Jump to ratings and reviews
Rate this book

Nar’Kobar: The Motivator

Rate this book
"Novel Komedi Jin Pertama di Indonesia"

Aku ada di sekitarmu. Aku ada di dekatmu. Aku setiap saat mengamati dan memelajari kehidupanmu. Aku mengetahui segala rahasia dan seluk-beluk tentang dirimu. Aku dapat memasuki dan menguasai setiap molekul di tubuhmu. Aku dapat memasuki alam mimpimu dan memberi mimpi-mimpi indah. Aku dapat mengetahui segala hasrat terpendam di lubuk hatimu. Aku senantiasa memberimu semangat, ide, keinginan, motivasi, demi kenikmatand an kepuasan hidupmu. Aku adalah sahabat dan pendamping setiamu. Aku adalah Sang Motivator. Aku adalah NAR'KOBAR.

Ini kisahku...

599 pages, Paperback

First published January 1, 2006

2 people are currently reading
35 people want to read

About the author

Andhika Pramajaya

1 book2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (27%)
4 stars
9 (27%)
3 stars
11 (33%)
2 stars
2 (6%)
1 star
2 (6%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Nenangs.
498 reviews
January 24, 2011
uh...kenapa juga pake plesetan2 nama artis, film, acara tivi, dlsb? mana sering pulak plesetan2nya. jadi rada2 ilfil gara2 itu semua. padahal bisa kukasih 4 bintang.

inti utama ceritanya tentang Nar'Kobar, seorang (atau seekor?) jin motivator yg sedang memotivasi seorang Lena untuk terlena dan lupa sama sang Pencipta (istilahnya "gampusan"). Tokoh manusia yg cukup menonjol adalah Ipung, anak seorang paranormal kondang narasumber sebuah acara mistis di TV, yang naksir & berusaha PDKT sama Lena. Cerita berjalan, berbagai peran pembantu bermunculan. ada yang sakti, ada yang cemen. ada yang penguasa, ada yang rakyat jelata. tapi semua terasa nyambung dengan cerita.

ceritanya lumayan, ngalir, bahasanya lumayan gahool, bisa dinikmati (kecuali plesetan2nya). leluconnya juga lumayan. beberapa bagian cerita membuat berpikir bahwa sang pengarang emang beneran tahu seluk-beluk dunia jin (dan keberadaan dunia2 lainnya). buat yang tertarik sama dunia jin, tapi amatiran (seperti sayah), lumayan juga buat senggolan pertama. soalnya (mungkin) terlalu fiksi kalau mau dibilang perkenalan. :)

kalo ada lanjutannya, bakalan kubaca, Insya Allah.
Profile Image for Palsay  .
259 reviews38 followers
June 1, 2009
Tadinya kupikir ini bakal seperti Barty-ku...
tapi sepertinya pengarang kurang fokus di karakter Nar'Kobarnya sendiri...terlalu banyak karakter, terutama putri larasati sama Ainuur yang bagiku sih ngga penting banget malah bikin jadi males nerusin bacanya..
Tapi sebagai referensi dunia per-jin-an sih boleh lah...malahan maunya ngasi 3,5 stars ..hehehe
4 reviews
March 15, 2023
Novel dengan tokoh utama seekor (seorang) jin yang pertama kali saya baca.
Benar benar unik
Profile Image for htanzil.
379 reviews149 followers
June 1, 2009
Beberapa waktu yang lalu tayangan-tayangan TV yang mengungkap alam gaib kerap bermunculan di layar TV, mulai dari kisah-kisah fiksi misteri, reality show yang menguji nyali para relawan, hingga siaran langsung para pemburu hantu yang selalu berhasil memasukkan hantu-hantu ke dalam botol. Hal ini berimbas juga pada munculnya majalah-majalah misteri dan buku-buku yang mengungkap keberadaan alam gaib dan mahluk-mahluk penghuninya yang umumnya menyuguhkan konsep bahwa hantu adalah fenomena gaib yang berkesan misterius dan menyeramkan.

Ditengah tumbuhnya keyakinan akan konsep alam gaib yang serba menakutkan itulah secara tak diduga muncul novel Nar’Kobar – The Motivator karya penulis Andhika Pramajaya yang namanya tak dikenal di dunia kepenulisan. Kehadiran novel ini seakan hendak menjungkirbalikkan konsep alam gaib yang serba misterius dan menakutkan itu. Novel yang mungkin sekali merupakan novel komedi jin pertama di Indonesia ini berkisah tentang Nar’Kobar, sosok jin muda dari ras Naruut yang telah mencapai tingkat J’mar Kha’dum (Jin Motivator Manusia) yang berperan memotivasi manusia agar bisa menjadi manusia gampusan ( manusia yang memiliki mental dan spritual yang negatif).

Nar’Kobar adalah jin yang berperan memotivasi Lena agar menjadi gadis gampusan. Namun usaha ini terhalangi oleh Ipung- teman kuliah Lena yang memiliki kemampuan supranatural yang pada saat itu sedang mendekati Lena untuk menjadi pacarnya. Bagi Nar’Kobar kehadiran Ipung semakin menyulitkan dirinya untuk memotivasi Lena apalagi karena Ipung adalah putra Pak Tio – seorang praktisi supranatural andal yang terkenal karena sering muncul di acara reality show misteri di TV.

Secara kebetulan di kerajaan jin, Putri Larasati (pewaris tunggal kerjaan jin – Mandanglaya) berniat menimba pengalaman dan memperluas wawasannya akan dunia manusia. Untuk itu Larasati membutuhkan sosok jin motivator yang telah berpengalaman untuk menjadi pembimbingnya selama berada di dunia manusia. Pilihan jatuh pada Nar’Kobar. Nar’Kobar tak menyia-nyiakan kesempatan ini, dengan tujuan lain ia menyarankan Putri Larasati menjelma sebagai wanita cantik agar dapat menggoda Ipung sehingga Ipung melupakan Lena dan jatuh cinta pada putri jin itu.

Selain menggunakan Putri Larasati untuk menjauhi Ipung dari Lena, Nar’kobar juga dengan cerdik mempengaruhi teman-teman kampus Lena agar mereka jatuh cinta pada Lena sehingga salah satu dari mereka dapat menjadi pacar Lena dan secara otomatis menggagalkan usaha Ipung untuk menjadi kekasih Lena.

Usaha Nar’Kobar untuk mejauhkan Lena dari Ipung dan menjadikan Lena wanita gampusan tidaklah mudah, selain karena Ipung mendapat "perlindungan" dari ayahnya, Lena sendiri pun bukan sosok wanita yang mudah dipengaruhi oleh Nar’Kobar. Lena yang taat dalam menjalankan agamanya membuat tubuhnya selalu diliputi aura positif yang sulit ditembus oleh jin Nar’Kobar. Karena itu Nar’kobar harus memikirkan segala cara untuk bisa mempengaruhinya. Usaha ini sempat terhenti ketika Nar’kobar secara tidak disengaja tertangkap oleh Pak Tio (ayah Ipung) yang saat itu sedang shooting untuk acara ‘live’ sebuah reality show dunia misteri. Karena kecanggihan kamera KIS 3000, ciptaan seorang profesor Jepang yang bisa menangkap keberadaan jin sesuai dengan bentuk aslinya, maka sosok Nar’Kobar tertangkap dalam kamera tersebut dan disaksikan secara langsung oleh seluruh pemirsa acara TV tersebut. Karena keteledorannya itu Nar’Kobar dihukum oleh kerajaan jin selama seratus tahun sebagai hantu "ririwa" yang tugasnya hanya menakuit-nakuti manusia di areal pekuburan. Namun berkat bantuan Larasati hukuman itu diperingan dan sebagai gantinya Nar’Kobar harus bisa memotivasi Lena untuk menjadi wanita gampusan dalam waktu 2 minggu saja! Jika tidak berhasil nyawa Nar’Kobar menjadi taruhannya. Berhasilkah Nar’Kobar memotivasi Lena dalam waktu 2 minggu saja ? Padahal 8 tahun sudah terlewati semenjak ia memotivasi Lena agar bisa menjadi wanita gampusan, dan selalu gagal!

Secara keseluruhan novel ini bisa dikatakan novel yang unik dimana dunia gaib dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi cerita yang lucu dan menghibur, disajikan dengan gaya pop membuat novel dengan tebal 600 halaman ini menjadi sangat mudah untuk dibaca dan dicerna oleh berbagai kalangan pembaca dari berbagai latar sosial, pendidikan, dan jenjang usia. Walau judul novel ini adalah nama sesosok tokoh jin, namun tak ada tokoh sentral yang mendominasi cerita. Semua tokoh mendapat porsi yang seimbang tanpa saling mendominasi, maka eksplorasi karakter berupa perubahan karakter dari baik ke jahat atau sebaliknya dalam tiap tokohnya terungkap dengan baik. Di novel ini dunia gaib dan mahluk-mahluknya terungkap secara manusiawi, mereka memiliki rutinitas kehidupan sehari-hai layaknya mahluk-mahluk berjiwa lainnya, seperti halnya di dunia manusia di dunia gaib pun para jin memiliki struktur pemerintahan, militer dan strata sosial yang bermacam-macam. Istilah-istilah tingkatan dan jenis jin yang digunakan oleh penulis menggunakan istilah Arab, dan Indonesia, maka tak heran melalui novel ini pembaca akan menemukan nuansa lokal seperti jin ifrit, kuntilanak, genderuwo, pocong dll. sedangkan istilah-istilah struktur pemerintahan dan militer menggunakan terminologi Sunda-Jawa seperti kaputren, tumenggul, senopati, dll.

Tampaknya novel ini ditulis dengan riset yang cukup memadai, dalam emailnya, penulis novel ini mengaku untuk mengambil basic tentang jin ia mengambil dari Alquran dan Alhadist, selain itu ia juga membaca buku-buku tentang Jin seperti karya Abu Aqila (Kesaksian tentang Jin) dan Muh. Isa Dwud (dialog dengan Jin), dll, tak hanya itu pengalaman kawan-kawannya yang pernah besinggungan dengan dunia gaib turut memperkaya penulis dalam melahirkan novel ini. Apa yang telah diupayakan oleh penulis tampaknya membuahkan hal-hal positif. Walau novel ini novel khayalan dan menghibur namun apa yang tersaji dalam novel ini tak berarti menjadi ngawur, seperi novel-novel Harry Potter, novel ini tak mengabaikan logika pembacanya. Selain memperoleh info-info umum tentang jin, hal-hal positif juga akan pembaca temui dalam novel ini. Novel ini juga tampaknya membawa misi ‘terselubung’ untuk meluruskan pandangan umum terhadap dunia gaib, misalnya tentang roh-roh gentayangan yang seharusnya tidak ada, tapi hanya perbuatan jin yang berpura-pura menjadi hantu penasaran (pocong, kuntilanak, arwah penasaran, dll) untuk menakut-nakuti manusia. Selain itu kekuatan doa juga terungkap dengan jelas pada novel ini dimana beberapa tokoh sulit untuk dijangkau oleh para jin karena mereka rajin berdoa sehingga memiliki auro positif yang sulit ditembus oleh jin apapun.

Yang mungkin menjadi kendala dalam membaca novel ini adalah bertaburannya istilah-istilah aneh yang sulit untuk diingat dan diucapkan seperti Al’m Gha’faar, Al’m Sidjin, Gom Jabir, Jiinayil Aq’lun, J’mar Kha’fziir, dll. Untuk menjelaskan istilah-istilah tersebut buku ini menyediakan daftar istilah di akhir halaman yang memuat lebih dari 100 istilah! Selain itu luasnya eskplorasi penulis terhadap para tokoh dalam novel ini membuat masing-masing tokoh dalam cerita ini seolah memiliki kisahnya sendiri, dan ini bisa saja menjadi bumerang bagi pembaca novel ini karena cerita menjadi melebar dan tak fokus. Dari waktu terbitnya, novel ini bisa dikatakan terlambat diterbitkan, seandainya novel ini terbit ketika masih maraknya tayangan-tanyangan misteri di TV tentunya novel ini akan bisa ‘bergaung’ lebih keras atau setidaknya bisa menjadi alternatif hiburan yang menyajikan alam gaib secara menarik dan kreatif.

Terlepas dari semua itu, kehadiran novel komedi-jin ini patut dihargai, bisa dikatakan novel ini adalah sebuah terobosan baru dalam menyajikan dunia alam gaib yang ternyata tidak harus tersaji secara menakutkan. Tak perlu takut untuk membaca novel ini dimalam hari karena pembaca akan dibuat tersenyum simpul bahkan tertawa melihat kekayaan imajinasi penulis saat menggambarkan sosok mahluk gaib. Dan yang pasti novel ini tentunya akan memperkaya wawasan berpikir kita tentang keadaan alam lain disekitar kita yang belum tentu menyeramkan seperti yang terkonsep di benak kita selama ini.

@h_tanzil

http://bukuygkubaca.blogspot.com/

1 review
February 8, 2019
Lucu lucu bikin penasaran
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ferina.
193 reviews33 followers
July 13, 2007
Ceritanya tentang jin bernama Nar’Kobar, dia lagi dalam proses untuk ‘naik tingkat’, untuk itu dia harus bikin nipingan-nya, alias manusia yang bakal jadi bahan ‘godaan’nya, bisa tergoda dan melakukan hal-hal yang gak bener. Nah, ternyata susah banget bikin Lena ini tergoda, karena Lena termasuk ta’at berdoa, jadi dia selalu dilindungi aura untuk menjaga dia dari godaan yang gak bener. Ditambah lagi, ada cowok yang deketin Lena, namanya Ipung, yang punya kemampuan untuk melihat makhluk-makhluk halus dan punya ilmu untuk mengusir mereka.

Akhirnya, untuk mengacaukan semuanya, dicarilah jalan. Salah satunya, Nar’Kobar bekerja sama dengan Nar’Himaar, jin yang me-niniping Gugun, temen Ipung. Gugun dibuat untuk tertarik sama Lena dan ngebenci Ipung.

Untuk menggoda si Ipung, Nar’Kobar juga minta bantuan jin cantik, Putri Larasati, yang menjelma jadi Laura Berman, cewek indo yang tajir dan cantik banget.

Ada juga dukun ‘gadungan’ dan praktek ilmu hitam di dalam buku ini. Sebenernya sih, menarik juga idenya, tapi, entah kenapa, koq kadang ada bagian-bagian yang rada dipanjang-panjangin, misalnya waktu Ipung masuk ke ‘dunia lain’ dan keluar di Karang Cadas. Atau kesibukan ngurusin penampilan Putri Larasati waktu mau jadi jadi Laura Berman.

Katanya sih, novel ini dibikin karena banyak banget tayangan mistis di tv. Jadilah ada beberapa bagian di buku ini yang merupakan plesetan dari acara Dunia Lain, diganti jadi ‘Tabir Dimensi Live’. Sementara kalo di tv, pakar ‘perhantuan’ namanya Leo Lumanto, dibuku ini jadi Tio Sumanto.

Ide ceritanya sih ok, mencoba ‘menguak’ dunia per-jin-an, sampai ada ‘kuliah’ sejarahnya segala di Pamakdiman alias sekolahnya para jin. Lengkap banget deh. Makanya buku ini bisa jadi tuebel banget… tapi, satu lagi yang ‘mengganggu’ menurutku, gaya bahasa si Nar’Kobar and temen-temennya yang kadang sok gaul, pake bahasa Inggris segala, bikin kesan ‘magis’ atau ‘serem’-nya jadi ilang.

Bagian yang aku suka justru pas Aming, yang dikenal suka mabok, gonta-ganti cewek, pokoknya ‘rusak’ deh, jadi sadar kalo kelakukan dia selama ini salah, dan berubah jadi baeeekkk banget. Tokoh Aming rasanya lebih nyata dibanding Ipung yang ‘sakti’, ada bandel, ada ‘rusak’nya, tapi bisa juga sadar.

O ya, satu lagi yang bikin terharu, waktu ‘tugas’ Nar’Kobar niniping Lena selesai, dia berat banget ninggalin si Lena… Hahaha… jin bisa juga jadi melankolis ternyata…
Profile Image for Miss Kodok.
220 reviews18 followers
August 12, 2009
Hasil hunting di PBJ 2009. Dari 68ribu jadi 15ribu. Lumayan !!

Beli buku ini cuma karena iseng aja, kok gambar sampulnya serem banget. Tapi ternyata isinya gak seseram covernya lho.

Buku ini bercerita tentang seekor jin bernama Nar’Kobar dari ras Naruut, jin yang menurut Eyang Reksa Geni pada dasarnya berhati baik (karena pada dasarnya sifat jin itu adalah untuk menjerumuskan manusia untuk berbuat dosa). Nar'kobar bersahabat dengan Grewok (jin dari ras gendropati/genderuwo dan Nyi Endeh (jin dari ras kuntilanak yang diceritakan cukup cantik dan menjadi gebetannya di Grewok). Dalam proses untuk naik ke tingkat jin yang lebih tinggi, Nar'kobar harus mempengaruhi "nipingan"-nya (manusia yang diikutinya), seorang gadis cantik bernama Lena agar mau berbuat dosa. Sayangnya usaha Nar'kobar tidak semudah yang dibayangkan karena Lena adalah gadis yang taat, terlebih lagi ada seorang cowok bernama Ipung yang sedang "pdkt" ke Lena. Akhirnya dengan bantuan Putri Larasati yang menjadi "takir"nya. Nar'kobar berhasil menipu para jin Evaluator dan berhasil naik tingkat tanpa harus membuat Lena menjadi manusia "gampusan". Pada saat akan meninggalkan Lena, ternyata Nar'kobar harus menitikan air mata kesedihan karena merasa sudah begitu dekat dengan Lena. Oohhh... ternyata....

Walaupun ada beberapa bagian yang terasa membosankan, tapi buku ini cukup lumayan untuk melihat sisi kehidupan bangsa jin dari kaca mata yang berbeda (sama sekali enggak serem, malah bikin mesem-mesem). Entah menggunakan daya imajinasi yang bagaimana Andhika membuat setting tentang alam jin ini, ataukah dia memang pernah survey ke sana..??

Profile Image for Hippo dari Hongkong.
357 reviews197 followers
September 6, 2011
wah buku tentang jin ternyata
emang gw mirip jin yah


wah dapet juga bukuna dari yang ngasi rekomendasi, tapi statusna bukuna belom jelas apakah pinjaman ato hibah ;))

*ngasi tandatangan di bukunya*
1 review
September 25, 2007
Nice to know there's a sense of humor in jinn world
Profile Image for Bea Kusma.
5 reviews2 followers
October 28, 2008
luccu bgt... gw jd bisa membayangkan dunia 'sana',,ngaruuuh ga seeh...^^
Profile Image for Lamun Lamuna.
36 reviews11 followers
May 7, 2009
Kata siapa ini novel horor? Ini Novel komedi satire, kali. Menceritakan tentang dunia para Jin dan seluk-beluknya. Bagus untuk menambah wawasan kali aja mau maen ke sana, he... he... he...

Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.