Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Sebagai seseorang yang diberi kemampuan bisa melihat hantu, diikuti oleh seorang hantu adalah hal yang lumrah bagi Kim Sun. Namun saat kekasihnya dibuntuti oleh seorang Hantu Rambut Mie mengerikan siang dan malam, Sun tahu ia harus melindungi kekasihnya itu.
Belum sempat mengusir Hantu Rambut Mie yang suka berteriak itu itu, Siwon—ketua organisasi ‘penyalur hantu’ bernama SeoulMate tempat Sun bekerja—mengatakan bahwa ada sebuah organisasi bernama Memory Maker yang berusaha mengacaukan kehidupan hantu dan manusia. Dan sepertinya, kehadiran Hantu Rambut Mie ini berhubungan dengan Memory Maker. Apakah itu artinya kekasih Sun juga ada dalam bahaya?
Sekarang, saatnyalah untuk memberitahu kekasihnya bahwa ia memiliki kemampuan bisa melihat hantu. Tapi, apakah itu langkah yang tepat?
1. My Cousin is Gay (2006) 2. Pretend tobe Nice (2007) 3. Benang Jodoh (2007) 4. The Secret (2007) 5. Sven (2008) 6. Seoul Cinderella (2008) 7. Non fiksi: Ga Gi Gu Gigi (2009) 8. Marrying AIDS (2009) 9. Non fiksi: Gokilboy/Gokilgirl (ditulis bersama Andikobe)(2009) 10. Dentistory (2010) 11. SeoulMate (2011) 12. Khokkiri (2011) 13. Bubble Love (ditulis bersama Fei) (2011) 14. Non fiksi: SeoulVivor (2011) 15. Oppa&I ((ditulis bersama Orizuka 2011) 16. SeoulMate is You (2012) 17. Non fiksi:(Not) Alone in Otherland ((ditulis bersama Fei & Andry Setiawan 2012) 18. Oppa&I: Love Missions (ditulis bersama Orizuka 2012) 19. Paper Romance (2013) 20. Good Memories (2013) 21. Oppa & I: Love Signs ((ditulis bersama Orizuka 2013) 22. This is How I Do (Oktober 2014) 23. Intertwine (FLOCK, 2014) 24. SeoulMate (cetak ulang, November 2016) 25. Oppa & I Series (cetak ulang) (ditulis bersama Orizuka Desember 2016) 26. Jackson (Januari 2018)
Buku ini adalah sequel dari Seoulmate. Menceritakan kelanjutan kisah Sun dan Jang / Ji Woo.
Penjelasan awal sedikit: Di Seoulmate diceritakan Sun adalah gadis yang bisa melihat hantu. Ia direkrut Siwon untuk masuk dalam organisasi penyalur jasa hantu 'Soulmate' Tugas Sun adalah sebagai Mate yang bekerjasama dengan Soul alias hantu dalam menjalankan tugasnya. Tugas bisa beragam misalnya stuntman film action, tugas menakut-nakuti orang dalam film horror, dll. Nah singkat cerita, di Seoulmate is You ini, Sun sudah pacaran dengan Ji Woo, tapi Ji Woo belum tahu kemampuan spesial Sun itu. Apalagi ia tidak percaya dengan hantu.
Sun sendiri kebingungan bagaimana menjelaskan pada Ji Woo, apalagi muncul gadis bernama Su Jin dianggap Sun sebagai orang yang ke tiga dalam hubungan mereka.
Di sela masalah pribadinya, muncul organisasi Memory maker, mereka bisa menyediakan memori untuk para kliennya. Cara kerjanya dijelaskan lebih lanjut di pertengahan buku. Selain itu Sun dan Arang (si hantu) harus membantu seorang hantu baru (berambut mie keriting) dalam menemukan identitas memori sebenarnya.
Lalu bagaimana kelanjutan kisah Sun dan Ji Woo? Apakah tujuan memory maker itu baik? Bagaimana nasib si hantu berambut mie?
Nah buku ini masih memiliki cover yang cute, walau saya lebih suka Seoulmate 1. Lalu, masih suka ada sisispan bahas aKorea standard. Kalau beberapa vocab masih taulah *hehe* Untuk ceritanya juga, di sini lebih banyak dibahas tokoh-tokoh lain seperti Arang, Siwon, dll. Tak lupa ada sisipan tentang Jang Geun Suk (favoritnya kak Lia) serta beberapa nama seleb seperti Top, GD, Seungri, Park Si Hoo.
Tentunya kalau sudah baca Seoulmate 1 akan lebih lengkap baca Seoulmate 2 juga.
BACA KALAU SUDAH BACA BUKUNYA YA! ADA SPOILER-NYA!
Membaca buku ini ditengah2 kesibukanku menyusun proposal skripsi yang alhasi, terbengkalai.
Novel kedua Seoulmate ini emang lebih enak dibacanya kalau udah selesai buku pertama. Sejujurnya, rasanya jadi lebih lengkap sih walaupun aku berharap endingnya lebih panjang. Maksudnya, seru banget waktu bagian Ji Woo akhirnya nonton si Sun ngomong sama udara (ngomong sama hantu), lucu kalo bayangin ekspresinya Ji Woo. Nggak tau aja dia dulu juga jadi hantu. Agak sedih aja sih bagian masa lalu Ji Woo nggak terlalu di ekspos jadi seolah keberadaan buku pertama agak lepas esensinya sama buku kedua karena difokuskan ke hal lain.
Aku sebenarnya berekspektasi ingatan Ji Woo bakalan balik gitu, tapi ternyata nggak balik ya? Ingatan dia disusun sama Arang yang suka corat-coret jendelanya Ji Woo? Yah walaupun akhirnya si Ji Woo menyaksikan si Sun yang sebenarnya, menurutku porsinya masih sedikit. Walaupun tidak berarti buku ni membosankan sih. Tetap sama serunya seperti buku yang pertama. Sun masih sibuk ngerjain proposalnya dengan para hantu. Hanya saja kehidupan Sun ini agak terpisah rasanya sama kehidupan Ji Woo. Seolah mereka berada di dunia yang berbeda. Sun di depan Ji WOo juga sepanjang buku nggak terlihat seperti dirinya. Dia sering marah2, dan dia marah karena Ji Woo nggak percaya sama dia.
Sejujurnya bagian kesalahpahaman itu memang selalu menggangguku. Aku nggak suka kesalahpahaman yang diulur2. Aku nggak suka cerita tentang kebohongan. Aku jauh lebih suka cerita2 yang mengangkat tentang kejujuran.
Tapi agak terobati sih, si Sun akhirnya kembali menjadi dirinya lagi setelah sekian panjang buku dia tidak seperti dirinya. Dia selalu menjaga image di depan Ji Woo, selalu mencoba tidak bicara dengan hantu yang mengelilinginya, tidak mau Ji Woo menolaknya hanya karena hal tersebut. Yah, pada akhirnya karena si SUn dan egonya ini makannya timbul masalah di sepanjang cerita yang sebenarnya nggak penting kalau dia sejak awal bersikap seperti dirinya sendiri saja.
Oh, dan Ji Woo ini, karena tidak ada ingatan ketika dia masih jadi hantu, jadi sedih aja, si Sun jadi ingat tentang Jang seorang diri. Yah, berharap banget sebenarnya si Ji Woo ini ingat, walaupun di akhir disebutkan dia ingat sih, tapi entah kenapa membaca deskripsinya aku masih ragu kalau Ji Woo ingat. Dia hanya seprti seseorang yang disuguhi masa lalunya tapi dia sendiri nggak ingat. Padahal kalau dia beneran ingat kan otomatis dia jadi Jang lagi gitu lho. Maksudnya, waktu jadi Jang dia itu lucu banget, polos dan nggak tau apa-apa gitu. Emang buku ini jadi lebih dark karena masalah yang diangkat di kedua pasangan ini bukan lagi masalah sepele 'mencari proposal' melainkan tentang 'rasa percaya'.
Arang, Siwon, Si Hoo, dan para penghuni hanok membuat aku tetap betah membalik halaman buku ini sampai akhir. Kehidupan Seoulmate membuatku melupakan kehidupan nyataku (a.k.a skripsi) dan mendapat pelarian yang tepat. Novel ini memang tidak menyuguhkan derai air mata seluas samudra sih, tidak juga membuat hati menjadi pitter-pitter berlebihan gitu, tapi berhasil membuatku tersenyum dan melanglang ke kehidupan para Seoulmate. Ji Woo dan SUn juga tidak berlebihan, mereka menempatkan porsinya dengan tepat. Nggak ada gombalan yang cheesy dan bikin jengah, jadi aku tetap menikmati momen Ji Woo - Sun. Hmmm waktu sampai ending dan si Ji Woo sering melongo liat sikap Sun entah kenapa bikin aku berharap ada novelanya lagi... pendek aja sih, konfliknya nggak usah yang wow juga nggak apa, yang ringan tapi seru... hahaha, enggak deng. Mbak Lia nya aja di belakang buku udah bilang diakhiri di dua buku saja. Hiks. Tapi yasudahlah, kupendam rasa rinduku pada dua tokoh utama ini dalam hati saja. kekekeke~
Belakangan ini aku suka sekali membaca cerita Young Adult, dan cerita2 berbau fantasi kyak gini begitu menghibur. Cerita2 yang nyaris tidak mungkin ada di dunia nyata inilah yang membuatku begitu menyukainya. Apakah aku sedang bergeser genre? Entahlah... buku2 new adult belakangan ini seriously mulai bikin jengah. Udah alurnya bisa di tebak, dan ceritnya juga gitu2 aja. belum dapat yang wow lagi.
Dengan latar tempat Korea banyak sekali penggalan istilah maupun informasi tentang Korea (jangan khawatir, dilengkapi dengan footnote yang berisi terjemahan maupun keterangan informasi). Untuk jalan ceritanya sendiri lumayan fast-paced dengan eksekusi plot yang padat sehingga nggak bertele-tele, pas-lah pokoknya sesuai selera saya.
Selain itu konflik cerita pun lebih beragam, mulai dari kisah hubungan Sun dengan Jang yang jadi manusia (ingatan Jang saat menjadi hantu hilang, jadi mereka mulai dari awal) naik turun dengan kehadiran perempuan lain dan fakta yang Sun sembunyikan dari Jang. Ada juga kisah Arang si hantu ber-hanbok yang sangat heboh dan pandai menyetir pikiran orang lain. Kisah Siwon dengan masa lalunya bersama seorang gadis. Hingga masalah si hantu rambut mi yang jadi masalah sendiri.
Namun secara keseluruhan cerita ini jauh lebih lucu dari buku pertamanya dan jauh lebih menyentuh emosi pembaca. Apalagi di ada bonus komik di halaman terakhir, komik ini berisi adegan-adegan tertentu dari buku. Sebelumnya saat membaca novelnya, adegan A terasa sangat menyentuh, nah setelah di gambar dalam komik dengan gambar para hantu melayang yang super lucu, kesannya jadi berbeda banget, haha.
Cover-nya cute >.< Dulu.., banget waktu novel ini baru pertama kali keluar, aku sebenarnya penasaraaan. Ah, juga buku satunya (Seoulmate). Tapi, mungkin faktor terlalu selektif milih buku karena takut beli kucing dalam karung, akhirnya nggak jadi beli. Daaaan.., menemukan buku ini lagi di rentalan buku deket rumah.
Dan, lagi, aku menyesal kenapa waktu itu nggak beli.
Ceritanya baguus, unik, unyu, tentang dua dunia :) cuma awalnya masih agak bingung karena yang dibaca buku kedua. Untungnya Kak Lia bisa mengemas cerita di buku kedua dengan apik sehingga kita nggak ketinggalan terlalu banyak dan meskipun nggak baca dari buku pertama, jalan ceritanya masih bisa diikuti.
Mungkin Kak Lia ini spesialisasinya di genre berbau korea ya.., bisa dilihat dari seri Oppa and I yang dibuat bersama Kak Orizuka terus juga Khokkiri (btw, itu buku berbau psikologi yang aku suka banget). But it is okay, selama bahasa dan seting-nya masih bisa dan mudah dipahami, it doesn't really matter :)
Novel ini lanjutan SeoulMate. Kali ini kisahnya lebih seru. Kalo di SeoulMate Sun membantu mengembalikan roh Ji Woo ke tubuhnya, kali ini Sun membantu hantu rambut mie (Si Hoo) mengembalikan memori kematiannya yang sempat hilang. Di lain cerita, Su Jin, rekan Ji Woo di teater JUMP mencoba menghancurkan hubungan antara Sun dan Ji Woo karena ketidaksukaan Su Jin terhadap Sun. Namun sayangnya, usahanya tidak berhasil. Arang, hantu yang dulu dilihat Sun, kini bergabung bersama organisasi SeoulMate dan menjadi teman terbaik Sun. Bersama Arang-lah Sun berpetualang membantu Si Hoo dan memulihkan kembali hubungan Sun dan Ji Woo yang sempat berantakan. Endingnya bisa ketebak sih, si hantu rambut mie kini hidup tenang menuju cahaya. Arang yang naksir Dong Oppa akhirnya menikah. Sun menemukan sebelah jiwanya bersama Ji Woo.
Walaupun gak terlalu suka sama novel "korea-korea-an" tapi novel ini berhasil menarik saya untuk membelinya, dan hasilnya! Sangat tidak mengecewakan!! Novel Lia Adriana memang gak pernah membuat saya kecewa. Novel ini merupakan kelanjutan dari novel Seoul Mate yang tentunya sama bagusnya. Cerita antara kehidupan hantu dan manusia yg berbanding terbalik dengan cerita-cerita menyeramkan mengenai hantu-hantu yg selama ini diceritakan. Lia berhasil membungkus cerita antara hantu dengan manusia menjadi sangat menarik. Saya suka gaya dan pemilihan bahasanya, tidak kaku dan tidak terkesan terlalu santai juga. Proud of you Mbak Lia!
Harusnya 5 bintang. Tapi 1 bintangnya jatuh waktu tau novel ini nggak jadi dibikin trilogi :( Sun beruntung sekali. Pasti menyenangkan punya sahabat hantu yang ceria seperti Arang dan pacar yang semanis gula kapas seperti Ji Woo :)
Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi.
Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Kisah Sun dan Jang kembali lagi. SeoulMate is You lanjutan dari novel SeoulMate. Ceritanya pun masih sama tentang kehidupan Sun yang menjadi anggota dari SeoulMate yang mengerjakan proposal bersama soulnya yaitu Arang. Arang memberikan nama couple buat mereka yaitu Sunrang, hihi saat aku membaca bagian ini aku sempat ngakak sebentar melihat ekspresi Sun XD Sejujurnya aku bingung mau menceritakan apa lagi, karna di sinopsisnya sudah tergambar jelas bagaimana ceritanya. Dan kalaupun aku bercerita lagi aku takutnya bakalan kasi spoilernya. Di novel ini emosi kita aku di aduk-aduk sama mbak Lia. Saya malah sempat menitikkan air mata saat membaca bagian pertengkaran Jang / Ji Woo dengan Sun. Saat Sun berusaha untuk menjelaskan tapi malah tidak di dengarkan oleh Ji Woo. Benar-benar menguras emosi. Dan di akhir cerita ada 1 pelajaran yang dapat saya ambil bahwa “Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu.” Memang benar kata-kata itu. Kita harus jujur saat pertama kali memulai hubungan dengan pasangan kita. Apalah artinya hubungan kalau banyak kebohongan di sana sini? Tidak hanya dalam menjalani hubungan tetapi juga dalah kehidupan sehari-hari. Kita harus jujur. Saya kasi 4 bintang untuk novel ini, cerita yang sangat bagus great job mbak Lia. Satu yang aku pikirkan saat selesai membaca novel ini, apakah akan ada kelanjutan ceritanya? Aku berharap sih ada Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi.
Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Kisah Sun dan Jang kembali lagi. SeoulMate is You lanjutan dari novel SeoulMate. Ceritanya pun masih sama tentang kehidupan Sun yang menjadi anggota dari SeoulMate yang mengerjakan proposal bersama soulnya yaitu Arang. Arang memberikan nama couple buat mereka yaitu Sunrang, hihi saat aku membaca bagian ini aku sempat ngakak sebentar melihat ekspresi Sun XD Sejujurnya aku bingung mau menceritakan apa lagi, karna di sinopsisnya sudah tergambar jelas bagaimana ceritanya. Dan kalaupun aku bercerita lagi aku takutnya bakalan kasi spoilernya. Di novel ini emosi kita aku di aduk-aduk sama mbak Lia. Saya malah sempat menitikkan air mata saat membaca bagian pertengkaran Jang / Ji Woo dengan Sun. Saat Sun berusaha untuk menjelaskan tapi malah tidak di dengarkan oleh Ji Woo. Benar-benar menguras emosi. Dan di akhir cerita ada 1 pelajaran yang dapat saya ambil bahwa “Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu.” Memang benar kata-kata itu. Kita harus jujur saat pertama kali memulai hubungan dengan pasangan kita. Apalah artinya hubungan kalau banyak kebohongan di sana sini? Tidak hanya dalam menjalani hubungan tetapi juga dalah kehidupan sehari-hari. Kita harus jujur. Saya kasi 4 bintang untuk novel ini, cerita yang sangat bagus great job mbak Lia. Satu yang aku pikirkan saat selesai membaca novel ini, apakah akan ada kelanjutan ceritanya? Aku berharap sih ada :D Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi.
Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Kisah Sun dan Jang kembali lagi. SeoulMate is You lanjutan dari novel SeoulMate. Ceritanya pun masih sama tentang kehidupan Sun yang menjadi anggota dari SeoulMate yang mengerjakan proposal bersama soulnya yaitu Arang. Arang memberikan nama couple buat mereka yaitu Sunrang, hihi saat aku membaca bagian ini aku sempat ngakak sebentar melihat ekspresi Sun XD Sejujurnya aku bingung mau menceritakan apa lagi, karna di sinopsisnya sudah tergambar jelas bagaimana ceritanya. Dan kalaupun aku bercerita lagi aku takutnya bakalan kasi spoilernya. Di novel ini emosi kita aku di aduk-aduk sama mbak Lia. Saya malah sempat menitikkan air mata saat membaca bagian pertengkaran Jang / Ji Woo dengan Sun. Saat Sun berusaha untuk menjelaskan tapi malah tidak di dengarkan oleh Ji Woo. Benar-benar menguras emosi. Dan di akhir cerita ada 1 pelajaran yang dapat saya ambil bahwa “Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu.” Memang benar kata-kata itu. Kita harus jujur saat pertama kali memulai hubungan dengan pasangan kita. Apalah artinya hubungan kalau banyak kebohongan di sana sini? Tidak hanya dalam menjalani hubungan tetapi juga dalah kehidupan sehari-hari. Kita harus jujur. Saya kasi 4 bintang untuk novel ini, cerita yang sangat bagus great job mbak Lia. Satu yang aku pikirkan saat selesai membaca novel ini, apakah akan ada kelanjutan ceritanya? Aku berharap sih ada :D Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi.
Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Kisah Sun dan Jang kembali lagi. SeoulMate is You lanjutan dari novel SeoulMate. Ceritanya pun masih sama tentang kehidupan Sun yang menjadi anggota dari SeoulMate yang mengerjakan proposal bersama soulnya yaitu Arang. Arang memberikan nama couple buat mereka yaitu Sunrang, hihi saat aku membaca bagian ini aku sempat ngakak sebentar melihat ekspresi Sun XD Sejujurnya aku bingung mau menceritakan apa lagi, karna di sinopsisnya sudah tergambar jelas bagaimana ceritanya. Dan kalaupun aku bercerita lagi aku takutnya bakalan kasi spoilernya. Di novel ini emosi kita aku di aduk-aduk sama mbak Lia. Saya malah sempat menitikkan air mata saat membaca bagian pertengkaran Jang / Ji Woo dengan Sun. Saat Sun berusaha untuk menjelaskan tapi malah tidak di dengarkan oleh Ji Woo. Benar-benar menguras emosi. Dan di akhir cerita ada 1 pelajaran yang dapat saya ambil bahwa “Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu.” Memang benar kata-kata itu. Kita harus jujur saat pertama kali memulai hubungan dengan pasangan kita. Apalah artinya hubungan kalau banyak kebohongan di sana sini? Tidak hanya dalam menjalani hubungan tetapi juga dalah kehidupan sehari-hari. Kita harus jujur. Saya kasi 4 bintang untuk novel ini, cerita yang sangat bagus great job mbak Lia. Satu yang aku pikirkan saat selesai membaca novel ini, apakah akan ada kelanjutan ceritanya? Aku berharap sih ada :D Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi.
Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Kisah Sun dan Jang kembali lagi. SeoulMate is You lanjutan dari novel SeoulMate. Ceritanya pun masih sama tentang kehidupan Sun yang menjadi anggota dari SeoulMate yang mengerjakan proposal bersama soulnya yaitu Arang. Arang memberikan nama couple buat mereka yaitu Sunrang, hihi saat aku membaca bagian ini aku sempat ngakak sebentar melihat ekspresi Sun XD Sejujurnya aku bingung mau menceritakan apa lagi, karna di sinopsisnya sudah tergambar jelas bagaimana ceritanya. Dan kalaupun aku bercerita lagi aku takutnya bakalan kasi spoilernya. Di novel ini emosi kita aku di aduk-aduk sama mbak Lia. Saya malah sempat menitikkan air mata saat membaca bagian pertengkaran Jang / Ji Woo dengan Sun. Saat Sun berusaha untuk menjelaskan tapi malah tidak di dengarkan oleh Ji Woo. Benar-benar menguras emosi. Dan di akhir cerita ada 1 pelajaran yang dapat saya ambil bahwa “Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu.” Memang benar kata-kata itu. Kita harus jujur saat pertama kali memulai hubungan dengan pasangan kita. Apalah artinya hubungan kalau banyak kebohongan di sana sini? Tidak hanya dalam menjalani hubungan tetapi juga dalah kehidupan sehari-hari. Kita harus jujur. Saya kasi 4 bintang untuk novel ini, cerita yang sangat bagus great job mbak Lia. Satu yang aku pikirkan saat selesai membaca novel ini, apakah akan ada kelanjutan ceritanya? Aku berharap sih ada :D Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi.
Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Kisah Sun dan Jang kembali lagi. SeoulMate is You lanjutan dari novel SeoulMate. Ceritanya pun masih sama tentang kehidupan Sun yang menjadi anggota dari SeoulMate yang mengerjakan proposal bersama soulnya yaitu Arang. Arang memberikan nama couple buat mereka yaitu Sunrang, hihi saat aku membaca bagian ini aku sempat ngakak sebentar melihat ekspresi Sun XD Sejujurnya aku bingung mau menceritakan apa lagi, karna di sinopsisnya sudah tergambar jelas bagaimana ceritanya. Dan kalaupun aku bercerita lagi aku takutnya bakalan kasi spoilernya. Di novel ini emosi kita aku di aduk-aduk sama mbak Lia. Saya malah sempat menitikkan air mata saat membaca bagian pertengkaran Jang / Ji Woo dengan Sun. Saat Sun berusaha untuk menjelaskan tapi malah tidak di dengarkan oleh Ji Woo. Benar-benar menguras emosi. Dan di akhir cerita ada 1 pelajaran yang dapat saya ambil bahwa “Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu.” Memang benar kata-kata itu. Kita harus jujur saat pertama kali memulai hubungan dengan pasangan kita. Apalah artinya hubungan kalau banyak kebohongan di sana sini? Tidak hanya dalam menjalani hubungan tetapi juga dalah kehidupan sehari-hari. Kita harus jujur. Saya kasi 4 bintang untuk novel ini, cerita yang sangat bagus great job mbak Lia. Satu yang aku pikirkan saat selesai membaca novel ini, apakah akan ada kelanjutan ceritanya? Aku berharap sih ada :D
SEOULMATE is You Lia Indra Andriana Penerbit Haru; Cetakan Pertama (2012) 320 Halaman
***
Dan ini adalah sequel dari novel Seoulmate. Ketika novel ini terbit pertama kali dan beredar di toko buku, ekspetasi saya tentang hubungan Kim Sun dan pacar hantunya yang sudah menjadi manusia, Ji Woo, sangat tinggi karena Seoulmate seri pertama benar-benar adiktif.
Meskipun bukan berarti buruk, beneran deh, novel ini asyik dibaca, tapi ternyata konfliknya lebih sederhana dari novel sebelumnya. Dan sentimen yang ditonjolkan di sini adalah hubungan antar tokohnya, terutama salah satu tokoh hantu, Arang, yang akhirnya pergi dari dunia manusia setelah ratusan tahun.
ISI CERITA
Setelah hantu Jang kembali menjadi manusia dan menjadi pacar Kim Sun meskipun Jang (Jiwoo) tidak ingat pada Kim Sun ketika dia masih menjadi hantu, mereka tetap berhubungan baik. Sayangnya, Jiwoo tidak percaya hantu dan sangat benci saat Kim Sun tetap bergabung dengan organisasi penyalur hantu dan membahas tentang hantu.
Konflik tidak berhenti sampai di sana, Kim Sun bertemu dengan hantu orang yang pernah disukainya, dan juga kekasihnya saat itu, Jiwoo, juga malah diikuti oleh hantu. Dan itu membuat Kim Sun begitu sibuk mengurusi masalah para hantu sampai membuat hubungannya renggang dengan Jiwoo.
KELEBIHAN CERITA
Novel ini memiliki diksi ringan yang selaras dengan alurnya yang juga ringan, namun feel yang disuguhkan tetap terasa. Saya menyukai bagaimana Kak Lia berhasil memfokuskan keseluruhan cerita pada konflik hubungan Jiwoo dan Kim Sun, tentang perbedaan dan penerimaan. Meskipun saya saat itu masih sekolah dan belum paham pacar-pacaran tapi saya memahami esensi dari novel ini dan perspektifnya mengenai sebuah hubungan.
KEKURANGAN
Bagaimanapun, Seoulmate seri pertama memiliki kesan khusus untuk pembacanya. Sehingga ekspetasi tentang Seoulmate is You pasti lebih tinggi. Sayangnya, novel ini belum sampai di ekspetasi itu meskipun sejujurnya novel ini tidak punya kekurangan spesifik.
Dan, saya suka plot twist yang ditaruh Kak Lia mengenai mantan crush nya yang hilang dan ternyata dia seorang hantu. Tapi konflik itu ternyata belum cukup untuk menyaingi atau menyamai plot twist Seoulmate pertama di mana Jang (Jiwoo) adalah manusia.
But, overall, this is good. Cocok buat remaja dan penyuka novel ringan.
Ini novel ketiga Lia yang saya baca dan akhirnya jelas sudah kalau saya memang tidak cocok sama gaya penulisannya, mengingat rate-nya ga jauh-jauh dari 1 atau 2 dari 5.
Pertama, saya baru sadar ternyata ini sekuel karena beberapa kali dikaitkan dengan novel sebelumnya, dan secara subjektif hal itu bikin pengalaman bacanya jadi agak kurang nyaman aja sih. Soalnya ceritanya berbeda dengan kehidupan yang berbeda tapi kok kayak ga mau move on gitu dari novel pertamanya. Mungkin ini karena beberapa kali saya baca novel seri (Harry Potter, Takudar, dll) yang tetap bisa menjadi novel tersendiri meski masih berhubungan dengan seri sebelumnya.
Kedua, saya greget ama tokohnya yang dibuat seolah kok ya nyebelin amat 🤣. Nyebelin untuk Ji Woo karena mudah dibodohi, nyebelin untuk Su Jin karena karakternya yang ga ada bagus-bagusnya amat, nyebelin untuk Arang yang over rese, dan sedikit kesal buat Kim Sun yang dikesankan tangguh tapi kok cemen. Ah pokoknya gitu deh. Bikin gregetan sendiri karena berasa ga logis.
Ketiga, ada beberapa poin yang cukup aneh dan dipaksakan ada buat saya. Jadi rasanya ga pas aja, gitu. Selain itu tadinya saya berharap ada klimaks yang menarik, tapi cerita ditutup dengan datar, semacam “Loh, jadi cuma begini aja akhirnya?”. So, well...
Tapi saya cukup terhibur juga sih dengan cerita fantasi yang dibangun. Deskripsinya cukup bisa membayangkan apa dan bagaimana yang terjadi. Cover juga unyu. Font tulisan juga enak buat dibaca. Meski tetap saja, kemungkinan saya jeda dulu baca karyanya Lia karena ternyata ga ada satu pun dari ketiga novelnya yang cocok dengan selera saya 😅.
Buku ini menceritakan wanita yang bernama Kim Sun. Dia memiliki sebuah kelebihan bisa melihat hantu. Dan karena kelebihannya ini, dia mengikuti sebuah kumpulan (?) Yang bernama Seoulmate. Sebuah perkumpulan antara manusia dan hantu. Tugas mereka adalah menyelesaikan proposal yang diberi sang ketua (Lee Siwon). Setiap manusia memiliki satu hantu yang akan menjadi teman 'tugasnya'. Kim Sun menjadi teman Arang. Hantu cewek kuno yang mungkin hidupnya sudah lebih 100 tahun. Kim Sun memiliki pacar yang bernama Ji Woo, hubungan mereka kurang mulus karena Su Jin, cewek kecentilan yang suka menggoda Ji Woo. Tugas Kim Sun menjadi bertambah karena adanya hantu baru yang menganggap tempatnya kliru, sebut saja Si Hoo. Hantu kriting berwarna pirang dan wajah separuh terbakar. Si Hoo lupa akan nama, siapa dirinya, bagaimana dia mati, mungkin bisa disebut hantu amnesia?
Di sini kita mengikuti kisah cinta antara Kim Sun dan Ji Woo, kisah pertemanan anta Kim Sun, Arang dan Seoulmate yang lain, pencarian jati diri hantu Si Hoo.
Jujur, awalnya bingung baca ini. Kenapa di halaman awal tertulis (again) for Jang Geun Seok. Kenapa harus again? Ternyata buku ini seri gitu ya? Duh salah baca urutan. Pantesan di halaman selanjutnya seperti menjelaskan asal-usul Ji Woo, bagaimana Kim Sun bisa bergabung dengan perkumpulan para Seoulmate, bagaimana awal Kim Sun tahu bahwa dia bisa melihat hantu.
Yah ... Meski ini buku terakhir dari seri Seoulmate, tapi aku masih bisa mengikuti alurnya dengan baik, mungkin ada beberapa yang bingung, tapi masih bisa lanjut kok. Kalau nemu buku ini, aku ambil sih, biar tahu awal kisahnya seperti apa.
Ceritanya lumayan asik kog. Meski aku ada beberapa part ngerasa ganjil. Ternyata oh ternyataaaa ~ Ini buku #2 toh. 🙈 Pantesan agak ga nyambung gitu loh..
Jadi gini... Kim Sun ini bisa lihat hantu. Dan join dgn SoulMate. SoulMate ini ya kerjaannya "partner" dengan hantu buat melakukan proposal. Bisa jadi apa aja deh. Soul-nya Sun adalah Arang.
Sun udh punya pacar yg dia panggil Jang. Jang ini ga percaya dgn hantu. Lalu, muncullah Hantu Rambut Rambut Mie yang tiba-tiba "gentayangin" Jang. Hantu Berambut Mie ini hilang ingatan dan terus menerus berteriak bahwa dia dimakamkan dgn Nama yang Salah.
Tapi kenapa complain ke Jang? Jang kan ga bs liat hantu. Harusnya minta bantuan ke Sun donk. Akhirnya Leader Sun meminta Sun membantu Hantu Rambut Mie ini.
Ada beberapa plot holes sih. Jang yang udah putus dgn Sun kog bisa tiba-tiba muncul dan baikan dengan Sun? Padahal pada saat itu Jang udh punya gebetan baru. 😔 Emang sih ada bantuan dari Arang tapi yaaa ga "klik" aja sih rasanya.
Tapi overall buku ini cukup menghibur kog. 😁
Total : 320 pages
This entire review has been hidden because of spoilers.
Seri kedua dari buku SeoulMate, awalnya saya kira selesai di buku pertama tapi ternyata ada lanjutannya. Seri ini cukup unik, idenya baru, bercerita tentang hubungan manusia dan hantu yang bisa akur dan bekerja sama di dunia. Kalau di buku pertama lebih banyak bercerita tentang apa itu soul dan mate serta cara kerjanya, kemudian proses hubungan Sun dan Jang, di buku kedua ini konfliknya lebih banyak, banyak karakter yang 'lebih' muncul.
Ji Woo atau yang biasa dipanggil Jang di buku ini diceritakan setelah bangkit dari koma dia tidak ingat kalau pernah menjadi hantu dan sempat menjadi Soul-nya Sun, yang menggantikan posisinya sekarang adalah Arang, hantu beumur lebih dari seratus tahun. Sewaktu berziarah ke kuburannya Hwang Tae Kwang, saudara sepupu Su Jin -yang sudah dianggap adik oleh Jang- yang meninggal karena kecelakaan beberapa waktu yang lalu, Sun melihat ada hantu yang marah-marah pada Jang, Sun heran kenapa yang menjadi sasaran Jang bukannya dia yang memiliki kekuatan melihat hantu. Hantu itu meminta Jang untuk memindahkan makamnya, dia dikubur di makam yang salah, Sun diam saja melihat semua itu, dia langsung mengajak Jang untuk segera pergi. Tetapi hantu berambut mie yang wajahnya terbakar separo itu masih terus saja mengikuti mereka. Sun mengira kalau hantu yang mengekori Jang adalah hantu Tae Kwang tapi ternyata bukan, hantu itu tidak tahu siapa dirinya dan dia meminta Jang karena dialah yang mengurusi pemakamannya. Karena takut hantu itu bisa membahayakan keselamatan Jang, Sun terpaksa membantu mencari identitas asli hantu yang sekarang dipanggil Si Hoo.
"Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayangi."
Arang berspekulasi kalau yang menghilangkan ingatan Si Hoo adalah organisasi Memory Marker, saingan SeoulMate. Organisasi ini melaksanakan proposal setelah terlebih dahulu mengambil ingatan para soul. Organisasi ini adalah pembuat kenangan di mana bahan dasar pembuat kenangan adalah energi yang dikumpulkan dari memori para hantu, begitu memori hantu diambil, mereka akan melupakan urusan tertinggal mereka dan langsung menuju cahaya. Dan Siwon, pimpinan SoulMate mengganggap kalau oragnisasi tersebut sangat berbahaya, terlebih untuk para soul dan dia ingin menyelidiki lebih jelas bagaimana sistem kerja mereka.
Bukan hanya itu masalah yang terjadi, hubungan Sun dan Jang yang baru seumur jagung juga diuji. Sun tidak ingin berbohong terus, dia ingin berkata jujur kepada Jang kalau dia memiliki kekuatan supranatural sayangnya Jang tidak percaya dengan namanya hantu, dan itu sangat membuat dilematis Sun. Su Jin juga berusaha membuat hubungan Sun dan Jang tidak langgeng, membuat satu sama lain saling cemburu, Arang dengan kecerewetannya bisa menyetir pikiran orang lain, terlebih Sun, bisa membuat kita tertawa akan tingkah polahnya, masa lalu Siwon di mana yang menjadi cikal bakal terbentuknya SeoulMate.
Sangat disayangkan seri ini berhenti di buku kedua, walau buku ini lebih lucu dan penuh konflik saya merasa juga banyak kekurangannya, selain typo yang cukup banyak, salah satunya ada di halaman 236, pada salah satu footenote yang memiliki arti Jangan lakukan apa? pada kalimat di atasnya penulis tidak menuliskan bahasa Korea tetapi langsung terjemahannya di mana artinya ada di footenote tersebut. Ceritanya serba nangung. Tidak dijelaskan secara rinci organisasi Memory Marker, masa lalu Siwon yang menurut saya sangat penting, hubungan Arang dan Dong, serta para soul lainnya. Kalau dari segi romancenya menurut saya sudah mengalami perkembangan, baik itu karakter kedua tokoh utama ataupun perasaan mereka, tapi buku ini tidak hanya bercerita tentang Sun dan Jang, tetapi sedikit banyak menyangkut organisasi SeoulMate jadi saya berharap akan lebih banyak lagi kejelasan tentang orang-orang yang berada di SeoulMate.
"SeoulMate itu wadah bagi para soul yang masih tidak dan belum ingin menyelesaikan pekerjaan tertinggalnya di bumi. Masuk ke SeoulMate, aku harap para soul mengubah pikiran mereka." Siwon menjawab perlahan. "Dengan membantu klien, aku berharap mereka menyadari betapa manusia sangat lemah, butuh pertolongan, juga harapan dan jawaban. Orang-orang yang ditinggal oleh para soul ini butuh jawaban dari mereka. Perlahan, soul biasanya akan melepas keenganan mereka dan menyelesaikan pekerjaan tertinggalnya."
Overall saya suka endingnya, kalau ditanya pasangan soul-mate mana yang paling saya suka maka jawaban saya adalah Sun dan Arang, mereka adalah duo maut dan tidak ada yang bisa mengalahkan galaknya Sun dan cerewetnya Arang XD. Masih sama seperti buku pertama, buku ini dilengkapi dengan footenote bahasa Korea yang bertebaran di cerita dan di bagian akhir ada bonus komik yang lucu.
Bagian yang paling romantis adalah ketika Jang berusaha sekuat tenaga mendapatkan boneka untuk Sun dan ketika secara bersama-sama mereka berkata:
"Setiap ada hujan, aku akan menginggatmu. Karena kamu benci hujan. Dan kamu, di tengah kebencianmu, kamu akan menginggatku." Sun dan Jiwo bersamaan mengatakan kalimat itu.
Saya masih berharap akan ada lanjutannya, membahas orang-orang yang ada di SeoulMate selain Sun, atau mungkin ada cerita tersendiri tentang Siwon dan Memory Marker :D
3 sayap untuk organisasi yang akan selalu dirindukan.
Judul: SeoulMate is You Penulis: Lia Indra Andriana Diterbitkan oleh: Penerbit Haru Jumlah halaman: 320 halaman Tahun terbit: Mei 2012, cetakan pertama – September 2012, cetakan kedua
Sinopsis: Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?
Sebagai seseorang yang diberi kemampuan bisa melihat hantu, diikuti oleh seorang hanti adalah hal yang lumrah bagi Kim Sun. Namun saat kekasihnya dibuntuti oleh seorang Hantu Rambut Mie mengerikan siang dan malam, Sun tahu ia harus melindungi kekasihnya itu.
Belum sempat mengusir Hantu Rambut Mie yang suka berteriak itu, Siwon – ketua organisasi ‘penyalur hantu’ bernama SeoulMate tempat Sun bekerja – mengatakan bahwa ada sebuah organisasi bernama Memory Maker yang berusaha mengacaukan kehidupan hantu dan manusia. Dan sepertinya, kehadiran Hantu Rambut Mie ini berhubungan dngan Memory Maker. Apakah itu artinya kekasih Sun juga ada dalam bahaya?
Sekarang, saatnyalah untuk memberitahu kekasihnya bahwa ia memiliki kemampuan bisa melihat hantu. Tapi, apakah itu langkah yang tepat?
Review: Sun ragu, apakah prianya akan benar-benar mengingatnya setelah apa yang terjadi pada mereka sebelumnya. Ia ragu karena pria itu bahkan mendatanginya di bawah pengaruh Arang – soulnya yang dulu pernah ditemuinya bersama Jang. Tapi pada kenyataannya, prianya bukan terpengaruh oleh Arang. Pria itu mengikuti kata hatinya. Mengikuti kata hati yang sebenarnya tidak ia pahami kenapa ia jadi seagresif itu pada Sun. Meskipun pada akhirnya pria itu menjadi kekasih Sun, apa yang pernah ada di masa lalu mereka tidak mudah muncul dalam kepala pria itu begitu saja. Pria itu – Ji Woo – yang tidak tahu menahu soal masa lalunya dengan Sun merasa aneh akan sikap Sun. Ditambah lagi, Ji Woo tidak tahu kalau Sun memiliki kemampuan bisa melihat dan berbicara dengan hantu.
Suatu ketika, saat mereka ada di pemakaman, ada Hantu Rambut Mie yang mengikuti Ji Woo. Sun yang melihatnya merasa bingung dan ketakutan. Apa yang membuat hantu itu mengikuti kekasihnya?
Belum jelas soal apa yang terjadi dengan Hantu Rambut Mie itu, Siwon – ketua organisasj SeoulMate – menemukan informasi tentang organisasi yang bernama Memory Maker. Hantu Rambut Mie yang kehilangan sebagian ingatannya, apakah berhubungan dengan organisasi tersebut?
Sun ragu, apakah harus memberitahu Ji Woo soal kemampuannya atau tetap membiarkan kemampuannya tersembunyi.
Di buku kedua ini lebih banyak adegan yang menguras hati karena Ji Woo tidak ingat pada masa lalunya dengan Sun. Adegan manis dan menyenangkan masih ada, hanya saja lebih banyak di buku pertama. Kecuali adegan manis para hantu yang sedang jatuh cinta. Hehehehehehehehe
Ketegangan akan Memory Maker, organisasi yang juga berhubungan dengan para hantu sekaligus berhubungan soal ingatan. Ingatan yang bisa diciptakan untuk manusia dan ingatan yang bisa diambil begitu saja dari hantu supaya lebih cepat menuju cahaya. Haish, benar-benar jauh lebih menegangkan.
Bahasanya masih sama santainya dengan buku pertama. Cuma ketegangan masalahnya jauh lebih terasa di buku kedua ini. Duo SeoulMate dan SeoulMate is You ini sangat menghibur.
Kisah Kim Sun kembali berlanjut di novel kedua, Seoulmate is You. Di novel kedua ini, Sun telah resmi berpacaran dengan Jang yang telah kembali ketubuh manusianya dengan nama Shin Ji Woo. Sun sendiri sangat mencintai Jang. Karena itu belakangan ia terpikir untuk membuka rahasia pada Jang perihal kemampuan supranaturalnya dalam melihat hantu hanya demi membuktikan tak ada hal yang ia tutup-tutupi dari Jang. Namun ditengah rencananya untuk mengatakan rahasia itu, soul yang lain bernama Arang datang mempengaruhinya. Arang menegaskan bahwa tindakanya untuk mengatakan rahasianya pada Jang bukanlah sebuah tindakan yang tepat. Hal tersebut bisa membuatnya di cap gila dan lebih yang parah dari itu, Jang bisa dengan mudah meninggalkannya.
Sun yang bimbang karena merasa takut kehilangan Jang akhirnya memilih untuk membungkam rahasia itu dan mengalihkan perhatiannya pada hantu rambut mie yang belakangan sering menganggu kehidupannya. Hantu rambut mie ini semula mengekor Jang setelah kepulangan kekasihnya itu dari ziarah di kuburan Hwang Tae Kwang, salah seorang sahabat Jang. Ia bahkan juga tidak berhenti berteriak meminta Jang untuk memindahkan makamnya karena ia merasa makam yang ia tempati di kuburan dengan nisan bertuliskan Hwang Tae Kwang bukanlah tempat dimana seharusnya ia berada. Sun yang mendengar persoalan itu mencoba berkomunikasi dengan hantu itu dengan menanyakan siapa dan dimana ia berasal jika ia memang bukan Hwang Tae Kwang. Tapi alih-alih menjawab, hantu itu malah membuatnya kesal dengan tindakan amnesianya.
Sementara itu, di organisasi Seoulmate sendiri, Siwon--pemimpin Seoulmate-- memberitahu Sun bahwa ada sebuah organisasi misterius yang mulai berkembang dan menjadi saingan Seoulmate. Nama organisasi itu Memory Maker, pencipta kenangan. Tak ada informasi akurat yang mampu menjelaskan secara pasti bagaimana organisasi ini bekerja. Yang Siwon tahu hanyalah isu bahwa Memory Maker bekerja dengan mengambil kenangan semasa hidup para hantu. Entah itu secara paksa ataupun sukarela. Dan hal ini pun turut mendorong Sun untuk menganalisa sesuatu yang juga berkaitan dengan Memory maker ini. Sesuatu yang berhubungan dengan hantu rambut mie dan kemungkinan bahwa ia adalah salah satu korban yang diambil ingatannya oleh organisasi misterius itu.
Namun , belum lagi penyelidikannya terhadap Memory maker dan si hantu rambut mie selesai, Sun harus berhadapan dengan persoalan baru. Persoalan yang kembali datang dari keinginanan mendesaknya untuk mengatakan rahasia tentang kemampuan supranaturalnya pada Jang. Bagimanapun juga ia tak ingin lama-lama menyimpan rahasia ini sendirian. Jang perlu tahu hal itu. Tapi apakah dengan dengan begitu Sun sudah siap dengan resiko yang akan dihadapinya? terlebih lagi, apakah akhirnya dengan semua masalah asmaranya itu, Sun juga mampu mengungkap jati diri hantu rambut mie sekaligus organisasi Memory Maker yang semakin meresahkannya?
Judul : SeoulMate is You Penulis : Lia Indra Andriana Penerbit : Penerbit Haru Jumlah halaman : 320 Tahun terbit : 2012 ISBN13 : 9786029832556
SeoulMate is You merupakan sekuel dari SeoulMate masih menceritakan tentang Kim Sun, gadis yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan hantu. Di sini Kim Sun berpacaran dengan Shin Ji Woo a.k.a Jang yang dulu sempat gentayangan saat koma di buku sebelum ini. Masalahnya adalah Sun tidak kasih tahu ke Ji Woo kalau dia bisa melihat hantu, karena dia takut akan kehilangan pemuda itu jika dia memberitahunya. Tapi, ketika kekasihnya dibuntuti oleh hantu berambut mi dengan luka bakar di separuh wajahnya, apakah Sun akan tetap diam saja? Sun masih galau antara mau kasih tahu Ji Woo atau tidak perihal kemampuannya tersebut, belum lagi ada organisasi Memory Maker yang bertentangan dengan tujuan SeoulMate yang didirikan oleh Siwon.
Cerita manusia-hantu ini masih manis, cute, nggak ada unsur horrornya sama sekali. SeoulMate masih dengan proposal-proposalnya untuk membantu klien. Arang masih hantu centil yang gampang banget mempengaruhi manusia ataupun hantu. Tapi Ji Woo sudah tidak ingat dengan kehidupannya selama menjadi hantu dulu.
Sejujurnya aku penasaran juga sama si hantu rambut mi ini dia sebenernya siapa sih? Sampai pada akhirnya semua terkuak ketika salah satu tokoh muncul. Dan itu agak bikin kaget, dikit aja tapi, ehe. Manusia kan emang gitu ya, bakal melakukan apa saja kalau sudah dalam kondisi terdesak. Terus tentang Memory Maker, aku mulai paham kenapa ada Memory Maker ketika Siwon menjelaskannya saat dia mabuk di tempat karaoke itu. Dan dengan adanya Memory Maker jadi terungkap sebagian masa lalu Siwon *sad*
Tentang pencarian jati diri Si Hoo a.k.a si hantu berambut mi, mau tidak mau membuat Sun harus pergi ke Suwon karena itu masuk ke dalam proposal yang dititahkan oleh Siwon si pemimpin SeoulMate. Kyaaaaaa saat disebutkan Jewel In The Palace aku langsung bayangin kalau bisa jalan-jalan ke sana suatu saat.
Dan mendekati ending.. ternyata eh ternyata hubungan antara Si Hoo dan Sun tidak sesederhana itu, maksudnya.. benang merah yang menghubungan Si Hoo, Sun, dan Ji Woo ternyata lebih jauh daripada yang aku bayangin di awal, kak Lia emang daebak!
Dan favoriteku adalah quote ini :
"Setiap ada hujan, aku akan mengingatmu. Karena kamu benci hujan. Dan kamu, di tengah kebencianmu, kamu akan mengingatku."
Buku ini adalah sequel dari Seoulmate yang melanjutkan kisah Sun dan Jang/Ji Woo. Aku belum mereview novel itu karena aku keduluan baca yang ini T_T Adalah Kim Sun seorang manusia yang bisa melihat sosok hantu dan ia memiliki seorang Soul yang bernama Arang -hantu yang menjadi pendampingnya, hantu perempuan yang suka memakai hanbok dan sangat menyukai Jang Geun Seok- Jadi, Waktu itu Sun dan Jan sedang berada di sebuah kuburan kemudian turunlah hujan yang sangat lebat yang membuat mereka harus berteduh sejenak. Saat mereka sedang berteduh, muncul lah sosook hantu Rambut Mie dengan wajah separuh terbakar yang berteriak-teriak dengan sangat keras pada Jang -Jang sama sekali tidak bisa melihat dan mendengar hantu itu- dan Sun menyaksikan kejadian itu karena Sun bisa melihat hantu. Hantu itu merupakan salah satu dari korban dari Organisasi Memory Maker -sebuah organisasi yang mengambil ingatan para hantu- dan diyakini Siwon -Ketua organisasi SeoulMate- sebagai organisa jahat.
Dalam novel ini, Sun menghadapi berbagai macam masalah. Dia dilema apakah harus memberitahu atau tidak kepada Jang bahwa ia bisa melihat hantu, membantu hantu rambut mie untuk menemukan "rumah" yang sebenarnya untuk dia dan menemukan identitas nya agar bisa kembali menuju cahaya, serta kisah percintaan Arang hantu yang selalu mengenakan hanbok yang setia menjadi soul untuk Sun meskipun Arang terkadang menjadi sangat menyebalkan.
By the way, tulisan kak Lia dalam novel ini beserta penjelasannya sangat bagus sekali. Untuk aku seorang gadis yang sama sekali belum pernah ke Korea bisa merasakan hawa Korea ada di dalam novel ini *sedikitlebaytapiinifakta. Yaah kak Lia belum pernah mengecewakan lah dalam menulis sebuah novel apalagi novel SeoulMate is You ini, tema yang menarik kisah hantu dan manusia. Jadi keingat cerita Arang and the Magistrater -Shin Min Ah yang juga jadi hantu- ^_^
Dan ada kabar baik untuk para pembaca sekalian. Dibagian akhir novel ini ada sedikit komik yang menceritakan beberapa kejadian yang ada di dalam novel ini. Dan komik nya lucu banget..
Novel ini merupakan sekuel dari SeoulMate, masih bercerita tentang Kim Sun dan organisasi SeoulMate dan kisah cinta Sun dan Jang (Ji Woo). Sebenarnya membaca sinopsis dari backcover pun kita sudah bisa membayangkan kisah apa yang ditawarkan sekuel ini. Namun, aku tetap suka dengan alur ceritanya yang mengalir, tingkah lucu para hantu dan permainan emosi Sun dan Jang yang mulai renggang hubungan percintaannya.
Jang yang kembali ke tubuh aslinya menjadi Ji Woo, akhirnya berpacaran dengan Sun. Namun, Ji Woo tidak pernah ingat bahwa dulu dia sempat menjadi hantu gentayangan, dan Ji Woo tidak percaya hantu. Sun yang ingin mengatakan yang sesungguhnya pun menjadi dilematis, Sun hanya ingin mengatakan kalau dia bisa melihat hantu. Hal ini pun diperparah dengan kemunculan hantu berambut mie yang ternyata juga amnesia, lupa dengan identitasnya. Hantu ini selalu mendekati Ji Woo karena merasa mempunyai ikatan yang kuat dengan Ji Woo, Sun yang mengetahui perihal kehadiran hantu ini pun berusaha melindungi Ji Woo, tapi Ji Woo susah untuk percaya bahkan hubungan mereka pun menjadi renggang.
Sun bersama Arang akhirnya pun berusaha menemukan puzzle demi puzzle Si Hoo, si hantu berambut mie, membantunya untuk menemukan identitasnya dan kembali ke cahaya. Dan Sun pun berusaha meyakinkan Ji Woo tentang kemampuannya melihat hantu.
Novel ini masih unik, menawarkan rasa yang sama, cerita hantu yang manis dan lucu, tanpa unsur seram sedikitpun dibalut kisah cinta dunia hantu, aduuuh ngebayangin Arang menikah dengan Dong (bikin senyum sendiri). Overall, 3.5 bintang untuk novel ini =)
Pertama liat buku ini di toko buku, aku langsung terpikat sama covernya. (sepuluh jempol buat ilustratornya)
Lalu, lalu, masuk ke isi cerita. WOW! Ini buku yang tepat buat pembaca yang haus sama alur cerita dan konflik enerjik yang nggak ngebosenin (alias itu-itu mulu) dan gaya tulisannya emang cocok dan pas buat remaja. Nggak terlalu puitis dan dipadati diksi-diksi yang kadang bikin kening berkerut dan yang penting nggak bertele-tele.
Ohiya, ini bagian sekuel dari Seoulmate. Di bagian kedua ini, aku merasa cerita difokuskan pada kisah cinta Ji Woo dan Sun. Yang ternyata nggak semulus yang mereka bayangkan ketika Jiwoo masih jadi hantu gentayangan bernama Jang.
Bagi pecinta Korea, alias K-popers, ini buku highly recommended! Suasana Korea yang dituturkan oleh penulis sanggup menghidupkan imajinasi pembaca. Dan sukses bikin aku mikir bahwa 'nggak mungkin kalo penulisnya belum pernah ke Korea' *oke yang ini abaikan. haha Dan yang lebih penting, (masih bagi K-popers) ada selipan adegan Jang Geun Seok di sini. (meski cuma cameo. haha) Dan ada sedikit feel FF terselubung dimana beberapa nama tokoh dibuat mirip dengan nama artis idola. Jadi berasa kayak baca FF gitu. hahaha XD
Well, plot untuk cerita ini bener-bener disusun apik. unpredictable! untuk gaya bahasa, aku hanya ngerasa sedikit rancu pada beberapa bagian yang kadang terasa terburu-buru. Itu aja sih... XD
Dan..jeng jeng!! Novel dari sekuel SeoulMate ini masih bikin saya tergila gila pada tokoh Jang ^3^
Pertama tama, saya ngasih bintang karena kovernya yang imut dan enak diliat. Saya suka banget sama tokoh chibi Sun dan Jang-eh, ralat, Ji Woo-yang bener bener cute XD Pernyataan ini bikin saya makin tak sabar menunggu bungkusan novel ini terbuka, dan segera membaca novelnya sampai habis.
Dan, ceritanya juga sama menariknya dengan cerita sebelumnya. Di cerita ini-tokoh Sun dan Jang (Shin Ji Woo) tetap ada. Hanya saja, kali ini bukan hubungan merekalah yang dijadikan pokok permasalahan, melainkan sebuah organisasi bernama Memory Maker.
Memory Maker-yang bisa menyediakan kenangan untuk kliennya, menjadi permalsahan. Diikuti kehadiran hantu berambut mi berwajah mengerikan, juga masalah Su Jin yang terus terusan menghasut Jang untuk segera memutuskan Sun karena menurutnya Sun selalu membawa bencana.
Masalahnya dapet banget. Walaupun saya sempat merasa kecewa karena Jang yang saya kagumi di novel SeoulMate berubah menjadi sosok Ji Woo, rasa kecewa itu ditutupi dengan permasalahan yang membawa pembaca merasa masukkedalam cerita.
Jika ada sekuelnya yang ketiga, mungkin saya akan merasa sangat sangat puas. Tapi mbak Lia menulis di halaman terakhir novelnya ini kalau novel SeoulMate is you adalah novel terakhir dari sekuel SeoulMate :( *PelukJang*
"Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?" ------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Manusia itu beruntung. Kehidupan itu anugerah terbaik yang pernah ada. Hidup cuma sekali. Manfaatkan sebaik-baiknya."
Perjalanan Kim Sun - yang mempunyai kemampuan melihat hantu - sebagai seorang mate yang bekerja di Seoulmate berlanjut. Setelah hantu pertamanya yang bernama Jang sadarkan diri dari koma dan kembali pada tubuh manusianya yang bernama Shin Ji Woo, Sun disibukkan dengan soul lain yang bernama Arang. Sehari-hari Sun tetap disibukkan dengan berbagai macam proposal yang harus dikerjakan bersama dengan hantu yang harus dipimpinnya. Akan tetapi semenjak ia menjadi kekasih Ji Woo, selalu ada sesuatu yang mengganjal di hati Sun. Selama ini, ia tidak pernah mengungkap kemampuan khususnya kepada Ji Woo, demikian juga dengan pekerjaannya di Seoulmate. Bagi Sun, mengatakan kebenaran tentang kemampuannya adalah hal yang amat beresiko. Ia sungguh takut terhadap reaksi Ji Woo atas kemampuannya yang unik itu...
SeoulMate is You merupakan sequel dari SeoulMate yg telah lebih dulu terbit. Novel ini merupakan kelanjutan dari cerita Kim Sun dan Jang (Shin Ji Woo) dengan Jang yang telah kembali lagi ke tubuhnya. Dalam novel ini, Sun harus berhadapan dengan beragam masalah, termasuk mengenai kemampuannya. Dia berada dalam dilema apakah harus memberitahu Ji Woo - yg notabene tidak mengingat kehidupannya sebagai Soul - atau tidak. Selain itu, Sun dan Ji Woo juga mengalami krisis terbesar dalam hubungan mereka berdua, yaitu kepercayaan. Saya masih belum membaca prequel SeoulMate, jadi belum bisa berkomentar tentang hubungan kedua novel ini. Sebenarnya, cukup lama bagi saya untuk menyelesaikan novel ini dikarenakan ketakutan saya akan klimaks yang menimpa Sun (maklum, I'm a sensitive girl who can easily cry because of an act). Sebagai penyuka genre horror-mystery-fantasy, saya hanya bisa mengatakan daebak buat mbak Lia yang telah membuat novel sekeren ini. Katanya mau bikin trilogi novel ini ya? Semoga bisa kesampaian deh!
I like this novel's tagline "Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?"
Lastly, buat Arang, kau benar-benar hantu unik yang menyebalkan tapi sahabat dekat yang bisa diandalkan.
Waw, kenapa aku baru bertemu buku ini! hehe Cerita yang sangat menghibur! I really enjoyed it. Ide ceritanya benar-benar unik. Twist yang begitu apik. Dan gaya menulis yang membuatku langsung menyukai tulisan Lia Indra Indriana. Tadinya aku pikir buku ini lebih banyak terfokus pada misteri Memory Maker, ternyata unsur Romance-Komedi lebih mendominasi.But I like it. Sayangnya aku tidak membaca seri pertamanya jadi aku tidak mengetahui pasti bagaimana karakter masing-masing toko. Apalagi Ji Woo alias Jang. Aku sempat membaca beberapa review tentangnya, yang katanya Jang itu orangnya ramah. And well, sepertinya itu memang keliatan selama aku membaca buku ini. Aku sangat senang dengan setiap tokoh yang diciptakan Lia Indra dalam Seoulmate ini, very memorable. All of them. Tentunya aku memfavoritkan Ji Woo. Aku selalu menyukai orang dengan cinta yang sangat besar dan mempunyai sikap manis sepertinya. ^^ Tapi karakter Sun juga Arang pastinya, sangat sangat menghibur. Well, walaupun ada beberapa kejadian yang membuat dahi berkerut seperti bagaimana Hye Jin tiba-tiba ada padahal sebelumnya Su Jin yang mempunyai janji dengan Ji woo dengan cardnya, misteri Memory Card yang saya rasa kurang terselesaikan, tapi itu tidak mengurangi bintang lima yang aku berikan. Great Book. Great Story. ^^
lanjutan dari novel Seoulmate, ceritanya bagus, tapi kalau dibandingin dengan novel pertamanya aku lebih suka yang pertama. disini terjadi banyak konfilk, mulai dari pertengkaran Jang, ada hantu rambut mie *ngakakbacanya* dan soal organisasi lain yang menyerupai Seoulmate tapi katanya lebih jahat :O terus tokoh favoritku Arang, kurang banyak muncul x_x hehe
Quote favorit: "Terkadang kenangan indah tidak selamanya membahagiakan. Terutama jika kita tidak bisa membaginya dengan orang yang kita sayang." page 155
"Aku tahu tidak ada yang namanya bohong putih atau bohong hitam. Kebohongan itu sama saja" page178
"Kebohongan tidak pernah bertahan lama. Kebohongan hanya bisa menyelamatkan keadaan sesaat saja, tapi mengacaukan masa depanmu. " page180
"Dewasa bukan berarti tidak membutuhkan orang lain, kan?" page217