalanya!

Semburat romansa remaja (muslim) pun mewarnai novel ini. Sekali lagi membuatku lebih tertampar. Terlebih lagi pada setiap tindakan dan perkataan Azzam. 🥺 Akhirnya saya meminjam kata-kata Prof. Laode bahwa di dalam karya Kang Abik ini kita akan menemukan harta karun yang terpendam! Juga ketulusan dan cinta yang apa adanya! 🤍

🌼🌼🌼
Jika kamu adalah penggemar novel religi atau penggemar novel dengan latar tempat dan budaya luar negeri (Mesir), novel ini cocok sekali untukmu 😊
Profile Image for Tiwik Dw.
150 reviews
April 6, 2009
Eliana gusar bukan main. Dirinya yang tidak pernah ditolak, yang selalu dinantikan kehadirannya, seorang anak diplomat yang disegani serta wanita yang cerdas merasa dipecundangi dan diremehkan oleh Azzam dengan menyatakan hadiah yang tidak diberikannya kepada setiap orang itu adalah musibah.

Azzam, mahasiswa Al Azhar yang lebih dikenal sebagai penjual tempe, bakso dan jasa katering, yang harus menanggung nafkah keluarganya yang tinggal ibu dan ketiga adik perempuannya di Indonesia pasca meninggalnya sang ayah di tahun pertama kuliah sekaligus menafkahi diri sendiri agar bisa menyelesaikan gelar LC-nya, seorang pemuda yang tegas, petarung kehidupan dan berhati-hati serta cengeng bila menerima surat dari keluaganya di tanah air harus mencari cara untuk mencairkan komunikasinya dengan Eliana yang telah menunggunya di lobby hotel dengan kemarahan atas pernyataannya malam sebelumnya dengan mengirimkan sarapan pagi.

Eliana dan Azzam bertemu untuk menuntaskan kasus ditolaknya hadiah french kiss Eliana di pesta yang dimanajemeni kateringnya oleh Azzam:
“Kenapa kau menjawab mendapat ciuman prancis dariku itu musibah?”

“Saya juga memiliki prinsip. Prinsip hidup. Prinsip hidup itu saya dasarkan pada Islam. Sebab saya paling yakin dengan ajaran Islam. Diantara ajaran Islam yang saya yakini adalah ajaran tentang menjaga kesucian. Kesucian lahir dan batin. Itulah kenapa dalam buku-buku fikih, pelajaran pertama pasti tentang Thaharah. Tentang bersuci. Adalah agar pemeluk Islam senantiasa menjaga kesucian lahir dan batinnya. Diantara kesucian yang dijaga oleh Islam adalah kesucian hubungan antara pria dan wanita. Islam sama sekali tidak membolehkan ada persentuhan intim antara pria dan wanita kecuali suami istri yang sah. Dan ciuman gaya prancis itu bagi saya sudah termasuk kategori sentuhan yang intim”

“Ketika saya mengatakan bahwa jika sampai saya melakukan ciuman dengan wanita yang tidak halal bagi saya, maka saya telah menodai kesucian saya sendiri dan wanita tersebut. Dan itu bagi saya adalah suatu musibah yang luar biasa besar. Saya telah kehilangan kesucian bibir saya. Tidak hanya itu, saya juga kehilangan kesucian jiwa saya yang entah bagaimana cara menghapusnya. Jika bibir ini kotor oleh gincu bisa dibersihkan dengan air atau yang lainnya. Tapi jika terkotori oleh sesuatu yang tidak nampak bagaimana membersihkannya. Meskipun bisa beristighfar tetapi tetap saja bibir ini pernah kotor. Dan saya tidak mau melakukan hal itu. Saya ingin menghadiahkan kesucian ini kepada istri saya kelak. Biar dialah yang menyentuhnya pertama kali. Biar dia yang akan mewangikan jiwa dan raga ini dengan sentuhan yang mendatangkan pahala”

“Itulah prinsip yang saya yakini. Mungkin saya akan dikatakan pemuda kolot, primitif, kampungan, tidak tau perkembangan jaman dsb. Tapi saya tidak peduli. Saya bahagia dengan apa yang saya yakini kebenarannya. Dan saya yakin mbak Eliana yang pernah belajar di negeri yang mengagungkan kebebasan berpendapat akan bisa menghargai pendapat saya”

Novel karya-karya kang Abik tidak hanya sekedar mempersembahkan cinta yang didesak oleh nafsu semata yang memang secara fitrahnya ada dalam diri manusia, tetapi mencoba untuk menempatkan cinta itu dalam bingkai ibadah, mencoba untuk melawan arus pemahaman yang sudah menguasai hampir sebagian besar penduduk bumi ini bahwa cinta itu harus diliberalkan dan memperjuangkan dengan menghalalkan segala cara. Perjuangan yang kadang-kadang melanggar kaidah agamapun selama berakhir happily ever after selalu dipandang sebagai kisah romantis yang dielu-elukan. Bahwa kasih tak sampai yang dikarenakan adanya batasan yang tidak boleh dilanggar, menjadi cerita basi yang terdengar konyol dan harus dirubah sehingga bermunculanlah stimulan-stimulan dalam bentuk variety show ataupun kontes-kontes berani malu sampai seabrek sinetron untuk memenangkan cinta tanpa batas.

Sangat berbeda sekali dengan sikap tokoh Fadhil yang harus kehilangan cinta Tiara karena kalah cepat mengungkapkan perasaannya, bahkan ketika Tiara yang ditengah penyesalannya menerima pinangan orang lain karena salah menafsiri sikap Fadhil memohon dan mengajak untuk melakukan tindakan ‘berani’ untuk menggagalkan pernikahannya, dia harus berani mengatakan ‘tidak’ meskipun tubuhnya bergetar hebat oleh rasa cinta dan damba Tiara, jiwanya sempat goyah untuk hampir mengiyakan ajakan Tiara sebelum dia diingatkan akan hadist nabi ‘Haram hukumnya bagi seorang muslim melamar diatas lamaran saudaranya’ dan diingatkan untuk tidak menjadi pecundang dan pengkhianat bagi saudara seiman. Menjadi seorang lelaki yang tidak hanya memperturutkan perasaan yang sebagian cenderung kepada nafsu.

Dengan segala dilema yang ditanggungnya, Fadhil harus sanggup menyelesaikan amanah yang dipercayakan kepadanya untuk membantu kelancaran acara pernikahan Tiara mulai menyediakan penginapan bagi rombongan dari Indonesia, mengorganisasi panitia pernikahan sampai mencarikan mahar terbaik mushaf al-Qur’an yang belum sempat dipersiapkan oleh calon mempelai pria yang juga teman baiknya di Aceh dulu. Sampai akhirnya Fadhil perlu rehat sejenak agar bendungan di matanya tidak tumpah dihadapan orang banyak meskipun Tiara sempat teriris-iris memergoki Fadhil mengusap air matanya. Dan penderitaan itu belum selesai, ada satu tugas lagi yang tersisa yaitu sebagai vokalis utama nasyid di acara walimatul ursy yang megah. Untuk menata hatinya Fadhil telah meminta backing vocal untuk memulai terlebih dahulu dengan iringan tiupan seurune kale, hentakan rapa’i dan tabuhan geundeurang yang kemudian dilanjutkan dirinya dengan lagu Troh Bak Watee yang iramanya menyayat hati dengan memasukkan penggalan isi surat terakhirnya kepada Tiara sebagai pengingat dirinya :

Allah Allah Allahu Rabbi
Beek dilee neubri kiamat donya
Lhe tat bueut salah ke dengon keuji
Sayang lon Robbi asoe neuraka

Mari kita sama-sama insyaf
Cinta sejati itu tidak menzalimi
Cinta sejati berorientasi ridha Ilahi
Allah AllahAllahu Rabbi
Aku cinta dirimu duhai bidadari
Tapi aku lebih cinta Tuhanku, Ilahi, Rabbi

Hadirin tersihir, Fadhil menyanyikannya dengan segenap kekuatan jiwa. Ia tidak mewakili siapa-siapa, hanya suara hatinya yang ditujukan kepada Tiara dan dirinya sendiri. Dan airmatapun tak sanggup dia bendung, sebagai ungkapan rasa haru, sedih, kecewa, tidak berdaya, bahagia, setia pada cinta, kesucian dan kemulian. Bahkan Tiarapun harus sekuat tenaga untuk bertahan agar tetap bisa duduk tegap ditempatnya. Kesedihan yang mencekik leher, serasa ulu hatinya ditusuk belati berulang kali.

Duh, jadi penasaran dengan lagu ini yang katanya diambil dari album World Music From Aceh karya Komunitas Nyabung Aceh. Siapa punya ya? Bagi dong…

Eh, kisah cinta Azzam, Anna, Furqan, Hafes dan Cut Mala juga menarik lho :b
Profile Image for Faiz • فائز.
362 reviews3 followers
January 3, 2024
Usai membaca karya agung Kang Abik, Ayat-Ayat Cinta, timbul hasrat di hati bahawa setiap novelnya harus dimiliki dan dibaca. Perasaan sama yang lahir tatkala saya melayari pembacaan buku-bukunya Ramlee Awang Murshid.

Berkenaan novel, Azzam sebagai watak utama dalam karya ini lebih realistik dan menepati kebiasaan pemuda yang jarang sekali mendapat tempat dalam mana-mana penceritaan. Yang terpaksa mengorbankan impian kerana ranjau berduri yang terpaksa ditempuhi. Kadang kita begitu mudah menilai seseorang berdasarkan luaran tanpa mengetahu apa yang dialaminya. Novel ini benar-benar menyedarkan hakikat ini kepada pembaca.

Selain itu, novel ini melambakkan banyak watak sekaligus pada awal penceritaan. Tumpuan utama tidak diberikan hanya kepada watak Azzam, namun setiap watak lainnnya diberikan perhatian yang sama. Walaupun banyak wataknya, namun ia tidak merencatkan pembacaan kerana keseimbangan tuan penulis dalam mengangkat setiap watak.

Antara pengajaran terbesar yang mampu saya kutip ialah sembunyikanlah penderitaanmu. Sesuai dengan kalam Imam Syafie r.h.m bahawa orang yang miskin bukanlah yang mengemis meminta uang, sebaliknya yang menyembunyikan kemiskinannya sehingga manusia lain merasakan dirinya kaya. Tidak berhajat dia kepada pertolongan manusia, cukuplah tulang empat kerat sebagai syarat memenuhi takdir rezeki Tuhan.

Hakikatnya, banyak lagi pengajaran: kemiskinan sebagai teman baik para salaf, pendirian tegap sebagai seorang muslim apabila berhadapan dengan fitnah dan kejayaan yang sering kali menagih pengorbanan.

Buku yang baik untuk dibaca oleh penuntut ilmu terutamanya, juga kepada mereka yang dalam tenggelam dalam mabuknya cinta. Buku ini buat kalian.

"Aku cinta dirimu duhai bidadari.
Tapi aku lebih cinta Tuhanku, Ilahi, Rabbi."
Profile Image for Muhammad Mu'az.
22 reviews
February 12, 2020
Dulu saya mendengar nama "Ketika Cinta Bertasbih" Melalui sebuah film di TV, dan saya juga sudah lupa tentang film itu, karena sudah sangat lama sekali. Dan anehnya, entah mengapa saat itu saya teringat kembali pada judul film itu, dan ternyata film tersebut diangkat dari sebuah novel karya Habiburrahman El-Shirazy. Jadi saya putuskan untuk mencoba membaca bukunya, karena cukup meyakinkan dengan judulnya yang menarik, apalagi sudah berstatus BestSeller.

Setelah saya baca halaman awal buku ini, saya langsung disuguhkan dengan pemandangan indah Kota Seribu Menara (Mesir) yang dengan mudah digambarkan dengan kata-kata oleh Habiburrahman. Selanjutnya saya baca terus menerus, dan menjumpai sosok Azzam, yang menjadi pemeran utama dalam novel ini ternyata sosok inspirasi yang sangat pekerja keras.

Tentang perjuangan hidup di Negeri Mesir, Perjuangan mencari Ilmu, dan juga Perjuangan dalam mempertahankan dan mencari cinta sejati yang mungkin harus sabar untuk didapati.

Tentang cinta yang harus di ikhlaskan, karena mungkin takdir sudah berjalan sesuai dengan kehendak Allah yang Kuasa.

Jadi setelah selesai membaca Novel karya Habiburrahman ini, saya benar-benar merasa termotivasi. Begitu besar dan banyak pelajaran yang bisa saya dapat dari novel ini. Jalan cerita yang begitu halus, yang penuh dengan pemandangan kota mesir, dan kisah-kisahnya.

Endingnya juga sangat bagus, sangat cukup untuk membuat saya langsung penasaran dan secepatnya ingin membaca bagian kedua dari buku ini.

Yang pasti untuk bagian pertama ini, penuh dengan pelajaran dan perjuangan hidup.
1 review
November 9, 2021
Sudah bertahun-tahun semenjak buku ini diterbitkan, dan saya baru membacanya di tahun 2021. Buku dan film KCB ini booming sewaktu saya masih SD kelas 3, dan saya tidak terlalu tertarik dengan kisahnya. Keramaian KCB hanya angin lalu bagi saya, namun sedikit banyak, saya paham ceritanya, dari menonton secara sekilas di tv.

Ketertarikan saya terhadap buku ini tumbuh setelah belakangan ini saya menaruh perhatian pada sastra pesastren, dan buku ini adalah karya Kang Abik yg pertama kali saya baca.

Saat pertama baca, saya sebenarnya kurang cocok dengan gaya berceritanya (ini hanya masalah selera saja) dan saya berhenti membaca saat di bab 3, karena menurut saya ceritanya agak membosankan.

Namun saya cukup penasaran dengan cerita antara Anna dan Azam, karena saya sebelumnya pernah nonton sekilas film ini di tv, yg saya tahu akhirnya azam dan anna menikah, tapi saya tidak tahu bagaimana detilnya. Karena penasaran, saya sabar sabarin dan mulai lanjut membaca.

Ga disangka-sangka, ternyata saya malah enjoy baca buku ini dan have a crush with Mas Azzam :). Lama kelamaan, gaya bercerita yg ga saya suka jadi lebih berterima, dan lambat laun saya dengan mudahnya terbawa suana cerita dan bersimpatik dengan karakter dalam buku. Ga sadar, tau2 udah nangis aja pas baca cerita hidupnya mas Azam.
20 reviews1 follower
November 11, 2019
Novel ini menceritakan tentang kehidupan seorang para remaja yang memiliki lika-liku percintaan. Namun dalam novel ini mengangkat tentang lika-liku percintaan dari sudut pandang islam. Bahkan dalam novel ini mengajarkan bagaimana cara berpacaran dalam islam sampai pada waktu melamar dan menikah dalam islam. Cerita yang diungkapkan penulis di dalam novel ini terjadi dan ada dalam kehidupan nyata zaman sekarang dan bukan zaman dahulu. Pembuatan novel yang sesuai dengan zaman sekarang ini membuat cerita dalam novel ini mudah dipahami dan dimengerti saat dibaca. Banyak sekali pengaruh pengarang yang ditungakan di dalam novel. Sehingga unsur pembangun cerita pun juga bernuansa islam karena pengarang adalah orang yang bergulat dengan keislaman terbawa sampai disetiap cerita dalam novel secara detail.
Dalam novel ini menggunakan bahasa personifikasi atau perlambangan yang mengibaratkan benda-benda mati seolah-olah hidup. Alur yang digunakan yaitu alur maju. Sedangkan latar yang digunakan dalam novel ini berpindah-pindah namun tetap dalam satu lingkup. Teknik penokohan yang digunakan oleh pengarang novel ini menggunakan teknik analisis langsung. Jadi penulis disini menggambarkan tokoh melalui percakapan dan deskripsi. Novel ini bersifat didaktis (mendidik) yang ditujukan kepada para pembaca novel ini untuk memberi nasihattentang kehidupan. Didalam novel ini banyak sekali kata-kata romantis. Meskipun dalam cara penyampaiannya secara tersurat, tetapi para pembaca bisa memahami deng mudah dan cepat tentang apa maksud yang ingin disampaikan oleh pengarang
Profile Image for Erza Lesmana.
16 reviews
December 1, 2023
Sebenernya aku baca buku ini 2 tahun yang lalu, yaitu periode Juli-Agustus 2021. Namun, aku baru inget kalo belom edit dan ngasih review di goodreads huhu :"). Jadi, yaa gak terlalu inget secara keseluruhan alur dan isi yang ada di buku itu.

Kalo boleh disimpulin, karena buku ini merupakan novel roman pertama yang aku baca dengan background islami & juga masalah yang muncul pun agak unexpected bagi aku yang jarang baca genre ini, jadi sangat baguss menurutkuu sampe-sampe aku ketagihan dan berniat baca episode 2 nya :).
Profile Image for Andina.
84 reviews1 follower
May 24, 2018
I had a higher expectation and got disappointed.
Pada dasarnya saya suka dengan jalur ceritanya dan pesannya. Tapi di tengah - tengah dan akhirnya terlalu banyak cerita. Setiap karakter tiba-tiba jadi punya cerita utama.. Akhirnya menurut saya jadi kurang fokus. Yang paling aneh dan buat saya jadi sangat merusak buku ini adalah cerita ketika seorang karakternya dijahati oleh seorang agen Mossad..??? Agak terlalu berlebihan sih fantasinya.. Jadinya malah gak nyambung..
Profile Image for Rouf.
20 reviews
December 10, 2020
Mungkin dari dua buku KCB, buku pertama inilah yang terbaik. Karakter Azzam sangat menarik disini. Ga sibuk mengejar cinta (baca: jodoh). Perjuangan menjadi pengusaha muslim yang penuh perjuangan. Sayangnya di buku kedua kurang terlihat "perjuangannya". Karena terlalu singkat proses menuju kesuksesannya.

Favorit gw adalah saat pertama kali bertemu Anna. Azzam bener2 murni nolong tanpa peduli siapa gadis yang ditolongnya.
Displaying 1 - 30 of 514 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.