Jump to ratings and reviews
Rate this book

Lupus ABG #5

Lupus ABG: Bohong Itu Nyontek

Rate this book
Bohong itu artinya tidak sesuai dengan keadaan yang benarnya. Dusta. Palsu. Jadi jangan sekali-kali ngebohong, atau membuat sesuatu yang bukan sebenarnya. Itu dosa. Dan bohong sama juga dengan nyontek. Lho? Iyalah. Bila seseorang menyontek, artinya dia telah berbuat sesuatu yang bukan sebenarnya. Iya, kan? Tentu ini sangat nggak baik. Kalo waktu sekolah aja udah nyontek, ntar gedenya, kalo pengen sukses pasti maunya lewat jalan pintas! Makanya Lulu yang sempat nyontek langsung nyesel tujuh turunan! Doi jadi salting dan akhirnya mengaku, karena nggak pengen diuber-uber rasa bersalah! Tapi kalo ngebohong buat kebaikkkan atau buat nyenengin ati orang, boleh juga. Kayak si Lupus yang pernah ngebohong, katanya dia bisa bikin cerita lima puluh kata dalam waktu sepuluh detik. Masa sih? Ya, gini ceritanya: Suatu hari Mami nyari-nyari kucing, mau ngasih tulang ikan asin. Mami memanggil-manggil kucing itu: 'Pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus, pus...!'

128 pages, Paperback

First published January 1, 2000

6 people are currently reading
309 people want to read

About the author

Hilman Hariwijaya

113 books219 followers
JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \"normal\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
50 (19%)
4 stars
63 (25%)
3 stars
110 (43%)
2 stars
26 (10%)
1 star
2 (<1%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Nanny SA.
343 reviews41 followers
June 14, 2011
Kumpulan cerita Lupus dan Lulu :
1. Lulu, senior dan Modern Dance
2. Bohong itu nyontek
3. Misteri Lipstik
4. Compact Disk yang engga kompak
5. Si Buset
6. Geledah
7. Telepon setan
8. Tukang ngutang itu , oh...! (Bgian perama, ih..! )
9. Tukang ngutang itu, oh...! ( Bagian kedua, ih..! )
10. That's what Friends are for

bagi yang waktu mudanya pernah baca, apakah masih ingat ceritanya, kalau masih ingat berarti daya ingatannya masih okeh :D
Profile Image for Devina.
149 reviews7 followers
March 25, 2011
Dalam dua hari ini lagi kejar tayang baca serial lupus, kemarin dapat buku Lupus cm 10rb/3bh buku.. Alhasil di bawa pulang deh semua bukunya. Di buku ini cerita yang paling kocak itu cerita Papi n Mami Lupus yang bertengkar gara2 Insiden Lipstiknya si Lulu, Lulu ga sengaja hapus lipstiknya pake sapu tangan Papi, alhasil pas Mami liat ada bekas lipstik di sapu tangan Papi, dia langsung gelap mata dan cemburu buta ama Papi.. Tanpa babibu dia langsung ngamuk ama Papi yang baru pulang kantor.. Duh.. Kesian si Papi..
Profile Image for ami ☆ ⁺‧₊˚ ୭.
156 reviews18 followers
June 20, 2021
ceritanya ringan, unsur komedinya lumayan. sayang banget cerita begini udah ngga terlalu laku, padahal buat sekedar nambah bahan bacaan lumayan banget. karena bahasanya sekenanya, jadi lebih deket sama kehidupan sehari-hari
Profile Image for ukuklele.
464 reviews20 followers
July 16, 2022
Setelah Lupus ABG (Maret 1995), Jadi Lupa Sama yang Lain (Juli 1995), dan Cinta Lupus (September 1995), mengacu pada urutan pertama terbit semestinya Ringan Sama Dijinjing, Berat Sama Difficult (Maret 1996), tapi saya tidak menemukannya di Ipusnas sehingga loncat ke Bohong Itu Nyontek (September 1997). Saya baca cetakan keempat (Agustus 2003) yang ada di Ipusnas.

Sebelum memasuki cerita, penulis memberikan pengantar berjudul "SEMUT ABG: Sekadar Prolog" yang sudah mengajak termenung. Penulis mengomentari tren remaja yang cepat sekali berkembang, fenomena ABG yang suka ikut-ikutan dan materialistis. Penulis mencontohkannya dengan hal-hal yang kayaknya ngetren pada era '90-an ke belakang seperti skateboard, sepeda BMX, sepatu Doc Mart, sepatu Airwalk, dan seterusnya.

Seketika saya merasa relate. Awal mencoba-coba membuat novel dengan tokoh remaja, saya menggunakan latar pada waktu saya menuliskannya. Jadi kalau saya menulis pada 2012, maka latar waktu di novel pun 2012. Hingga saya menyadari kenyataan seperti yang diutarakan dalam pembuka buku ini. Dalam draf-draf selanjutnya, saya menggunakan latar yang "autentik" alias latar waktu saya sendiri ketika masih remaja. (Walaupun nantinya ada yang lebih mundur lagi.) Dengan begitu, tampak saya menulis novel dengan tokoh remaja bukan untuk dibaca oleh remaja pada waktunya diterbitkan secara komersial (toh sekarang saya sudah tidak bermimpi soal itu), melainkan lebih untuk remaja di dalam diri saya yang ingin bernostalgia atau terpuaskan hasrat-hasratnya(?).

Eh, kok curhat.

Maka pembacaan Lupus ABG yang terbit pada 1990-an-2000-an ini nostalgia-dan-referensi-able banget deh.

Maka mainan yang paling cocok buat anak ABG adalah mainan yang bisa berkembang, atau model simulasi. Karena semua ABG itu ornamentik. Mereka tidak mencipta, tapi baru menghias-hias. (halaman 12)


Pantas lah banyak cerita di W*ttp*d begitu-begitu saja, ada kemiripan dengan satu sama lain. Karena banyak "author" di sana yang masih ABG, maka karangan mereka sekadar memodifikasi templat yang telah populer atau terlebih dahulu berhasil. Yah, sepertinya sewaktu ABG pun dalam berusaha mencipta saya juga banyak meniru sih, ikut-ikutan.

Melalui pengantar ini, penulis menganjurkan pentingnya persistensi atau ketetapan hati untuk melakukan hal yang berguna, menjadi trendsetter alih-alih follower. Kalau menurut bahasa anak muda sekarang mah mungkin jadilah influencer. Kalau si ABG telah menjadi ASN alias Aparatur Sipil Negara, maka dia harus menjadi "penggerak masyarakat".

Dan, pernyataan di akhir pengantar ini kena banget.

Ya, masih banyak yang harus kita lakukan, tapi waktu tak mengizinkan.

Pernahkah kamu merasa begitu?
(halaman 14)


Iya banget! Belakangan ini saya selalu merasakannya! Karena sekarang ini saya sudah bukan lagi ABG, melainkan ABT (Anak Baru Tua), waktu terasa semakin sempit. Sudah saatnya menyisihkan hal-hal yang kurang bahkan tidak penting dan mengerjakan hal-hal yang betul-betul berguna saja, contohnya yaitu membaca buku ini karena hidup ini juga butuh ketawa-ketiwi :D

Lanjut ke cerita.

Seperti di buku-buku sebelumnya, di buku ini juga ada 10 cerita. Sebagiannya mengangkat Lulu sebagai tokoh utama, yaitu:
Bab 1. Lulu, Senior, dan Modern Dance
Bab 2. Bohong Itu Nyontek
Bab 3. Misteri Lipstik
Bab 5. Si Buset

Lulu itu karakternya persis Lupus, cuma versi cewek jadinya centil, fashionable, modis, apalah, pokoknya G4UL, tapi dalam berbicara dengan teman-temannya kok ber-"saya-kamu" bukannya "gue-elu". Baik Lupus maupun Lulu sepintas tampak seperti anak teladan yang kalau mengerjakan soal TKP CPNS HOTS dengan sejujur-jujurnya dari lubuk hati yang terdalam bakal dapat poin 5 semua. Mereka adalah tipe anak yang suka ditodong teman-temannya agar menjadi juru bicara karena keberanian mereka, serta mampu memberikan solusi. Meski begitu, namanya juga manusia, mereka pun bukan anak yang sama sekali sempurna. Kadang mereka melakukan kebodohan atau kesalahan, tapi tetap dapat memberikan amanat bagi pembaca muda.

Seperti biasanya pula, buku seri ini diselipi oleh tips-tips dari keluarga Lupus dengan ilustrasi dan font yang lucu. Dari Lulu, ada tips mendekati cowok keren tapi cuek. Dari Lupus, ada tips(?) menolong Mami menghabiskan uang Papi. Dari Mami, ada cara-cara menelepon yang baik dan benar (kalau sekarang mungkin cara bermedia sosial yang sopan dan santun, wkwk). Dari Papi, ada cara-cara menanggapi protes.

Cerita favorit saya yaitu cerita terakhir, "That's What Friends Are For", ketika Prudence dan Mia mendekatkan Lupus dan Rio, supaya Lupus bisa memengaruhi Rio agar menjadi cowok yang romantis dan penuh perhatian juga, tapi akhirnya ... .
2 reviews
June 17, 2009
buku ini lumayan bagus
dengan bahasa humor segar jaman dahulu yang gak bklan mati
keren
Profile Image for Afifah Alfiandri.
47 reviews
February 23, 2023
Lupus yang ini tuh ceritanya pas lagi SMP dan papinya masih ada. Buku ini diterbitkan di tahun 1997 oleh Gramedia Pustaka Utama (saya belum lahir di tahun itu hehe). Jadi, tak heran isi ceritanya berkaitan dengan tren-tren yang ada di zaman itu, misalnya mendengar musik lewat CD player yang mirip walkman. Namun, itulah hal menariknya bagi saya, karena pembaca seakan diajak wisata masa lalu ke zaman-zaman ibu ayah kita ketika remaja.

Secara fisik, halaman buku ini tipis -hanya 128 halaman. Jadi, kalau kamu sedang mencari bacaan ringan, buku ini bisa jadi salah satu opsi. Sementara itu, hal yang menurut saya kurang sreg hanya di bagian guyonannya yang kurang relevan dengan zaman ini. Selebihnya, saya mungkin bisa membaca ini lagi untuk mencari hiburan dalam bacaan.

Sekian ulasan singkatnya! ^^
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.